Connect with us

Kabar Rohil

Kabid Ekonomi Bapeda Rohil, Ahmad Sukri Hadiri Musrenbang di Kecamatan Batu Hampar

Published

on

Bekawan.com – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Batu Hampar di gelar di Aula kantor Camat jalan lintas Bagansiapiapi, Selasa (11/02/2020).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Basiran Nur Efendi, Anggota DPRD Rohil H.Jasmadi, SE dan Hermawan, Camat, Penghulu, Kapolsek Danramil, instansi dan OPD dilingkungan Rohil.

Bupati kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang diwakili Kabid ekonomi Bapeda Rohil, Ahmad Sukri menjelaskan Musrenbang dan RKPD ini merupakan suatu rangkaian dalam rangka pengusulan kegiatan untuk Tahun 2021 dan Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Batu Hampar beserta seluruh masyarakat.

Kata Ahmad Syukri, agenda Musrembang dan rencana pembangunan rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2021 di Kecamatan Batu Hampar merupakan rangkaian dari proses penyusunan rencana kerja pemerintah daerah secara partisipatif untuk menjaring aspirasi dan kepentingan masyarakat sesuai potensi dan permasalahan yang dihadapi guna mengoptimalkan hasil pembangunan di wilayah masing-masing.

“Partisipasi masyarakat khususnya dalam proses perencanaan merupakan hal yang sangat penting,” tuturnya.

Ia mengatakan bahwa partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan merupakan salah satu wahana pemberdayaan masyarakat untuk berperan dalam proses pengambilan keputusan dengan melibatkan pemangku kepentingan.

“Untuk kepentingan Pembangunan Daerah yang bahagian pembangunan pada dasarnya adalah proses perubahan berbagai aspek kehidupan menuju ke undang-undang No 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional mengamanatkan adanya keterpaduan antara aspek politis dan operatif,” katanya.

Kata Dia, aspiratif yang datang dari masyarakat merupakan upaya jaringan cara masukan dari instansi terkait maupun kelompok organisasi masyarakat untuk melengkapi dan menyempurnakan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah yang telah disusun. Hal ini, lanjutnya, bermaksud untuk perencanaan pembangunan partisipatif menjadi sebuah program kerja yang bersifat strategis maka diperlukan adanya komitmen yang kuat dari berbagai stakeholder.

“Untuk tahun 2021 merupakan tahun terakhir bagi pemerintah Kabupaten dalam rangka pencapaian visi pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir yaitu terwujudnya Rokan Hilir sebagai kawasan industri guna menuju masyarakat madani dan Mandiri Sejahtera,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya menegaskan, penyusunan RKPD Kabupaten Rokan Hilir tahun 2021 harus lebih cepat dan efektif serta mampu menjawab permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat secara tepat, strategis, terarah dan sesuai dengan tema yang sama yaitu memanfaatkan pemberdayaan ekonomi daerah.

Pertama peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan kemiskinan dan kedua peningkatan pelayanan dasar pembangunan kapasitas birokrasi pemerintahan, ketiga meningkatkan pembangunan infrastruktur sesuai dengan pemerintah daerah. Keempat meningkatkan perekonomian masyarakat berbasis potensi daerah dan kelima meningkatkan pemberdayaan desa dan ekonomi kreatif di pedesaan.

Dari 5 tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pada masyarakat, meningkatkan sumber daya aparatur sipil negara di Kabupaten Rokan Hilir, membuka peluang kerja, mengurangi pengangguran dengan memberdayakan ekonomi lokal yang berbasis potensi unggulan daerah, meningkatkan keterampilan masyarakat dan meningkatkan nilai tambah produk hasil pertanian perkebunan perikanan peternakan dan industri kreatif serta didukung dengan berharap kepada seluruh pemangku kepentingan lainnya untuk mengarahkan rencana kerjanya dan arah kebijakan pembangunan daerah akan lebih terarah dan tepat sasaran serta mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat.

(Ibnusina)

Continue Reading

Kabar Rohil

Wabup Misharti Resmikan YPSN di Desa Kualu Tambang

Published

on

Bekawan.com – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti meresmikan Yayasan Pendidikan Setia Nusa (YPSN) dan melakukan peletakan batu pertama atas pembangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), Ahad (19/4/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Masjid Zulkifli, Desa Kualu, Kecamatan Tambang ini juga dibalut dengan acara Halal bi Halal bersama seluruh masyarakat RT 10 dan RT 12.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, menyampaikan rasa bangga atas inisiatif warga yang memprioritaskan pendidikan agama bagi generasi muda. Menurutnya, keberadaan MDTA sangat krusial di tengah tantangan zaman saat ini.

“Pembangunan MDTA ini adalah investasi dunia dan akhirat. Pemerintah Kabupaten Kampar sangat mendukung langkah masyarakat Desa Kualu dalam membangun fasilitas pendidikan yang mandiri dan terorganisir melalui yayasan,” ujar Misharti.

Pembangunan gedung MDTA ini sejalan dengan visi Kampar sebagai “Negeri Serambi Mekkah” di Riau, yang mengedepankan nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat. Pemkab Kampar juga memiliki program “Kampar Cerdas”, salah satunya yaitu Bantuan Seragam Gratis: Diberikan kepada siswa kurang mampu yang terdaftar dalam program Kampar Cerdas untuk meringankan beban ekonomi keluarga dan juga ada pemrogram lainnya yg fokus pada nilai-nilai keagamaan.

