Connect with us

Viral

Miris dan Haru, Bocah Pemulung Diduga Meninggal karena Lapar dan Kelelahan

Published

on

Bekawan.com – Baru saja Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke 74 dengan begitu megah mulai dari pusat hingga kedaerah, yang pasti menghabiskan anggaran yang tidak sedikit, namun kabar anak bangsa berikut ini sepertinya jauh dari kata “merdeka”.

Seorang bocah dikabarkan meninggal dunia dengan kondisi sangat memilukan. Dengan posisi duduk, kakinya ditekuk kedepan, dengan kepala tertunduk diatas sebuah karung, bocah naas itu diduga meninggal karena kelaparan dan dan kelelahan.

Informasi yang menyayat hati ini di posting sebuah akun IG @recehkocak_id.

“Innalillahi Wainnaillaihi Rojiun… Bersyukurlah kita yang msh mempunyai orang tua, msh bisa makan, pergi kesekolah & tidur di kamar dgn kasur 😭😭😭 lihat si anak yang meninggal karena lelah & lapar….
_
Kiriman: Mrmarshall_rama 📹,” tulis akun tersebut.

sontak postingan tersebut mendapat banyak simpati dari netizen, komentar penuh kesedihan dan berisi doa mengalir untuk Sang Bocah. salah satunya adalah akun agussp.

“Innalilahi wa Innailaihi rojiun, semoga kamu mendapatkan surganya Allah SWT nak… Aamiin YRA,” tulis akun @agussp.146.

Dalam video tersebut terlihat seorang perempuan membangunkan si anak malang yang dikabarkan sudah meninggal tersebut.

Continue Reading

Kabar

5 Fakta Water Front City, Jembatan Termegah di Kampar yang disorot KPK

Published

on

teks foto: Jembatan Water Front City (sumber: Deskgram/internet).

Bekawan.com – Jembatan Water Front City yang menghubungkan Kecamatan Bangkinang Kota dan Kecamatan Bangkinang ini dibangun memakai sistem multi year dan menghabiskan anggaran sebesar Rp 117,68 miliar.

Berikut sejumlah fakta terkait jembatan Water Front City (WFC) Bangkinang :

  1. Jembatan Termegah di Kampar
Kemegahan Jembatan WFC Bangkinang. (sumber : lancangkuning.com)

Menghabiskan Anggaran sebesar Rp 117,68 miliar menjadikan jembatan yang melintasi Sungai Kampar ini menjadi jembatan termegah se Kabupaten Kampar. Bangunan yang mencolok dengan warna biru dan berbentuk seperti gelombang ini juga dilengkapi lampu-lampu yang selalu berganti warna setiap beberapa detik. Tak heran jembatan ini menjadi salah satu tempat favorit untuk berswafoto atau berselfie ria.

2. Berganti Nama

Jembatan yang membentang diatas Sungai Kampar ini sempat berganti nama dari Water Front City menjadi Bangkinang River Side dimasa Kepemimpinan Bupati Alm. Azis Zaenal, perubahan nama tersebut terpajang di Tugu yang di bangun membentuk haluan kapal.

Tugu Bangkinang River Side.

3. Tugu yang Kontroversi

Tugu Bangkinang River Side juga tak lepas dari kontroversi, banyak yang mengkritik pembangunan haluan kapal, seperti yang diungkapkan seniman ocu Oren Gompo yang menilai tugu tersebut yang seolah-olah menggambarkan kapal tenggelam.

Pekerja jembatan saat menyambungkan kerangka jembatan.

Pencipta lagu Ocu ini juga mengkritik nama bangunam tersebut yang tidak mengangkat nama berbahasa ocu dan tidak melambangkan ciri khas daerah Kabupaten Kampar.

4. Aksi Vandalisme

Kemegahan Jembatan WFC tercoreng dengan banyaknya aksi Vandalisme orang-orang yang tidak bertanggungjawab, sejumlah coretan terlihat mencolok dibeberapa sisi jembatan.

Sejumlah aksi Vandalisme.

