Connect with us

International

Viral, Bocah Bawa Anak Ayam dan Uang ke Rumah sakit

Published

on

Bekawan.com -Tingkah laku anak-anak memang menggemaskan, seperti kisah
Derek C Lalchhanhima, tak hanya menggemaskan, bocah dari Sairang India ini juga membuat netizen terenyuh dangan aksi “tanggungjawabnya”.

Seperti dikutip dari laman IG @MediaInformatif, Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun ditemukan menangis terisak-isak di rumah sakit dengan kondisi cemas bukan main.

Di tangannya, terlihat seekor anak ayam mati yang secara tidak sengaja ia tabrak dengan sepedanya.

Dia terlihat sedih sambil memegang seekor anak ayam mati di satu tangan dan uang kertas 10 rupee (sekitar 2 ribu rupiah) di tangan lainnya.

Foto anak itu belum lama ini beredar luas di media sosial.
Mengutip dari Facebook Sanga Says (02/04/2019), postingan bocah itu telah viral.

Foto tersebut juga diikuti dengan keterangan yang menyentuh warganet: “Anak muda dari Sairang, Mizoram ini secara tidak sengaja menabrak ayam tetangganya.

Dia mengambil ayam itu, berlari ke rumah sakit terdekat dan dengan semua uang yang dimilikinya, meminta bantuan.” Ayah Derek, Dhiraj Chhetri, mengatakan bahwa bocah itu pulang ke rumah dan membawa anak ayam tetangga.

Dia memohon kepada orangtuanya untuk membiarkan membawanya ke rumah sakit.

Menurut The News Mill, ketika Chhetri menyuruh bocah itu untuk pergi sendiri, bocah itu akhirnya pergi dengan anak ayam yang sudah mati dan uang kertas 10 rupee.

Bocah itu kemudian kembali ke rumah setelah dari rumah sakit. Dia terisak-isak karena para praktisi medis tidak membantu, tetapi malah mengambil foto dirinya. foto itulah yang sekarang viral Facebook.

Bagaimanapun, dia berjanji untuk menolong anak ayam yang tak bernyawa itu.
Dia pun kembali ke rumah sakit dengan membawa lebih banyak uang.

Tapi orangtuanya segera menjelaskan kepadanya bahwa anak ayam itu sudah mati dan untuk itulah pihak rumah sakit tidak bisa menghidupkannya kembali.

Bocah viral itupun mendapatkan penghargaan.

Ayah Derek mengatakan bahwa dia terkejut dengan tindakan belas kasih putranya itu, dia juga terharu saat tahu bahwa anaknya melakukan itu bukan untuk mencari perhatian. Meskipun dia mengakui bahwa putranya “selalu menjadi bocah yang agak unik”.

Hingga Minggu (7/4/2019) pukul 06:07 Wib, unggahan akun Instagram Mediainformatif sudah mendapat 1363 like dan sejumlah komentar netizen yang terharu.

Seperti akun @ariesbarsya “Tanggung jawab sejak dini 😊” tulisnya.

“aduh dek kamu ngegemasin🥰” timpal akun @nrmlhsnn

Banyak juga netizen yang mengira bocah iti dari Indonesia karena kemiripan uang yang dipegang bocah saat di rumah sakit.
Akun @seartanle88 misalnya, ia menulis “gua kira org indonesia”

“Kirain itu di indo, duit yang di pegang duit 5ribuan. Mantep dek bertanggung jawab” tulis akun miss_novva. (IG mediainformatif).

Continue Reading

International

3 Negara Segitiga Emas Penyelundup Sabu Terbesar ke Indonesia

Published

on

Bekawan.com -Narkoba asal negara segitiga emas, Thailand, Laos, dan Myanmar, tak henti-hentinya masuk ke Indonesia. Seperti yang terjadi baru-baru ini tentang pengunkapan 52 Kg Sabu, dan Provinsi Riau menjadi jalur masuk favorit karena punya garis pantai yang panjang.

Dalam kasus ini, 2 orang kurir, Rusman dan Firdaus, serta pengendali bernama Piara ditangkap. Selain sabu, disita juga sebuah speedboat, mobil, beberapa telepon genggam dan buku bank sebagai penampung hasil transaksi peredaran gelap narkoba itu.

Deputi BNN Inspektur Jenderal Arman Depari menerangkan, peredaran sabu ini dikendalikan sindikat internasional yang berhubungan dengan sindikat lokal di Indonesia. Transaksi disepakati di tengah laut menggunakan speedboat setelah memanfaatkan nelayan setempat.

Warga Diminta Waspada
Speedboat dari perairan Riau menjemput ke kapal di tengah laut, lalu membawanya ke pelabuhan di Kabupaten Indragiri Hilir. Di lokasi itu, Rusman menjemput memakai Toyota Avanza.

