Connect with us

Kabar Kampar

Buka Bersama Warga Muhammadiyah Kuok, Bupati Catur Kenang Moment Bersama Azis Zaenal

Published

on

Bupati Catur Turun dari Odong-odong begitu tiba fiMasjid  Al Ittihad

Bekawan.com – Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto SH, bersama beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar berbuka bersama warga Muhamadiyah Kecamatan Kuok di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuok, Magrib (18/4/2021) kemarin.

Sambil mengenang moment bersama Bupati Almarhum Azis Zaenal, dalam sambutannya Bupati Datuok Ghajo Batuah menyampaikan bahwa tidak lah mudah untuk merajut kebersamaan untuk membawa Kampar yang maju seperti yang dicita-citakan Bupati Azis Zaenal, perlu kebersamaan, bersatu dan kompak, satu barisan untuk membangun Kampar yang lebih baik dan lebih maju kedepan.

“Saya melanjutkan apa yang diinginkan, cita-cita bersama Almarhum pak Azis Zainal menuju Kampar yang maju. Ketika dulu saya berdiskusi bersama Bapak Azis Zaenal ketika masih bersama, beliau mengatakan bahwa jalan dan jembatan yang ada di Kampar ini, harus kita bangun dan kita selesaikan dengan baik, Insya Allah akan berdampak baik pada perekonomian kita,” ungkap Catur.

Bupati Catur memberikan arahan saat buka bersama warga Muhammadiyah Kuok.

Bupati Kampar menegaskan semua ini tidak akan pernah terwujud jika hanya dikerjakan oleh Pemerintah Daerah sendiri, untuk itu Catur memohon dukungan dan doa seluruh masyarakat khususnya Warga Muhamadiyah di Kecamatan Kuok.

“Mudah-mudahan doa kita di bulan suci Ramadan ini di ridhoi Allah SWT,” harap Catur.

Dalam paparannya, Bupati juga menyampaikan sejumlah progres pembangunan infrastruktur seperti akses jalan nasional jalur II akan selesai diperbaiki, dimulai dari Rimbo panjang sampai Danau Bingkuang dan dilanjutkan jalan masuk Bangkinang Kota, kemudian jalan yang ada di depan rumah dinas Bupati sampai simpang Panca, dilanjutkan ke Rantau Berangin hingga batas Sumatera Barat.

“Dan Jembatan Rantau Berangin yang dibangun sejak tahun 70an itu nantinya juga akan dibangun jembatan baru, semua dari APBN, jadi seluruhnya yang kira-kira saerah tidak sanggup membiayai pembangunannya akan kita minta bantuan melalui dana pusat,” papar Catur.

Hal ini berkat hubungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat yang baik maka masyarakat yang menikmatinya. Bupati Catur juga menyebut organisasi Muhammadiyah merupakan organisasi yang disiplin, tertib, dan memiliki ide-ide yang luar biasa dalam menggagas terutama di dunia pendidikan.

Bupati Kampar foto bersama usai sholat tarawih bersama warga Muhamadiyah Kuok.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Kampar rombongan secara bersama-sama dengan pimpinan OPD turut serta dalam berbagi bantuan paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.

Usai buka bersama bupati dan rombongan melakukan sholat Isya dan Tarawih bersama masyarakat di Masjid Raya Al Ittihad pasar Kuok dengan menaiki odong-odong milik masyarakat Kuok.

Hadir juga wakil ketua DPRD Fahmil SE, anggota DPRD Kampar Agus Candra, H. Mohammad Kasru Syam, dan Disko, serta Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Kampar Ali Sabri, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kampar Afdal ST MT, dan Plt Kepala Dinas Kominfo Yuricho Efril S.STP serta tokoh-tokoh muhammadiyah.

Continue Reading

Kabar Asik

Bupati Kampar Dorong Kesadaran Anti-korupsi Lewat Seni

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar mendorong upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya korupsi melalui media kreatif ataupun seni. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara screening film dalam rangka Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) yang digelar di Balai Bupati Kampar, Ahad (19/4/2026) malam.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang ditaja oleh Komunitas Film Kreatif Pekanbaru tersebut. Bupati menilai bahwa pendekatan melalui film dan seni merupakan cara efektif untuk menyampaikan pesan moral, khususnya kepada generasi muda.

“Film memiliki kekuatan untuk membangun kesadaran dan membentuk karakter. Melalui kegiatan seperti ACFFEST ini, nilai-nilai anti-korupsi dapat disampaikan dengan cara yang lebih menyentuh,” ujarnya.

Acara screening ini tidak hanya menghadirkan pemutaran film bertema anti-korupsi, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari seniman lokal Kampar. Pertunjukan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus memperkaya pesan yang disampaikan dalam film, sehingga audiens dapat merasakan pengalaman yang lebih mendalam.

Festival ini merupakan bagian dari Anti-Corruption Film Festival, sebuah gerakan nasional yang mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam kampanye anti-korupsi melalui karya audiovisual. Dengan melibatkan komunitas lokal, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi serta menumbuhkan budaya integritas di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar Ardi Mardiansyah, Kepala Inspektorat, Plt. Kepala Disdikpora, Kepala Diskominfo, para mahasiswa, serta tamu undangan lainnya yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Continue Reading

Kabar Kampar

Asisten II Setda Kampar : KAPEMARY Harus Jadi Wadah Produktif

Published

on

Asisten II Setda Kampar Muhamad, MSi

Bekawan.com – Bupati Kampar yang di wakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs.Muhammad berpesan agar Keluarga Alumni Pelajar Mahasiswa Riau Yogyakarta (KAPEMARY) Kampar harus menjadi wadah yang produktif, melahirkan gagasan, serta mendukung program pembangunan daerah.

