Kabar Rohil
Dandim 0321/Rohil Ingatkan Masyarakat Tidak Bakar Lahan
Bekawan.com – Dandim 0321/Rohil, Letkol Inf. Didik Efendi SIP menghimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pasalnya, selain merugikan kesehatan banyak orang, juga merugikan negara ratusan triliun untuk memadamkan titik-titik api tersebut.
“Beberapa waktu yang lalu saya menghadiri undangan dari Presiden RI di Istana Negara membahas masalah bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau. Dalam rapat itu presiden mengintruksikan kalau bencana tahunan itu menjadi tanggungjawab kita bersama,” kata Didik Efendi akhir pekan kemarin di kantornya.
Ia mengatakan kalau presiden menekankan kepada semua pihak terkait, baik itu pemerintah, TNI/Polri untuk menitikberatkan pada kegiatan pencegahan dengan mensosialisasikan bahaya Karhutla kepada masyarakat.
Kemudian stakeholder terkait juga harus cepat tanggap agar titik api yang semula kecil tidak menjalar ke lahan yang lain. Apabila pejabat pemerintah, TNI/Polri, sebut Didik dianggap tidak mau melaksanakan tugasnya maka akan dicopot dari jabatannya.
“Dan Alhamdulillah intruksi itu sudah ditindaklanjuti oleh instansi yang hadir di instana negara kemarin. Karlahut ini banyak merugikan banyak orang. Bahkan negara sudah dirugikan sebesar 221 triliun rupiah,” terangnya.
Dilanjutkan Didik, Korem 031/Wirabima juga sudah mengintruksikan agar masing-masing Kabupaten/kota membentuk Subsatgas pencegahan Karhutla dengan cara melaksanakan kegiatan sosialisasi agar masyarakat membuka lahan tidak dengan cara membakar.
Dijelaskannya lagi, luas lahan yang terbakar di Rokan Hilir sampai saat ini sekitar 1.152 Hektar. Hal ini terjadi penurunan dari tahun 2018 lalu yang luasnya 1.640 Hektar. Akan tetapi banyak kasusnya meningkat dari tahun lalu.
“Tahun lalu kasus karhutla sebanyak 24 kasus, sementara tahun ini sebanyak 29 kasus. Akan tetapi luas lahan terbakar terjadi penurunan,” ucap Didik.
(Ibnusena )
Kabar Rohil
Wabup Misharti Resmikan YPSN di Desa Kualu Tambang
Bekawan.com – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti meresmikan Yayasan Pendidikan Setia Nusa (YPSN) dan melakukan peletakan batu pertama atas pembangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), Ahad (19/4/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Masjid Zulkifli, Desa Kualu, Kecamatan Tambang ini juga dibalut dengan acara Halal bi Halal bersama seluruh masyarakat RT 10 dan RT 12.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, menyampaikan rasa bangga atas inisiatif warga yang memprioritaskan pendidikan agama bagi generasi muda. Menurutnya, keberadaan MDTA sangat krusial di tengah tantangan zaman saat ini.
“Pembangunan MDTA ini adalah investasi dunia dan akhirat. Pemerintah Kabupaten Kampar sangat mendukung langkah masyarakat Desa Kualu dalam membangun fasilitas pendidikan yang mandiri dan terorganisir melalui yayasan,” ujar Misharti.
Pembangunan gedung MDTA ini sejalan dengan visi Kampar sebagai “Negeri Serambi Mekkah” di Riau, yang mengedepankan nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat. Pemkab Kampar juga memiliki program “Kampar Cerdas”, salah satunya yaitu Bantuan Seragam Gratis: Diberikan kepada siswa kurang mampu yang terdaftar dalam program Kampar Cerdas untuk meringankan beban ekonomi keluarga dan juga ada pemrogram lainnya yg fokus pada nilai-nilai keagamaan.
“Dibawah kepemimpinan Bupati Ahmad Yuzar dan saya sebagai Wakil Bupati Kampar, Pemerintah Daerah terus mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun sarana pendidikan. Apa yang dimulai oleh warga Perum Setia Nusa hari ini adalah bukti nyata sinergi masyarakat dan pemerintah dalam memajukan sektor keagamaan,” pungkas Wabup Misharti.
