Kabar Kampar
Bupati Catur Dampingi Sekjen KKP RI Tabur Bibit Ikan Baung di Lubuk Larangan Pulau Belimbing
Bupati Catur saat mendampingi Sekjen KKP RI saat menabur Bibit Ikan. Foto : Diskominfo Kampar
Bekawan.com – Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH, MH mendampingi Sekjen Kementerian Kelautan Drs Antam Novambar melakukan penebaran bibit (restocking) ikan Ikan Baung dan Masher yang dilepaskan di Lubuk Larangan Desa Pulau Belimbing Kecamatan Kuok, Jumat (18/3/2022).
Turut hadir pada kesempatan tersebut diantaranya FAO Representative Indonesia – Timor Leste Rajendra Aryal, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Dr I Nyoman Radiarta serta National Project Coordinator (NPC) IFISH FAO- United Nations Yayan Hikmayani.
Dalam sambutannya, Catur mengatakan, Kabupaten Kampar merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang tidak memiliki wilayah laut namun potensi perikanan yang tinggi. Berdasarkan data statistik secara spesifik, produksi perikanan Provinsi Riau sekitar 75% ditopang oleh Kabupaten Kampar. Produksi ini didukung oleh beberapa sungai, waduk dan danau yang tersebar di hampir semua wilayah di kabupaten Kampar dan terdapat hampir 60 jenis ikan perairan darat beberapa diantaranya memiliki nilai ekonomis yang tinggi seperti Baung, Masher, Kalabau, Tapah dan Geso namun populasi ikan – ikan tersebut telah mengalami penurunan polulasi.
“Hal ini tentunya akan sangat berdampak pada perekonomian masyarakat, terutama nelayan-nelayan yang hidupnya bergantung pada sumberdaya perikanan darat. Selain itu, Kabupaten Kampar juga memiliki ikan asli, yaitu ikan belida yang saat ini statusnya berada pada perlindungan penuh, hal ini dikarenakan populasinya yang semakin menurun,” beber Catur.
Ditambahkan Catur, Salah satu bentuk perhatian masyarakat lokal terhadap pengelolaan dan perlindungan sumberdaya perikanan adalah Lubuk Larangan, dengan konsep pengelolaannya berbasis masyarakat lokal (adat) dan ini menjadi bukti bahwa masyarakat kabupaten Kampar telah sadar akan pentingnya keberlanjutan sumberdaya alam khususnya sumberdaya perikanan yang telah ada sejak dulu.
“Sampai saat ini Lubuk Larangan yang tercatat di Dinas Perikanan Kampar telah mencapai 41 titik yang tersebar hampir disemua kecamatan. Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar sangat mengapresiasi kegiatan Pelepasliaran ikan asli dan Pemilihan lokasi pelepasliaran ikan asli (ikan Baung) di lokasi ini merupakan langkah yang tepat karena lokasi pelepasliaran ini telah dicanangkan oleh pemerintah desa dan masyarakat akan menjadi Lubuk Larangan baru yang nantinya akan dikelola oleh kelompok,” tambah Catur.
Sementara itu, Sekjen Kementerian Kelautan Drs. Raden Antam Novambar mengatakan bahwa selama ini sebagai masyarakat hanya bisa mengambil ikan, namun tidak menjaga kelestariannya dengan menabur kembali bibit ikan tersebut, “padahal kita harus memikirkan jangka panjang dengan tetap memelihara, jangan sampai dikemudian hari tidak ada ikan lagi di sungai, kasihan anak cucu kita, untuk itu kepada pihak terkait, tolong di cek pembuangan limbah, dan kepada Bupati saya berharap bisa memberikan pengertian kepada masyarakat agar menangkap ikan seperlunya saja, jangan berlebihan agar keleatarian bisa terjaga dan bisa dinikmati anak cucu kita dikemudian hari,” pesannya.
