Connect with us

Kabar

Raih 14.508 Suara, Ardiansyah Jadi Anggota DPRD Riau Termuda

Published

on

Bekawan.com – Diusianya yang masih 32 Tahun, Ardiansyah berhasil terpilih menjadi Anggota DPRD Riau Dapil Kampar setelah meraup 14.508 suara pada Pileg dan Pilpres 17 April 2019 lalu.

Capaiannya semakin spesial karena dirinya menjadi Anggota dewan termuda di DPRD Riau dari 65 Anggota Legislatif yang berhasil mengamankan kursi wakil rakyat tersebut.

Meski sempat dipadang sebelah mata karena menjadi tokoh muda baru yang muncul di panggung politik Kampar, tak menyurutkan langkah dan semangat pria kelahiran Tanjung Belit Kelurahan Air Tiris 2 Juni 1987 silam ini.

Keberaniannya untuk maju menjadi calon legislatif di DPRD Riau juga sempat dianggap remeh oleh sebagian orang, namun menurutnya keputusan yang sudah diambil sudah melalui perhitungan yang matang, termasuk kenapa dia memilih PKS sebagai perahunya menuju Kursi Perlemen Riau.

“Meski ada pandangan remeh sebagian orang, tapi keputusan saya ini Insyaallah sudah dipertimbangkan dengan matang ketua,” ujar pria yang murah senyum ini saat ditemui Bekawan.com di poskonya beberapa bulan sebelum Pemilu digelar.

ARDIANSYAH

Berkat keyakinannya bahwa usaha takkan menghianati hasil, Ardiansyah berhasil mementahkan anggapan sebagian orang yang memandangnya sebelah mata.

Sebelum berhasil menjadi Anggota Dewan Riau terpilih, Ardiansyah memang sudah menjadi sosok inspiratif didesanya karena keberhasilan membangun usaha dari titik nol.

Perjalanan hidup Ardiansyah memang penuh perjuangan, terlahir dari keluarga sederhana tak mematahkan semangatnya untuk meraih mimpi dan mewujudkan cita-cita.

Harus kehilangan sosok sang ayah Ardimin, diusianya yang baru 6 Tahun dan harus berpisah dengan sang Ibu Ernawati yang memutuskan merantau ke negeri jiran Malaysia untuk memperbaiki ekonomi keluarga, memaksanya untuk tinggal bersama Bibi (Ociok), merelakan sang ibu merantau yang hanya pulang 2 tahun sekali.

Masa-masa sekolah dasar hingga SMP ia lalui penuh ketangguhan, waktu bermain dengan kawan sebaya ia korbankan dengan bekerja disalah satu studio foto untuk menambah biaya hidup dan pendidikannya.

Memasuki masa SMA ia pun mulai melirik usaha keramba dan mulai membuka usaha kecil-kecilan menjual alat pertanian, distributor pupuk dan pakan ikan.
Berkat ketekunan dan keuletan serta sikap profesionalnya dalam berusaha, ia pun menjadi pengusaha sukses diusianya yang masih 31 Tahun.

Ia juga sukses membangun usaha dari nol hingga menjadi mitra dari KUD-KUD hingga perusahan-perusahaan besar seperti PT. Pokpan Jaya, Rajawali Feed Centre dan PUSRI.

Ia pun mulai menciptakan lapangan kerja bagi pemuda didesanya dengan memberikan pinjaman modal.
Tak hanya peduli dengan generasi muda, sosok Ardiansyah juga aktif menjadi donatur pendirian pesantren serta membayar isentif guru honor di TPA dari keuntungan pendapatannya, sebagai bentuk kepedulian dibidang sosial dan pendidikan. Ia juga peduli dengan mitra kerjanya dengan memberangkatkan mitranya menunaikan ibadah umroh.

Sukses sebagai pengusaha muda dan inpirator bagi generasi muda didesanya, serta berhasil menjadi Anggota Legilatif DPRD terpilih, Ardiansyah hanya berharap melalui Anggota DPRD Provinsi Riau dirinya memiliki lebih banyak kesempatan membantu masyarakat dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ingin Ikut Tentukan Wabup Kampar, Ayo Ke PKS

Published

on

Ustadz Tamarudin, S.Pdi

Bekawan.com -Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kampar punya cara unik untuk menentukan siapa Calon Wakil Bupati Kampar yang akan mereka usung, Ketua DPD PKS Ustadz Tamarudin, S.Pdi menyebut mereka akan membuka ruang kepada masyarakat dan tokoh untuk untuk memberikan pandangan tentang kriteria Calon Wakil Bupati Kampar.

“Untuk beberapa minggu kedepan kita akan membuka ruang kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan pandangan – pandangan yang bisa menjadi masukan bagi kita. Walau pun tidak mengerucut ke salahsatu nama, paling tidak bisa mengarah ke kriteria dan siapapun yang lahir dari proses ini diharapkan bisa membantu Bupati dalam bekerja,” paparnya saat ditemui di Kantor DPD PKS, Senin (20/1/2020) sore.

Tamarudin membagi pemilihan Wakil Bupati sudah memasuki tiga fase, yang pertama sebelum Pileg, fase kedua setelah Pileg dan fase ketiga setelah Partai Golkar Kampar memunculkan satu nama Bakal Calon Wabup.

“Di Fase pertama, kita dari Partai koalisi sudah melakukan pertemuan – pertemuan yang membicarakan siapa sosok Wabup yang akan mendampingi Bupati Catur dan ini berjalan alot serta belum memunculkan kesepakatan,” katanya.

