Connect with us

Kabar Kampar

Jadi Tersangka Dugaan Korupsi RSUD Bangkinang, MYS dan RA Langsung Ditahan

Published

on

Bekawan.com – Pihak Kejati Riau akhirnya menetapkan 2 tersangka dugaan korupsi di RSUD Bangkinang berinisial MYS dan RA, keduanya langsung ditahan, Jumat (12/11/2021).

Para Tersangka ini dinilai bertanggungjawab dalam perkara yang merugikan keuangan negara 8 miliar rupiah dalam perkara korupsi kegiatan pembangunan ruang Instalasi Rawat Inap (Irna) Kelas III di RSUD Bangkinang. Dalam proyek yang dikerjakan Tahun 2019 lalu itu, MYS adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan RA merupakan Team Leader Management Konstruksi (MK).

“Pada hari ini penyidik Kejati Riau telah menetapkan MYS dan RA sebagai tersangka dalam perkara dugaan Tipikor pembangunan gedung instalasi rawat inap RSUD Bangkinang (lanjutan III) TA 2019,” ujar Asisten Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, Tri Joko, Jumat (12/11) seperti dikutip dari Riaumandiri.co.

Tersangka saat digiring petugas.

Sebelum penyematan status tersangka, MYS dan RA terlebih dahulu diperiksa sebagai saksi. Setelah itu barulah keluar penetapan tersangka.

Untuk mempermudah proses penyidikan, kata Tri Joko, pihaknya langsung melakukan penahanan terhadap kedua tersangka. Keduanya dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru untuk 20 hari ke depan.

“Bisa diperpanjang sesuai kebutuhan penyidikan,” kata Tri Joko yang saat itu didampingi Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto dan Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas, Marvelous.

Keduanya digiring ke mobil tahanan pada pukul 18.30 WIB. Dengan mengenakan rompi tahanan warna oranye, kedua dibawa ke Rutan Pekanbaru.

Tri Joko menjelaskan, kegiatan pembangunan ruang Irna kelas III di RSUD Bangkinang dilakukan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan. Pagu anggaran Rp.46.662.000.000.

Kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh PT Gemilang Utama Allen selaku pemenang lelang dengan nilai kontrak sebesar Rp46.492.675.038. Perusahaan ini diduga pinjam bendera. Managemen Konstruksi (pengawas) dilaksanakan oleh PT Fajar Nusa Konsultan selaku pemenang lelang.

Sampai dengan berakhirnya jangka waktu pelaksanaan 22 Desember 2019 sesuai kontrak, pekerjaan tidak dapat diselesaikan penyedia. Selanjutnya dilakukan perpanjangan waktu 90 hari kalender (sampai 21 Maret 2020) yang dituangkan dalam Addendum Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan.

“Akan tetapi pembangunan tetap tidak dapat diselesaikan. Kedua tersangka, diduga tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya,” jelas mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kudus itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik oleh ahli fisik, terdapat item-item pekerjaan sesuai kontrak yang tidak dikerjakan oleh penyedia. Seperti kamar mandi, lift yang belum dikerjakan, ada beberapa item yang tidak sesuai spek.(Dod/Riaumandiri.co)

Continue Reading

Kabar Kampar

Bupati Kampar Lantik Ben Zainal Arifin Sebagai PAW Kades Rimbo Panjang

Published

on

 

Bekawan.com – Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto melantik sekaligus mengambil sumpah Jabatan Kepala Desa terpilih sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Rimbo Panjang yang digelar di halaman kantor desa, Kamis (2/12/12).

PAW Kades Terpilih Ben Zaenal Arifin karena menggantikan Kades Rimbo Panjang sebelumnya Heri yang telah wafat beberapa waktu lalu.

Bupati Kampar Datuk Rajo Batuah dalam arahannya menyampaikan ungkapan terimakasih kepada segenap masyarakat Desa yang telah mendukung Kepala desa semuanya ini tak terlepas dari bersatu dan solid seluruh elemen masyarakat.

“Jabatan adalah amanah, sebagai Kepala Desa harus melayani bukan dilayani, mengutamakan kepentingan masyarakat yang dipimpinnya, berlaku adil kepada seluruh masyarakat,” kata Catur.

Disisi lain Catur Sugeng Susanto dalam arahannya juga mengatakan sebagai Kepala Desa memiliki tugas dan kewajiban membangun desa, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.

Dalam hal ini Bupati Kampar juga memaparkan dalam membangun desa terdapat dua unsur diantaranya Desa membangun serta membangun desa yang ditegaskan dalam perencanaan desa, baik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD), RKP Desa yang dituangkan dalam kegiatan-kegiatan yang didukung dengan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) setiap tahunnya.

