Connect with us

Kabar Kampar

Ketua KUD Pancuran Gading Siap Mundur Jika Gagal Wujudkan Kekurangan Lahan

Published

on

Ketua KUD Pancuran Gading Joni Piter Suplus, foto : Bekawan.com

Bekawan.com – Terpilih kembali untuk periode 2022-2027 sebagai Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Pancuran Gading Gunung Sahilan, lewat proses Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Rapat Paripurna, Joni Piter Suplus sampaikan beberapa komitmen berbaikan pengelolaan unit usaha koperasi, Senin (21/2/2022).

Di hadapan para anggota yang tergabung dalam 24 kelompok tani, Joni Piter Suplus berjanji akan menghadirkan pengelolaan yang lebih profesional, transparan dan akuntable.

Ada beberapa poin komitmen yang ia sampaikan usai terpilih kembali, pertama, Joni mengajak seluruh Pengurus dan para Anggota KUD Pancuran Gading untuk bersama-sama mendukung dirinya dalam menghadapi tantangan, tugas-tugas berat serta tanggung menjawab koperasi ke depan berdasarkan aturan dan AD/ART yang berlaku.

“Sepanjang anggota sepakat dan memberi dukungan kepada saya, saya akan bekerja serius memajukan koperasi dengan tetap mengacu regulasi dan aturan yang ada,” ucap Joni mengawali penyampaian komitmennya siang itu.

Kedua, Joni berjanji akan mencari kekurangan lahan seluas 184 hektar bagi 92 kepala keluarga. Karena sejak awal pencarian kekurangan lahan sudah ia jadikan target yang akan diwujudkannya, hanya saja, Joni merasa diganggu oleh tuduhan yang tidak objektif terhadap dirinya.

“Saya akan mengejar kecukupan lahan 184 hektar. Karena jauh sebelum ini, saya sudah punya misi itu. Karena ada laporan-laporan tentang saya yang tidak sesuai dengan fakta, saya jadi terkendala,” ucapnya.

Joni mengaku telah mendapat pihak perbankan yang bersedia membantu pembiayaan dalam pengadaan kekurangan lahan 184 hektar dengan biaya 73 juta per hektarnya.

Ketiga, sebagai ketua, Joni berjanji kepada seluruh anggota akan mengundurkan diri bila gagal mewujudkan kekurangan lahan dalam masa 2 tahun ke depan.

“Saya berjanji, Allah sebagai saksi di hadapan para anggota di bawah cahaya matahari ini, bila saya tidak mampu mewujudkan lahan 184 hektar selama dua tahun, saya mundur,” janji Joni.

Keempat, Joni berjanji akan terus berupaya memperbaiki komunikasi dengan 24 kelompok tani, xaranya, dia akan mempertegas kepada ketua kelompok tani, agar setiap keputusan hasil musyawarah pengurus bersama kelompok tani dapat tersosialisasikan secara utuh dan sebaik-baiknya, agar tidak terjadi lagi miss komunikasi antara pengurus dan para anggota seperti yang terjadi pada saat RAT kali ini.

Kelima, Joni juga berjanji, sebagai ketua akan selalu menginformasikan setiap dinamika yang terjadi di internal KUD Pancuran Gading, baik hal baik maupun hal tidak baik. Agar apapun yang terjadi di dalam tubuh KUD dapat diketahui oleh para anggota secara riil, transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Poin-poin di atas tersebut, ia sampaikan sebagai wujud komitmenya atas amanah dan kepercayaan yang besar yang telah diberikan mayoritas kelompok tani terhadap dirinya.

KUD Pancuran Gading Desa Gunung Sahilan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Halaman Kantor KUD Pancuran Gading di Desa Gunung Sahilan dengan dihadiri oleh Badan Pengawas (BP), Camat Gunung Sahilan, Kapolsek serta Danramil Kampar Kiri, Senin (21/2/2022).

Dalam RAT ini diwarnai berbagai interupsi dari para anggota. Ada anggota yang pro dan ada pula anggota yang kontra pada laporan pertanggung jawaban pengurus. Kedua belah pihak saling menyampaikan pandangan dan argumentasinya masing-masing.

Meski alot, prosesi RAT tetap berlangsung dari awal hingga akhir tanpa kendala yang berarti. Walaupun terjadi dinamika, para peserta RAT tetap mampu bermusyawarah dengan azas kekeluargaan sesuai dengan himbauan dan harapan Ketua Joni Piter Suplus di awal acara.

