Connect with us

Kabar Kampar

Bahas PAD, Wakil Ketua DPRD Kampar : Maksimalkan PPJ Non PLN Bukan Masyarakat Ekonomi Rendah

Published

on

Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil ME

Bekawan.com -Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil ME memberikan solusi kongkrit kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kampar dalam rangka menggali sumber pendapatan asli daerah.

Ia memaparkan Bapenda Kampar harus harus bekerja lebih aktif mengeksekusi tagihan pajak penerangan jalan non PLN, dengan begitu Politisi PKS berani menargetkan kenaikan diatas 10 Miliar rupiah penambahan pendapatan di sektor PPJ.

“Solusi kongkrit ini saya sampaikan juga saat membahas KUA-PPAS bersama Bapenda karena selama ini target yang di buat Bapenda bisa saja tercapai meski Bapenda tidak bekerja, hal ini disebabkan oleh kenaikan harga listrik dan penambahan pelanggan PLN. Jadi bisa saja kalau tahun sebelumnya hanya 30 Milyar kemudian di Tahun 2019 ini bisa mencapai hampir 60 milyar,” beber Fahmil, Kamis (7/11).

Untuk itu, Fahmil menilai target yang ditetapkan Bapenda untuk Tahun 2020 bekisar 57 Miliar harus ditingkatkan karena kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan banyaknya penambahan pelanggan PLN akan berakibat kepada kenaikan PAD otomatis dari Pajak Penerangan Jalan.

Ia juga membeberkan berdasarkan Perda No 9 Tahun 2011 tentang pajak penerangan jalan, Kabupaten Kampar menjadi kabupaten kota tertinggi dalam ppj pelanggan PLN umum, yakni 10%, jauh diatas Kota pekanbaru yang hanya bekisar di angka 6%. Sedangkan untuk pelanggan PLN industri pertàmbangan minyak bumi PPJ tarifnya hanya 3% dan penggunaan tenaga listrik yg di hasilkan sendiri tarifnya hanya 1,5%.

“Kalau kita mau meringankan beban masyarakat dengan taraf hidup rendah maka Perda PPJ bisa kita revisi sehingga yang daya 900 va ke bawah bisa kita kurangi pajaknya menjadi 5% atau kapan perlu di gratiskan dari tagihan listrik bulanan. Untuk meningkatkan pendapatan dari PPJ tersebut agar Bapenda bekerja menagih PPJ Non PLN sesuai aturan yang berlaku yaitu 1,5%,” usul Fahmil.

Ia juga berharap kepada Bupati Kampar melalui Bapenda untuk segera membuatkan surat pemberitahuan tanda pajak daerah SPTPD Kepada seluruh perusahaan yang punya pembangkit listrik sendiri di Kabupaten Kampar, agar mereka segera melunasi pajak penerangan jalan Non PLN.

“Selama ini pemerintah kurang jeli mencari PAD, peningkatan PAD dari tahun ke tahun tidak signifikan. Saya berharap berpihaklah kepada masyarakat yang berpenghasilan kehidupan lebih rendah, setidaknya kurangnya 5% dari tagihan atau bahkan mengratiskan sudah sangat membantu masyarakat ekonomi rendah,” ulas Fahmil.

“Masyarakat yang daya listriknya 450 Va dan 900 Va saja membayar pajaknya 10% dari tagihan listrik, kenapa yang perusahaan besar ditetapkan 1,5 % tidak di tagih?,” ungkap Fahmil mempertanyakan.

Continue Reading

Kabar Kampar

Jadi Cakades Naumbai, Ternyata Ini Alasan Manager 3 SPBU Antony S.Fil

Published

on

Bekawan.com – Banyak hal yang membuat seseorang memutuskan banting stir dari pekerjaan satu ke pekerjaan lainnya, begitu juga halnya dengan Antony S.Fil, meski secara finansial kehidupannya sudah tergolong mapan, namun Alumnus Uiversitas Gadjah Mada ini memutuskan untuk menjadi salah Calon Kepala Desa Naumbai Kecamatan Kampar.

Momen Antony dalam tahapan Pilkades Desa Naumbai.

