Connect with us

SOSOK

Curhatan Penerima Rehab Rumah ke Ustadz Syahrul Aidi

Published

on

Anggota DPR RI Ustadz Syahrul Aidi foto bersama penerima bantuan BSPS.

Bekawan.com – Di sela-sela menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PKS Kabupaten Indragiri Hilir, Anggota DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat meninjau sejumlah rumah bantuan di Kabupaten Indragiri Hilir, hasil aspirasinya tahun 2024 dan 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu dan Ahad (27-28 Desember 2025) ini dilaksanakan di sejumlah tempat. Seperti salah satunya adalah di Kelurahan Tembilahan Barat. Di Kelurahan Tembilahan Barat beliau melihat langsung perbaikan rumah yang masuk dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan bertemu langsung dengan sejumlah penerima.

Salah satu penerima, Zamhari dalam keterangannya mengucapkan terima kasih dengan bantuan Dr. Syahrul Aidi. Dia mengisahkan bahwa awalnya banyak diantara mereka yang tidak percaya mereka akan menerima bantuan rumah ini.

“Kita sudah sering diminta fotokopi KTP dan KK pak. Kemarin kita juga diminta oleh DPD PKS Inhil. Katanya aspirasi dari bapak ustadz Syahrul Aidi. Kita awalnya tidak percaya, tapi tetap kita berikan. Rumah kita difoto. Alhamdulillah, kami tidak menyangka kami benar-benar menerima bantuan rumah tersebut. Belum pernah warga sekitar sini mendapatkan bantuan, ini yang pertama kalinya.” terang Zamhari yang merupakan petani padi ini.

Di saaat yang sama, ustadz Dr. Syahrul Aidi menyampaikan bahwa bantuan yang warga dapatkan tersebut merupakan rezeki dari Allah SWT yang patut disyukuri. Beliau sebagai wakil rakyat hanya menjalankan amanah sebaik mungkin.

“Pesan saya kepada bapak ibu penerima, jadikanlah rumah kita ini sebagai syurga dunia. Jika rumah telah menjadi syurga maka kita akan nyaman dan tenang di dalamnya. Bagaimana agar membuatnya menjadi syurga, maka perbanyak amal ibadah seperti shalat, membaca Quran dan berzikir. Hindari dari amalan yang dilarang agama. Insya Allah rumah akan nyaman ditinggali, dan kehidupan kita akan diperbaiki oleh Allah” nasehat Syahrul Aidi di hadapan para penerima.

Sementara itu Ketua DPD PKS Inhil, Samsuri Daris yang merupakan anggota DPRD Riau menyampaikan bahwa DPD PKS Inhil terus berupaya maksimal memberikan pelayanan, menyampaikan aspirasi masyarakat. Untuk bantuan dari Syahrul Aidi ini menurutnya sudah beberapa tahun ini semenjak ketua DPD PKS sebelumnya terus disalurkan kepada masyarakat Inhil secara merata.

“Alhamdulillah Inhil tahun ini mendapatkan bantuan sebanyak 50 rumah. Kita bagikan kepada masyarakat yang benar-benar layak menerimanya. Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik. Ini juga berimbas kepada suara partai pada Pilleg 2024 kemarin yang kader PKS setiap tingkatan mendapatkan suara secara signifikan. Dan kita akan menjaga kepercayaan masyarakat ini.” terang anggota Komisi VI DPRD Riau ini.

Continue Reading

Kabar Kampar

KPK Tangkap Tiga Kades Bersama Bupati Terkait Jabatan Perangkat Desa

Published

on

Tersangka korupsi. Foto : KPK go.id

Bekawan.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan tangkap tangan terkait dugaan korupsi dalam pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Senin (19/1/2026).

Dalam kegiatan ini, KPK menetapkan dan menahan 4 orang sebagai tersangka, termasuk SDW (Bupati Pati Periode 2025-2030), YON Kades Karangrowo, JION Kades Arumanis dan JAN Kepala Desa Sukorukun.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan dalam konferensi pers, Selasa (21/1/2026) malam mengungkapkan bahwa para Kades ini juga merupakan timses Bupati.

“SDW bersama-sama timses atau orang-orang kepercayaannya unjk meminta sejumlah urang kepada calon perangkat desa. Prangkat desa aja dimintain uang, biasanya kan eselon II (yang dimintain,red), untuk memuluskan rencananya maka ditunjuk beberapa kepala desa yang dikenal sebagai tim 8,” ujar Asep.

Uang hasil korupsi yang diamankan penyidik KPK. Foto : KPK.go.id

Praktik pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa tidak hanya merusak prinsip keadilan dan meritokrasi, tetapi juga menciptakan potensi korupsi yang dapat merugikan seluruh pihak dan merusak akuntabilitas.

“KPK terus berupaya memutus mata rantai korupsi yang terjadi di pemerintah desa, melalui program Desa Antikorupsi untuk membangun transparansi & partisipasi masyarakat desa dalam pengelolaan, pengawasan, dan pembangunan wilayah desa,” ucapnya.

Hingga 18 Januari 2026, KPK menyebut bahwa para tersangka telah berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp. 2,6 Miliar rupiah.

Continue Reading

Karya Kawan

Tantangan Utama Tranformasi Digital di Kampar

Published

on

Nunik Handriani, mahasiswa Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning.