5. Menimbulkan Kerugian Negara, Sejumlah Pejabat Terindikasi Korupsi

KPK menetapkan 2 tersangka dalam kasus Korupsi Proyek Multi Year Water Front City, lembaga anti rausah tersebut menduga proyek ini merugikan negara sebesar Rp. 39,2 miliar.

Dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Jembatan Waterfront Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar, Adnan (ADN) dan Manajer Wilayah ll PT Wijaya Karya (Persero) Tbk/Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, I Ketut Suarbawa (IKS).

KPK sepertinya masih mendalami kasus korupsi WFC untuk mengetahui siapa saja oknum penjabat Kampar yang terlibat dalam proyek yang dibangun dianggaran 2015-2016 lalu.

Sejumlah Personil Polisi menjaga Bangunan Serbaguna Polres Kampar yang menjadi tempat pemeriksaan pejabat Kampar oleh KPK.

KPK kembali memeriksa sejumlah Pejabat dan Mantan Anggota DPRD Kampar sejak Rabu hingga Kamis (4-5 September 2019).

Seperti Mantan Ketua DPRD 2009-2014 Syafrizal dan Unsur Pimpinan DPRD masa jabatan 2014-2019 dan Ahmad Fikri dan Ir. Sahidin.

Sejumlah Mantan Penjabat di Dinas Bina Marga Kampar juga tak luput dari pemeriksaan, seperti Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Jembatan Waterfront Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar, Adnan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama Manajer Wilayah ll PT Wijaya Karya (Persero) Tbk/Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, I Ketut Suarbawa (IKS).

Turut diperiksa di Gedung Serbaguna Mapolres Kampar, Muhammad Katim PPK Perencanaan Proyek Jembatan Water Front City, Kasubag Umum dan Perencanaan Dinas Bina Marga dan Pengairan M Ropi dan staf Roni.

Mantan Sekretaris Dinas Bina Marga Zaini Dahlan, Mantan Kepala Bappeda Azwan, Kasi Jalan dan Jembatan Zainal Arifin serta sejumlah ASN dilingkup Dinas Bina Marga.

Continue Reading

Kabar Asik

Viral, Foto Bocah Ojek Payung Menatap Seorang Ayah Payungi Anaknya

Published

on

By

Bocah Ojek Payung yang viral, sumber foto : Fb Vio kharisma

Bekawan.com -Sebuah foto memperlihatkan seorang anak kecil dalam keadaan basah kuyup sambil memegang payung di tengah kerasnya Ibu Kota viral dimedia sosial.

Suasana Ibu Kota Jakarta kala itu dalam keadaan tengah diguyur hujan cukup deras, sehingga masyarakat berlalu lalang menggunakan payung.
Namun, terlihat seorang bocah berbaju kuning dengan celana pendeknya, memegang payung besar. Tatapannya tertuju kepada seorang bapak yang sedang berjalan menggandeng anaknya dan memayungi buah hatinya itu.

Awalnya, foto diunggah di media sosial Facebok, melalui akun pribadi milik Pio kharisma. Pio menceritakan bahwa foto tersebut diambilnya pada Rabu (3/4/2019) lalu sekitar pukul 18.45 WIB. Seperti dikutip dari kompas.com.

Foto ini membuat netizen tersentuh. Sebab, bocah yang menjajakan payungnya untuk disewa demi rupiah dan rela basah-basahan itu terlihat berbanding 360 derajat dengan seorang anak yang dilindungi oleh ayahnya agar tidak kehujanan.

“Momen itu berlangsung cukup cepat, si bapak dan anak yang dipayungi itu mau menyebrang ke halte Trans Jakarta, saya lagi fotoin si bocah ojek payung dan satu momen mereka ada dalam satu frame. Saya tahu ini akan jadi foto bagus tapi saya enggak menyangka akan bisa menyentuh hati banyak orang,” kata Pio dalam pesan singkat, Kamis (11/4/2019).

Sayangnya, warga Tangerang, Banten ini belum sempat berinteraksi secara langsung dengan anak “ojek payung” tersebut.
Meskipun begitu, Pio melihat ada seorang laki-laki paruh baya mengajak anak itu bercerita.

