Connect with us

Kabar Kampar

Jadi Narsum Pengelolaan BUMDes, Kasi Intel Silfanus: Jangan Ada Visi Misi Pribadi

Published

on

 

Bekawan.com – Kasi Intel Kejari Kampar Silfanus Rotua Simanullang mengingatkan kepala desa, Ketua BPD dan Pengurus Bumdes untuk tidak memiliki visi misi pribadi ataupun golongan dalam pengelolaan keuangan negara, baik itu Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Hal ini diungkapkan Silfanus mewakili Kejari Kampar Arif Budiman saat menjadi Narasumber diacara Pelatihan Tata Kelola BUMDes dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan BUMDes yang ditaja Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD) Kecamatan XIII Koto Kampar, Rabu (29/12/2021).

“Harus diingat, bahwa itu bukan milik pribadi, tapi itu uang negara yang bapak ibu harus pertanggungjawabkan penggunaannya, jadi jangan ada visi misi pribadi ataupun golongan,” ungkap Silfanus.

Dalam acara yang digelar di Aula Astaqa Kantor Camat XIII Koto Kampar ini, Silfanus menegaskan bahwa BUMDes hanya memiliki satu rekening bank, dan tidak boleh ada rekening bayangan ataupun rekening penampungan.

“Kadang-kadang ada 2 rekening yang dipakai BUMDes, satu atas nama BUMDes, satulagi rekening seseorang yang merasa punya kuasa atas keuangan Bumdes, itu tidak boleh pak, jadi untuk Bumdes yang bekerjasama dengan perusahan ya dibuatkan perjanjian kerjasamanya. Cukup satu rekening BUMDes, jangan bayangan ataupun rekening penampungan,” tegas Silfanus.

Kasi Intel Silfanus didampingi Ketua BKAD XIII KK Muhammad Najuan.

Terkait dengan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kades, Mantan Penyidik di Kejati Riau ini juga mengingatkan semua elemen didesa untuk bermusyawarah dalam menyusun APBDes, dan jangan ada oknum yang merasa pintar sendiri.

“Sebelum dimasukkan ke anggaran, musyawarah dulu, jangan ada oknum Kades yang merasa dana desa itu uang dia, BPD jangan juga jadi oknum tukang intip, akurlah didesa, BPD dan Kades, jangan ada yang merasa pintar sendiri, jago sendiri, konsolidasilah, jangan ada oknum yang punya visi misi pribadi dan golongan,” tambah Silfanus.

Ia juga mengingatkan kepala desa untuk tidak intervensi BUMDes secara berlebihan, karena menurutnya intervensi yang berlebihan akan membuat Bumdes akan mati, “lembaga desa seperti BPD, harus juga mengingatkan Kades tapi secara resmi, karena dengan fungsi itu bapak ada, saling mengingatkan,” pungkas Silfanus.

Pemaparan Kasi Intel diapresiasi peserta yang terdiri dari Kades, Direktur dan Pengawas Bumdes serta Ketua BPD se Kecamatan XIII Koto Kampar, seperti yang diungkapkan Ketua BPD Binamang Agussalim, ia menyebut selama ini yang terjadi Ketua dan Anggota BPD mengingatkan Kades hanya melalui lisan karena merasa satu desa saling kenal-mengenal.

“Ternyata harus secara resmi melalui surat dengan Kop surat BPD secara kelembagaan, kami sangat mengapresiasi apa yang disampaikan Pak Kastel, banyak pemahaman kami bertambah dengan pemaparan beliau,” papar Agussalim.

Sementara itu, Ketua BKAD XIII Koto Kampar Muhammad Najuan berharap setelah pelatihan ini, Kepala Desa, Direktur, Pengawas dan Pengurus Bumdes berkolaborasi didesa, karena BUMDes adalah lokomotif perekonomian didesa, ia juga berharap kedepan setiap BUMDes di XIII Koto Kampar harus sudah berbadan hukum.

Continue Reading

Kabar Kampar

Suksesnya Pergelaran Lawik Ombun Tanah Batuah Tepak Squad

Published

on

Tepak Squad saat manggung di Anjung Indrus Tintin Pekanbaru.

Bekawan.com – Grup Musik Ethnic Modern asal Kampar Tepak Squad sukses menggelar konser tunggal yang diberi nama Pergelaran Lawik Ombun tanah Batuah di Anjung Seni Idrus Tintin, Sabtu (17/10/2026) malam.

Dengan menggabungkan unsur tradisi dan alat musik modern, Tepak Squad mengangkat tradisi dan budaya Kampar kedalam setiap penggalan lirik yang penuh makna dan berhasil membius penonton yang hadir.

Selain masyarakat umum, gelaran seni Tepak Squad juga dihadiri Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, PAPPRI, Balai Bahasa Provinsi Riau, Diskominfo kabupaten Kampar, Yayasan Palangka Swarna Nusantara, Bujang dan Dara Kampar, Sekolah Musik Mutiara serta berbagai sanggar dan komunitas.

Pergelaran Lawik Ombun Tanah Batuah ini disupport langsung oleh kementrian kebudayaan Republik Indonesia dalam program dana Indonesiana tahun 2025 dan dilaksanakan pada tahun 2026.

“Kami sangat berterima kepada seluruh komponen yang telah mensupport sehingga terlaksana pergelaran lawik Ombun tanah Batuah ini,” ucap Mido Pulma Deslala selaku penerima manfaat dana Indonesiana.