Pada momen pemilihan ketua baru, Joni Piter Suplus kembali mendapat dukungan mayoritas dari kelompok tani, dari total 24 kelompok tani sebagai pemilik suara, 18 di antaranya solid memberikan dukungan pada Joni Piter Suplus sebagai Ketua KUD Pancuran Gading untuk periode jabatan 2022-2027. (***)

Continue Reading

Kabar Kampar

Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD

Published

on

Kepala Bapenda Zamhur saat memimpin rapat percepatan penerimaan PAD Kabupaten Kampar.

Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.

“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.

Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.

“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.

Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.

“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.

Continue Reading

Kabar Kampar

Terpilih Aklamasi, Sekda Ardi Mardiansyah Pimpin Korpri Kampar

Published

on

Sekda Kampar Ardi Mardiansyah.

Bekawan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar periode masa sisa 2025 – 2030 dalam Muskablub Korpri Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (2/9/2026). Ia mendapat dukungan dari seluruh unsur Korpri kecamatan, OPD serta pengurus Korpri Kabupaten Kampar setelah ketua Korpri sebelumnya Refizal mengundurkan diri.

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ardi Mardiansyah. Ia menilai, secara ex officio Sekda memang memiliki posisi strategis dalam kepengurusan Korpri dan diyakini mampu membawa organisasi tersebut menjadi lebih aktif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Kami yakin Pak Sekda dapat membawa Korpri bekerja secara profesional, menjadi tempat mengadu dan tempat bernaung bagi seluruh ASN dan PPPK. Rangkul semuanya, jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari kita besarkan rumah kita bersama ini,” tegasnya.

Ia meminta kepengurusan segera disusun dengan melibatkan seluruh unsur, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.

“Segera susun kepengurusan dan program kerja. Setelah itu kita lakukan pelantikan. Saya berharap Korpri ke depan semakin aktif, semakin besar manfaatnya dan kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan langsung oleh anggota,” katanya.

Di balik harapannya terhadap masa depan Korpri, Ahmad Yuzar juga memberikan perhatian khusus terhadap para ASN yang memasuki masa purnabakti.

Ia mengapresiasi kepengurusan sebelumnya di bawah Ketua Korpri Refizal yang telah menghidupkan berbagai kegiatan, termasuk pemberian penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama anggota.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilanjutkan secara berkala. Sebab, setiap hari selalu ada ASN yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat.

“Kegiatan seperti penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kalau bisa dilakukan secara berkala, karena setiap hari ada ASN yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ekspos Kejari Kampar: Perkara Dugaan Manipulasi Hasil Pemeriksaan di Inspektorat hingga Lanjutan KUR BRI

Published

on

Kajari Kampar didampingi)Ara Kasi saat ekspos Kinerja Kejari Kampar.

Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kampar memimpin ekspos Capaian kinerja selama Tahun 2026 yang digelar Rabu (2/9/2026) sore. Sejumlah perkara diungkapkan Kajari didampingi Para Kasi di instansinya, mulai dari Perkara KUR BRI hingga perkara dugaan manipulasi hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Kampar.

“Di tahun 2026 kita lakukan 2 sprin penyidikan, pertama dugaan tindak pidana korupsi manipulasi pelaporan hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Pemkab Kampar, dan saat ini kita dalam penyelesaian perkara KUR BRI, ditahap pertama kita telah sidangkan KUR dengan terdakwa AH cs, sebagian besar sudah inkrah, dan masih ada yang upaya hukum, akan kita selesaikan,” papar Kajari.

Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH juga memaparkan bahwa dari kasus KUR BRI, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan sebesar Rp. 331 juta rupiah, dan uang pengganti sebanyak Rp. 190 juta rupiah.

Namun ditanya lebih jauh terkait manipulasi laporan keuangan di Inspektorat, Kajari Kampar belum berkenan menjelaskan lebih jauh, hanya menyebut dugaan manipulasi terjadi di tahun 2025.

“Mungkin sekarang, hanya itu dulu informasi yang kami berikan. itu (perkara) di tahun 2025,” ungkap Kajari.

Selain dua kasus diatas, Kajari juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dari bidang-bidang yang ada di instansinya, mulai dari legal asisten, LO maupun tindakan hukum lain sebanyak 4 kegiatan yaitu dengan Bapenda, termasuk pelayanan hukum lain, seperti layanan hukum gratis sebanyak 10 kegiatan serta 3 kegiatan MoU.

“Sedangkan untuk penyelamatan pemulihan keuangan negara sebesar sekitar Rp. 754 Juta rupiah,” papar Kajari.

Continue Reading

Trending