Connect with us

Kabar Kampar

Optimalkan Pendapatan Daerah, Pemkab Kampar Gelar Rapat dan Sosialisasi UU

Published

on

Rapat terkait optimalisasi PAD dan sosialisasi UU di Bapenda Kampar. Foto: bekawan.com

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar Rapat Dalam rangka Optimalisasi penerimaan pendapatan daerah Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2022, sekaligus sosialisasi undang undang Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pusat dan Daerah (HKPD), rapat ini dilaksanakan di Aula Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kampar (Bappenda) Kampar, Jum’at (8/4/2022).

UU Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah diharapkan dapat mendukung terwujudnya layanan publik yang berkualitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Tentunya, dibutuhkan pemahaman dan kesungguhan dari semua pihak untuk mengimplementasikan kebijakan yang dituangkan dalam UU HKPD ini.

Dalam rapat tersebut Penerimaan pajak asli daerah Target serta yang terealisasikan Maret 2022 Jenis Retribusi Jasa Umum yaitu, Retribusi Pelayanan kesehatan Target (-) Realisasi  (-), Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan Target (248.000.000.00) Realisasi (16.65%), Retribusi Pelayanan Parkir ditepi Jalan Umum: Target 268.442.000.00 Realisasi (21.10%), Retribusi Pelayanan Pasar Target (254.000.000.00) Realisasi (12.16%), Retribusi Pengujian Kenderaan Bermotor Target (921.600.000.00) Realsisasi (17.47%), Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran Target (30.000.000.00) Realisasi (9.12%), Retribusi Penyediaan atau Penyedotan Kakus Target (64.000.000.00) Realisasi (26.55%), Retribusi Pelayanan Tera/tera ulang Target (450.000.000.00) Realisasi (37.81%), Retribusi Pengawasan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi Terget (1.153.500.000.00) Realisasi (7.93%).

Serta Terget dan realisasi tentang Retribusi Jasa Usaha yaitu Retribusi Penyewaan Bangunan Target (110.000.000.00) realisasi (3.14%), Retribusi Pemakaian Laboratorium Target (45.000.000.00) Realisasi (-), Retribusi Pemakaian Kenderaan Bermotor Target (770.000.000.00) Realisasi (30.49%), Retribusi Rumah Potong Hewan Target (64.000.000.00) Realisasi (27.97%), Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga Target (200.000.000.00) Realisasi (16,35%).

Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto yang diwakili oleh Sekretaris Bapenda Kabupaten Kampar Jaka Putra, SE mengatakan pelaksanaan otonomi daerah seluas-luasnya bagi kabupaten/kota berkonsekuensi terhadap pemenuhan kebutuhan pembiayaan pembangunan dan pemerintahan, oleh karena itu kontribusi pendapatan asli daerah dalam menopang pelaksanaan pembangunan yang berlanjut dan berkesinambungan di kabupaten Kampar harus didorong melalui upaya-upaya strategis.

“Hal ini penting dilakukan seiring dengan ketidakpastian dana transfer dari pemerintah pusat yang disalurkan kepala daerah, selain itu penguatan sumber-sumber penerimaan berupa pendapatan asli daerah (PAD) dapat sebagai penopang pembiayaan,” ungkap Jaka Putra.

Pemkab Kampar menegaskan bahwa Rapat Pendapatan Asli Daerah ini sangat penting karena berkaitan dengan keberlangsungan Pemerintahan dan Pembangunan, untuk itu Pemkab kampar meminta forum Rapat Pendapatan Asli Daerah bukan hanya sekedar seremonial, tetapi harus menjadi wadah dan momentum bagi setiap SKPD pengelola pendapatan untuk mengevaluasi kinerja pendapatan Asli daerah yang dikelolanya

“Dengan demikian melalui evaluasi ini kita dapat memahami dan mengetahui jumlah realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah dicapai masing -masing pengelola, disamping itu pada rapat tersebut perlu diidentifikasi permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam pencapaian target serta merumuskan upaya strategis,” pungkas Jaka.

Continue Reading

Kabar Kampar

Sekjen PWI Pusat Meninggal Dunia, Kadis Kominfo Kampar Ucapkan Duka Mendalam 

Published

on

Kadiskominfo Kampar Lukmansyah Badoe.

Bekawan.com – Kadiskominfo Kampar Lukmansyah Badoe mengucapkan bela sungkawa dan duka mendalam atas berpulangnya tokoh Pers Nasional yang juga Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, yang meninggal dunia, Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta.

“Kami atas nama pribadi dan sebagai Kepala Dinas Kominfo Kampar mengucapkan duka mendalam atas berpulangnya Sekjen PWI Pusat yang juga mantan Ketua PWI Riau Dua Periode, Bapak Zulmansyah Sekedang,” ucapnya Sabtu (18/4/2026) pagi.

Kadiskominfo Kampar juga menyebut kepergian tokoh pers yang telah malang melintang di berbagai media dan organisasi pers ini menjadi kehilangan besar bagi Dunia Pers Indonesia.

