Connect with us

Kabar Kampar

Bersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona

Published

on

Bekawan.com -Kawasan wisata di Kecamatan XIII Koto Kampar seperti tak pernah ada habisnya, setelah viralnya Ulu Kasok, Puncak Kompe dan Tepian Mahligai, kini Kecamatan XIII Koto Kampar menawarkan kawasan Objek Wisata Danau Rusa yang terletak di Desa Batu Bersurat Ibu Kota Kecamatan.

Danau Rusa sejatinya bukanlah kawasan wisata baru, tempat ini pernah buming jauh sebelum munculnya Ulu Kasok dan Tepian Mahligai, tepatnya ditahun 2005 namun tidak terlalu di perhitungkan bahkan cendrung di lupakan.

Danau Rusa dari udara (IG @disparbudkampar)

Meski sempat “terlupakan”, kini kawasan Danau Rusa kembali bersolek untuk memikat para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Tak menunggu waktu lama, baru sekitar 2 minggu setelah dibuka untuk umum, jumlah yang berkunjung sudah mencapai 100 orang perhari.

Meski sudah cukup indah, namun menurut seorang pengurus Syukri, Danau Rusa akan dilengkapi Sky Board, Kapal dan taman hutan untuk membuat Danau Rusa menjadi salah satu wisata terbaik di Kabupaten Kampar.

Salah satu spot di Danau Rusa.

“Alhamdulillah, berkat kegigihan berbagai pihak, terutama Kadis Pariwisata Pak Zulia Darma, Kasi promosi Pariwisata Kampar Pak David Hendra, Danau Rusa kembali bersolek, dengan harga tiket 8 ribu, perhari Danau Rusa sudah dikunjungai 100 wisatawan perhari,” ungkap Syukri.

Danau Rusa berpotensi menjadi primadona wisata baru di Kabupaten Kampar, Riau bahkan Dunia, apalagi kawasan ini menjadi lokasi event internasional, Kampar Internasional Dragon Boat Festival 2019 yang di gagas oleh Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI).

Fasilitas di Danau Rusa

Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Kampar Mayor Inf. Aidil Amin menyampaikan pelaksanaan direncanakan pada bulan Juli tanggal 17 sampai dengan 22 Juli 2019 dengan jumlah peserta hampir seribu orang yang terdiri dari Atlit lebih kurang 700 orang dan sisanya pelatih, official dan tim teknis.

“Selain event internasional yang akan menjadikan Kampar sebagai negeri yang bermartabat juga akan membangkitkan pariwisata dan ekonomi masyarakat” kata Aidil Amin penuh semangat saat Rapat persiapan yang diadakan di lantai III Kantor Bupati Kampar, Senin (25/3/2019) lalu. (Aldi Irpan)

Continue Reading

Kabar Kampar

Wabup Misharti Apresiasi Bank Beras Masjid Raya Al Ittihad Kuok

Published

on

Wabup Misharti langsung mencoba bank Beras milik Masjid Raya Al Ittihad Kuok. Foto : Imam

Bekawan.com – Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti mengapresiasi Bank Beras Masjid Raya Al Ittihad Kecamatan Kuok yang ia resmikan, Jumat (6/3/2026) sore sebelum berbuka puasa bersama jemaah masjid tersebut.

Didepan pengurus Masjid, Wabup Misharti menilai Bank Beras menjadi cerminan indahnya berbagi. “Bank Beras disiapkan dari jemaah oleh jemaah dan untuk jemaah, program yang sangat baik sekali,” ungkap Wabup Misharti.

Didampingi Pengurus Masjid, Wabup Misharti menjelaskan bahwa Bank Beras ini nantinya kan disalurkan ke jemaah setiap hari Jum’at, dan bagi jemaah yang ingin berbagi, bisa langsung menyerahkan beras ke Bank Beras.

“Ini akan menjadi reward bagi jemaah yang rajin beribadah, dengan mengharapkan ridho dari Allah semoga usaha kita ini selalu mendapat keberkahan dari Allah,” ucap Wabup Misharti dalam sambutannya.

Kehadiran Wabup Misharti ke Masjid Raya Al -Ittihad Kuok dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan. Sebelum meresmikan Bank Beras, Wakil Bupati Kampar dan stakeholder lainnya juga menyerahkan sejumlah bantuan, diantaranya bantuan untuk Masjid Raya Al-Itihad dan Masjid Al-Falah Kelurahan Pasir Sialang masing-masing Rp. 20 Juta rupiah.

“Ini merupakan Program Kemitraan Bank Riau Kepri Syariah Kepada Pemkab Kampar,” ucap Wabup Misharti.

Selanjutnya, Wabup Misharti didampingi Ketua Baznas Kampar Purwadi juga menyerahkan bantuan konsumtif untuk Anak yatim dan Duafa dari masyarakat Desa Kuok, Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang.

