Kabar Kampar
Longsor Pasir Abadi Jalan Menuju Candi
Bekawan.com – Infrastruktur jalan dari Ibu Kota Kabupaten Kampar, Bangkinang Kota menuju Candi Muara Takus yang berlokasi di Kecamatan XIII Koto Kampar beberapa tahun terakhir ini memang lebih baik di bandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Namun hal ini tidak menjamin kondisi jalan tanpa hambatan, hal ini bisa di buktikan dengan adanya gundukan pasir merah yang selalu menutupi hampir separuh jalan di kedua sisinya, mirisnya lagi terdapat dua titik lonsor yang menutupi badan jalan yang berjarak kurang lebih 1 KM dari Objek Wisata Sejarah Candi Muara Takus.
Setiap hujan deras turun, dapat di pastikan bahwa pasir-pasir yang berasal dari bukit di pinggir jalan selalu terkikis air sehingga menutupi bahu jalan, masyarakat sangat menyayangkan hal ini, selain mengganggu perjalanan hal ini juga sangat berbahaya di malam hari karena dapat menyebabkan kecelakaan ditambah kawasan ini memang tidak di lengkapi dengan lampu penerangan jalan.
“Kalau hujan turun pasti pasirnya juga ikut turun, kalau masyarakat daerah sini sih sudah hafal tapi bagaimana dengan wisawatan yang baru pertama kali datang, bisa jadi terjadi kecelakaan di tambah di sepanjang jalan tidak ada penerangan,” ungkap Bambang Warga Desa Muara Takus, Ahad (2/8/2020).
Ia menambahkan kalau terkadang ada juga masyarakat yang datang mengambil pasir di jalan, meskipun hal ini bisa membantu sementara, namun pasir di atasnya akan tetap turun.
“Ada memang masyarakat yang mengambil pasir ini, walaupun mereka juga membersihkan jalan namun pasir di atasnya semakin banyak turun,” terangnya.
Warga menyayangkan pembangunan jalan tidak dilengkapi dengan bahu maupun parit atau tembok untuk menahan pasir yang selalu longsor menutupi badan jalan saat hujan.
“Coba dulu dibangun parit atau tembok, pasti pasir tidak sampai ke jalan,” sesalnya. (Aldi Irpan).
Kabar Kampar
Wabup Misharti Apresiasi Bank Beras Masjid Raya Al Ittihad Kuok
Bekawan.com – Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti mengapresiasi Bank Beras Masjid Raya Al Ittihad Kecamatan Kuok yang ia resmikan, Jumat (6/3/2026) sore sebelum berbuka puasa bersama jemaah masjid tersebut.
Didepan pengurus Masjid, Wabup Misharti menilai Bank Beras menjadi cerminan indahnya berbagi. “Bank Beras disiapkan dari jemaah oleh jemaah dan untuk jemaah, program yang sangat baik sekali,” ungkap Wabup Misharti.
Didampingi Pengurus Masjid, Wabup Misharti menjelaskan bahwa Bank Beras ini nantinya kan disalurkan ke jemaah setiap hari Jum’at, dan bagi jemaah yang ingin berbagi, bisa langsung menyerahkan beras ke Bank Beras.
“Ini akan menjadi reward bagi jemaah yang rajin beribadah, dengan mengharapkan ridho dari Allah semoga usaha kita ini selalu mendapat keberkahan dari Allah,” ucap Wabup Misharti dalam sambutannya.
Kehadiran Wabup Misharti ke Masjid Raya Al -Ittihad Kuok dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan. Sebelum meresmikan Bank Beras, Wakil Bupati Kampar dan stakeholder lainnya juga menyerahkan sejumlah bantuan, diantaranya bantuan untuk Masjid Raya Al-Itihad dan Masjid Al-Falah Kelurahan Pasir Sialang masing-masing Rp. 20 Juta rupiah.
“Ini merupakan Program Kemitraan Bank Riau Kepri Syariah Kepada Pemkab Kampar,” ucap Wabup Misharti.
Selanjutnya, Wabup Misharti didampingi Ketua Baznas Kampar Purwadi juga menyerahkan bantuan konsumtif untuk Anak yatim dan Duafa dari masyarakat Desa Kuok, Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang.
