Connect with us

Kabar Kampar

Pura-pura Tak Waras, Mantan Pj Kades Di Kampar Divonis 3,6 Tahun Penjara

Published

on

Terdakwa saat mengikuti sidang secara daring. Foto :  Bekawan.com

Bekawan.com – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pekanbaru menjatuhkan vonis terhadap Edi Hatisman terdakwa Pj Kades Mentulik Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar dengan hukuman 3 tahun dan 6 bulan penjara, Jumat (8/4/2022). Hal ini disampaikan Kajari Kampar Arif Budiman melalui Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang.

“Dalam amar putusannya hakim menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diatur dalam Pasal 3 jo Pasal 18  Undang – Undang  Nomor 20 tahun 2021 jo Undang – Undang Tipikor Nomor 31 tahun 1999,” ujar Silfanus.

Selain Pidana penjara terdakwa juga dikenakan denda 100 juta rupiah subsider 3 bulan kurungan. Terdakwa juga dihukum dengan membayar uang pengganti sebesar 207,5 juta rupiah subsider 1 tahun dan 3 bulan penjara.

Atas putusan Hakim PN Tipikor Pekanbaru tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengambil sikap pikir – pikir untuk langkah hukum selanjutnya.

Sidang ini dipimpin oleh Hakim Ketua Yuli Arta Puja Yotama, Hakim Anggota : Yelmi, dan Adrian hutagalung, sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) K.Ario Utomo dan Haris Jasmana.

Sebelumnya, dalam tuntutan  yang dibacakan JPU, Edi Harisman terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. JPU Kejari Kampar menuntut Edi Harisman dengan Pidana Penjara selama 5 tahun penjara.

“Terdakwa diancam pidana dalam pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang – Undang RI Nomor 31 tahun 1999,” tambah Silfanus.

Perkara ini berawal pada tahun 2015 APBDes Desa Mentulik sebesar Rp. 1.123.911.536 yang di dalamnya terdapat  tambahan dana bantuan Provinsi (Bankeu) yang diperuntukkan untuk pembangunan fisik desa sebesar Rp. 500 Juta Rupiah.

Dana tersebut yang masuk ke rekening Desa Mantulik pada tanggal 28 Desember 2015 (berdasarkan rekening koran Giro periode 1/1/2015 – 31/12/2015.

Pada waktu itu, EH menjabat Pj Kades Mentulik sejak 15 Oktober 2015 sampai 26 Januari 2016 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kampar Nomor 141/BMPD/575 tentang Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Mentulik Kecamatan Kampar kiri Hilir tanggal 15 Oktober 2015.

Dan Surat Keputusan Bupati Kampar Nomor 141/BMPD/76 tanggal 16 Januari 2016 tentang  mengaktifkan dan pengangkatan kembali.

Dana Bankeu tersebut dicairkan beberapa kali oleh Pj Kades Mentulik  EH pada tanggal 30 Desember 2015 sebesar Rp250 juta.

Pada tanggal 5 Januari 2016 sebesar Rp.52.500.00 juta, pada tanggal 26 Januari 2016 sebesar Rp. 50 juta, pada tanggal 1 Februari 2016 sebesar Rp.50 juta sebanyak dua kali penarikan tunai dengan cek masing-masing Rp. 25 juta, pada tanggal 15 Februari 2016 sebesar Rp. 40 juta, dana tersebut dikuasai Pj Kades untuk kepentingan pribadi.

Continue Reading

Kabar Kampar

Mahasiswa Kukerta UNRI di Pulau Gadang Kampar Gelar Aksi Sosial, Sabtu Sehat Hingga Sosialisasi Stunting dan Germas

Published

on

Mahasiswa Kukerta UNRI di Pulau Gadang. Foto : rilis/Bekawan.com

 

Bekawan.com-Dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta), mahasiswa Kukerta Universitas Riau (Unri) di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar menggelar berbagai kegiatan.

Koordinator Desa Kukerta Universitas Riau di Desa Pulau Gadang Muhammad Fadel kepada wartawan, Rabu (10/8/2022) mengatakan, sejak kedatangan 10 orang mahasiswa Kukerta Universitas Riau di Desa Pulau Gadang 5 Juli 2022 hingga hari ini, Rabu (10/8/2022) berbagai kegiatan telah sukses digelar. Menurut jadwal yang telah ditetapkan pihak kampus, mereka akan mengakhiri kegiatan pada 15 Agustus 2022 nanti.

Diantara kegiatan yang telah sukses digelar adalah kegiatan sosial, kegiatan olahraga hingga memberikan edukasi dan sosialiasi tentang stunting hingga Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Mereka juga melaksanakan kegiatan di berbagai sekolah di Pulau Gadang.

