Connect with us

Kabar Asik

Viral, Foto Bocah Ojek Payung Menatap Seorang Ayah Payungi Anaknya

Published

on

Bocah Ojek Payung yang viral, sumber foto : Fb Vio kharisma

Bekawan.com -Sebuah foto memperlihatkan seorang anak kecil dalam keadaan basah kuyup sambil memegang payung di tengah kerasnya Ibu Kota viral dimedia sosial.

Suasana Ibu Kota Jakarta kala itu dalam keadaan tengah diguyur hujan cukup deras, sehingga masyarakat berlalu lalang menggunakan payung.
Namun, terlihat seorang bocah berbaju kuning dengan celana pendeknya, memegang payung besar. Tatapannya tertuju kepada seorang bapak yang sedang berjalan menggandeng anaknya dan memayungi buah hatinya itu.

Awalnya, foto diunggah di media sosial Facebok, melalui akun pribadi milik Pio kharisma. Pio menceritakan bahwa foto tersebut diambilnya pada Rabu (3/4/2019) lalu sekitar pukul 18.45 WIB. Seperti dikutip dari kompas.com.

Foto ini membuat netizen tersentuh. Sebab, bocah yang menjajakan payungnya untuk disewa demi rupiah dan rela basah-basahan itu terlihat berbanding 360 derajat dengan seorang anak yang dilindungi oleh ayahnya agar tidak kehujanan.

“Momen itu berlangsung cukup cepat, si bapak dan anak yang dipayungi itu mau menyebrang ke halte Trans Jakarta, saya lagi fotoin si bocah ojek payung dan satu momen mereka ada dalam satu frame. Saya tahu ini akan jadi foto bagus tapi saya enggak menyangka akan bisa menyentuh hati banyak orang,” kata Pio dalam pesan singkat, Kamis (11/4/2019).

Sayangnya, warga Tangerang, Banten ini belum sempat berinteraksi secara langsung dengan anak “ojek payung” tersebut.
Meskipun begitu, Pio melihat ada seorang laki-laki paruh baya mengajak anak itu bercerita.

“Ada bapak-bapak yang mengajak ngobrol tapi dia (bocah ojek payung) diam saja. Sepertinya memang enggak gampang ngobrol sama orang asing,” ujar Pio.
Menurut dia, saat itu memang ada beberapa orang anak yang mengais rezeki dengan menjajakan jasa ojek payung mereka. Di antara anak-anak tersebut, Pio melihat bocah berbaju kuning ini juga bersama sang kakak.

Continue Reading

Kabar Asik

Lubang Kolam, Peninggalan Belanda di Kabupaten Kampar

Published

on

Bekawan.com -Lubang Kolam (terowongan) yang di bangun di zaman Penjajahan Belanda Tahun 1929 M itu masih terlihat kokoh. Sebelum pembangunan PLTA Koto Panjang, terowongan ini masih menjadi jalan utama yang menghubungkan Riau dan Sumatera Barat.

Dalam mengisi waktu libur di akhir Pekan, Suhendri,S H.MH Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar kunjungi objek wisata bersejarah Lubang Kolam (Lubang/terowongan Gelap) yang berlokasi di Desa Merangin Kecamatan Kuok,Sabtu sore (14/3/2020).

Kajari sangat mendukung apa yang dilakukan Kepala Desa Merangin untuk mengembangkan objek wisata bersejarah ini, sejarah Imperialisme dalam mempertahankan NKRI di Kampar dan sejarah Transportasi di Pulau Sumatera (Riau dan Sumbar) yang saat itu masih bernama Sumatera Tengah.

“Tempat ini pemandangannya sangat bagus, tebing serta sekitarannya masih asri ditambah lagi adanya Lubang Kolam (terowongan) yang di bangun di zaman Penjajahan Belanda yaitu pada tahun 1929,”ucapnya lagi.

Menurut Suhendri kalau objek wisata ini dikelola dengan baik dan benar, ini bisa menjadi penghasilan bagi masyarakat Merangin, desa bahkan boleh saja tidak menutup kemungkinan PAD untuk daerah.