Kabar Kampar
Bupati Ahmad Yuzar Kembali Lakukan Monitoring Penerapan WFH
Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar kembali melakukan monitoring pelaksanaan Work From Home (WFH) di Lingkungan Pemkab Kampar, Jumat (17/4/2026) pagi, sejumlah OPD menjadi pilihan acak Ahmad Yuzar dalam menindaklanjuti SE Kemendagri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr.Ardi Mardiansyah, Inspektur Kabupaten Kampar, Muhammad Irsyad, Kepala BKPSDM Riedel Fitri serta sejumlah Kepala OPD.
Monitoring dilakukan dengan menggunakan sepeda dan sepeda motor sebagai bentuk implementasi efisiensi sekaligus mendorong pola kerja yang lebih hemat energi, sehat, dan ramah lingkungan.
Adapun OPD yang menjadi lokasi monitoring antara lain Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar, Puskesmas Bangkinang Kota, PTSP, DPPKBP3A, Kantor Camat Bangkinang, serta Puskesmas Laboy Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus tetap mengedepankan produktivitas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah, pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tidak mengalami penurunan. Transformasi budaya kerja ini harus dimaknai sebagai peningkatan kinerja, bukan sebaliknya,” ujar Ahmad Yuzar.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan oleh masing-masing pimpinan OPD terhadap pelaksanaan WFH di unit kerjanya.
Sementara itu, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menambahkan bahwa monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan perangkat daerah dalam menyesuaikan pola kerja baru, sekaligus memastikan efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kinerja.
Dari hasil monitoring, secara umum pelaksanaan WFH di sejumlah OPD berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kabar Kampar
Ketua PN Bangkinang Sertijab, Ini Harapan Bupati Ahmad Yuzar
Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Soni Nugraha atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang. Bupati menilai, berbagai kontribusi yang telah diberikan sangat berarti dalam menjaga penegakan hukum serta menciptakan sinergi yang baik antara lembaga yudikatif dan pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Soni Nugraha. Semoga segala dedikasi yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan ke depan,” ujar Bupati saat menghadiri acara Sertijab Ketua PN Bangkinang yang digelar, Kamis (17/4/2026) malam.
Kepada Ketua Pengadilan Negeri yang baru, Noviyanto Hermawan, Bupati Kampar menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat melanjutkan serta meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.
“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Noviyanto Hermawan. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan berintegritas di Kabupaten Kampar,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Soni Nugraha menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kampar, atas dukungan selama dirinya bertugas. Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan.
Di sisi lain, Noviyanto Hermawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah ada serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Kabar Kampar
Kampar Terbaik Pengelolaan DAK Non-Fisik BOK POM 2025
Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar meraih penghargaan sebagai Kabupaten dengan Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawasan Obat dan Makanan Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung di sela-sela kegiatan strategis kesehatan masyarakat yang dipimpin serta dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, AP, M.Si, di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis, (16/4/2026).
Kegiatan ini juga mengagendakan tiga isu krusial diantaranya, advokasi Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026, Monitoring dan Evaluasi (Monev) DAK Non-Fisik BOK POM, serta koordinasi Pengendalian Resistensi Antimikroba. Acara turut dihadiri oleh Kepala BBPOM Pekanbaru dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Sekda Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi dalam arahannya mengapresiasi capaian Kabupaten Kampar. Ia menekankan bahwa akuntabilitas dalam mengelola DAK Non-Fisik sangat penting untuk memastikan program pusat bersinergi dengan pengawasan di daerah.
Merespons penghargaan tersebut, Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. “Penghargaan ini adalah bukti kerja keras tim dalam mengelola anggaran secara efektif. Kami berkomitmen memastikan setiap bantuan operasional (BOK) terserap tepat sasaran guna mendukung kerja lapangan dalam mengawasi peredaran obat dan makanan demi melindungi masyarakat,” tegasnya.
Selain prestasi anggaran, Dr. Ardi juga menyoroti langkah preventif dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba dan peningkatan standar keamanan pangan melalui program Desa Pangan Aman. “Kami siap membawa standar keamanan ini hingga ke tingkat desa agar masyarakat Kampar lebih sehat dan produktif,” pungkas Sekda.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