“Ada bapak-bapak yang mengajak ngobrol tapi dia (bocah ojek payung) diam saja. Sepertinya memang enggak gampang ngobrol sama orang asing,” ujar Pio.
Menurut dia, saat itu memang ada beberapa orang anak yang mengais rezeki dengan menjajakan jasa ojek payung mereka. Di antara anak-anak tersebut, Pio melihat bocah berbaju kuning ini juga bersama sang kakak.

Continue Reading

International

Viral, Bocah Bawa Anak Ayam dan Uang ke Rumah sakit

Published

on

Bekawan.com -Tingkah laku anak-anak memang menggemaskan, seperti kisah
Derek C Lalchhanhima, tak hanya menggemaskan, bocah dari Sairang India ini juga membuat netizen terenyuh dangan aksi “tanggungjawabnya”.

Seperti dikutip dari laman IG @MediaInformatif, Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun ditemukan menangis terisak-isak di rumah sakit dengan kondisi cemas bukan main.

Di tangannya, terlihat seekor anak ayam mati yang secara tidak sengaja ia tabrak dengan sepedanya.

Dia terlihat sedih sambil memegang seekor anak ayam mati di satu tangan dan uang kertas 10 rupee (sekitar 2 ribu rupiah) di tangan lainnya.

Foto anak itu belum lama ini beredar luas di media sosial.
Mengutip dari Facebook Sanga Says (02/04/2019), postingan bocah itu telah viral.

Foto tersebut juga diikuti dengan keterangan yang menyentuh warganet: “Anak muda dari Sairang, Mizoram ini secara tidak sengaja menabrak ayam tetangganya.

Dia mengambil ayam itu, berlari ke rumah sakit terdekat dan dengan semua uang yang dimilikinya, meminta bantuan.” Ayah Derek, Dhiraj Chhetri, mengatakan bahwa bocah itu pulang ke rumah dan membawa anak ayam tetangga.

Dia memohon kepada orangtuanya untuk membiarkan membawanya ke rumah sakit.

Menurut The News Mill, ketika Chhetri menyuruh bocah itu untuk pergi sendiri, bocah itu akhirnya pergi dengan anak ayam yang sudah mati dan uang kertas 10 rupee.

Bocah itu kemudian kembali ke rumah setelah dari rumah sakit. Dia terisak-isak karena para praktisi medis tidak membantu, tetapi malah mengambil foto dirinya. foto itulah yang sekarang viral Facebook.

Bagaimanapun, dia berjanji untuk menolong anak ayam yang tak bernyawa itu.
Dia pun kembali ke rumah sakit dengan membawa lebih banyak uang.

Tapi orangtuanya segera menjelaskan kepadanya bahwa anak ayam itu sudah mati dan untuk itulah pihak rumah sakit tidak bisa menghidupkannya kembali.

Bocah viral itupun mendapatkan penghargaan.

Ayah Derek mengatakan bahwa dia terkejut dengan tindakan belas kasih putranya itu, dia juga terharu saat tahu bahwa anaknya melakukan itu bukan untuk mencari perhatian. Meskipun dia mengakui bahwa putranya “selalu menjadi bocah yang agak unik”.

Hingga Minggu (7/4/2019) pukul 06:07 Wib, unggahan akun Instagram Mediainformatif sudah mendapat 1363 like dan sejumlah komentar netizen yang terharu.

Seperti akun @ariesbarsya “Tanggung jawab sejak dini 😊” tulisnya.

“aduh dek kamu ngegemasin🥰” timpal akun @nrmlhsnn

Banyak juga netizen yang mengira bocah iti dari Indonesia karena kemiripan uang yang dipegang bocah saat di rumah sakit.
Akun @seartanle88 misalnya, ia menulis “gua kira org indonesia”

“Kirain itu di indo, duit yang di pegang duit 5ribuan. Mantep dek bertanggung jawab” tulis akun miss_novva. (IG mediainformatif).

Continue Reading

Trending