“Dibawah kepemimpinan Bupati Ahmad Yuzar dan saya sebagai Wakil Bupati Kampar, Pemerintah Daerah terus mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun sarana pendidikan. Apa yang dimulai oleh warga Perum Setia Nusa hari ini adalah bukti nyata sinergi masyarakat dan pemerintah dalam memajukan sektor keagamaan,” pungkas Wabup Misharti.

Continue Reading

Kabar Rohil

H Nasrudin Hasan : Provinsi Riau Pesisir Sudah Lama Diwacanakan

Published

on

Bekawan.com – Tokoh masyarakat Rokan Hilir H. Nasrudin Hasan menyebut Pembentukan Provinsi Riau Pesisir sudah lama diwacanakan oleh Mantan Bupati Rohil dan Mantan Gubri H. Annas Maamun.

“Gaung pembentukan Provinsi Riau Pesisir tersebut ketika beliau menjabat Gubernur Riau, kita juga mau sama-sama ikut berjuang untuk membentuk Provinsi Riau Pesisir,” ungkap Nasrudin Hasan ketika ditemui Jurnalis Bekawan.com seusai menghadiri paripurna hari jadi Kabupaten Rokan Hilir di Gedung DPRD Rohil Jl. Pesisir Sungai Rokan Kompleks Perkantoran Batu Enam Bagansiapiapi, Minggu (4/10/2020) lalu.

Mantan Ketua DPRD Rohil dua periode ini menilai bahwa dalam hal perkembangan daerah otonomi wajar Riau Pesisir di paparkan apalagi selama ini daerah Pesisir khususnya daerah Rokan Hilir merupakan penghasil minyak yang besar.

“Kalau di Provinsi Riau daerah Rokan Hilir merupakan daerah penghasil minyak utama, namun dari segi pembangunan di daerah pesisir seperti Rohil, Bengkalis, Dumai, Siak, Meranti sangat jauh sekali. Disamping topografinya memang masih perlu dibentuk provinsi terkhusus,” katanya.

Menurut Nasrudin Provinsi Riau Pesisir memang sudah harus masuk kalau kedepan moratorium pemekaran dibuka karena memang daerah pesisir Riau adalah daerah yang mampu membiayai dirinya sebagai daerah penghasil minyak terbesar. Namun menurutnya pemekaran tersebut tentunya ada syarat-syarat potensi daerah yang di mekarkan seperti daerah pesisir Riau.

“Bahkan pemekaran kabupaten Rokan Tengah, kota madya Bagansiapiapi, Kota Madya Bagasinembah dan Kabupaten Kuba (Kabupaten Rokan Utara,red). Apa yang disampaikan H.Annas Maamun, kalau memang serius berjuang dan ada waktunya harus pemekaran saya selaku mantan ketua DPRD Rohil sangat setuju dan mau ikut berjuang bersama,” tuturnya Nasrudin Hasan mengahiri pembicaraannya. ( ibnusina )

Continue Reading

Kabar Rohil

Sekda Rohil Terima Mobnas dari H Suyatno dan Jamiludin

Published

on

Bekawan.com – Mantan Bupati, H Suyatno Amp dan Wakil Bupati, Drs H Djamiludin resmi cuti dari jabatan mereka terhitung Sabtu (26/09/2020). Keduanya cuti karena telah resmi maju pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Rohil 2020.

Bersamaan dengan hal itu, keduanya menyerahkan aset yang selama ini mereka gunakan sebagai pejabat kepala daerah dan wakil kepala daerah berupa kenderaan roda empat atau mobil dinas (Mobnas) dan rumah dinas kepada pemerintah daerah yang di terima langsung oleh Sekda Rohil, H M Job Kurniawan.

Penyerahan aset oleh bupati dan wakil bupati ini dilakukan pada pukul 12.30 Wib di Mess Pemda atau Gedung Datuk Batu Hampar di Bagansiapiapi. Di saat penyerahan aset tersebut, H Suyatno menyerahkan sebanyak empat unit mobil yang masing-masing 1 unit mobil merek Inova, 1 unit mobil merek Land Cruiser Lexus LX 570, dan 2 unit mobil merek Alvad. Sementara wakil bupati menyerahkan sebanyak tiga unit mobil dan satu unit rumah  dinas.

“Untuk menjaga kemungkinan-kemungkinan hal-hal yang di curigai kepada petahana mulai hari ini kita serahkan aset kendraan dan rumah dinas kepada Sekda selaku penanggung jawa,” kata H Suyatno.

Kendati masa cuti baru dimulai pada 26 September namun, bupati dan wakil bupati dua hari lebih awal menyerahkan aset yang selama ini mereka gunakan. Selain aset kenderaan bupati dan wakil bupati beberapa diantaranya merupakan aset yang selama ini digunakan oleh ibu PKK Rohil.

Penyerahan aset tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat yang diantaranya Kepala BPKAD, H Syafrudin SH serta sejumlah pejabat lainya.

(ibnusina)

Continue Reading

Trending