“Semoga keteguhan dan dedikasi beliau di dunia pers, menjadi amal jariyah, dan bisa memotivasi wartawan, terkhusus bagi wartawan Kampar. Dan semoga keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tambah Kadis.

Zulmansyah Sekedang lahir pada 2 Juli 1972 di Banda Aceh. Ia merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara. Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di Aceh sebelum melanjutkan studi di Universitas Riau, jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Semasa mahasiswa, ia aktif di berbagai organisasi seperti Surat Kabar Kampus Bahana Mahasiswa, Mapala Sakai, serta Senat Mahasiswa. Ia juga aktif di organisasi ekstra kampus seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru.

Dalam dunia profesional, Zulmansyah memiliki rekam jejak panjang di industri media. Ia pernah menjabat Direktur Utama Harian Sumut Pos, Komisaris Utama Posmetro Medan, Komisaris Rakyat Aceh, Komisaris Metro Siantar, hingga Komisaris Pekanbaru Pos. Ia juga pernah menjadi Direktur Utama dan Komisaris Riau Televisi (RTV).

Di bidang organisasi, kiprahnya juga luas, mulai dari Ketua LAPMI HMI Pekanbaru, Ketua Forum Pemimpin Redaksi Jawa Pos Group, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, hingga Ketua Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau. Ia kemudian memimpin PWI Riau selama dua periode, 2017–2022 dan 2022–2027, sebelum dipercaya di tingkat nasional sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat masa bakti 2023–2028.

Selain itu, almarhum juga dikenal sebagai tokoh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Riau. Ia tercatat pernah memimpin kepengurusan Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Riau. Dalam kepengurusan tersebut, Zulmansyah menjabat sebagai Ketua dengan Fitriady Syam sebagai Sekretaris.

Pelantikan pengurus HIPKA Riau saat itu dilakukan oleh Wakil Sekretaris Jenderal HIPKA Pusat Tengku A Rahman Alba, serta dihadiri sejumlah tokoh seperti Andi Faisal Jollong, Muntoha Ahmad, Plt Sekda Riau Ahmadsyah Harrofie, Yulisman, Mansyur, Muhammad Sahal, serta sejumlah tokoh dan pengusaha lainnya.

Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang tegas, organisatoris, dan vokal dalam menjaga marwah pers serta mendorong profesionalisme wartawan di tengah tantangan era digital dan maraknya hoax.

Continue Reading

Kabar Kampar

Wabup Misharti : Pemkab Kampar Komit Dukung Peningkatan Kualitas Guru

Published

on

Bekawan.com – Wakil Bupati yang juga Ketua PGRI Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mendukung peningkatan kualitas guru melalui berbagai program pelatihan, penguatan kompetensi, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. Ia juga menyampaikan bahwa peran guru sangat strategis dalam membentuk generasi unggul yang mampu bersaing di era global.

Hal itu ditegaskan Misharti disela-sela kegiatan KONKERNAS II PGRI 2026 yang diselenggarakan di Hotel Golden Boutique Jakarta, Jum’at (17/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Silaturahmi dalam Mewujudkan Guru Bermutu, Indonesia Maju” sebagai upaya mempererat hubungan antar tenaga pendidik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Kegiatan seperti KONKERNAS ini menjadi wadah penting untuk memperkuat silaturahmi, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia juga mengapresiasi peran aktif PGRI dalam menjaga profesionalisme guru di seluruh Indonesia.

Sementara itu Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi menyebut bahwa tema yang diangkat dalam KONKERNAS II ini menjadi refleksi penting bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia maju.

Continue Reading

Kabar Kampar

Bupati Ahmad Yuzar Kembali Lakukan Monitoring Penerapan WFH

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar kembali melakukan monitoring pelaksanaan Work From Home (WFH) di Lingkungan Pemkab Kampar, Jumat (17/4/2026) pagi, sejumlah OPD menjadi pilihan acak Ahmad Yuzar dalam menindaklanjuti SE Kemendagri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr.Ardi Mardiansyah, Inspektur Kabupaten Kampar, Muhammad Irsyad, Kepala BKPSDM Riedel Fitri serta sejumlah Kepala OPD.

Monitoring dilakukan dengan menggunakan sepeda dan sepeda motor sebagai bentuk implementasi efisiensi sekaligus mendorong pola kerja yang lebih hemat energi, sehat, dan ramah lingkungan.

Adapun OPD yang menjadi lokasi monitoring antara lain Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar, Puskesmas Bangkinang Kota, PTSP, DPPKBP3A, Kantor Camat Bangkinang, serta Puskesmas Laboy Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus tetap mengedepankan produktivitas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah, pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tidak mengalami penurunan. Transformasi budaya kerja ini harus dimaknai sebagai peningkatan kinerja, bukan sebaliknya,” ujar Ahmad Yuzar.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan oleh masing-masing pimpinan OPD terhadap pelaksanaan WFH di unit kerjanya.

Sementara itu, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menambahkan bahwa monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan perangkat daerah dalam menyesuaikan pola kerja baru, sekaligus memastikan efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kinerja.

Dari hasil monitoring, secara umum pelaksanaan WFH di sejumlah OPD berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Continue Reading

Trending