Connect with us

Kabar Kampar

Siaran Radio hingga Diskusi Bareng Rektor, Agenda PWI Kampar Berkunjung ke UMSU

Published

on

Ketua PWI Kampar Akhir Yani dan anggota berdiskusi dengan Rektor UMSU Prof. Agussani. Foto :Ari/Belawan.com

Bekawan.com – Usai mengikuti rangkaian dan Puncak Peringatan HPN di Medan, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar berkunjung ke kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara di Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Kamis (9/2/2023).

Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan berdiskusi dengan Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP yang merupakan anak jadi Kabupaten Kampar.

Kehadiran para pengurus PWI Kampar disambut langsung Rektor UMSU, didampingi Kepala Humas UMSU Ribut Priadi,

Ketua PWI Kampar dan rombongan diajak berkeliling melihat langsung sarana dan prasarana yang dimiliki Kampus, mulai dari Labor tv canggih siaran bareng di Radio UMSU FM yang merupakan radio komersil dan bergaya anak muda banget.

Usai mengucapkan selamat Hari Pers, Rektor UMSU juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan silaturahim PWI Kampar disela mengikuti peringatan Hari Pers Nasional 2023 yang dipusatkan di Medan dihadiri Presiden RI.

Pengurus PWI Kampar foto bersama usai siaran di UMSU FM. Foto : Ari/Bekawan.com

Rektor menjelaskan, tentang UMSU sebagai satu-satunya kampus PTS terakreditasi unggul di Pulau Sumatera. UMSU mengasuh 45 program studi dan tujuh diantaranya terakreditasi unggul dan 11 Prodi terakreditasi A.

“UMSU juga memiliki fasilitas observatorium ilmu falak yang merupakan salah satu program unggulan. Selain itu juga terdapat stasiun radio komersial,” ungkap Profesor Agussani.

Rektor juga menjelaskan berbagai prestasi nasional dan internasional, antara lain peraih emas Pimnas. Selain itu UMSU telah terekognisi secara internasional dengan meraih rating bintang empat dari QS Stars dan MQA ( Badan Akreditasi Malaysia).

Terkait dengan kerjasama media, UMSU telah menandatangani MoU dengan berbagai organisasi, PWI, IJTI termasuk dengan media, Perum LKBN ANTARA, TVMu dan sebagainya.

“UMSU komitmen membangun sinergitas dengan insan pers dan menjalin kerjasama baik dalam peningkatan SDM maupun kegiatan lain,” katanya.

Bukti kedekatan UMSU dengan insan pers ditandai dengan berbagai award yang diterima UMSU, termasuk Rektor UMSU yang menerima penghargaan tokoh sahabat pers dari SPS Sumut.

“Maka pada kesempatan ini saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional semoga bisa terus berkiprah untuk mencerdaskan masyarakat,” katanya.

Sementara Ketua PWI Kampar, menyampaikan kesan positif dan apresiasi atas berbagai capaian UMSU. “Sebagai insan pers kami merasa sangat terkesan dengan fasilitas dan prasarana UMSU dengan berbagai capaian prestasi yang luar biasa,” katanya.

Usai makan siang dan menggelar diskusi dengan Prof. Agussani, pengurus PWI Kampar juga menyempatkan mengunjungi OIF di Kampus Pascasarjana dan Fakultas Kedokteran.

Para Pengurus PWI Kampar yang hadir diantaranya, Ketua Akhir Yani, Sekretaris Ari Amrizal, Dewan Penasehat Rina Dianti Hasan, Netty Mindrayani, Herman Jhoni, Seksi Sosial dan Keagamaan Gustika Rahman, Seksi Olahraga Syawal dan Anggota lainnya.

Kabar Kampar

W. Ketua DPRD Kampar Fahmil, ME Lakukan Pemotongan Pita Grand Opening Apotek Keluarga 22

Published

on

Bekawan.com – Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil, SE, ME melakukan pemotongan pita pada Grand Opening Apotek Keluarga 22 yang berlokasi di Jl. Kaharudin Nasution, Dusun II Keramat Sakti Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kamis (30/3/2023).

Sebelum pemotongan pita, W. Ketua PDRD kampar Fahmil menyampaiakan sambutan ucapan terimakasih kepada apotek keluarga dan berharap bisa melayani masyarakat Kabupaten Kampar khususnya Desa Kubang dan sekitarnya.

Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyebut bahwa, saat ini telah berdiri 2 Apotek Keluarga di Kabupaten Kampar, sebelumnya sudah dibuka di Jl. M Yamin tepatnya depan Lapangan Merdeka Bangkinang Kota.

“Luar biasa kelebihan pelayanan apotek keluarga, karena ada juga layanan antar obat ke rumah serta konsultasi,” papar Fahmil.

Pria bergelar Datuk Sati Nan Tuo itu juga berharap, banyaknya investasi di Kampar akan berdampak terhadap pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja baru di Negeri Serambi Mekah.

Continue Reading

Kabar Kampar

KPU Kampar Terbaik di Provinsi Riau

Published

on

Bekawan.com – KPU Kabupaten Kampar menerima penghargaan sebagai Terbaik 1 dalam Pelaksanaan Pelayanan dan Pelaporan PPID Tingkat KPU Kabupaten/Kota se- Provinsi Riau Tahun 2022 saat mengikuti Kegiatan Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan PPID yang diselenggarakan KPU Provinsi Riau, Kamis (30/3/2023).