Kegiatan pertama yang sukses dilaksanakan adalah Sabtu Sehat yang dilaksanakan pada Sabtu (30/7/2022) lalu. Kegiatan ini mengangkat tema “Bangkitkan budaya hidup sehat, mahasiswa Kukerta balik kampung Unri tahun 2022”. Tujuan kegiatan ini yaitu mengajak masyarakat melakukan aktivitas pola hidup sehat.

Kegiatan Sabtu Sehat diawali dengan jalan santai yang mengambil start di Posko Kukerta UR di Dusun III dan finish di Balai Pemuda Desa Pulau Gadang di Dusun II. Kegiatan ini diikuti Kepala Desa Pulau Gadang bersama aparatur Pemerintah Desa Pulau Gadang hingga RT/RW, PKK, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPM), Organisasi Pemuda Pulau Gadang (OPP), tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala sekolah, majelis guru dan siswa dari beberapa sekolah di Pulau Gadang baik dari SMAN 2 XIII Koto Kampar, MTs Syekh Jaafar, SMP Negeri 3 XIII Koto Kampar, SD Negeri 006 Pulau Gadang dan SD Negeri 007 Pulau Gadang serta masyarakat Desa Pulau Gadang dan sekitarnya.

Setelah gerak jalan santai, sebelum pencabutan nomor undian doorprize, mahasiswa Kukerta mengajak peserta shalawatan bersama karena pada hari itu bertepatan dengan peringatan tahun baru Islam1 Muharram 1444 Hijriyah. Selain itu dilaksanakan senam sehat. Ada tiga jenis senam yang dilaksanakan, yakni senam seribu, senam maumere dan senam kewer-kewer. Kegiatan jiga diselingi sarapan sehat bubur kacang hijau.

“Kegiatan ide ini dari organisasi Pemuda Pulau Gadang. Kami berharap kegiatannya senam sehat ini menjadi awal gerakan senam sehat yang dilaksanakan setiap pekannya. Senam sangat banyak manfaatnya untuk kesehatan,” ujar Fadel.

Disela-sela kegiatan senam sehat mahasiswa Kukerta UR juga memberikan edukasi dan sosialiasi tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Menurut Fadel, gerakan yang dicanangkan oleh oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sangat penting untuk disosialisasikan karena
perubahan pola hidup masyarakat yang semakin modern menjadi salah satu dasar  Germas dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan.

Ia menambahkan, Germas adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat   meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat  dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.

Kegiatan lainnya yang dilakukan mahasiswa Kukerta UR di Pulau Gadang adalah gerakan sosial Jum’at Berkah berupaya pembagian nasi goreng kepada ratusan jemaah Masjid Al Hidayah setelah selesai pelaksanaan ibadah Sholat Jum’at pada 22 Juli 2022.”Tujuan kegiatan ini menumbuhkan semangat berbagi melalui berinfak dan bersedekah,” ulasnya.

Kegiatan ini mengangkat tema “Tumbuhkan semangat berbagi, mahasiswa Kukerta balik kampung Universitas Riau tahun 2022”.

Tujuan  kegiatan ini agar kegiatan Kukerta dapat secara komperhensif menyentuh seluruh lapisan masyarakat Desa Pulau Gadang dan sekitarnya, termasuk mahasiswi ataupun masyarakat. Berbagai kegiatan yang sukses dilaksanakan ini mendapat apresiasi dari masyarakat.

Seperti yang disampaikan Ketua BPD Pulau Gadang Ali Basya, S.Pd. Ia mengatakan, dengan adanya beberapa kegiatan ini diharapkan akan menambah kesadaran masyarakat akan arti pentingnya pola hidup sehat dan berbagi antar sesama.

Apalagi saat ini, datangnya sakit terkadang tak diduga-duga. Untuk itu menjaga pola makan, hidup sehat dan olahraga adalah unsur penting yang harus diperhatikan. “Kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anak-anak kami yang telah melaksanakan berbagai jenis kegiatan di Desa Pulau Gadang,” tutur Ali Basya.

Adapun 10 orang mahasiswa peserta Kukerta Unri di Desa Pulau Gadang adalah Muhammad Fadel (NIM 2007110764) sekaligus sebagai Kordes, Muhammad Ridho (2005114271) sebagai Wakil Kordes, Lidya Febyana (2003125529) sebagai Sekretaris, Zelvi Jumelda (2001124644) sebagai Bendahara, Rindiani (2005113187) sebagai Humas, Ory Dwi Oktanur (2005125584) sebagai Humas, Ade Khofifah Nst (2001114055) sebagai Seksi Publikasi dan Dokumentasi, Desti Syarah (2001126354) sebagai Seksi Publikasi dan Dokumentasi, Hari Novri Maulana (2005111352) sebagai Koordinator Lapangan dan Andra Gemara Saputra (2007110752) sebagai Seksi Perlengkapan.(rilis)

Continue Reading

Kabar Kampar

Buron  2 Tahun Lebih, Tim Tabur Kejari Kampar Berhasil Eksekusi Tami Chaniago

Published

on

Kasi Intel dan Kasi Pidum saat mengamankan Tami Chaniago. Foto : Bekawan.com.