Dalam wawancara dengan Radio Swara Kampar, Founder sekaligus Pencipta lagu Tepak Squad ini juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat mereka juga akan mengeluarkan single tentang Pahlawan asal Kampar.

“Insyaallah dalam waktu dekat kita akan mengeluarkan single tentang Pahlawan asal Kabupaten Kampar,” jelas Mido.

Continue Reading

Kabar Kampar

Perkuat Kepatuhan Pajak Kendaraan, Samsat Bangkinang Sambangi PT Virajaya

Published

on

Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, Ade Syaputra saat menyambangi PT. Vira Jaya

Bekawan.com — Upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan terus dilakukan UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang. Kali ini, sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menyasar kalangan dunia usaha melalui kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026) di PT Virajaya Riau Putra.

Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi perpajakan kepada pelaku usaha, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor sebagai salah satu kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Kedatangan tim UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang disambut langsung oleh General Manager (GM) PT Virajaya Riau Putra, Armaini, S.T., M.T., didampingi Manager Pabrik Bambang Yutrawendi, S.T.

Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, Ade Syaputra, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa sosialisasi langsung kepada pelaku usaha merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan informasi perpajakan sekaligus meningkatkan pemahaman wajib pajak mengenai pentingnya memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor.

Menurutnya, peningkatan kepatuhan wajib pajak membutuhkan edukasi dan komunikasi yang berkelanjutan, termasuk melalui pendekatan langsung kepada perusahaan yang memiliki kendaraan untuk mendukung kegiatan operasionalnya.

“Kami terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat, termasuk kalangan dunia usaha, terhadap kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor. Melalui sosialisasi ini, kami berharap informasi perpajakan dapat dipahami dengan baik sehingga tumbuh kesadaran untuk memenuhi kewajiban pajak secara tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ade Syaputra.

Ia juga menegaskan bahwa dunia usaha merupakan salah satu mitra penting dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta perlu terus diperkuat melalui komunikasi, edukasi, serta penyebarluasan informasi yang mudah diakses dan dipahami.

Dalam kegiatan tersebut, tim UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang menyampaikan informasi mengenai Pajak Kendaraan Bermotor, pentingnya ketepatan waktu pembayaran pajak, serta kewajiban perpajakan kendaraan yang digunakan untuk menunjang aktivitas operasional perusahaan.

Pendekatan langsung kepada pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai kewajiban perpajakan sekaligus membangun hubungan komunikasi yang positif antara pemerintah daerah dan sektor industri.

Melalui kegiatan ini, UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang berharap semakin banyak pelaku usaha yang berperan aktif dalam mendukung kepatuhan pajak kendaraan bermotor. Kepatuhan tersebut tidak hanya mencerminkan tanggung jawab wajib pajak, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi bersama dalam mendukung pembangunan daerah.

UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang berkomitmen untuk terus mengintensifkan edukasi dan sosialisasi perpajakan kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk dunia usaha, guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak serta mendukung optimalisasi pendapatan daerah Provinsi Riau.

Continue Reading

Kabar Kampar

Badikiu Gubano Asal Kampar Pukau Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Published

on

Usai tampil, anak SD pemain Badikiu Gubano foto bersama Mentri Kebudayaan Fadli Zon.

Bekawan.com – Sejumlah anak-anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar terlihat memainkan musik sambil melantunkan syair-syair, memukau Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan tamu undangan yang hadir dalam acara puncak Peringatan Hari Kebudayaan Nasional (HKN) 2026 yang digelar Ahad (18/10/2026) di Pekanbaru.

Anak-anak dari UPT SDN 016 Bukit Ranah dibawah pimpinan Dina Susanti ini tengah menampilkan tradisi lisan Badikiu Gubano yang masih dijaga dan dilestarikan, lirik dari gubano merupakan zikir dan puji-pujian kepada Allah dan memberikan pesan semangat bergotong-royong dalam bermasyarakat.

“Suatu kebanggan bagi kami dan anak-anak bisa tampil didepan Menteri Kebudayaan RI Bapak Fadli Zon,” ungkap Dina Susanti.

Menurutnya, selaku pimpinan Gubano BERKAT, pengaplikasian budaya memang harus diterapkan di lintas generasi dan generasi muda ini lah tunas yang harus kita mulai dan jaga untuk keberlangsungan kebudayaan kelak.

Foto bersama tim asal Kampar bersama Fadli Zon.

“Semoga di tahun depan kita bisa menampilkan arak-arakan keberagaman budaya yang lebih meriah dari tahun ini dan bisa menampilkan keberagaman budaya yang lebih unik yang ada di Kampar,” harapnya.

Dalam rangka memperingati hari Kebudayaan Nasional, Provinsi Riau juga mengadakan pawai arak-arakan keberagaman yang diadakan di gedung LAMR Kota Pekanbaru dan dihadiri langsung Menteri kebudayaan Fadli Zon.

Selain menampilkan Badikiu Gubano, dalam kegiatan ini kabupaten Kampar membawakan keberagaman budaya, seperti parade baju adat Kampar yang langsung diwakili para Datuk-datuk dari Kampar beserta tim Palangka project, Himpunan Siompu Kampar (HSK), dan Bujang Dara Kampar sebagai mempelai.

Continue Reading

Trending