Bagi anda yang ingin melihat salah satu bukti peninggalan Belanda di Kabupaten Kampar ini, anda bisa langsung berkunjung le desa merangin Kuok, letaknya tidak jauh dari Jembatan Merangin, Desa Merangin Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar-Provinsi Riau dan persis berada disisi Jalan Barat Sumbar-Riau.

Jika berkunjung, jangan lupa juga sediakan pancing, karena lokasi Lubang Kolam juga menjadi salah satu spot mancing terbaik di Kampar.

Berikut kami hadirkan liputan khusus Lubang kolam untuk anda, selamat menyaksikan..

Continue Reading

Kabar Asik

Munculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga

Published

on

Rekor ikan Tapa terbesar yang ditanggap warga Gunung Bungsu.

Bekawan.com – Selain menjadi salah satu sungai terbersih di Provinsi Riau, tempatnya Surga tersembunyi Gulamo, ternyata Sungai Kampar juga menjadi habitat bagi ikan-ikan monster air tawar.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Desa Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau.

Seorang warga berhasil menangkap ikan Tapa berukuran jumbo. sumber : Fb Taslim alim

Nelayan Desa Gunung Bungsu dihebohkan dengan munculnya puluhan Ikan Tapa dan Patin yang berukuran besar, hal menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat setempat.

Menurut keterangan Defri Nur yang merupakan salah seorang warga Desa Gunung Bungsu mengatakan bahwa setiap tahunnya fenomena ini selalu terjadi.

Ikan Tapa, salah satu ikan endemik Sungai Kampar.

“Setiap tahunnya puluhan ikan besar selalu kesini, hal ini terjadi karena di sini ada sebuah sungai kecil yang menjadi tujuan ikan-ikan raksasa itu untuk bertelur,” bebernya, Minggu (1/12/2019).

sebulan terakhir ini saja, sudah sekitar 25 ekor Tapa dengan berat 10 hingga 35 Kg dan ikan Patin sekitar 20 ekor dengan berat 10 sampai 25 Kg berhasil ditangkap masyarakat.

Ikan Patin berukuran jumbo juga banyak ditangkap warga.

Rekor ikan terbesar yang berhasil ditangkap masyarakat Gunung Bungsu yaitu ikan Tapa seberat 115 Kg pada tahun 2017 yang lalu. (Aldi Irpan).

Continue Reading

Kabar Asik

Bazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang

Published

on

Desain Bazar MTQ diatas Jembatan WFC.

Bekawan.com – Kemegahan jembatan Water Front City (WFC) akan menjadi lokasi Bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXXVIII tingkat Provinsi Riau yang akan berlangsung di Lapangan Merdeka, Bangkinang Kota 23 hingga 30 November 2019 mendatang.

Hal ini diungkapkan Kadiskominfo Kampar Arizon SE saat dijumpai diruang kerjanya, Senin (11/11/2019), ia juga menyebut jembatan yang menghubungkan Kecamatan Bangkinang Kota dan Bangkinang ini akan digunakan untuk menyemarakkan dan menyukseskan MTQ.

“Jadi Jembatan WFC akan digunakan untuk bazar selama MTQ, untuk UMKM yang ingin mempromosikan dan menjual produk mereka di stand bazar silahkan menghubungi DPM-PTSP dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar,” ungkap Arizon.

Desain Bazar MTQ diatas WFC tampak malam.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk ikut menyemarakkan dan menyukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kampar dengan menjadi tuan rumah yang baik selama pelaksaaan MTQ.

“Mari semarakkan dan sukseskan MTQ ke 38 Provinsi Riau, dengan cara menjadi tuan rumah yang baik, semoga Kabupaten Kampar sukses menyelenggarakan MTQ, baik sukses prestasi, sukses ekonomi dan sukses promosi daerah,” harap Arizon.

Continue Reading

Pos-pos Terbaru

Trending