Connect with us

Kabar

DPRD Riau Gelar Paripurna tentang Pansus Ranperda

Published

on

 

 

Bekawan.com – Rapat Paripurna yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau tentang Penyampaian Laporan Hasil Kerja Panitia Khusus (Pansus), terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Nomor 21 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan yang di adakan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau, Senin (2/11/2020).

Selain itu, Kegiatan Rapat Paripuna juga sekaligus meminta persetujuan Dewan dan Pendapatan Akhir Tahun Kepala Daerah di Provinsi Riau. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Hardianto SE dan Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) H. Edy Natar Nasution, SIP.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekwan Muflihun, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dari Fraksi Golkar Sulastri, Fraksi PDI Perjuangan H.Syafaruddin Poti SH, Fraksi Demokrat, H. Agung Nugroho SE, Fraksi Gerindra Nurzafri, Fraksi PKS Markaius Anwar dan Arnita Sari, Fraksi PKB Ade Agus Hartanto, Fraksi PAN Ade Hartanti Rahmat dan Anggota – Anggota Fraksi lainnya yang diikuti secara virtual.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Pansus dari Fraksi PKS Arnita Sari menyampaikan bahwa, poin -poin dalam Penyampaian Laporan Hasil Kerja Panitia Khusus, dan berharap Pansus yang telah disampaikan dapat bermanfaat untuk semua.

“Hendaknya dalam Rapat Paripurna tentang Poin -Poin dalam Penyampaian Laporan Hasil Kerja pada Panitia Khusus (PANSUS) yang sudah disampaikan, hendaknya berjalan lancar dan dapat bermanfaat untuk kita,” ujar Arnita Sari Anggota DPRD Provinsi Riau Fraksi PKS.

Hal juga dikatakan Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn).H.Edy Natar Nasution, SIP, bahwa pendapat akhir Kepala Daerah dengan ditetapkannya Rancangan Peraturan Daerah (RANPERDA) Nomor 21 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan ini diharapkan mampu memberikan kepastian dan perlindungan hukum terhadap upaya-upaya terkait.

Lebih lanjut, Ia berharap kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) dan jajarannya, dengan Penyelenggaraan dan Pelayanan Kesehatan terhadap masyarakat agar dapat membantu percepatan Penyampaian Ranperda yang telah disetujui bersama kepada Gubernur Riau melalui Biro Hukum.

“Hendaknya, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang sudah disetujui ini, dengan Penyelenggaraan dan Pelayanan Kesehatan terhadap masyarakat agar dapat membantu percepatan,” tutup Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. (Adv/Hms)

Continue Reading

Kabar Kampar

Mantan Bupati Catur Paparkan Tali Bapilin Tigo di Universitas Gadjah Mada

Published

on

Mantan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto saat menjadi pembicara di UGM. Foto : Ril/Bekawan.com

 

Bekawan.com – Catur Sugeng Susanto Bupati Kampar 2019-2022 memaparkan berbagai inovasi Kabupaten Kampar, Riau di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan tersebut disampaikan Catur pada acara Bupati Talks Seris #1 yang diselenggarakan oleh Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada di Universitas Gadjah Mada pada Jumat (30/9/2022).

Dalam kesempatan tersebut Mantan Bupati Kampar ini menceritakan pengalamannya dalam melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Kampar selama masa kepemimpinannya.

Menurut Catur, kolaborasi adalah kunci utama kesuksesan pembangunan Kabupaten Kampar. Kolaborasi dilakukan baik pada level daerah maupun dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Di level daerah, kami menerapkan kolaborasi Tali Bapilin Tigo. Artinya, pembangunan di Kampar selama ini mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, alim-ulama, dan juga adat yakni ninikmamak,” tegas Catur.

Sementara di level nasional, Catur juga menjelaskan terobosannya dalam menjalin kerjasama dengan berbagai kementerian, lembaga, dan juga pihak swasta.

“Kami mencoba mengedepankan pembangunan hingga pelosok desa. Kami membangun jembatan gantung sebagai jalur interpretasi desa untuk membuka 9 Desa yang selama ini terisolasi karena berada di dalam Kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling. Kabupaten Kampar membuat kebijakan agar akses ke desa dapat dibuka, namun kelestarian alam tetap terjaga,” ungkap Catur.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Kampar dua periode tersebut juga menegaskan, salah satu kunci sukses pembangunan tidak terlepas dari partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas daerah. Menurutnya, hanya dengan kondisi yang kondusif, pembangunan dapat berjalan maksimal.

