Connect with us

Kabar

Tragis, Undangan Udah Disebar, Pernikahan Pria Ganteng Ini Gagal karena Narkoba

Published

on

Bekawan.com – Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah nasib yang menimpa Pria berparas ganteng berinisial G (22) asal Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Ia terpaksa berurusan dengan Polisi karena terjerumus dalam peredaran Narkoba, dirinya diringkus Jajaran Resnarkoba Polres Kampar Rabu (17/7/2019) saat dirinya mengenderai sepeda motor merek Yamaha Scoopy, saat penggeledahan Polisi menemukan 1 paket sabu terbungkus plastik bening.

Karena kasus tersebut, Pria tamatan SMK ini harus mengurungkan niatnya mempersunting pujaan hatinya yang sedianya akan ia nikahi tanggal 15 Agustus 2019 mendatang, padahal undangan pernikahannya sudah disebar.

“Udah disebar bang. Saya menyesalTapi dia (calon istri) masih menerima,” ungkapnya dengan wajah tertunduk.

Kapolres Kampar menunjukkan barang bukti sabu seberat 4,587 Kg.

Berdasarkan pengakuan G, ia hanya diminta seseorang berinisial H untuk mengantarkan sebuah paket kecil yang disimpan dalam plastik bening.

“Saya tak tahu kalau itu shabu-shabu, saya diminta memgantarkan ke seseorang, saya juga tidak tahu ke siapa barang itu mau diantar, saya hanya dikasih nomor Hp seseorang,” bebernya.

H bersama 3 orang lainnya dihadirkan oleh Polres Ķampar dalam Konferensi Pers pengungkapan kasus narkoba dengan barang bukti 4,587 Kg Shabu dan 929 butir pil extacy.

Konferensi Pers ini dipimpin Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK, MH didampingi Waka Polres Kompol Ricky Ricardo SIK dan Kasat Narkoba Iptu Asdisyah Mursid SH.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kepala BPKAD Edward : TPP Cair Minggu Ini

Published

on

 

Bekawan.com – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Edward menyebutkan bahwa Kabupaten Kampar tidak mengalami kendala terkait dengan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) tahap II, keterlambatan hanya menunggu

“Untuk semester I kan sudah, yang tahap II ini arahannya harus ada pembayaran Nakes, untuk Kampar kita sudah kirimkan suratnya ke Kemendagri, kita sudah kirimkan juga realisasi Nakes tinggal nunggu persetujuan Kementrian,” ungkap Edward, Rabu (28/7/2021) sore.

Ia juga menambahkan jika semua persyaratan yang disyaratkan kemntrian sudah dilengkapi oleh Pemda Kampar, Edward menjelaskan jika surat sudah dikeluarkan oleh kementrian, maka Pemkab Kampar langsung akan membayar TPP.

“Secara personalpun kita juga sampaikan, mereka katakan siap bantu, jadi tidak ada kendala lagi, mudah-mudahan dalam minggu inilah,” tambah Edward.

Ditanya soal refocusing anggaran tahap II, Edward menjawab bahwa pencairan TPP tidak ada kaitannya soal refocusing, karena refocusing tahap II berupa pemotongan langsung DBH oleh pemerintah Pusat.

Continue Reading

Kabar Kampar

Dugaan Korupsi 1,1 Miliar Rupiah, Kades Mentulik Jadi Tersangka

Published

on

Tersangka Mantan Kades Mentulik saat dimintai keterangan oleh jaksa.

Bekawan.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar menerima tersangka serta barang bukti (tahap II,red) dugaan Tindak Pidana Korupsi penyalahgunaan dalam jabatan terhadap APBDes  Tahun 2019 dari tim tipikor Polres Kampar, Senin (26/7/2021) sore.

Penyerahan tersangka dan barang bukti diterima Plh Kasi Pidsus Kejari Kampar Gugi Doliansyah ini atas nama Afrizal Zein alias AZ Mantan Kades Mentulik Kecamatan Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar.