Saat ditanya alasannya memutuskan untuk menjadi Calon Kades, Pria yang sudah malang melintang di dunia Perbankan ini punya alasan tersendiri.

“Pertama, karena saya dan anak istri saya tinggal disini, makanya saya ingin lingkungan dan desa tempat tumbuh kembangnya mereka menjadi lebih baik, saya ingin membuat perubahan ke arah yang lebih baik untuk Naumbai ini dan yang kedua saya diminta warga untuk maju menjadi Kepala desa, karena awalnya saya juga tidak tahu jadwal Pilkades, karena banyak warga, sejumlah tokoh yang meminta saya untuk ikut, akhirnya kamipun mendaftarkan diri,” terang Antony saat dijumpai disebuah warung yang tidak jauh dari Posko pemenangannya, Rabu (20/11/2019).

Antony, Calon Kades nomor urut 4 bersama Anggota DPRD Kampar dan DPR RI Ustadz Syahrul Aidi Maazat LC,MA.

Cakades Naumbai nomor urut 4 ini meyakini pengalamannya selama bekerja dibeberapa perusahaan dan telah ditempatkan diberbagai daerah membuat dirinya memiliki keunggulan tersendiri dari calon lain.

“Kami para Calon Kades ini tentu punya niat yang sama dalam membangun Naumbai ini, dan barangkali pengalaman saya diperusahaan selama bertugas dibeberapa daerah seperti Batam dan Lampung tentu tidak sia-sia, ada hal-hal baik di daerah lain yang bisa kita kembangkan didaerah kita, ditambah lagi potensi yang dimiliki oleh Desa Naumbai ini sehingga kamipun menyusun visi misi terbaik yang terhimpun dalam Istiqomah,” ulasnya.

Bersama Tokoh/Penceramah dari Palestina.

Pria se fakultas dengan tokoh nasional Rocky Gerung ini memaparkan Istiqomah kependekan dari Islami, Santun, Terbuka, Inovatif, Qona’ah, Original, Mandiri, Aman dan Harmonis.

“Kita menyadari bahwa Desa Naumbai dibawa kepimpinan Pak Mukarromi sebelumnya sudah baik, tentu kedepan kita akan perkuat dengan sisi yang lain, seperti dibidang pariwisata, kita bisa integrasikan Limau Manis sebagai lokasi wisata air, Masjid Jami’ wisata religi dan kita Desa Naumbai wisata kuliner, sehingga bale-bale yang ada di sepanjang pinggiran Desa Naumbai ini bernilai ekonomis, dengan peningkatan pendapatan masyarakat,” paparnya.

Kolega Herman dan Irvan Abdullah ini juga menyebut, menjadi seorang Kades menurutnya harus jeli dan mampu untuk berinovasi dan menarik peluang lain untuk membangun desa baik dari tingkat kabupaten, provinsi atau bahkan pusat sehingga tidak hanya mengandalkan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

“Dan kita berharap Pilkades ini berjalan lancar dan sukses serta melahirkan pemimpin yang betul-betul bisa memajukan desa demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Naumbai,” harapnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kajari Kampar Lantik Kasi Intel

Published

on

Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar, Suhendri, SH.MH melantik Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Kampar yang sebelumnya dijabat oleh Agung Setyadi SH MH, yang digantikan oleh pejabat baru Silfanus Rotua Simanulang SH, di Aula Kejaksaan Negeri Kampar, Selasa (19/11).

Sebelumnya Silfanus Rotua Simanulang menjabat KasiPengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan pada Kejaksaan Negeri Pelalawan di Pangkalan Kerinci, sementara Agung Setiady SH, MH mendapat tugas baru di Wilayah Batam.

Dalam acara pelantikan tersebut, Suhendri  mengatakan, dirinya memang melantik hanya satu Kepala seksi (Kasi) Intelejen sebab tidak ada pergeseran melainkan rotasi jabatan.

“Kita berdoa saudara Agung bisa melaksanakan tugas lebih baik ditempat yang baru, dan sebaliknya semoga saudara kita Silfanus Rotua Simanulang dapat memberikan kontribusi buat Kejaksaan Negeri Kampar,” ujarnya.

Kasi Intel Kejari Kampar.