Hal itu ditegaskan Muhammad saat menghadiri Halal Bi Halal dan Pengukuhan Keluarga Alumni Pelajar Mahasiswa Riau Yogyakarta KAPEMARY Kampar masa bakti 2026-2030 di Resort Stanum (Resto Stanum) Bangkinang Kota, Sabtu (18/4/2026).

“Alumni mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, penggerak pembangunan, dan jembatan komunikasi antara dunia akademik dengan realitas sosial di daerah,” tambah Muhammad.

Ia juga menyebut bahwa acara pengukuhan dan Halal bihalal merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya kalangan intelektual muda yang pernah menimba ilmu di Yogyakarta.

Acara inti ditandai dengan prosesi pengukuhan pengurus KAPEMARY Kampar masa bakti 2026–2030. Dengan penuh khidmat, para pengurus baru dilantik untuk menjalankan amanah organisasi. Pengukuhan ini disaksikan oleh ratusan alumni, tokoh masyarakat, serta tamu undangan yang hadir.

Pengurus baru diharapkan mampu melanjutkan tradisi intelektual, memperkuat jaringan alumni, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial budaya. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam acara ini mencerminkan tekad kuat untuk membangun Kampar yang lebih maju.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong. Halal Bi Halal, menurutnya, bukan hanya tradisi, tetapi juga simbol persatuan yang harus dijaga di tengah dinamika masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal yang baik untuk memperkuat ukhuwah, membangun komunikasi yang sehat, dan bersama-sama mendukung pembangunan Kampar,” tambahnya.

Selain itu, ia mengajak alumni untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, baik melalui pemikiran, karya, maupun aksi sosial. Pemerintah Daerah, selalu terbuka terhadap ide-ide segar dari kalangan intelektual muda.

Continue Reading

Kabar Kampar

Sekjen PWI Pusat Meninggal Dunia, Kadis Kominfo Kampar Ucapkan Duka Mendalam 

Published

on

Kadiskominfo Kampar Lukmansyah Badoe.

Bekawan.com – Kadiskominfo Kampar Lukmansyah Badoe mengucapkan bela sungkawa dan duka mendalam atas berpulangnya tokoh Pers Nasional yang juga Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, yang meninggal dunia, Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta.

“Kami atas nama pribadi dan sebagai Kepala Dinas Kominfo Kampar mengucapkan duka mendalam atas berpulangnya Sekjen PWI Pusat yang juga mantan Ketua PWI Riau Dua Periode, Bapak Zulmansyah Sekedang,” ucapnya Sabtu (18/4/2026) pagi.

Kadiskominfo Kampar juga menyebut kepergian tokoh pers yang telah malang melintang di berbagai media dan organisasi pers ini menjadi kehilangan besar bagi Dunia Pers Indonesia.

“Semoga keteguhan dan dedikasi beliau di dunia pers, menjadi amal jariyah, dan bisa memotivasi wartawan, terkhusus bagi wartawan Kampar. Dan semoga keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tambah Kadis.

Zulmansyah Sekedang lahir pada 2 Juli 1972 di Banda Aceh. Ia merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara. Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di Aceh sebelum melanjutkan studi di Universitas Riau, jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Semasa mahasiswa, ia aktif di berbagai organisasi seperti Surat Kabar Kampus Bahana Mahasiswa, Mapala Sakai, serta Senat Mahasiswa. Ia juga aktif di organisasi ekstra kampus seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru.

Dalam dunia profesional, Zulmansyah memiliki rekam jejak panjang di industri media. Ia pernah menjabat Direktur Utama Harian Sumut Pos, Komisaris Utama Posmetro Medan, Komisaris Rakyat Aceh, Komisaris Metro Siantar, hingga Komisaris Pekanbaru Pos. Ia juga pernah menjadi Direktur Utama dan Komisaris Riau Televisi (RTV).

Di bidang organisasi, kiprahnya juga luas, mulai dari Ketua LAPMI HMI Pekanbaru, Ketua Forum Pemimpin Redaksi Jawa Pos Group, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, hingga Ketua Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau. Ia kemudian memimpin PWI Riau selama dua periode, 2017–2022 dan 2022–2027, sebelum dipercaya di tingkat nasional sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat masa bakti 2023–2028.

Selain itu, almarhum juga dikenal sebagai tokoh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Riau. Ia tercatat pernah memimpin kepengurusan Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Riau. Dalam kepengurusan tersebut, Zulmansyah menjabat sebagai Ketua dengan Fitriady Syam sebagai Sekretaris.

Pelantikan pengurus HIPKA Riau saat itu dilakukan oleh Wakil Sekretaris Jenderal HIPKA Pusat Tengku A Rahman Alba, serta dihadiri sejumlah tokoh seperti Andi Faisal Jollong, Muntoha Ahmad, Plt Sekda Riau Ahmadsyah Harrofie, Yulisman, Mansyur, Muhammad Sahal, serta sejumlah tokoh dan pengusaha lainnya.

Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang tegas, organisatoris, dan vokal dalam menjaga marwah pers serta mendorong profesionalisme wartawan di tengah tantangan era digital dan maraknya hoax.

Continue Reading

Trending