Connect with us

Kabar Kampar

Gelar Raker I di Padang, Ini Program FAMKR

Published

on

 

Bekawan.com – Pasca dikukuhkan oleh Bupati Kampar 17 Desember 2020 lalu, pengurus Forum Alumni Mahasiswa Kampar-Riau (FAMKR) menggelar rapat kerja perdana di Balai Diklat Keagamaan Kementerian Agama di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (9/1/2021).

Raker yang mengusung tema “Dengan semangat Persatuan Alumni, kita wujudkan Program Kerja Nyata untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Anggota FAMKR serta Masyarakat Kampar” dan diikuti sebanyak 45 orang pengurus dibuka oleh Ketua FAMKR Muhammad Riza,SE. Turut hadir pada pengukuhan ini Dewan Pakar Ir H Cokroaminoto, MM, Dewan Penasehat Drs Fahrul Kamal dan Sekretaris FAMKR H Bustami, SE, MSi.

Disela-sela raker juga diadakan zoom meeting dengan Dewan Penasehat FAMKR H Munasir, SE dan
Ketua DPP Persatuan UMKM Arifin Ibrahim, SE.

Ketua FAMKR Muhammad Riza,SE dalam sambutannya menyampaikan beberapa titik berat program kerja yang dibahas dalam raker dan yang akan dilaksanakan.

Diantara program itu adalah pendataan alumni mahasiswa Kampar yang menamatkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Riau. Disamping itu, pengurus akan memastikan keberadaan sekretariat FAMKR karena sekretariat sangat penting sebagai tempat berkumpul, tempat bermusyawarah dan membuka usaha.

Alumni Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Riau ini menambahkan, sebelum FAMKR dikukuhkan, FAMKR telah
melaksanakan kegiatan sosial berupa santunan sosial kepada warga kurang mampu dan meluncurkan program aksi cepat berbagai ACT FAMKR. “Kita sudah distribusukan seratus paket sembako dan pada 2021 ini target kita dua ratus paket,” ujar Riza.

Program sosial lainnya adalah akan melaksanakan khitanan massal untuk 200 orang anak kurang mampu.

Lebih lanjut Riza mengatakan, yang tak kalah penting yang akan dilaksanakan FAMKR adalah program ekonomi. FAMKR juga akan membuka usaha sendiri agar forum ini tidak bergantung kepada pihak ketiga.

Disamping itu FAMKR akan membuat koperasi anggota. Untuk tahap awal anggotanya dari pengurus yang berjumlah 62 orang.

Usaha lainnya, akan membuka usaha kecil dan menengah sekaligus membina usaha anggota dan masyarakat.

Selanjutnya dibidang agama akan melakukan pembinaan tahfiz dan tahsin.

Berkaitan program sinergi, FAMKR juga akan mengejar kerjasama dan konsep dengan Pemprov Riau dan Pemkab Kampar dan mengejar dana hibah baik dari pemerintah maupun CSR perusahaan BUMN dan swasta.

Program sinergi lainnya adalah melaksanakan program BST (Bersua Sang Tokoh).

Sementara itu, Ketua Panitia Raker I FAMKR H Herman Jhoni, S.Sos, M.Si menyampaikan, tujuan pelaksanaan raker ini adalah untuk membahas, merumuskan dan menyusun rencana program kerja FAMKR yang menitikberatkan pada pencapaian visi misi organisasi.

Disamping itu, raker sebagai sarana silaturahmi bagi pengurus FAMKR dalam rangka memupuk rasa kebersamaan dan memperkuat persatuan pengurus FAMKR.

Setelah pelaksanaan raker, pengurus akan melaksanakan kunjungan ke beberapa objek wisata di Sumbar sebagai observasi untuk pemanfaatan peluang wisata di Kampar.

Sementara itu, Dewan Pakar FAMKR Ir H Cokroaminoto, MM yang mengawali pengarahan dengan yel-yel FAMKR dengan slogan FAMKR 3S yakni Semoga Semua Sukses menyampaikan, FAMKR memiliki potensi yang luar biasa untuk membawa kemajuan bagi alumni dan masyarakat karena para alumni maupun pengurus yang ada saat ini terdiri dari berbagai disiplin ilmu.