Kabar Rohil
H Nasrudin Hasan : Provinsi Riau Pesisir Sudah Lama Diwacanakan
Bekawan.com – Tokoh masyarakat Rokan Hilir H. Nasrudin Hasan menyebut Pembentukan Provinsi Riau Pesisir sudah lama diwacanakan oleh Mantan Bupati Rohil dan Mantan Gubri H. Annas Maamun.
“Gaung pembentukan Provinsi Riau Pesisir tersebut ketika beliau menjabat Gubernur Riau, kita juga mau sama-sama ikut berjuang untuk membentuk Provinsi Riau Pesisir,” ungkap Nasrudin Hasan ketika ditemui Jurnalis Bekawan.com seusai menghadiri paripurna hari jadi Kabupaten Rokan Hilir di Gedung DPRD Rohil Jl. Pesisir Sungai Rokan Kompleks Perkantoran Batu Enam Bagansiapiapi, Minggu (4/10/2020) lalu.
Mantan Ketua DPRD Rohil dua periode ini menilai bahwa dalam hal perkembangan daerah otonomi wajar Riau Pesisir di paparkan apalagi selama ini daerah Pesisir khususnya daerah Rokan Hilir merupakan penghasil minyak yang besar.
“Kalau di Provinsi Riau daerah Rokan Hilir merupakan daerah penghasil minyak utama, namun dari segi pembangunan di daerah pesisir seperti Rohil, Bengkalis, Dumai, Siak, Meranti sangat jauh sekali. Disamping topografinya memang masih perlu dibentuk provinsi terkhusus,” katanya.
Menurut Nasrudin Provinsi Riau Pesisir memang sudah harus masuk kalau kedepan moratorium pemekaran dibuka karena memang daerah pesisir Riau adalah daerah yang mampu membiayai dirinya sebagai daerah penghasil minyak terbesar. Namun menurutnya pemekaran tersebut tentunya ada syarat-syarat potensi daerah yang di mekarkan seperti daerah pesisir Riau.
“Bahkan pemekaran kabupaten Rokan Tengah, kota madya Bagansiapiapi, Kota Madya Bagasinembah dan Kabupaten Kuba (Kabupaten Rokan Utara,red). Apa yang disampaikan H.Annas Maamun, kalau memang serius berjuang dan ada waktunya harus pemekaran saya selaku mantan ketua DPRD Rohil sangat setuju dan mau ikut berjuang bersama,” tuturnya Nasrudin Hasan mengahiri pembicaraannya. ( ibnusina )
Kabar Rohil
Sekda Rohil Terima Mobnas dari H Suyatno dan Jamiludin
Bekawan.com – Mantan Bupati, H Suyatno Amp dan Wakil Bupati, Drs H Djamiludin resmi cuti dari jabatan mereka terhitung Sabtu (26/09/2020). Keduanya cuti karena telah resmi maju pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Rohil 2020.
Bersamaan dengan hal itu, keduanya menyerahkan aset yang selama ini mereka gunakan sebagai pejabat kepala daerah dan wakil kepala daerah berupa kenderaan roda empat atau mobil dinas (Mobnas) dan rumah dinas kepada pemerintah daerah yang di terima langsung oleh Sekda Rohil, H M Job Kurniawan.
Penyerahan aset oleh bupati dan wakil bupati ini dilakukan pada pukul 12.30 Wib di Mess Pemda atau Gedung Datuk Batu Hampar di Bagansiapiapi. Di saat penyerahan aset tersebut, H Suyatno menyerahkan sebanyak empat unit mobil yang masing-masing 1 unit mobil merek Inova, 1 unit mobil merek Land Cruiser Lexus LX 570, dan 2 unit mobil merek Alvad. Sementara wakil bupati menyerahkan sebanyak tiga unit mobil dan satu unit rumah dinas.
“Untuk menjaga kemungkinan-kemungkinan hal-hal yang di curigai kepada petahana mulai hari ini kita serahkan aset kendraan dan rumah dinas kepada Sekda selaku penanggung jawa,” kata H Suyatno.
Kendati masa cuti baru dimulai pada 26 September namun, bupati dan wakil bupati dua hari lebih awal menyerahkan aset yang selama ini mereka gunakan. Selain aset kenderaan bupati dan wakil bupati beberapa diantaranya merupakan aset yang selama ini digunakan oleh ibu PKK Rohil.
Penyerahan aset tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat yang diantaranya Kepala BPKAD, H Syafrudin SH serta sejumlah pejabat lainya.
(ibnusina)
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
