Kabar Kampar
Bupati Kampar Lantik 47 Eselon III dan IV Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar
Bupati Kampar melantik Camat Tapung Amri Yudo.
BANGKINANG KOTA (HR) – Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto melantik Dan mengambil Sumpah Jabatan Pejabat Administrator Dan Pengawas Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar di Aula Kantor Bupati Kampar, Jumat (20/3).
Bupati menyebut bahwa pelantikan ini dalam rangka memenuhi dan melengkapi kekosongan organisasi dan kepastian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Untuk itu Bupati Catur berharap kepada pejabat yang dilantik agar bekerja dengan baik, totalitas dan satukan visi dan misi dalam membangun Kabupaten Kampar yang lebih maju, dan sejahtera dengan melakukan langkah-langkah percepatan pembangunan.
Bupati Kampar juga menegaskan bahwa salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah identitas dan moralitas, dan enam bulan kedepan ini akan terus menjadi pantauan, “enam bulan ini saya terus akan memantau kinerja saudara-saudara,” tegasnya.
Bupati Kampar juga meminta agar pejabat yang baru dilantik menyampaikan pesan himbauan kepada masyarakat terkait dengan bahaya virus Covid-19 (corona) agar masyarakat lebih waspada dan tidak percaya dengan hal berita yang belum pasti kebenarannya.
Berikut nama-nama oejabat uang dilantik Bupati Kampar:
Drs. Amri Yudo Camat Tapung Kabupaten Kampar
Ahmad Begap, S.Sos Camat Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar
Drs Zainal Abidin Sekretaris Dinas Pariwisata Kampar
Marahalim, SPt Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar
Yulianto, SE Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Kampar
Erfi Susanti Kabag dukungan aspirasi, penganggaran dan pengawasan Sekretariat DPRD Kampar
Jufrinur, SH kabag Hukum dan persidangan Sekretariat DPRD Kampar
Drs. Syafri Kabid kebudayaan Dinas Pariwisata Kampar
Zamhur, SAg Kabid pembinaan dan pengawasan Dinas PMD Kampar
Syawir, SP, MSi Kabid Gakkumdu Satpol PP Kampar
Thamrin, SP Kabid Usaha Perkebunan Dinas Perkebunan Kampar
Elfauzan Kabid Pengaduan, kebijakan dan pelaporan DPTMSP Kampar
Ismail, Ssos Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Kabupaten Kampar
Al-Amin, SE Kabid ketersediaan dan kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar.
Dwi Andriyani Kabid Keluarga Berencana Dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana Kabupaten Kampar
Ir. Nurmaini Kabid Distribusi, Cadangan dan harga pangan Dinas Ketahanan Pangan Kampar
Syamsurizal, SP Kabid konsumsi dan Keanekaragaman pangan Dinas Pangan Kabupaten Kampar
Sri Mardi Turni Astuti, SE, MAk Kabid pengelolaan informasi dan komunikasi Diskominfo Kampar
Syarkawi Kabid Penguatan Daya Saing Hasil Perikanan Dinas Perikanan Kampar
Oyong Rizal Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kampar
Jon Mainir, SP Kabid Perekonomian dan SDA Bappeda Kampar
Nasri Roza, S.Sos Kabid darurat dan logistik BPBD Kampar
Syahrizal, SPT Kabid penanganan fakir miskin Dinas Sosial Kampar
Admiral, SP Kabid Pembinaan ketenangan Dispora Kampar
Ade Syahputra, SE Kabid Penyelenggaran E Government Diskominfo Kampar
Andri Miko Kabid Penyelenggaran Pelayanan perizinan dan Non Perizinan DPTMSP Kampar
Sofiandi, SE Kabid Penyelenggaran Pelayanan perizinan dan non perizinan b DPTMSP Kampar
Elbariza, SE Kabid Perencanaan pengembangan iklim DPTMSP Kampar
Edi Yusri Kabid Lalu Lintas Dishub Kampar
Bambang Budiharjo, SE, MSi Kabid pengembangan ekonomi kreatif Dinas Pariwisata Kampar
Wira Sastra, SSTP Kabid pengawasan dan pengendalian distribusi barang Dinas perdagangan Koperasi dan UMK Kampar
Syofian, ST kepala Seksi sungai dan Rawa PUPR Kabupaten Kampar
Zullmamby Kasuubag program dan pelaporan PUPR Kampar
Fahrizal Effendi, ST Kasi peningkatan jalan dan jembatan PUPR Kampar
Aladin Muktar Kepala UPT pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan wilayah 1 Dinas PUPR Kampar
Zainal Arifin, ST Kepala UPT pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan wilayah II Dinas PUPR Kampar
Abdullah, Kepala UPT pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan wilayah III Dinas PUPR Kampar
Nuryadi, Amd, Kepala UPT pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan wilayah IV Dinas PUPR Kampar
Mustafa Kamal,ST Kepala UPT Laboratorium pengujian bahan agregat Dinas PUPR Kampar
Herman Joni Z, SE Kepala UPT Alat Berat Dinas PUPR Kampar
Kamaruzzaman, Kassubag TU UPT pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan Wilayah I Dinas PUPR Kampar
Darmalis, ST Kassubag TU UPT pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan Wilayah II Dinas PUPR Kampar
M Yasir, ST Kassubag TU UPT pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan Wilayah III Dinas PUPR Kampar
Syamsurijal, ST, Kassubag TU UPT pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan Wilayah IV Dinas PUPR Kampar
Vivi Ekayanti, ST, Kassubag TU UPT Laboratorium pengujian bahan agregat Dinas PUPR Kampar
Tomirin,SE Kassubag TU UPT Alat Berat Dinas PUPR Kampar.