“Dilihat dari kepengurusan FAMKR, sudah berkumpul para tokoh cendikiawan para ilmuwan, para praktisi . Maka kitalah yang nanti mewadahi alumni alumni mahasiswa di Kampar baik yang baru tamat mencari jalan terlebih dulu maupun yang mau mewujudkan cita-cita dan yang sudah lama tamat yang mencari peluang usaha dan kerja,” ujar Cokro.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar yang juga akrab disapa Ocu Mapan ini menambahkan,
potensi Kabupaten Kampar yang luasnya 11 ribu KM2 dengan jumlah penduduk sudah hampir 1 juta jiwa dan dengan berbagai aktivitas masyarakat, memiliki peluang usaha yang besar dan harus direbut FAMKR.(rilis)

Continue Reading

Kabar Kampar

Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD

Published

on

Kepala Bapenda Zamhur saat memimpin rapat percepatan penerimaan PAD Kabupaten Kampar.

Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.

“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.

Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.

“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.

Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.

“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.

Continue Reading

Kabar Kampar

Terpilih Aklamasi, Sekda Ardi Mardiansyah Pimpin Korpri Kampar

Published

on

Sekda Kampar Ardi Mardiansyah.

Bekawan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar periode masa sisa 2025 – 2030 dalam Muskablub Korpri Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (2/9/2026). Ia mendapat dukungan dari seluruh unsur Korpri kecamatan, OPD serta pengurus Korpri Kabupaten Kampar setelah ketua Korpri sebelumnya Refizal mengundurkan diri.

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ardi Mardiansyah. Ia menilai, secara ex officio Sekda memang memiliki posisi strategis dalam kepengurusan Korpri dan diyakini mampu membawa organisasi tersebut menjadi lebih aktif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Kami yakin Pak Sekda dapat membawa Korpri bekerja secara profesional, menjadi tempat mengadu dan tempat bernaung bagi seluruh ASN dan PPPK. Rangkul semuanya, jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari kita besarkan rumah kita bersama ini,” tegasnya.

Ia meminta kepengurusan segera disusun dengan melibatkan seluruh unsur, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.

“Segera susun kepengurusan dan program kerja. Setelah itu kita lakukan pelantikan. Saya berharap Korpri ke depan semakin aktif, semakin besar manfaatnya dan kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan langsung oleh anggota,” katanya.

Di balik harapannya terhadap masa depan Korpri, Ahmad Yuzar juga memberikan perhatian khusus terhadap para ASN yang memasuki masa purnabakti.

Ia mengapresiasi kepengurusan sebelumnya di bawah Ketua Korpri Refizal yang telah menghidupkan berbagai kegiatan, termasuk pemberian penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama anggota.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilanjutkan secara berkala. Sebab, setiap hari selalu ada ASN yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat.

“Kegiatan seperti penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kalau bisa dilakukan secara berkala, karena setiap hari ada ASN yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ekspos Kejari Kampar: Perkara Dugaan Manipulasi Hasil Pemeriksaan di Inspektorat hingga Lanjutan KUR BRI

Published

on

Kajari Kampar didampingi)Ara Kasi saat ekspos Kinerja Kejari Kampar.

Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kampar memimpin ekspos Capaian kinerja selama Tahun 2026 yang digelar Rabu (2/9/2026) sore. Sejumlah perkara diungkapkan Kajari didampingi Para Kasi di instansinya, mulai dari Perkara KUR BRI hingga perkara dugaan manipulasi hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Kampar.

“Di tahun 2026 kita lakukan 2 sprin penyidikan, pertama dugaan tindak pidana korupsi manipulasi pelaporan hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Pemkab Kampar, dan saat ini kita dalam penyelesaian perkara KUR BRI, ditahap pertama kita telah sidangkan KUR dengan terdakwa AH cs, sebagian besar sudah inkrah, dan masih ada yang upaya hukum, akan kita selesaikan,” papar Kajari.

Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH juga memaparkan bahwa dari kasus KUR BRI, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan sebesar Rp. 331 juta rupiah, dan uang pengganti sebanyak Rp. 190 juta rupiah.

Namun ditanya lebih jauh terkait manipulasi laporan keuangan di Inspektorat, Kajari Kampar belum berkenan menjelaskan lebih jauh, hanya menyebut dugaan manipulasi terjadi di tahun 2025.

“Mungkin sekarang, hanya itu dulu informasi yang kami berikan. itu (perkara) di tahun 2025,” ungkap Kajari.

Selain dua kasus diatas, Kajari juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dari bidang-bidang yang ada di instansinya, mulai dari legal asisten, LO maupun tindakan hukum lain sebanyak 4 kegiatan yaitu dengan Bapenda, termasuk pelayanan hukum lain, seperti layanan hukum gratis sebanyak 10 kegiatan serta 3 kegiatan MoU.

“Sedangkan untuk penyelamatan pemulihan keuangan negara sebesar sekitar Rp. 754 Juta rupiah,” papar Kajari.

Continue Reading

Trending