Connect with us

Kabar

Status ASN Ustadz Abdul Somad Terancam, Mahasiswa UIN : Jika UAS Diberhentikan, Kami Siap Gelar Aksi

Published

on

Bekawan.com -Belakangan ini masyarakat di hebohkan dengan beredarnya surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) soal posisi Ustadz Abdul Somad sebagai ASN, dosen di Universitas Negeri (UIN), Sultan Syarif Kasim, Riau, surat yang beredar itu mengenai dugaan dukungan UAS pada Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Surat KASN yang tujukan ke Rektor UIN Suska Riau

Keluarnya surat dari KASN yang ditujukan ke Rektor UIN tersebut mendapat tanggapan dari Ketua Hima Pendidikan Ekonomi fakultas Tarbiyah UIN Suska, Nazarudin, menurutnya video yang dimaksud KASN sebagai bentuk dukungan UAS untuk Capres 02 tidak memenuhi unsur yang menegaskan dukungan.

“Video yang di maksud pihak KASN tersebut tergolong biasa-biasa saja, toh hanya berdialog tidak ada ujaran yg menegaskan untuk mendukung paslon tersebut,” ungkapnya, Rabu (9/5/2019).

Salah satu kegiatan dakwah UAS, sumber foto :Fanspage Ustadz Abdul Somad.

Ia juga menambahkan, dukungan untuk salah satu Paslon, juga banyak dilakukan oleh ASN secara terang-terangan, ia menilai pemerintah terang-terangan mempublikasikan dan menerapkan kompetisi yang tidak sehat.

“Seharusnya pemikiran seperti ini kita hancurkan dan dibasmi dari negeri kita ini. Jika nanti UAS di berhentikan karena intervensi pihak kampus, Maka kami dari tarbiyah siap turun aksi dan akan mengajak semua fakultas untuk ikut aksi,” tegas Nazarudin diakhir statmennya.

Sementara itu, Komisioner KASN Nuraida Mokhsen menyebut, surat dari KASN bukan hanya ditujukan kepada UAS saja, melainkan bersifat standar dan dikirim untuk PNS lainnya yang diduga tidak netral, seperti dikutip dari Detik.com.

Nuraida menegaskan pihaknya bekerja profesional sesuai dengan aturan yang berlaku. Siapa pun PNS yang diduga melanggar, harus diproses.

“Sesuai dengan UU ASN dan beberapa PP pelaksana UU, PNS tidak boleh menunjukkan keberpihakannya ke no 01 maupun no 02. Semua yang ada indikasi melanggar diproses,” kata Nuraida. (Aldi Irpan/Detik.com).

Continue Reading

Kabar

Stadion Utama Riau berbenah sambut Piala Dunia U20

Published

on

ilustrasi (id.wikipedia.org)

Bekawan.com -Stadion Utama Riau merupakan sebuah arena lapangan sepak bola bertaraf Internasional. Stadion itu dibangun menelan dana Rp1, 8 triliun. Pengerjaan stadion megah yang berdiri di kawasan Panam itu dilakukan sejak tahun 2009 dan rampung pada 2012.

Dalam persiapan menjadi salah satu stadion yang di percaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2021, Pemerintahan Provinsi Riau mulai melakukan perbaikan-perbaikan, di mulai dari renovasi Gerbang Stadion Utama Riau yang sudah berlangsung sekitar 1 bulan terakhir ini, Sabtu 7 Desember 2019.

Pekerja proyek perbaikan Gapura Stadion Utama Riau.

“Pengerjaan gapura ini belum di ketahui kapan rampungnya, namun kami memiliki waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya,” ungkap Baba Pengawas lapangan proyek tersebut, Sabtu (7/12/2019).

Sebelumnya  FIFA telah menetapkan 6 stadion dari 10 stadion yang telah disiapkan sebagai venue pertandingan Piala Dunia U-20 tahun 2021. Keenam stadion adalah Stadion GBK Jakarta, Stadion Pakansari, Stadion Patriot Candrabhaga, Stadion Wibawa Mukti, Stadion Sijalak Harupat, dan Stadion Bandung Lautan Api.

Gapura Stadion Utama Riau dari kejauhan.

Keenam stadion tersebut dipilih FIFA karena memiliki lima stadion pendamping sebagai tempat latihan tim dari berbagai negara peserta Piala Dunia U-20. (Aldi Irpan).

Continue Reading

Kabar Kampar

Kejari Kampar Musnahkan Narkoba, HP hingga Pupuk Subsidi

Published

on

Bekawan com – Kejaksaan Negeri Kampar menggelar pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang sudah berkekuatan hukum tetap (Inchracht) di depan Kantor Kejari Kampar, Kamis (5/12/2019).

Kasi Barang Bukti yang juga Ketua Tim Pemusnahan BB Sri Madona SH, MH mengungkapkan dari perkara narkotika, jenis Barang Bukti (BB) yang dimusnahkan diantara ganja, sabu, ekstasi yang merupakan BB dari 77 perkara dari Juli hingga Oktober 2019.