“Alhamdulillah, berbagai terobosan yang kami lakukan dapat dirasakan masyarakat. Misalnya saja, program satu desa satu ambulan yang merupakan bantuan keuangan khusus ke desa untuk pengadaan ambulan. Sebanyak 242 desa kini memiliki ambulan yang dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat,” pungkas Catur.

Dr. Pande Made Kutanegara selaku moderator acara tersebut mengapreasi berbagai terobosan yang telah dilakukan oleh Kabupaten Kampar.

“Saya kira, kita banyak belajar dari paparan Pak Catur. Beliau menerapkan konsep kepemimpinan daerah yang sangat menarik, yaitu dengan melibatkan tokoh agama dan juga adat,” pungkas Pande.

Turut hadir dalam acara tersebut, dosen MDKIK Pascasarjana UGM, Mahasiswa UGM, masyarakat umum, dan juga mahasiswa dari Kabupaten Kampar yang berada di Yogyakarta.***

Continue Reading

Kabar Kampar

Kejari Kampar Musnahkan Barang Bukti dari 109 Perkara

Published

on

Para Kasi memusnahkan barang bukti di Kejari Kampar. Foto : Publikasi Kejari Kampar

Bekawan.com – Kejaksaan Negeri Kampar melaksanakan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) di Kantor Kejari Kampar, Bangkinang, Rabu (28/9/2022).

Hadir saat pemusnahan barang bukti Kasi Barang Bukti Kejari Kampar Budi Setya SH MH, Kasi Intel Rendi Winata, Kasi Pidum Hari Naurianto, Kasi Pidsus Amri Rahman Sayekti, dan Kanit Narkoba Polres Kampar Ipda Joko Sumarno

Adapun barang bukti yang dimusnahkan dari 109 perkara yang sudah inkrah. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain narkoba jenis sabu, ganja kering, handphone, timbangan digital hingga miras.

Kasi Barang Bukti Kejari Kampar Budi Setya mengatakan pihaknya melakukan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) periode April sampai Agustus 2022 dirampas barang buktinya untuk dimusnahkan.

“Yang dimusnahkan antara lain narkoba jenis sabu dan ganja kering dan handphone yang mana putusannya dirampas untuk dimusnahkan,” jelas Budi Setya didampingi didampingi Kasi Intel Rendi Winata, Kasi Pidum Hari Naurianto dan Kasi Pidsus Amri Rahmanto Sayekti usai acara.

Continue Reading

Kabar Kampar

Hati-hati Penipuan Mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Kampar

Published

on

Kantor Kejari Kampar. Foto : Aldi Bekawan.com

Bekawan.com – Beredar pesan berantai melalui jaringan WhatsApp mengatasnamakan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, Rendi Winata SH. Akun WA tersebut mengirimkan pesan yang berisi permintaan yang harus dipenuhi.

Modus permintaan itu nantinya akan digunakan memuluskan suatu kasus yang akan diproses pihak penegak hukum.

Kasi Intel Kejari Kampar, Rendi Winata membenarkan bahwa ada oknum yang mencatut namanya untuk melakukan penipuan. Ia mengatakan bahwa aksi penipuan itu telah terjadi beberapa hari belakangan ini.

Ia pun menghimbau kepada seluruh OPD atau para kolega serta pihak terkait agar tidak percaya dengan modus yang dilakukan oleh oknum tersebut.

“Ini sudah terjadi beberapa hari yang lalu. Saya minta semua pihak jangan ada yang percaya apabila ada oknum yang mengatasnamakan nama saya. Apalagi ada permintaan,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/9/2022).

Rendi juga mengaku bahwa persoalan ini sudah disampaikan langsung oleh pimpinannya. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Menyikapi hal tersebut, Rendi menegaskan bahwa nomor yang digunakan oleh oknum itu bukanlah nomornya yang dimilikinya.

Ia meminta agar seluruh masyarakat untuk berhati-hati karena itu merupakan modus penipuan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Jangan percaya apabila ada yang mengataskan nama saya. Itu tidaklah benar alias Hoax,” tukasnya.

Sebagai informasi, Modus oknum yang mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Kampar telah terjadi di Kabupaten Kampar. Untuk lebih meyakinkan, pelaku juga memasang foto profil seorang Jaksa.

Salah seorang Kepala Sekolah dan OPD hampir saja ditipu oleh oknum tersebut. Pelaku melakukan modus dengan menggunakan nama Kasi Intel untuk meminta sesuatu berkaitan dengan suatu perkara.

Continue Reading

Trending