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto, S.IP, MSi usai kegiatan Bimtek, diterima oleh Anggota KPU Kabupaten Kampar, Drs. H. Sardalis yang didampingi Sekretaris KPU Kabupaten Kampar, Syafrizal, S.Sos dan Kasubbag Teknis dan Parhubmas, Fitri Andriani, S.Ikom, M.Si.

Dalam arahannya Nugroho menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi KPU Provinsi Riau terhadap kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di tingkat KPU Kabupaten/kota se-Riau selama Tahun 2022.

“Saya mengucapkan selamat kepada KPU kabupaten/kota yang terpilih sebagai PPID terbaik. Tentu ini bukan berarti mengecilkan kerja keras rekan-rekan KPU Kab/kota lainnya yang belum terpilih. Karena penilaiannya dari aspek pelaksanaan pelayanan dan laporan. Ada sekitar 20 poin yang menjadi indikator penilaian oleh KPU Provinsi Riau,” ujar Nugroho Noto Susanto.

Nugroho berharap, momen pemberian penghargaan ini agar dapat dijadikan motivasi bagi tim PPID KPU kabupaten/kota se- Riau dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi. “kita berharap melalui pengharagaan ini ke depannya, kinerja tim PPID KPU kabupaten/kota dapat lebih ditingkatkan lagi,” harap Nugroho.

Sebelum pengumuman penghargaan PPID terbaik dilaksanakan, seluruh peserta Bimtek yang terdiri dari Anggota KPU dari Divisi Sosdiklih dan Parmas Kabupaten/Kota, Sekretaris dan Kasubbag Teknis dan Parmas se- Provinsi Riau menerima materi kegiatan Bimtek dari Ketua KPU Provinsi Riau, Ilham Muhammad Yasir, Anggota Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Riau, Zufra Irwan, SE, MM dan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Riau. (Rls)

Continue Reading

Kabar Kampar

Dugaan Korupsi di Disdik Kampar, Kejaksaan Kembali Periksa Sejumlah Pihak

Published

on

Bekawan.com – Pihak Kejaksaan Negeri Kampar Kembali melakukan pemeriksaan secara maraton terkait perkara dugaan Korupsi pada penerima guru bantu Provinsi di Kabupaten Kampar pada tahun 2021, kali ini Kejari Kampar melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah guru bantu yang di Kabupaten Kampar.

“Ada 3 orang guru bantu kita agendakan pemeriksaan hari ini,” ujar Kasi ujar Kasi Pidsus Kejari Kampar, Marthalius didampingi oleh Kasi Intel, Rendy Winata saat dikonfirmasi, Kamis (30/3/2023).

Kasi Pidsus Marthalius mengemukakan bahwa pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang guru bantu sehari sebelumnya, pemeriksaan itu dilakukan dilakukan secara perlahan dan bertahap.

Menurut dia, pemeriksaan ini membutuhkan proses yang cukup panjang, sebab sejumlah keterangan akan dikumpulkan satu persatu, besok juga masih ada pemeriksaan,” ucapnya.

Marthalius juga tak menampik akan mengagendakan pemeriksaan terhadap Mantan Kadis Pendidikan berinisial MY.
MY, kata dia, dalam waktu dekat akan diperiksa dan sudah masuk dalam jadwal pemanggilan.

Sebelumnya pihak Kejaksaan Negeri Kampar juga telah melakukan serangkaian penyelidikan terkait dugaan Korupsi pada penerima guru bantu Provinsi di Kabupaten Kampar pada tahun 2021. Dalam dugaan kasus ini, pihaknya sependapat untuk meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tingkat penyidikan.

Menurut Kasi Intel Rendy Winata, sejumlah pihak juga telah diperiksa secara maraton dan masih terus berlanjut, “sudah kita tingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan, saat ini masih perkaranya terus berjalan,” ujarnya.

Seperti yang diuraikan Kasi Intel, dalam perkara ini yaitu pada penerimaan guru bantu Provinsi di Kabupaten Kampar tahun 2021 dengan pagu anggaran pada tahun 2021 sebesar Rp.16.535.000.000 yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi riau.

“Dari hasil penyelidikan ditemukan dalam pelaksanaan penerimaan guru bantu tidak sesuai dengan prosedur dan diduga kuat dipungut biaya,” tuturnya.

Guru Bantu merupakan guru non PNS yang diseleksi pada tahun 2005-2007 dan diverifikasi oleh Provinsi riau.Di Kabupaten Kampar modus operandi dilakukan dengan cara menyisipkan/mengganti guru bantu yang telah mengundurkan diri karena alasan diterima P3K atau PNS serta karena meninggal dunia, “sehingga yang seharusnya tidak ada penerimaan/pergantian guru bantu karena tidak adanya seleksi atau penerimaan secara resmi yang dilakukan oleh panitia seleksi yang berwenang,” jelas Rendy.

Atas hal itu, menurut Rendy, diduga terdapat perbuatan melawan hukum berupa persekongkolan dalam menerima guru bantu sehingga atas perbuatan tersebut diindikasikan merugikan keuangan negara.

Continue Reading

Trending