Kabar Asik
Aksi Jordi Kampar Memukau Juri KDI
Bekawan.com – Penampilan Penyanyi asal Kampar Jordi memukau dewan juri hingga host Kontes Dangdut Indonesia (KDI) Top 5 Kontes yang berlangsung Jumat (27/2/2026) malam.
Dua lagu yang ia bawakan sukses mendapatkan Standing applause (tepuk tangan meriah sambil berdiri) dari para dewan juri. Penampilan memukau dengan suara yang merdu nan stabil diganjar komentar positif dari semua dewan juri, mulai dari Inul Daratista, Iis Dahlia, Hetty Koes Endang, hingga Elvy Sukaesih.
“Meski bukan giliran saya memberikan komentar, tapi harus saya komentari ini. Dari lagu Laksmana Raja di Laut, notasi kamu nge-tune banget. Lagu kedua Debu Jalanan tidak kalah bagus, notasinya konsisten,” ucap Etty Koes Endang.

Bunda Etty Koes Endang, salah satu juri KDI
Seperti tidak mau kalah memberikan komentar positif untuk Jordi, pendapat Bunda Etty langsung disambar Elvy Sukaesih, Ratu Dangdut pada masanya.
“Cengkoknya pun duduk, suaranya Jordi Masya Allah laki banget,” timpal Elvy Sukaesih.
“Cilik-cilik cabe rawit,” tambah Inul Daratista.
Putra daerah Kabupaten Kampar, Jordi Aldio Kusuma, tampil membawa nama daerah di ajang nasional Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2025. Ia sukses mengambil hati dewan juri dengan penampilan memukau, tidak hanya dewan juri, lagi Debu Jalanan yang ia bawakan di penampilan keduanya juga sukses membuat host OKI Lukman meneteskan air mata.
*Jangan lupa dukung Jordi Kampar perwakilan Riau di ajang KDI dengan melakukan vote sebanyak-banyaknya di Aplikasi RCTI+.
Kabar Kampar
Benarkah Tidur saat Puasa Bernilai Ibadah?
Bekawan.com – Ustadz Dr. Johari, MA membagi tidur menjadi 2 kategori, yang pertama tidur Qoilulah adalah tidur sejenak di siang hari, biasanya sebelum atau sesudah zuhur, yang merupakan sunah Nabi SAW.
Kemudian, tidur yang kedua adalah Failullah, itu adalah tidur yang dilarang oleh nabi, yakni waktu tidur setelah subuh dan tidur sesudah sholat Ashar.
“Yang dilarang itu, bahkan secara medis juga tidak baik,” ucap Ustadz Johari.
Penjelasan tidur yang dianjurkan dan yang dilarang oleh Nabi itu, dipaparkan Ustadz Johari saat menjadi Narasumber dalam Tausiah Interaktif di Radio Swara Kampar 103,8 FM, Kamis (26/2/2026) yang mengangkat tema “Fiqih Puasa”.

Jalannya tausiah interaktif MUI MENJAWAB di Radio Swara Kampar.
Penceramah yang juga Ketua Bidang Pengkajian MUI Kampar itu menjawab pertanyaan pendengar Radio Swara Kampar terkait tidur orang yang berpuasa adalah ibadah.
Disaat puasa ramadhan, lanjut Ustadz Johari, waktu tidur yang paling enak bagi orang yang tidak berkegiatan pagi, adalah setelah sholat subuh. Fenomena ini menurutnya adalah kebiasaan yang tidak baik karena waktu tidur yang dilarang oleh nabi.
“Jadi jika ditanya, tidur apa yang menjadi bahagian ibadah?, itu adalah tidur Qailullah (tidur sebelum atau sesudah Sholat Zhuhur,” jelas Dosen Fakultas Syariah UIN Suska Riau ini.
Program Tausiah “MUI MENJAWAB” yang disiarkan radio Swara Kampar merupakan hasil kerjasama MUI dan Diskominfo Kampar yang diteken Kadiskominfo Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi bersama Sekjen MUI Kampar Dr. H. Mendra Siswanto, M. Sy, Kamis (12/2) lalu.
Program Tausiah Interaktif yang dipandu host Ari Amrizal ini merupakan salah satu program Talkshow religi yang mengundang pendengar radio terlibat aktif untuk bertanya melalui sambungan telepon maupun melalui media sosial, menghadirkan Ustadz-ustadz dari MUI Kampar dengan pembahasan yang berbeda setiap minggunya.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik2 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