“Saat ditangkap, petugas menemukan tiga buah karung dalam mobil. Namun pembawa speedboat Firdaus berhasil melarikan diri, beberapa hari kemudian dia ditangkap di Batam bersama Piara,” jelas Arman.seperti dikutip dari Liputan6.com.

Arman menyebutkan, iming-iming besar membuat Rusman dan Firdaus menerima tawaran jadi kurir. Untuk setiap transaksi, keduanya diberikan uang Rp 100 juta dari pengendali.
Sementara untuk Piara sebagai pengendali, Arman menyebut akan dikenakan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Setiap aset seperti uang, rumah dan kendaraan yang patut diduga sebagai hasil transaksi narkoba akan disita.
“Jadi setelah pidana awal selesai, akan dilanjutkan TPPU. Sudah menjadi komitmen BNN untuk memiskinkan sindikat narkoba,” tegas Arman.

Continue Reading

International

Dilarang Main Games PUBG, Seorang Remaja Gantung Diri

Published

on

Bekawan.com -Seorang remaja berusia 16 tahun asal India nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, aksi nekat remaja tersebut dipicu setelah dilarang oleh kedua orangtuanya bermain Games PUBG.

Dikutip dari laman Gulfnews.com, Sabtu (6/4/2019), korban diketahui bernama Kallakuri Sambashiva. Ia tinggal di Malkajgiri, India.

Remaja tersebut mendapat peringatan keras dari kedua orangtuanya agar tak menghabiskan banyak waktu bermain PUBG. Karena kesal sang anak tak mau diatur, kedua orangtuanya pun melarang Sambashiva untuk bermain game tersebut.

“Kallakuri biasa bermain PUBG di ponsel saya dan istri saya, Umadevi melarangnya bermain pada Senin malam,” ujar Bharath Raj, ayah dari korban.

“Dilarang ibunya, putra saya marah dan gantung diri di kamarnya,” tambah Bharat Raj. Seperti dikutip dari Liputan6.com.

Setelah mengetahui jasad sang anak sudah tergantung, Raj pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi lantas membenarkan pnyebab tewasnya Kallakuri.

“Orangtuanya sudah beberapa kali memperingatkan dia, suatu malam, ibunya memperingatkan agar anak ini mempersiapkan diri untuk ujian bahasa Inggris keesokan harinya,” kata Reddy, polisi di wilayah tersebut.

“Setelah dilarang main PUBG , dia masuk kamar dan tak keluar lagi. Akhirnya mereka mendobrak pintu dan menemukan anak ini gantung diri dengan menggunakan handuk,” lanjutnya. (Aldi Irpan).

Sumber : Gulfnews.com/Liputan6.com

Continue Reading

Hiburan

Ketahuan Main PUBG, Polisi Tangkap 10 Remaja

Published

on


Bekawan.com -Keputusan sejumlah Pemerintah India yang melarang gamePlayer Unknown’s Battle ground (PUBG) dimainkan ternyata bukan main-main. Hal itu diketahui setelah ditangkapnya sejumlah orang karena ketahuan memainkan game tersebut.

Dikutip dari CNET , Selasa (19/3/2019), setidaknya lebih dari 10 siswa di Ahmedabad yang dilaporkan sudah ditahan kepolisian karena memainkan game PUBG Mobile.Penangkapan ini menyusul tindakan penahanan 16 orang di kota Rajkot seminggu sebelumnya.

“Tim kami menangkap basah para remaja ini. Mereka ditahan setelah ketahuan memainkan game PUBG ” tutur inspektur kepolisian, Rohit Raval, dalam keterangannya.

Pelarangan game PUBG sendiri sebenarnya sudah dilakukan sejak awal Maret 2019. Seperti di kutip dari Liputan6.com Sejumlah petinggi di beberapa kota menyebut game ini terlalu adiktif, terutama bagi siswa sekolah.

Akibat aksi penahananan ini, sejumlah warga India pun melayangkan protes. Tidak hanya itu, tim pengembangPUBG juga sudah mengetahui aksi penahanan tersebut dan berupaya untuk mencari solusi terbaik.
“Kami berupaya untuk memahami dasar hukum dari pelarangan ini, dan berharap dapat menjalankan dialog membangun dengan otoritas setempat,” tutur pihak PUBG .

Lebih lanjut pihak PUBG juga akan berupaya untuk memperkenalkan sistem permainan termasuk menjamin para penggemar game tersebut di India.

“Untuk pemain PUBG Mobile, kami ingin memastikan kami berada di sisimu dan kami mencoba yang terbaik guna mencari solusi paling masuk akal,” tulis pengembang. (Aldi Irpan).

Continue Reading

Trending