Kabar Kampar
Didampingi Kacab Mandiri Taspen Bangkinang, Ketua Korpri Serahkan Santunan dan JKM ke Ahli Waris
Bekawan.com – Ketua Korpri Kampar Refizal, S.STP, M.P didampingi Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Bangkinang Yudi, menyerahkan Santunan, THT (Tabungan Hari Tua) dan JKM (Jaminan Kematian) kepada Ahli Waris Alhamrhum Muhammad Yulizar, Rabu (24/6/2026) pagi.
Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kampar pada kesempatan tersebut menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya salah seorang ASN Kampar tersebut, Pria yang juga Kepala DPMPTSP Kampar itu juga mengucapkan terimakasih atas dedikasi Almarhum selama mengabdi sebagai ASN Kampar.
“Kami turut berduka cita atas kepulangan Almarhum, kami juga mengucapkan atas dedikasi dan sumbangsih tenaga pikiran selama menjadi ASN Kabupaten Kampar, mudah-mudahan diampunkan dosanya, ditempatkan ditempat yang terbaik di sisi Allah,” ucap Refizal saat menyerahkan santunan Korpri ke Ahli Waris.
Ucapan belasungkawa juga disampaikan Kacab Bank Mandiri Taspen Yudi, ia juga mendoakan agar Almarhum Husnul Khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
“Sebagai wujud empati kebersamaan dan kekeluargaan Korpri serta Mandiri Taspen, pada kesempatan ini, Korpri menyerahkan santunan, kami dari Mandiri Taspen menyerahkan Tabungan hari tua dan JKM kepada ahli waris. Semoga santunan ini dapat membantu keluarga yang ditinggalkan dan menjadi penguat dimasa duka,” harap Yudi.
Kabar Kampar
Baru Ditinggal Suami, Rumah Mualaf 3 Anak di Kampar Ludes Terbakar
Bekawan.com – Cobaan berat menimpa seorang warga Desa Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar, Reni (31) Mualaf sekaligus janda 3 anak yang kehilangan suaminya beberapa bulan yang lalu, kembali berduka karena rumahnya hangus dilalap si jago merah, jumat (5/6/2026) sore.
Api dengan cepat menghanguskan bangunan rumah semi permanen beserta seluruh isinya sekitar pukul 16.00 Wib saat kejadian, didalam rumah hanya ada 3 orang anak Reni, sedangkan dirinya sedang mencari nafkah.
“Saat kejadian Reni tidak berada di rumah karena mencari nafkah, dirumah hanya ketiga anaknya yang masih kecil, material bangunan yang di dominasi kayu membuat api membesar dalam hitungan menit,” ucap Sekdes Gunung Bungsu Hamdani.

Sisa-sisa bangunan dan barang-barang pasca kebakaran.
Beruntung, ketiga anaknya yang masih kecil berhasil menyelamatkan diri berkat bantuan cepat tetangga sekitar.
Janda 3 anak itu, tak kuasa menahan tangis saat mendapati rumahnya sudah rata dengan tanah, begitu juga dengan harta benda termasuk dokumen penting dan perlengkapan sekolah anak-anaknya tidak ada yang bisa diselamatkan.

Tidak ada barang dan harta benda yang selamat dari kebakaran rumah termasuk pakaian dan peralatan dapur maupun perlengkapan sekolah anak.