Bekawan.com – Nunik Handriani, mahasiswa Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning di bawah bimbingan Dr. Richa Afriana Munthe, SE., MM., menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya dalam pengembangan layanan digital di Kabupaten Kampar. Ia menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital sangat ditentukan oleh kemampuan organisasi mengelola sumber daya yang bernilai, langka, sulit ditiru, dan tidak dapat digantikan.

Di Kabupaten Kampar, tantangan utama meliputi kompetensi SDM teknologi informasi, infrastruktur digital yang belum merata, serta kebijakan yang belum sepenuhnya mendukung inovasi. Nunik menilai bahwa pendekatan berbasis Resource-Based View (RBV) diperlukan agar organisasi mampu memaksimalkan potensi sumber daya internal secara lebih terarah.

Ia mengusulkan analisis menyeluruh terhadap sumber daya yang dimiliki, memperkuat kolaborasi dengan universitas dan perusahaan teknologi, serta menyediakan pelatihan dan sertifikasi kompetensi secara berkelanjutan. Penguatan infrastruktur seperti data center dan jaringan internet juga menjadi prioritas untuk memastikan layanan digital yang cepat dan transparan.

Nunik menekankan perlunya pengembangan kapabilitas dinamis agar organisasi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memastikan kebijakan berbasis data yang mendukung efisiensi dan akuntabilitas. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sumber daya akan menciptakan keunggulan kompetitif berkelanjutan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Dalam pandangan Dr. Chandra Bagus sebagai masyarakat sekaligus peneliti Ilmu Manajemen, isu yang diangkat Nunik menunjukkan bahwa transformasi digital menuntut lebih dari sekadar kesiapan teknis. Ia menilai bahwa gagasan Nunik memperlihatkan pemahaman yang matang mengenai pentingnya tata kelola yang konsisten dan sinergi lintas sektor, serta memberi arah strategis bagi daerah yang ingin membangun layanan digital yang benar-benar berkelanjutan.

 

 

 

 

Continue Reading

Karya Kawan

Tak ada Disharmonisasi di Kampar (Renungan kita, untuk melawan lupa)

Published

on

By : Nur Adlin (Wakil Ketua Partai Golkar Pemenangan Pemilu Wilayah I)

Bekawan.com – Sekitar 8 tahun Kampar tak memiliki Wabup, plus 5 tahun sebelumnya (ada tapi tak ada), dalam rentang jarak total 13 tahun, ada Catur sugeng hadir sebagai Wabupnya Alm. Azis zaenal, juga berkeadaan miris dalam fungsinya, artinya bukan sebagai pelengkap, tapi lebih bawah dan lebih rendah dari itu.

Namun kini, Pemerintahan baru hasil Demokrasi telah berjalan setahun, walaupun saya sebagai penulis bukan bagian dari tim pemenangan, namun merasa patut dan boleh menyampaikan opini saya, terutama terkait tuduhan yang sengaja diberitakan tanpa parameter yang jelas, dan terkesan pikiran sporadis, tentang Disharmonisasi antara seorang Wabup yang dianggap over fungsi oleh orang yang menyampaikan berita.

Untuk itu perlu kita kembali tahu atau mengingat bahwa tugas Wakil Bupati adalah membantu Bupati menyelenggarakan pemerintahan daerah, memberikan saran, mengoordinasikan instansi vertikal, memantau pemerintahan kecamatan/desa, serta melaksanakan tugas Bupati saat berhalangan sementara (tahanan/sakit), atau tugas lain yang didelegasikan Bupati, termasuk menjadi Bupati definitif jika Bupati berhalangan tetap. Wakil Bupati bekerja di bawah arahan Bupati dan bertanggung jawab kepada Bupati.

Maka jelas Job Deskripsinya bukan sebagai pelengkap, atau diam-diam saja, tapi bagaimana mendorong efektivitas pemerintahan lebih baik, khusus Kampar, wajar ada keterkejutan yang dialami beberapa orang, karena sudah sekitar 13 tahun Kampar serasa memiliki Pimpinan tunggal, dan ketika sekarang posisi Wabup difungsikan sebagai mana mestinya-untuk optimalkan roda pemerintahan yang mempunyai beban kerja- tentu bagi yang gagal paham ada keanehan di frasa pikirannya, karena menemukan kerja Wabup yang aktif, yang sudah lama tak ditemukan di Kabupaten Kampar.

Dengan demikian, tulisan ini ada agar pemikiran yang ber-sakwasangka yang dapat membuat simpang siur itu menjadi lebih bijak dan arif. Kritikan adalah hal yang lumrah, tapi yang tendensius tentu saja kurang afdhol.

Bupati adalah pemimpin eksekutif tertinggi di daerah tentu saja akan memanfaatkan formasi kepemimpinannya termasuk juga Wakilnya untuk pencapaian Visi Misi dengan anggaran yang telah ditetapkan bersama DPRD dalam tahun berjalan dan juga mempersiapkan program dimasa kedepan, tentu saja dilengkapi dengan evaluasi untuk memaksimalkan apa yang akan dicapai.

Akhir dengan tulisan ini, izinkan saya untuk mengisi media sebagai wahana berfikir kita bersama dan memperkokoh kebersamaan dalam membangun negeri kita ini, walaupun fungsi kita sebagai masyarakat dengan berbagai latar belakang juga terhitung sebagai patriot yang sportif.

 

Continue Reading

Trending