Continue Reading

Kabar Asik

Aksi Jordi Kampar Memukau Juri KDI

Published

on

Penampilan Jordi mendapat Standing applause dan komentar positif berkat penampilannya yang memukau.

Bekawan.com – Penampilan Penyanyi asal Kampar Jordi memukau dewan juri hingga host Kontes Dangdut Indonesia (KDI) Top 5 Kontes yang berlangsung Jumat (27/2/2026) malam.

Dua lagu yang ia bawakan sukses mendapatkan Standing applause (tepuk tangan meriah sambil berdiri) dari para dewan juri. Penampilan memukau dengan suara yang merdu nan stabil diganjar komentar positif dari semua dewan juri, mulai dari Inul Daratista, Iis Dahlia,  Hetty Koes Endang, hingga Elvy Sukaesih.

“Meski bukan giliran saya memberikan komentar, tapi harus saya komentari ini. Dari lagu Laksmana Raja di Laut, notasi kamu nge-tune banget. Lagu kedua Debu Jalanan tidak kalah bagus, notasinya konsisten,” ucap Etty Koes Endang.

Bunda Etty Koes Endang, salah satu juri KDI

Seperti tidak mau kalah memberikan komentar positif untuk Jordi, pendapat Bunda Etty langsung disambar Elvy Sukaesih, Ratu Dangdut pada masanya.

“Cengkoknya pun duduk, suaranya Jordi Masya Allah laki banget,” timpal Elvy Sukaesih.

“Cilik-cilik cabe rawit,” tambah Inul Daratista.

Putra daerah Kabupaten Kampar, Jordi Aldio Kusuma, tampil membawa nama daerah di ajang nasional Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2025. Ia sukses mengambil hati dewan juri dengan penampilan memukau, tidak hanya dewan juri, lagi Debu Jalanan yang ia bawakan di penampilan keduanya juga sukses membuat host OKI Lukman meneteskan air mata.

*Jangan lupa dukung Jordi Kampar perwakilan Riau di ajang KDI dengan melakukan vote sebanyak-banyaknya di Aplikasi RCTI+.

Continue Reading

Kabar Kampar

Benarkah Tidur saat Puasa Bernilai Ibadah?

Published

on

Buya Dr. Johari memaparkan tausiah terkait fiqih puasa.

Bekawan.com – Ustadz Dr. Johari, MA membagi tidur menjadi 2 kategori, yang pertama tidur Qoilulah adalah tidur sejenak di siang hari, biasanya sebelum atau sesudah zuhur, yang merupakan sunah Nabi SAW.

Kemudian, tidur yang kedua adalah Failullah, itu adalah tidur yang dilarang oleh nabi, yakni waktu tidur setelah subuh dan tidur sesudah sholat Ashar.

“Yang dilarang itu, bahkan secara medis juga tidak baik,” ucap Ustadz Johari.

Penjelasan tidur yang dianjurkan dan yang dilarang oleh Nabi itu, dipaparkan Ustadz Johari saat menjadi Narasumber dalam Tausiah Interaktif di Radio Swara Kampar 103,8 FM, Kamis (26/2/2026) yang mengangkat tema “Fiqih Puasa”.

Jalannya tausiah interaktif MUI MENJAWAB di Radio Swara Kampar.

Penceramah yang juga Ketua Bidang Pengkajian MUI Kampar itu menjawab pertanyaan pendengar Radio Swara Kampar terkait tidur orang yang berpuasa adalah ibadah.

Disaat puasa ramadhan, lanjut Ustadz Johari, waktu tidur yang paling enak bagi orang yang tidak berkegiatan pagi, adalah setelah sholat subuh. Fenomena ini menurutnya adalah kebiasaan yang tidak baik karena waktu tidur yang dilarang oleh nabi.

“Jadi jika ditanya, tidur apa yang menjadi bahagian ibadah?, itu adalah tidur Qailullah (tidur sebelum atau sesudah Sholat Zhuhur,” jelas Dosen Fakultas Syariah UIN Suska Riau ini.

Program Tausiah “MUI MENJAWAB” yang disiarkan radio Swara Kampar merupakan hasil kerjasama MUI dan Diskominfo Kampar yang diteken Kadiskominfo Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi bersama Sekjen MUI Kampar Dr. H. Mendra Siswanto, M. Sy, Kamis (12/2) lalu.

Program Tausiah Interaktif yang dipandu host Ari Amrizal ini merupakan salah satu program Talkshow religi yang mengundang pendengar radio terlibat aktif untuk bertanya melalui sambungan telepon maupun melalui media sosial, menghadirkan Ustadz-ustadz dari MUI Kampar dengan pembahasan yang berbeda setiap minggunya.

 

Continue Reading

Trending