“Saya yakin Bapak Ben Zainal mampu menjadi pemimpin bagi masyarakat Rimbo Panjang, Lakukan percepatan untuk maju apalagi Desa Rimbo Panjang merupakan desa yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru, ini menjadi tantangan tersendiri, kami tentunya memiliki pandangan yang berbeda terhadap Desa Rimbo Panjang,” tambah Catur.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kejari Kampar Berikan Penyuluhan Hukum di SMPN 2 Bangkinang Kota

Published

on

Bekawan.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar kembali melaksanakan kegiatan Penyuluhan Hukum dengan tema “Kenali dan Taat Hukum, Jauhi Hukuman” di Aula SMPN 2 Bangkinang Kota, Kamis (2/12/2021).

Dalam acara yang digelar dengan mematuhi protokol kesehatan ini dihadiri langsung Kajari Kampar Arif Budiman didampingi Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang kasubsi Intel Surya Ramadhany Harahap beserta jajaran.

Kajari Kampar dalam materinya menyampaikan  tingginya kekerasan seksual yang melimpah anak Рanak remaja usia SMP yang menjadi perhatian semua pihak, terutama aparat penegak hukum.

Mantan Kajari Halmahera Tengah ini juga mengingatkan agar siswa tidak mendekati pergaulan bebas dan narkoba, maupun tindak kejahatan lainnya termasuk aksi bullying dan bijak bermedia sosial.

“Karena ini akan merusak masa depan anak – anak generasi muda, dan juga terhadap media sosial agar bisa mengunakan secara bijak, terhadap konten pornografi juga bisa menjerumuskan dan merusak, untuk itu jangan sekali – kali di akses,” ingat Kajari Arif.

Dari pantauan Bekawan.com, terlihat para siswa begitu antusias terbukti dengan banyaknya peserta yang nengajukan pertanyaan kepada Kajari Kampar.

Beragam pertanyaan dilontarkan para siswa baik terkait dengan hukuman bagi anak sebagai pelaku kejahatan, hukuman bagi pelaku pengeroyokan hingga kasus-kasus yang tengah viral seperti seorang istri yang terjerat hukum karena memarahi suaminya Yang sering mabuk-mabukan.

Kepala Sekolah SMPN 2 Bangkinang Kota Syafruddin mengucapkan terimakasih kepada Kajari Kampar Arif Budiman dan Kasi Intel beserta jajaran yang memberikan penyuluhan hukum kepada siswa.

“Kegiatan ini sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi anak – anak kami yang beranjak remaja, agar tidak terjerumus ke hal – hal negatif yang bertentangan dengan norma – norma hukum,” kata Kepsek Syafruddin.

Ia juga berharap, kegiatan ini bisa berkelanjutan, karena siswa silih berganti tiap tahunnya,” hendaknya kegiatan penyuluhan hukum ini bisa berlanjut ke depan, karena masih banyak lagi siswa yang ingin mengikuti kegiatan ini, agar juga mereka bisa mengenali hukum, patuhi hukum dan menjauhi hukuman,” pungkas Syafruddin.

Continue Reading

Kabar Kampar

Bupati dan Kajari Kampar “Eksekusi” Wisma Dian

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto didampingi Kajari Arif Budiman melakukan penertiban aset milik Pemda Kampar dengan memasang plang nama di salah satu bangunan yang selama ini dikenal dengan nama Wisma Dian.

Usai memasang plang bangunan yang terletak di Jl. Di Panjaitan Bangkinang Kota, pagi ini Kamis 2 Desember 2021, Bupati Catur mengungkapkan bahwa penyegelan aset yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari MoU Pemda Kampar bersama Kejari Kampar.

“Tentunya ini menindaklanjuti MoU Pemda Kampar dengan Kejari Kampar berkenaan dangan penertiban, pengamanan aset atau barang milik daerah, salah satunya seperti disamping kita ini ada tanah dan bangunan, walaupun ada yang menempati, tapi ini milik Pemda, saat ini kita konsen terhadap aset-aset milik daerah untuk ditertibkan, kita amankan bahwa itu adalah barang atau aset milik daerah,” ungkap Bupati Catur.

Sementara itu, Kajari Kampar Arif Budiman menghimbau kepada masyarakat yang masih menguasai aset Pemda agar dengan suka rela menyerahkan ke Pemda Kampar karena sudah menjadi temuan dari BPK dan ada juga masukan dari KPK RI.

“Setelah aset ini kita ambil alih, nanti kita serahkan kembali ke daerah untuk diinventarisasi, masih ada lagi sekitar 37 aset yang akan diproses lebih lanjut,” pungkas Kajari Kampar.

Continue Reading

Pos-pos Terbaru

Trending