Connect with us

Kabar

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim

Published

on

Penyebaran 4.000 bibit ikan oleh PHR dalam rangka Peluncuran ProKlim. Foto. Dok. Skkmigas

Bekawan.com – Bertepatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan meluncurkan Program Kampung Iklim (ProKlim) di sekitar wilayah operasinya.

Tahun ini, PHR WK Rokan akan melaksanakan ProKlim di enam lokus program yang tersebar di tiga kabupaten/kota di Riau, yakni Pekanbaru, Kampar, dan Siak. Peluncuran ProKlim PHR WK Rokan dipusatkan di Rumah Anggur, RW 13, Kelurahan Umban Sari, Rumbai, Pekanbaru, pada Minggu (5/6/2022).

Dalam acara itu dilaksanakan secara simbolis aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui penanaman 40 Tambulapot, penyebaran 4.000 bibit ikan, dan penyerahan penghargaan kepada enumerator, tokoh dan penggerak ProKlim.

PHR WK Rokan juga menyerahkan paket bantuan bagi Masyarakat Peduli Api Desa Kampung Kayu Ara Permai, Siak, dan bibit toga bagi Kampung Patin, Kampar.

Kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang bertemakan ”Satu Bumi untuk Masa Depan” ini dihadiri oleh tenaga ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dr. Afni Zulkifli, M.Si, Komisaris Independen PHR Reinhard Parapat, Kepala Urusan Administrasi dan Keuangan SKK Migas Sumbagut Supriyono, Rektor Universitas Lancang Kuning Dr. Junaidi SS.M.Hum, manajemen PHR WK Rokan, aparat pemerintah dan tokoh masyarakat setempat.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup merupakan refklesi bagaimana hubungan antara manusia dan lingkungan dalam menjaga kelangsungan hidup bersama. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terus berkolaborasi untuk mendukung berbagai program kesadaran dan kepedulian yang mewujudkan perilaku adil dan sadar lingkungan Indonesia,” ujar Menteri KLHK Dr. Siti Nurbaya dalam sambutan yang dibacakan oleh Dr. Afni Zulkifli, M.Si.

Komisaris Independen PHR Reinhard Parapat mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini selaras dengan Presidensi Government Group 20 (G20) Indonesia 2022, khususnya isu transisi energi berkelanjutan, dan penting untuk ditindaklanjuti secara global dengan aksi nyata.

’’Komitmen PHR diwujudkan berupa Program Bank Sampah, Konservasi Gajah, Konservasi Lahan Gambut, dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi untuk Program Kampung Iklim dalam hal ketahanan pangan, pengendalian kekeringan, banjir, longsor, serta pengendalian penyakit,” tambahnya.

Sebagai bagian dari Pertamina Group, lanjut Reinhard, PHR turut mensukseskan 8 inisiatif strategis untuk ketersediaan Energi Terbarukan (EBT). Salah satunya pendekatan inklusif Circular Carbon Economy, di mana Pertamina mengaplikasikan Carbon, Capture, Use and Storage atau CCUS pada beberapa lapangan migas untuk meningkatkan produksi. Langkah nyata lainnya adalah pemasangan panel surya dengan kapasitas total 500 MW hingga 2030 untuk penggunaan daya internal di seluruh wilayah operasi Pertamina Group.

Dua kegiatan utama ProKlim PHR WK Rokan berupa penguatan kelembagaan di tingkat tapak berupa inventarisasi data pendukung, studi banding, monitoring dan evaluasi serta publikasi program. Yang kedua, pelaksanaan kegiatan Sekolah Lapang Kampung Iklim untuk penggerak ProKlim.

PHR terus melaksanakan program-program berbasis aspek ESG, yakni aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola, yang diselaraskan juga dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals.

Menteri KLHK telah meluncurkan ProKlim sebagai gerakan nasional pengendalian perubahan iklim berbasis komunitas pada akhir 2016. Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat kapasitas adaptasi dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca, serta mengakui upaya adaptasi dan mitigasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Continue Reading

Kabar Kampar

Dihadiri Ketua LAMR, Yayasan Uma Sakola Taja Bedah Buku Usman Datuok Dubalang Kayo

Published

on

Penulis Buku Usman Datuok Dubalang Kayo Ilham Afandi dan Andika Ilahi dan Ketua LAMR foto bersama serta peserta Bedah Buku.

Bekawan.com – Yayasan Uma Sakolah menggelar Bedah Buku Usman Datuok Dubalang Kayo karya Ilham Afandi dan Andika Ilahi yang digelar di Awenk Coffee Shop, Ahad (30/8/2026) sore dan dihadiri Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Sri H. Taufik Ikram Jamil sebagai pembicara.

Dalam paparannya, Budayawan yang akrab disapa TIJ ini mengapresiasi anak muda Kampar yang menunjukkan kepedulian terhadap sejarah dan mampu menghadirkan karya yang luar biasa.

“Saya baca hingga larut malam buku Usman Datuok Dubalang Kayo ini, dan membuat saya terkagum-kagum akan isinya, kedepan kita harus berkolaborasi dalam menulis karya-karya sejarah Riau,” ucapnya.

Buku Usman Datuok Dubalang Kayo.

Sementara itu, Dua Penulis Kampar Ilham Afandi dan Andika Ilahi yang juga hadir sebagai pembicara dalam cara tersebut, memaparkan ketelitian dan proses mengumpulkan data-data formil serta menguraikan secara gamblang didepan peserta yang hadir bagaimana perlawan rakyat Kampar mempertahankan wilayahnya dan perjuangan Usman Datuok Dubalang Kayo melawan penjajah.