Bekawan.com – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar melakukan Penangkapan (ekskusi) terhadap terpidana pengrusakan tanaman Tami Chaniago, Rabu (10/8/2022).

Penangkapan ini langsung dilakukan oleh Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang, Kasi Pidum Hari Naurianto beserta anggota.

“Benar, pada sore ini kita dari tim gabungan Kejari Kampar melakukan eksekusi terhadap seorang terpidana Tami Chaniago yang terjerat kasus pengrusakan tanaman warga,” ujar Silfanus.

Silfanus juga menjelaskan, bahwa penangkapan dilakukan tim gabungan di pinggir jalan depan sebuah warung di Desa Rimbo Panjang Tambang Kampar.

“Setelah kita lakukan eksekusi (penangkapan), terpidana langsung kita jebloskan ke Lapas kelas IIA Bangkinang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” sebut Silfanus.

Lanjut Silfanus, sebelumnya pihak Kejari Kampar telah melakukan pemanggilan persuasif terhadap terpidana, namun tidak pernah diindahkan.

“Sebelumnya kita telah melakukan pemanggilam terhadap yang bersangkutan namun tak dihiraukan,” pungkasnya.

Dalam putusan Mahkamah Agung yang sudah dikeluarkan dengan No 455/K/Pid/2020, memeriksa Tindak Pidana Khusus pada tingkat kasasi yang dimohonkan oleh penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Kampar dan terdakwa.

Dalam putusan itu, telah memutuskan perkara terdakwa Tami Chaniago alias Tami yang dituntut Jaksa Penuntut Umum Bangkinang pada tanggal 25 juni 2019 yang sudah di vonis 4 bulan penjara.

Continue Reading

Kabar Kampar

Tampilkan Fashion Show di Event Bagholek Godang, Perancang dan Model IPEMI Kampar Disambut Meriah

Published

on

Salah seorang model memperagakan busana di Panggung Bagholek Godang. Foto : Bekawan.com

Bekawan.com – Ada yang berbeda di malam ke 4 Perhelatan Bagholek Godang  yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Provinsi Riau dan Hari Kemerdekaan RI di Kabupaten Kampar.

Ribuan masyarakat yang hadir memadati Lapangan Merdeka Bangkinang Kota disuguhkan dengan penampilan model-model yang bergaya dengan balutan Batik Khas Kampar hasil perancang busana asal Kampar.

Dari informasi yang dirangkum Bekawan.com, rancangan yang ditampilkan merupakan hasil perancang busana yang tergabung dalam Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Kabupaten Kampar, seperti Nurnanigsih, Era Noveryanti, hingga Ketua IPEMI Kampar sendiri Ninik Faradhila yang menampilkan sekitar 10 rancangan koleksi pribadinya.

Ketua IPEMI Kampar melalui Dewan Pakar Era Noveryanti menjelaskan bahwa keterlibatan IPEMI Kampar diacara Bagholek Godang sebagai ajang mempromosikan Batik Kampar.

“Kita fokuskan ke batik, untuk memperkenalkan Batik Kampar, jika selama ini kita hanya menjual batik, kita mulai menjual kain batiknya saja, saat ini kita mulai memproduksi dan menjual batik dalam bentuk busana,” ungkapnya.

Berbagai busana bertema dan bercorak Kampar terlihat begitu anggun dibawakan model yang disambut teriakan dan tepuk tangan penonton yang hadir, seperti busana yang dikenakan model bernama Santi Sumarni, busana rancangan Ninik Faradhila ini bermotif ikan patin dan akar daun tunggal yang lembangkan masyarakat sebagai kepribadian yang sigap dan berilmu dibidang perikanan.

Nur Laina, salah seorang warga Bangkinang mengaku sangat menikmati peragaan busana yang ditampilkan IPEMI Kampar, ia bahkan menyinggung Citayam Fashion Week yang sempat heboh belakangan ini.

“Kalau di Jakarta kan ada Citayam (Fashion Week), nah di Kampar ada Bagholek Godang Fashion Week,” ungkapnya sambari tertawa. (Fan)

Continue Reading

Trending