Connect with us

Kabar Kampar

Pastikan Kampar Kebagian Pembangunan dari Pusat, Bupati Catur Sambangi BPJN

Published

on

Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto saat berkunjung ke Kantor BPJN.

Bekawan.com – Untuk memastikan Kabupaten Kampar mendapatkan proyek pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat, Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH menyambangi Kantor Kementerian PUPR Dirjen Bina Marga  di Balai Pelaksana Jalan Nasional  (BPJN) Riau, Jumat (16/4/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Datuok Ghajo Batuah menyampaikan bahwa wilayah Kampar cukup strategis dengan pertumbuhan masyarakat yang cukup besar dan jumlah penduduk terbesar kedua setelah provinsi, tentunya memerlukan akses jalan yang bagus guna menunjang peningkatan perekonomian masyarakat.

Bupati Catur memaparkan potensi Kampar saat berkunjung ke BPJN.

Pada kesempatan tersebut, ada berbagai item harapan Bupati kepada BPJN diantaranya dilajutkannya pembangunan jalan lajur Profesor M. Yamin, SH, selanjutnya penggantian Jembatan Rantau Berangin, pelebaran jalan menuju perbatasan Sumbar di wilayah XIII Koto Kampar dan jalan Kubang Jaya.

“Saya sangat berharap untuk pelebaran sampai ke perbatasan Sumbar di wilayah XIII Koto Kampar, karena pada daerah tersebut, banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi, seperti Candi Muara Takus, air terjun dan banyak lagi wisata alam lainnya yang nantinya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat, jika akses ke lokasi tersebut bisa dilalui dengan nyaman,” harap Catur.

Sementara itu Kepala BPJN, IR. T. Yuliansyah, MT mengatakan bahwa, apa yang diharapkan oleh Bupati Kampar tersebut, sudah dibahas dan akan di pertajam oleh BPJN karena jalur Pekanbaru menuju Sumbar yang melewati Bangkinang akan menjadi lintas utama dan menjadi prioritas BPJN.

“Adapun penanganan jalan dan jembatan yang sudah masuk dalam list kami diantaranya, preservasi jalan SP gemar menabung –  SP Kayu Aro, preservasi jalan Subrantas – batas Provinsi Sumbar, peservasi jalan Sudirman-Muara lembu, penambahan jalan menambah lajur ruas batas k
Kabupaten Kampar- batas Kota Bangkinang, penggantian jembatan Sei Limau CS (penggantian jembatan Sei Liki),” jelasnya.

Rapat Koordinasi Pemkab Kampar dengan BPJN.

Pada kesempatan tersebut, Yuliansyah menyampaikan ada kendala yang dihadapi khusus untuk penggantian jembatan Sei Liki, untuk itu, ia berharap Pemkab Kampar membantu BPJN untuk melakukan pembebasan lahan masyarakat, agar pembangunan jembatan sungai Liki tersebut dapat segera diselesaikan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Dirut Preservasi jalan dan jembatan wilayah I, Akhmad  Cahyadi, Kepala PUPR Kabupaten kampar, Afdal, Sekretaris Kominfo Yurico Efril.

Continue Reading

Kabar Kampar

KPU Kampar Tetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan Sebanyak 647.977 Jiwa

Published

on

Poster jumlah Pemilih Berkelanjutan Kabupaten Kampar. Sumber : AI

Bekawan.com – Sebanyak 647.977 pemilih tercatat dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Kabupaten Kampar Triwulan III Tahun 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 328.593 pemilih laki-laki dan 319.384 pemilih perempuan yang tersebar di 21 kecamatan dan 250 desa/kelurahan se-Kabupaten Kampar.

Rekapitulasi tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2026 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar di Aula Kantor KPU Kampar, Rabu (30/9/2026).

Rapat pleno dibuka langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Kampar dan dihadiri seluruh Komisioner KPU Kampar. Hadir pula Anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto, Bawaslu Kampar, Kesbangpol, unsur TNI-Polri, Lapas Kelas IIA Bangkinang, Disdukcapil Kampar, perwakilan partai politik, serta jajaran Sekretariat KPU Kampar.

Jalannya Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2026 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar di Aula Kantor KPU Kampar, Rabu (30/9/2026).

Ketua KPU Kampar Andi Putra dalam sambutannya menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan kunci menjaga kualitas daftar pemilih agar tetap akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemutakhiran DPB membutuhkan kolaborasi semua stakeholder. Setiap perubahan data kependudukan yang menyangkut status pemilih harus segera disampaikan dan ditindaklanjuti, agar data yang dimiliki KPU benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas data pemilih bukan hanya tanggung jawab KPU, melainkan tanggung jawab bersama. Karena itu, koordinasi dengan Bawaslu, Disdukcapil, Pemda, TNI, Polri, Lapas, parpol dan instansi terkait harus terus diperkuat.