“Selain 77 perkara narkotika, juga dimusnahkan BB 18 tindak pidana umum lainnya, seperti pencurian dan judi, BB narkoba kita akan musnahkan dengan cara di blender, sedangkan kartu remi, domino dan juga sejumlah Hp kita musnahkan dengan cara dibakar, ada juga bahan bukti pupuk kita musnahkan dengan cara di timbun,” ungkap Dona.

Kajari dan tamu undangan menyaksikan BB yang akan dimusnahkan.

Sementara itu, Kajari Kampar Suhendri SH, MH menyebut bahwa pemusnahan barang bukti merupakan kewajiban seorang jaksa di setiap kejaksaan, Suhendri juga menyebut bahwa BB yang dimusnahkan Kejari merupakan penyisihan BB yang ada dari kepolisian.

“Seorang jaksa setelah menerima kasus perkara (P16) dimulailah kewajiban menyelesaikan sebuah kasus sampai Inkrah, tapi persoalan tidak sampai hakim mengetuk palu, tapi sampai pemusnahan Barang Bukti,” ungkap Suhendri.

Pemusnahan pupuk subsidi.

Kasi Pidum Kejari Kampar Sabar Gunawan SH, MH mengulas Pupuk Poska NPK yang dimusnahkan merupakan Pupuk subsidi dari Sumbar yang mau dijual di wilayah Kampar.

Berdasarkan pantauan dilapangan, tampak hadir dalam pemusnahan BB tersebut Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Drs. Ali Sabri, Perwakilan Kapolres Kampar, BNK, dan tokoh masyarakat yang juga Ketua Baznas Kampar Buya Basri Rasyid.

Continue Reading

Kabar Kampar

Korban Harimau di Kampar Hoax

Published

on

gambar ilustrasi (sumber: Imgflip.com)

Bekawan.com – Media sosial dihebohkan dengan kabar ada korban jiwa yang meninggal dunia akibat diserang oleh harimau sumatera, Rabu (4/12/2019) tak pelak, kabar tersebut menimbulkan keresahan bagi masyarakat khususnya di wilayah Desa Karya Indah.

Padahal berdasarkan keterangan dari Sekdes Karya Indah M. Noer bahwa berita yang beredar tentang adanya korban jiwa akibat serangan Harimau Sumatera tersebut di wilayah Desa Karya Indah adalah Hoax atau tidak benar adanya.

Kapolsek Tapung Kompol Sumarno saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan yang diduga jejak telapak kaki hewan jenis Harimau Sumatera itu, namun untuk korban hingga saat ini tidak ada.

Kompol Sumarno juga mengimbau warga di daerah sekitar penemuan jejak ini untuk waspada agar tidak menjadi korban dari hewan buas tersebut, pihak BKSDA saat ini masih melakukan pencarian.

“Kepada masyarakat juga dihimbau untuk tidak memposting berita hoax tentang adanya korban yang dikaitkan dengan penemuan jejak hewan ini, yang dapat menimbulkan keresahan bagi masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya jejak kaki yang diduga sebagai jejak Harimau Sumatera ini ditemukan pada hari Minggu (1/12/2019) sekira pukul 20.00 Wib, di Jalan Perumahan BSD (Bumi Sibam Damai) RT 14 RW 09 Dusun I Desa Karya Indah Kecamatan Tapung.

Jejak Kaki diduga Harimau Sumatera.

Penemuan ini pertama kali oleh Ketua RT setempat Sapriadi, kemudian Sapriadi menghubungi Sekdes Karya Indah M. Noer dan Babhinkamtibmas Desa Karya Indah Brigadir Wilyan Fantri.

Selanjutnya bersama warga yang lain mereka datang ke lokasi melihat penemuan jejak telapak kaki hewan tersebut dan melakukan penelusuran, namun hewan yang diduga Harimau Sumatera tersebut tidak ditemukan.

Kemudian pada hari Selasa (3/12/2019) sekira pukul 07.00 wib, kembali ditemukan oleh warga Lukman Hakim jejak Telapak Kaki yang diduga dari hewan yang sama di Jalan Rajawali km 09 Rt 10 Rw 01 Dusun II Desa Karya Indah.

Atas informasi tersebut Sekdes Karya Indah M. Noer langsung menghubungi Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau.

Sekitar satu jam kemudian sekira pukul 08.00 wib, Tim dari BKSDA Provinsi Riau Ujang Holisudin bersama Babhinkamtibmas tiba di Desa Karya Indah dengan membawa alat Camera Drone.

Kemudian bersama masyarakat Tim BKSDA melakukan pencarian dan penelusuran di sekitar Jalan Rajawali Desa Karya Indah namun hewan yang diduga Harimau Sumatera itu tidak ditemukan juga.

.

Continue Reading

Trending