Kabar Rohil
PGRI Meriahkan Pawai MTQ ke-XVI Rohil
Bekawan.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Rokan Hilir memeriahkan Pawai Ta’aruf dalam rangka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XVI tingkat Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (30/7/2019) di depan BPKAD jalan Merdeka Bagansiapiapi.
Dari pantauan dilapangan, Ketua PGRI Rokan Hilir Zulfikar MM terlihat memimpin rombongan dengan menggunakan baju kebesaran PGRI
Ia mengatakan barisan PGRI sangat antusias mengikuti kegiatan ini dengan mengenakan seragam putih becorak hitam dengan penuh kegembiraan berkeliling mengikuti rute pawai tarruf yang ditentukan panitia.
“Kami tetap mengusung tema yang terbentang dalam spanduk yaitu dengan MTQ ke-XVI Kabupaten Rokan Hilir, Kita tingkatkan Kecintaan kita pada Al Qur’an dalam rangka membangun kepribadian masyarakat yang berakhlaqul Karimah,” ungkap Ketua PGRI Rohil.
Ia mengatakan hampir setiap ivent yang ada di kabupaten, barisan PGRI tetap ikut serta memeriahkan. Zulfikar juga berharap kedepannya PGRI semakin sukses dan selalu mengedepankan pendidikan anak didik.
“Mari kita sukseskan pelaksanaan MTQ Kabupaten Rohil ke-XVI, dan berharap PGRI ke depannya tambah sukses dan selalu mengedapankan pendidikan anak didik,” harapnya.
Selama pelaksanaan pawai ta’aruf beberapa ruas jalan protokol terpaksa ditutup. Pengamanan pawai melibatkan personil kepolisian dari Polsek Bangko dan Dinas Perhubungan dan Satpol PP berjaga di setiap perlintasan jalan rute pawai ta’aruf.
(Ibnusena)
Kabar Rohil
H Nasrudin Hasan : Provinsi Riau Pesisir Sudah Lama Diwacanakan
Bekawan.com – Tokoh masyarakat Rokan Hilir H. Nasrudin Hasan menyebut Pembentukan Provinsi Riau Pesisir sudah lama diwacanakan oleh Mantan Bupati Rohil dan Mantan Gubri H. Annas Maamun.
“Gaung pembentukan Provinsi Riau Pesisir tersebut ketika beliau menjabat Gubernur Riau, kita juga mau sama-sama ikut berjuang untuk membentuk Provinsi Riau Pesisir,” ungkap Nasrudin Hasan ketika ditemui Jurnalis Bekawan.com seusai menghadiri paripurna hari jadi Kabupaten Rokan Hilir di Gedung DPRD Rohil Jl. Pesisir Sungai Rokan Kompleks Perkantoran Batu Enam Bagansiapiapi, Minggu (4/10/2020) lalu.
Mantan Ketua DPRD Rohil dua periode ini menilai bahwa dalam hal perkembangan daerah otonomi wajar Riau Pesisir di paparkan apalagi selama ini daerah Pesisir khususnya daerah Rokan Hilir merupakan penghasil minyak yang besar.
“Kalau di Provinsi Riau daerah Rokan Hilir merupakan daerah penghasil minyak utama, namun dari segi pembangunan di daerah pesisir seperti Rohil, Bengkalis, Dumai, Siak, Meranti sangat jauh sekali. Disamping topografinya memang masih perlu dibentuk provinsi terkhusus,” katanya.
Menurut Nasrudin Provinsi Riau Pesisir memang sudah harus masuk kalau kedepan moratorium pemekaran dibuka karena memang daerah pesisir Riau adalah daerah yang mampu membiayai dirinya sebagai daerah penghasil minyak terbesar. Namun menurutnya pemekaran tersebut tentunya ada syarat-syarat potensi daerah yang di mekarkan seperti daerah pesisir Riau.
“Bahkan pemekaran kabupaten Rokan Tengah, kota madya Bagansiapiapi, Kota Madya Bagasinembah dan Kabupaten Kuba (Kabupaten Rokan Utara,red). Apa yang disampaikan H.Annas Maamun, kalau memang serius berjuang dan ada waktunya harus pemekaran saya selaku mantan ketua DPRD Rohil sangat setuju dan mau ikut berjuang bersama,” tuturnya Nasrudin Hasan mengahiri pembicaraannya. ( ibnusina )
Kabar Rohil
Sekda Rohil Terima Mobnas dari H Suyatno dan Jamiludin
Bekawan.com – Mantan Bupati, H Suyatno Amp dan Wakil Bupati, Drs H Djamiludin resmi cuti dari jabatan mereka terhitung Sabtu (26/09/2020). Keduanya cuti karena telah resmi maju pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Rohil 2020.
Bersamaan dengan hal itu, keduanya menyerahkan aset yang selama ini mereka gunakan sebagai pejabat kepala daerah dan wakil kepala daerah berupa kenderaan roda empat atau mobil dinas (Mobnas) dan rumah dinas kepada pemerintah daerah yang di terima langsung oleh Sekda Rohil, H M Job Kurniawan.
Penyerahan aset oleh bupati dan wakil bupati ini dilakukan pada pukul 12.30 Wib di Mess Pemda atau Gedung Datuk Batu Hampar di Bagansiapiapi. Di saat penyerahan aset tersebut, H Suyatno menyerahkan sebanyak empat unit mobil yang masing-masing 1 unit mobil merek Inova, 1 unit mobil merek Land Cruiser Lexus LX 570, dan 2 unit mobil merek Alvad. Sementara wakil bupati menyerahkan sebanyak tiga unit mobil dan satu unit rumah dinas.