Senada, Anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto menekankan pentingnya konsistensi dan ketelitian dalam pemutakhiran data berkelanjutan. Menurutnya, setiap masukan dari stakeholder wajib diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai regulasi, serta didokumentasikan dengan baik.

Dalam pleno tersebut juga terungkap sejumlah temuan di lapangan. Salah satunya hasil uji petik di Desa Merangin yang menemukan 26 data warga dengan keterangan meninggal dunia namun masih tercatat dalam data kependudukan. Temuan ini akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi untuk pemutakhiran status pemilih.

Selain itu, rapat membahas perlunya penguatan sosialisasi DPB kepada masyarakat, serta penanganan data pemilih khusus seperti pemilih di bawah usia 17 tahun yang telah menikah, pemilih yang hak pilihnya dicabut berdasarkan putusan pengadilan, hingga data warga binaan di Lapas Kelas IIA Bangkinang.

Melalui pleno terbuka ini, KPU Kampar menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas data pemilih secara berkelanjutan, transparan dan partisipatif dengan melibatkan seluruh stakeholder, demi mewujudkan data pemilih yang akurat dan berintegritas di Kabupaten Kampar. (Aldi Irpan)

Continue Reading

Kabar Kampar

Usai Apel, Kadiskominfo Kampar Panggil Sejumlah ASN Berbaris Kedepan

Published

on

Kadiskominfo Kampar saat memberi arahan didepan sejumlah ASN.

Bekawan.com – Ada yang berbeda dari kegiatan Apel di Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Kampar pagi ini, Rabu (30/9/2026).

Jika sebelumnya, acara diakhiri dengan pembacaan doa, kali ini usai doa, sejumlah orang diminta kedepan oleh Kadiskominfo Lukmansyah Badoe, mereka adalah, Erwan Sumanto, Supardi, Muhammad Ridwan serta Rido.

Moment itu menjadi haru ternyata hari ini merupakan hari terakhir Erwan Sumanto mengabdi di Diskominfo Kampar karena telah Purna Tugas, begitu juga dengan Supardi yang akan melanjutkan pengabdian di Bagian Protokoler dan Dokumentasi Pimpinan Setda Kampar. Sedangkan Muhammad Ridwan merupakan ASN yang baru ditugaskan di Kominfo Kampar dan Ridho Hidayat dipanggil kedepan barisan untuk mendapatkan ucapan tahniah karena baru saja dikaruniai anak.

Kadiskominfo Kampar Lukmansyah Badoe dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian pejabat yang memasuki masa purna tugas. Beliau juga menyampaikan selamat bertugas di tempat baru bagi pejabat yang pindah tugas, serta berharap dapat terus memberikan karya terbaik di manapun berada.

“Atas nama pimpinan dan keluarga besar Diskominfo Kampar, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Pengabdian Bapak/Ibu menjadi teladan bagi kami semua,” ujar Lukmansyah Badoe.

Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai tanda kasih dan kenang-kenangan dilanjutkan dengan bersalam-salaman hingga foto bersama dalam suasa haru dan penuh rasa kekeluargaan. (Aldi Irpan)

Continue Reading

Kabar Kampar

Siapkan Alat Berat, Cara Bupati Cegah Warga Buka Lahan Tanpa Dibakar

Published

on

Satu unit alat berat yang disediakan Pemkab Kampar untuk pembukaan lahan di Bangkinang.

Bekawan.com — Pemerintah Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmennya dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan mendorong masyarakat membuka lahan secara aman, tertib, dan ramah lingkungan tanpa membakar lahan.

Salah satu langkah komitmen tersebut, Bupati Ahmad Yuzar menyiapkan satu unit alat berat untuk membantu masyarakat dalam proses pembersihan dan penyiapan lahan di sekitar Kecamatan Bangkinang.

Program ini sebagai langkah untuk pencegahan Karhutla dan perlindungan kesehatan masyarakat serta Instruksi menteri dalam negeri nomor 1 Tahun 2026 tanggal 22 Agustus 2026 tentang pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan serta larangan membuka lahan dengan cara membakar dalam kondisi risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Kita ingin masyarakat tetap bisa membuka dan mengelola lahan, tetapi dilakukan dengan cara yang aman dan tidak membakar. Pemerintah hadir memberikan solusi dengan memfasilitasi alat berat sehingga pembukaan lahan dapat dilakukan tanpa menimbulkan asap dan kebakaran,” ujar Bupati Kampar, Senin (21/9/2026).

Selain membantu masyarakat, kebijakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama bahwa pembukaan lahan tidak harus dilakukan dengan cara membakar. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, upaya pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara lebih efektif.

“Pemerintah Kabupaten Kampar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Buka lahan tanpa membakar, jaga Kampar tetap aman, sehat dan lestari,” pungkasnya. (Aldi Irpan)

Continue Reading

Trending