Fase kedua lanjut Tamar, pertemuan antar enam Partai koalisi saat itu sangat kondusif serta saling terbuka, “dan sekarang ini adalah fase ketiga setelah Golkar memunculkan satu nama, tentu kita perlu mennyikapi sebagai salahsatu Partai koalisi,” tutur Tamar.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang seberapa yakin PKS terhadap adanya Wakil Bupati Kampar jelang berakhirnya masa jabatan Bupati Catur Sugeng Susanto, Tamarudin mengungkapkan bahwa PKS optimis Kampar akan punya Wabup asal partai koalisi memiliki iktikad yang baik untuk Kampar.

“Saya masih optimis kalau berangkat dari niat baik partai koalisi. Semoga kawan-kawan partai yang lain juga punya iktikat baik untuk kampar sehingga bisa saling berkomunikasi sehingga menghasilkan kebijakan yang baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagai masyarakat Kampar yang memiliki budaya yang tinggi jika berhasil mendudukkan Wabup sebelum masa jabatan Bupati saat ini berakhir, maka akan menjadi suatu contoh yang baik dan akan mengharumkan nama Kampar hingga ke Nasional.

“Mengingat saat ini di Jakarta sendiri masih belum bisa menentukan posisi wakil Gubernur, kalau ini tercipta nama Kampar akan harum tidak hanya di Riau tapi di kancah Nasional,” bebernya.

Continue Reading

Kabar

Konsultasi dengan Gubri, H. Zukri : Kita Ingin bantuan Rumah Ibadah, Ponpes Jadi Prioritas

Published

on

Bekawan.com -Dalam rangka percepatan pembicaraan awal persiapan APBD 2021 dengan harapan APBD Pro rakyat yang Efesien dan Akuntabel, Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau melakukan Konsultasi dengan Gubernur Riau yang di laksanakan digedung DPRD Prov Riau Kamis (16/01/2020).

Pada rapat tersebut, dilakukan Sinergisitas untuk bisa diharapkan melahirkan APBD yang lebih memprioritaskan belanja publik, pada kesempatan itu DPRD Provinsi Riau dan Gubernur Riau sepakat bahwa bantuan keuangan Daerah di buka kembali khusus untuk kegiatan yang di kerjakan Provinsi pada sebelumnya terkesan mangkrak karena kewenangan maka harus di selesaikan.

Pada pertemuan tersebut, DPRD Prov Riau dan Gubernur Riau juga sepakat bantuan rumah Ibadah bisa di maksimalkan di tahun 2021 melalui Dana Hibah Fisik, dan tidak dalam bentuk keuangan. yang akan sinergikan dengan kabupaten kota untuk pembiayaan seluruh kebutuhan anak yatim di Provinsi Riau.

Saat dikonfirmasi awak media seusai acara pertemuan, Wakil ketua DPRD Provinsi Riau H. Zukri Menjelaskan bahwa DPRD Prov Riau ingin bantuan Rumah ibadah seperti Mesjid, Pondok Pesantren dan bantuan Anak yatim Menjadi Prioritas Pemerintah Provinsi Riau.

Lebih lanjut, Zukri menyampaikan bahwa bagaimana memang mengakomodir untuk bantuan anak – anak yatim yang bisa di MoU jadi bajaj shaering antara Kabupaten/Kota dan Provinsi.

“hendaknya bantuan untuk anak – anak yatim itu betul- betul direkomendasi dan dibantu oleh pemerintah daerah, dan juga akan diprioritaskan untuk bantuan rumah ibadah, seperti Masjid dan Pondok Pesantren yang beruba bantuan Fisik,”Ungkap Wakil Ketua DPRD Prov Riau yang Akrab dipanggil Bang Kri ini.

Hadir Pada kesempatan itu, Gubernur Riau, Ketua DPRD Provinsi Riau, Wakil Ketua DPRD H. Zukri, Anggota DPRD Prov Riau dan Para undangan lainnya. (rls)

Continue Reading

Kabar Rohil

Penghijauan, Polres Rohil Tanam 2000 Pohon

Published

on

Bekawan.com – Polres Rokan Hilir (Rohil) melakukan penghijauan dengan menanam 2000 bibit pohon di sekitar areal Polres Rohil, Kelurahan Banjar XII, Ujung Tanjung, Jumat (10/1/2020).

Pada penghijauan ini ditanam 2.000 pohon.

Kapolres Rohil, AKBP M Mustofa SIK MSi melalui Kasubag Humas, AKP Juliandi SH, menyebut penanaman yang terdiri dari 8 jenis ini kebanyakan buah-buahan ini merupakan kegiatan Polres Rohil yang peduli dengan lingkungan.

Kegiatan penghijauan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Rohil dan dihadiri Wakapolres Rohil Kompol James I. S Rajagukguk SIK MH, Forkopimda Rohil, Para Pejabat Utama Polres Rohil, Bhayangkari Cabang Rohil, perwakilan organisasi kepemudaan, perwakilan perusahaan, dan para pelajar.

Dalam amanatnya Kapolres Rohil mengatakan, program penghijauan ini merupakan wujud pengabdian Polri dalam mendukung dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Selain itu juga merupakan komitmen Pimpinan Polri bersama masyarakat bersatupadu untuk melakukan antisipasi permasalahan lingkungan dengan melakukan penanaman “Satu Juta Pohon”,” ungkap Kapolres.

Adapun pohon yang ditanam berjumlah 2.000 pohon dengan delapan jenis yakni Pohon Mangga 309 Pohon, Kelengkeng  302 Pohon, Rambutan 379 Pohon, Sawo 341 Pohon, Jambu biji 279 Pohon, Mahoni 200 Pohon, Ketapang 110 Pohon, dan Durian Montong 80 Pohon.

( Ibnusina )
  

Continue Reading

Pos-pos Terbaru

Trending