“Untuk menjaga kemungkinan-kemungkinan hal-hal yang di curigai kepada petahana mulai hari ini kita serahkan aset kendraan dan rumah dinas kepada Sekda selaku penanggung jawa,” kata H Suyatno.
Kendati masa cuti baru dimulai pada 26 September namun, bupati dan wakil bupati dua hari lebih awal menyerahkan aset yang selama ini mereka gunakan. Selain aset kenderaan bupati dan wakil bupati beberapa diantaranya merupakan aset yang selama ini digunakan oleh ibu PKK Rohil.
Penyerahan aset tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat yang diantaranya Kepala BPKAD, H Syafrudin SH serta sejumlah pejabat lainya.
(ibnusina)
Kabar Rohil
Bertemu Warga, Bupati Suyatno Dengarkan Curhatan Masyarakat
Bekawan.com – Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Suyatno menanam bibit jagung sekaligus meninjau sekolah dasar di kepenghuluan Kecamatan Pekaitan, Selasa (7/7/2020).
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Rohil juga menyerahkan bantuan bedah rumah dari Baznas Rohil serta bantuan alat penyemprotan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Camat Pekaitan Taryono dalam kesempatan ini mengatakan sejumlah keluhan masyarakat Pekaitan kepada Bupati Rohil.
Hadir saat itu Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto,SIK,SH, yang mewakili Dandim 0321/Rohil, Ketua DPRD Rohil Maston, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian HM Ruslio Syarief, S.Sos, Kadis Perkim Zulfahmi ST, plt Kadis Kominfotiks Hermanto,S.Sos, Kadisdikbud HM Nurhidayat,SH,MH, sejumlah pejabat pimpinan pratama di lingkungan Pemkab Rohil lainnya, upika kecamatan dan datuk penghulu se-Kecamatan Pekaitan, babinsa dan bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perangkat desa.
Camat Pekaitan Taryono menjelaskan bahwa Kecamatan Pekaitan berdiri sejak 20 Oktober 2010 dengan jumlah penduduk 16.680 jiwa yang terdiri dari 10 kepenghuluan.
“Kepenghuluan Pekaitan ini merupakan kepenghuluan yang tertua di Kecamatan Pekaitan. Menurut ceritanya ada kerajaan di areal kepenghuluan ini, makanya sejak pemekaran dahulunya dengan nama Pedamaran yang berubah dengan nama Kecamatan Pekaitan. Karena mengingat sejarah Pekaitan,” tuturnya.
Camat Pekaitan ini juga mengatakan terimakasih kepada Bupati Suyatno yang pada hari ini bisa hadir ditengah-tengah masyarakat di Kepenghuluan Pekaitan ini.
“Alhamdulillah pada hari ini tokoh masyarakat, tokoh agama yang berada di Kecamatan Pekaitan hadir saat ini, yakni RT, RW, kadus dan perangkat desa menyaksikan kehadiran Bupati Rohil H. Suyatno. Mudah-mudahan kehadiran bupati dan rombongan membawa berkah bagi masyarakat Pekaitan khususnya Kepenghuluan Pekaitan ini,” katanya.
Dijelaskannya, ada beberapa usulan masyarakat melalui dirinya, diantaranya permasalahan tentang sekolah dasar dimana ada SD 006 dan sekolah fillial ke arah Panipahan, Kecamatan Kuba.
“Kondisi sekolah itu sangat memprihatinkan sehingga agenda hari ini bupati diharapkan dapat meninjau sekolah tersebut. Sekolah ini berdiri sejak tahun 2011 namun saat ini sekolah masih dalam kondisi yang memprihatinkan,” katanya.
Kemudian itu, lanjutnya, masalah tapal batas antara Kecamatan Pekaitan dengan Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba) yakni antara Desa Pekaitan dengan Desa Sungai Panji-panji.
“Mohon dinas terkait nantinya dapat menyelesaikan permasalahan tapal batas ini,” tuturnya.
Selanjutnya, masalah infrastruktur jalan, jalan kampung lama dimana bupati pernah mengunjunginya pada tahun 2005 lalu saat ke Kubu I melewati dermaga. Jalan tersebut yang panjangnya 1,5 km berbatasan dengan Kubu.
“Tinggal hanya beberapa meter saja yang masih bisa dilewati,” jelasnya.
Karena kerusakan jalan tersebut, katanya, banyak korban yang jatuh ke sungai.
“Pernah kita usulkan namun hingga hari ini belum juga dapat terealisasi usulan perbaikan jalan tersebut,” tuturnya.
Kemudian itu, lanjutnya menjelaskan tentang potensi pertanian yang ada di Kepenghuluan Pekaitan seluas 1220 hektar dimana pertanian di daerah sini sangat bagus.
“Lokasi dari sini ke kantor Camat Pekaitan sekitar 4 km,” ujarnya.
Kemudian masalah kependudukan, ada beberapa keluarga yang masih belum memiliki identitas kependudukan.
“Sudah puluhan tahun tinggal disini yang dulunya tidak mengantongi surat pindah hingga hari ini belum bisa memiliki KK maupun KTP. Oleh sebab itu mohon dinas terkait dapat membantu masyarakat kami agar dapat memiliki identitas domisili sebagai warga Rohil,” ujarnya.
Selanjutnya tentang di depan dermaga Kuala Sungai Besar yang dahulunya ada boting namun sekarang telah menjadi daratan yakni hutan. Hal ini hampir sama keadaannya dengan Rokan Baru Pesisir. (Adv)
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