Saat ini pihak desa dan masyarakat sekitar menempatkan janda yang ditinggalkan suami karena sakit dan ketiga buah hatinya di salah satu rumah warga. mereka juga melakukan penggalangan dana untuk meringankan Reni dan ketiga buah hatinya.
Kabar Kampar
Soroti Turunnya Harga TBS Sawit, Disbun Kampar Minta PKS Patuhi Aturan dan Harga Pemerintah
Bekawan.com – Penurunan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit oleh sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar.
Kondisi tersebut dikeluhkan petani karena terjadi di tengah biaya produksi yang terus meningkat, sementara harga komoditas sawit di pasar internasional justru relatif stabil bahkan menunjukkan tren menguat.
Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar melalui Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar Marahalim menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan pasar global, harga minyak sawit mentah (CPO) internasional tidak mengalami penurunan yang signifikan.
Bahkan dalam beberapa periode terakhir harga CPO dunia cenderung bergerak stabil dan sesekali mengalami penguatan seiring meningkatnya kebutuhan pasar global terhadap minyak nabati.
“Oleh karena itu, masyarakat mempertanyakan mengapa harga pembelian TBS di tingkat petani justru mengalami penurunan. Pertanyaan ini wajar muncul karena kondisi pasar internasional tidak menunjukkan adanya penurunan yang drastis,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, terdapat berbagai faktor yang menjadi pertimbangan perusahaan dalam menentukan harga pembelian TBS, seperti kebijakan tata niaga, biaya operasional pabrik, biaya logistik, kualitas bahan baku, hingga strategi pemasaran produk turunannya. Namun demikian, faktor-faktor tersebut harus tetap mengacu pada mekanisme penetapan harga yang telah ditetapkan pemerintah guna menjaga keseimbangan antara kepentingan industri dan kesejahteraan petani.
Pemerintah pusat sendiri terus melakukan pembenahan tata kelola perdagangan komoditas strategis nasional, termasuk sektor sumber daya alam dan perkebunan. Kebijakan penguatan peran negara melalui badan usaha milik negara (BUMN) dalam pengelolaan dan perdagangan komoditas strategis bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, nilai tambah, serta memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Menteri Pertanian dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjalankan kebijakan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Setiap kebijakan yang diterbitkan pemerintah pada prinsipnya dilakukan melalui kajian yang komprehensif dan terbuka, sehingga seluruh pelaku usaha dapat memahami tujuan dan dampaknya terhadap sektor pertanian dan perkebunan nasional.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak memiliki kebijakan yang bertujuan menekan harga TBS petani. Sebaliknya, pemerintah terus berupaya menciptakan tata niaga yang sehat, transparan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak, mulai dari petani, pelaku usaha, hingga negara.
Di sisi lain, petani sawit saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Harga pupuk terus mengalami kenaikan, biaya pemeliharaan kebun semakin besar, sementara upah tenaga kerja untuk panen dan perawatan kebun juga meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi ini menyebabkan biaya produksi perkebunan rakyat menjadi semakin tinggi.
“Ketika harga TBS turun sementara biaya pupuk, tenaga kerja, dan operasional kebun meningkat, maka pendapatan petani tentu akan tergerus. Karena itu harga yang diterima petani harus mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada petani, Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar telah mengambil berbagai langkah konkret. Salah satunya dengan menyurati seluruh PKS yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar agar membeli TBS masyarakat sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah melalui mekanisme tim penetapan harga TBS.
Surat tersebut sekaligus menjadi pengingat kepada perusahaan agar menjalankan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak melakukan pembelian di bawah harga yang dapat merugikan petani. Disbun Kampar juga terus melakukan komunikasi, koordinasi, dan pembinaan kepada pihak perusahaan serta menyampaikan berbagai aspirasi petani yang berkembang di lapangan.
Selain itu, Disbun Kampar akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau, asosiasi perusahaan kelapa sawit dan pemangku kepentingan lainnya guna memastikan terciptanya hubungan yang harmonis antara petani dan perusahaan serta menjaga stabilitas harga TBS di Kabupaten Kampar.
Pemerintah Kabupaten Kampar berharap seluruh PKS dapat menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kesejahteraan petani sawit dengan menerapkan harga pembelian yang sesuai dengan ketentuan pemerintah. Langkah ini dinilai penting mengingat sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah dan sumber penghidupan bagi puluhan ribu kepala keluarga di Kabupaten Kampar.
“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan petani, diharapkan tata niaga kelapa sawit dapat berjalan lebih adil, transparan, dan berkelanjutan sehingga manfaat pembangunan sektor perkebunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Kadisbun Kampar.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik6 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