Saat dikonfirmasi awak media Kajari Kampar Arif Budiman melalui Plh Kasi Pidsus Gugi Doliansyah membenarkan bahwa Kejari Kampar telah menerima tersangka dan barang bukti dari Penyidik Polres, “benar pada hari ini kita dari tim Pidsus Kejari Kampar telah menerima tahap II perkara dugaan Tipikor dengan tersangka AZ mantan Kades Mentulik Kecamatan Kampar Kiri Hilir dari tim tipikor Polres Kampar,” ujar Gugi yang didampingi Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang.

Gugi menjelaskan kasus yang didugakan ini berasal dari APBDes Mentulik Tahun anggaran 2019 lalu, berdasarkan dari keterangan tersangka saat  tahap II beberapa hal telah dibenarkannya bahwa anggaran desa yang dicairkan tidak sesuai peruntukannya.

“Pada saat dimintai keterangm tadi AZ mengakui beberapa hal dan dana yang dicairkan dan penggunaannya tidak sesuai dengan aturan yang tertuang pada juknis dan juklak  yang ada di Desa Mentulik,” kata Gugi.

Atas perbuatan tersangka tersebut negara dirugikan sekira Rp 1.144.066.176,00 (satu milyar seratus empat puluh empat juta enam puluh enam ribu seratus tujuh puluh enam rupiah).

Gugi menjelaskan sejumlah kegiatan yang tidak sesuai aturan yang dilakukan tersangka, seperti pembelian ambulance, gaji  pegawai, pembelian pakaian desa dan lain – lainnya.

“Perbuatan yang dilakukan tersangka dengan mencairkan anggaran dibuatkan administrasinya yang memerintahkan tersangka AZ sendiri setelah lengkap admistrasi, beliau juga yang mencairkannya. Perkara ini akan sesegera mungkin kita limpahkan ke Pengadilan,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

HBA ke-61, Kejari Kampar Targetkan 5 Perkara Tipikor

Published

on

 

Kajari Kampar Arif Budiman didampingi Kasi Intel Silfanus R. Simanullang.

Bekawan.com – Sempena puncak Hari Bhakti Adhayaksa (HBA) ke-61 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhayaksa Dharmakarini (IAD) ke-21 Kejari Kampar menargetkan untuk menuntaskan 5 perkara kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Kampar.

“Target kami ditahun 2021 ini, lima perkara, untuk itu kami terus bekerja keras untuk menuntaskan kasus korupsi di Kampar ini,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arif Budiman, SH, MH usai
melaksanakan upacara secara virtual serentak se Indonesia, Kamis (22/7/2021).

Mantan Kajari Almahera Tengah ini juga memaparkan pada Tahun 2021 ini dibidang Intel Kejari Kampar sudah menangani dua kasus, diantaranya dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau terkait penyertaan modal pada PT. Kamparicom totalnya hampir 12 miliar dan terkait dugaan pemberian fasilitas kredit untuk pembelian lahan sawit di Desa Siabu Kecamatan Salo.

“Untuk kedua kasus ini kita sudah memanggil beberapa pihak, khusus dugaan penyimpangan pemberian fasilitas kredit untuk pembelian lahan sawit kita sudah memanggil pihak Bank Riaukepri dan pihak KUD,” jelas Arif.

Kajari Kampar Arif Budima juga menjelaskan bahwa ada tujuh intruksi Jaksa Agung yang akan dilaksanakan untuk satu tahun kedepan diantaranya terkait Pandemi Covid-19.

“Ada tujuh instruksi pimpinan yang harus kita lakaanakan dalam satu tahun ini, diantaranya terkait Pandemi Covid-19, kita diminta mengawasi jangan sampai terjadi kelangkaan obat – obatan, oksigen dan lain – lain dan juga mengawasi pelaksanaan refocusing anggaran,” pungkas Kajari Kampar.

Continue Reading

Trending