“Salah satu sumber penting adalah terdapat dalam karya J.W IJzerman, Dwars Door Sumatera (1895) dalam laporannya tentang perjalanan dari pantai timur ke pedalaman, IJzerman menyebut bahwa wilayah V Koto Kampar adalah daerah yang tidak mudah dilalui oleh bangsa Eropa karena kerasnya perlawanan penduduk,” papar Penulis Andika Ilahi.

Ketua Yayasan Uma Sakola foto bersama Ketua LAMR TIJ dan Penulis Ilham Afandi.

Penulis Ilham Afandi juga mengungkapkan bahwa gugurnya Usman Datuok Dubalang Kayo juga tercatat dalam tabloid militer Belanda. “Berdasarkan arsip Tabloid Militer PIL, Schetsen naar herinneringen van Een oud aindisch officier van gezondheid, Indie: Geillustreerd Tijdschrift voor Nederland en Kolonien, jilid ke-9 24 (17 Februari 1926), disebutkan bahwa Usman Datuok Dubalang Kayo gugur dipenggal bersama Karim Datuok Saibu Gaghang, Taiban Datuok Bandaro Sati dan Saleh Datuok Si Ampang Langkah pada 28 Agustus 1899, hari yang sama saat Gadulo Datuok Tabano lebih dulu gugur,” ungkap Ilham kepada Moderator Ari Amrizal dan peserta yang hadir.

Acara yang juga disiarkan di Radio Swara Kampar 103,8 FM ini urut dihadiri sejarawan Kampar Dr. HC Abdul Latif Hasyim, MM Dt. Bagindo beserta sejumlah Datuok, Kabid PIKP Diskominfo Kampar Bambang, M.Si, Ketua Yayasan Uma Sakola Herman Thamrin, Direktur Salmah Publishing, Siti Salmah, serta jajaran Pengurus Palangka Project.

Continue Reading

Kabar Kampar

Demi Program Pembebasan Pajak Kendaraan, Samsat Bangkinang Tambah Jam Operasional 

Published

on

Warga Kampar memanfaatkan program pembebasan pokok pajak kenderaaan bermotor dan penghapusan sanksi administrasi di Samsat Bangkinang

Bekawan.com – UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang (Samsat Bangkinang) resmi melaksanakan Program Pembebasan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Terutang dan Penghapusan Sanksi Administrasi PKB yang berlangsung mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2026.

Program ini merupakan tindak lanjut Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts. 511/VII/2026 tanggal 20 Juli 2026, dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Riau ke-69 sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, Ade Syaputra, SE., M.Si, mengajak seluruh masyarakat di wilayah kerja Samsat Bangkinang untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Riau kepada masyarakat. Kami mengimbau seluruh wajib pajak yang memiliki tunggakan agar segera datang ke Samsat Bangkinang selama periode program berlangsung. Jangan lewatkan kesempatan ini karena cukup membayar kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku, masyarakat dapat memperoleh pembebasan pokok pajak terutang dan penghapusan sanksi administrasi,” ujar Ade Syaputra, Sabtu (1/8/2026).

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program, Samsat Bangkinang juga melakukan penyesuaian jam pelayanan sebagai berikut:

* Senin–Kamis: Pelayanan pukul 08.00–15.00 WIB.

* Jumat: Pelayanan pukul 08.00–11.30 WIB.

* Sabtu: Pelayanan pukul 08.00–13.00 WIB.

Samsat Bangkinang telah menyiapkan seluruh petugas pelayanan agar proses pembayaran pajak kendaraan dapat berlangsung cepat, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Melalui program ini, diharapkan tingkat kepatuhan wajib pajak semakin meningkat, jumlah kendaraan yang menunggak dapat berkurang, serta penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor dapat terus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan Provinsi Riau.

Ayo manfaatkan kesempatan emas ini!

Datang ke Samsat Bangkinang mulai 1–31 Agustus 2026 dan segera lunasi kewajiban pajak kendaraan Anda. Jangan sampai kesempatan pembebasan pokok pajak terutang dan penghapusan sanksi administrasi ini terlewat.!!

Continue Reading

Kabar Kampar

Pemkab Kampar akan Suguhkan Produk Khas Kampar di APKASI Expo 2026

Published

on

Rapat persiapan Pemda Kampar untuk mengikuti Apkasi Expo 2026 dipimpin Kepala DPMPTSP Kampar Refizal.

Bekawan.com – Pemda Kampar menggelar rapat persiapan untuk mengikuti gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rabu (29/7/2026).

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Kampar akan boyong di acara pameran tahunan nasional yang ditaja APKASI untuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi yang akan berlangsung 27–29 Agustus 2026 di Hall 3 & 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Kabid Promosi Dinas Perikanan Kampar Jhon Mainir menyebut sejumlah produk dari perikanan siap diboyong ke Iven AOE 2026 seperti kerupuk kulit patin, rendang ikan salai, Kokek Maco, Abon Patin, Kerupuk ikan hingga ikan salai asap.

Selain itu, Dinas Perdagangan dan Koperasi Kampar juga membawa produk Tepung kelor, kerupuk lomang, kerupuk ikan, singkong panggang hingga kerupuk kulit original.

Tidak hanya produk makanan, Stand Kampar juga akan diisi dengan sejumlah kerajinan seperti Songket Candi, batik ditambah kerajinan lainnya, termasuk produk UMKM pandai besi yang telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kepala DPMPTSP Kampar, Refizal, S.STP, M.IP saat memimpin rapat berharap persiapan Kabupaten Kampar harus maksimal meski penyelenggaraan akan berlangsung sebulan mendatang.

“Termasuk soal keterangan setiap produk yang akan kita tampilkan, begitu juga di Dinas Pariwisata, kita mintakan juga video atau banner untuk kita tampilkan di stand kita, kan banyak itu capaian lokasi wisata Kampar yang meraih penghargaan nasional,”

papar Refizal.

Continue Reading

Trending