Kajari juga menyebutkan bahwa setiap perpindahan jabatan haruslah dijalani walaupun di Provinsi lain. Menurutnya itu merupakan hal yang sangat wajar apabila ada rotasi ataupun mutasi jabatan.

“Itu bukan hal yang baru, kita pasti akan mengalaminya cepat atau lambat,” sebut pria yang pernah bertugas di Medan dan Papua tersebut.

Ia menilai bahwa dalam perpindahan tugas ada banyak hal yang menarik yang bisa didapat, ada kegaitan-kegiatan baru yang dikerjakan termasuk informasi publik.

“Kita akan bertemu budaya yang berbeda, mungkin ada perubahan dan bagaimana cara beradaptasi, menjalani atau menambah pengetahuan serta menambah pola kerja,” ucap Suhendri

Kajari juga tak lupa menyampaikan bahwa Ia menyarankan agar mengutamakan pertemanan serta bekerjasama dalam tim yang solid kepada semua jajarannya.

“Tugas intel agak berat, sebab tangan kanan kejari, yang kurang diperbaiki, yang baik ditambah agar jauh lebih baik,” ingatnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Kampar Silfanus Rotua Simanulang usai dilantik menyebut bahwa dirinya dalam waktu dekat 

harus berkonsultasi dengan pimpinan terkait rencana kerja serta berkonsolidasi dengan internal baik dari seksi intelijen dan seksi yang lain.

“Termasuk pertinggal kasus sebelumnya maupun termasuk kasus yang akan ditangangani tentu sesuai dengan petunjuk pimpinan. Kalau instruksi khusus tidak ada, paling dalam waktu dekat kita dituntut untuk menyukseskan MTQ ke 38 Provinsi. Harapan kita semoga Kampar sukses menjadi tuan rumah,” ungkap Kasi Intel.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kajari Kampar Lantik Kasi Intel

Published

on

Kajari Kampar Suhendri SH, MH melantik Kasi Intel Silfanus Rotua Simanulang.


Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar, Suhendri, SH.MH melantik Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Kampar yang sebelumnya dijabat oleh Agung Setyadi SH MH, yang digantikan oleh pejabat baru Silfanus Rotua Simanulang SH, di Aula Kejaksaan Negeri Kampar, Selasa (19/11).

Sebelumnya Silfanus Rotua Simanulang merupakan menjabat Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan pada Kejaksaan Negeri Pelalawan di Pangkalan Kerinci. Sementara Agung Setiady SH. MH mendapat tugas baru di Wilayah Batam.

Dalam acara pelantikan tersebut, Suhendri  mengatakan, dirinya memang melantik satu Kepala Seksi (Kasi) Intelejen sebab tidak ada pergeseran melainkan rotasi jabatan.
“Kita berdoa saudara Agung bisa melaksanakan tugas lebih baik ditempat yang baru, dan sebaliknya semoga saudara kita Silfanus Rotua Simanulang dapat memberikan kontribusi buat Kejaksaan Negeri Kampar,” ujarnya.

Kajari juga menyebutkan bahwa setiap perpindahan jabatan haruslah dijalani walaupun di Provinsi lain. Menurutnya itu merupakan hal yang sangat wajar apabila ada rotasi ataupun mutasi jabatan.
“Itu bukan hal yang baru, kita pasti akan mengalaminya cepat atau lambat,” sebut pria yang pernah bertugas di Medan dan Papua tersebut.

Ia menilai bahwa dalam perpindahan tugas ada banyak hal yang menarik yang bisa didapat, ada kegaitan-kegiatan baru yang dikerjakan termasuk informasi publik.

“Kita akan bertemu budaya yang berbeda, mungkin ada perubahan dan bagaimana cara beradaptasi, menjalani atau menambah pengetahuan serta menambah pola kerja,” ucap Suhendri.

Suhendri juga tak lupa menyampaikan bahwa Ia menyarankan agar mengutamakan pertemanan serta bekerjasama dalam tim yang solid kepada semua jajarannya.

“Tugas intel agak berat, sebab tangan kanan kejari, yang kurang diperbaiki, yang baik ditambah agar jauh lebih baik,” ingatnya.



Continue Reading

Trending