Connect with us

Kabar Kampar

Tidak Taat Pajak, Pemkab Kampar Tertibkan Reklame Rokok

Published

on

Petugas mencabut sejumlah iklan rokok yang tidak memiliki izin. Foto : Bekawan.com.

 

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kampar bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar melakukan  penertiban terhadap reklame tidak taat pajak dan tanpa izin, Kamis (16/6/2022). Sasaran penertiban kali ini adalah  reklame insidentil rokok yang ada di wilayah Kabupaten Kampar.

Penertiban  reklame rokok ini dipimpin oleh Sekretaris  Bapenda Kabupaten Kampar  Jaka Putra, SE, M.Si bersama Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Kampar H. Syawir, M.Si Dt Tandiko. Ikut mendampingi, Kabid Pendataan dan Pendaftaran Zamzul Azmi, SE, MM, Kabid Penagihan dan Keberatan Williandrie Amigo Rahmola, ST, M.Si,  fungsional lingkup Bapenda dan petugas Satpol PP Kabupaten Kampar.

Ada dua lokasi penertiban yang dilakukan Bapenda Kampar dan  Satpol PP kali ini, yakni objek reklame salah satu merek rokok yang terpasang  di  Jalan HR. Subrantas tepatnya di pendakian Bukit Cadika Bangkinang Kota  dan  di jalan raya Bangkinang-Pekanbaru tepatnya di Desa Simpang Kubu Kecamatan Kampar.

Masing masing lokasi   terdapat lima  unit reklame sehingga totalnya ada  10 unit reklame.  Reklame tersebut  dibongkar oleh petugas dan diamankan  di kantor Bapenda Kabupaten Kampar.  Reklame tersebut  ada yang dipasang menggunakan tiang besi dan di cor semen sehingga cukup kuat tertanam dipinggir jalan tersebut.

Kepala Bapenda Kabupaten Kampar  Ir. Hj. Kholidah, MM kepada wartawan menyampaikan bahwa Penertiban yang dilakukan  saat ini adalah  dalam rangka optimalisasi pajak daerah khusus pajak reklame, untuk mendukung program kerja kepala daerah. “Kita (Pemerintah Daerah, red) melakukan pengawasan sekaligus penertiban terhadap reklame-reklame yang tidak mematuhi peraturan perpajakan,” ujar Kholidah.

Dijelaskan Kholidah bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah  pembongkaran terhadap beberapa objek reklame  karena  tidak mematuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Perda Kabupaten Kampar Nomor  :  14 Tahun 2011 tentang  pajak reklame sebagai turunan dari  Undang Undang Nomor : 28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah.

Untuk itu, pemerintah daerah (Bapenda) terus menghimbau kepada seluruh pengusaha atau wajib pajak agar patuh dan taat  dengan ketentuan yang berlaku. “Kita Pemerintah Daerah memberikan kepastian hukum dan kenyamanan dalam menjalankan usaha di Kabupaten Kampar dengan tetap memenuhi kewajiban mereka terhadap pajak daerah,” ujar kholidah.

Kholidah menyampaikan objek reklame yang ditertibkan ini selain tidak memiliki ijin dan tidak membayar pajak juga ada pelanggaran  lainnya. Yakni reklame insidentil yang dipasang menggunakan tiang besi dan di cor semen layaknya reklame permanen. Disamping itu reklame dipasang di  bahu jalan sehingga membahayakan pengguna jalan.

Dalam pembongkaran ini pihaknya tidak merusak objek reklame tapi mengamankan dan pemiliknya bisa mengambilnya kembali. Kalau mereka ingin memasang reklame itu kembali harus bayar dulu pajaknya. “Kalau  mereka penuhi kewajiban, silakan pasang  kembali sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas kholidah.

Dijelaskan, bahwa pembongkaran ini juga sudah berkoordinasi dengan beberapa OPD terkait. “Sebelum pembongkaran kita berkoordinasi dengan  OPD terkait dalam hal ini  Satpol PP sebagai OPD  penegak perda,” jelas Kholidah.

Sementara itu  Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Kampar H.  Syawir, M.Si, Dt Tandiko  menyampaikan bahwa Satpol PP selalu  mendukung upaya penertiban dan penegakan  perda  dalam rangka  peningkatan Pendapatan  Asli Daerah (PAD). “Kegiatan ini tetap ditingkatkan untuk meningkatkan pendapatan daerah dalam mendukung program kerja 100 hari PJ. Bupati Kampar,” ujar Syawir. (Herman Jhoni)

Continue Reading

Kabar Kampar

Asisten II Setda Kampar : KAPEMARY Harus Jadi Wadah Produktif

Published

on

Asisten II Setda Kampar Muhamad, MSi

Bekawan.com – Bupati Kampar yang di wakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs.Muhammad berpesan agar Keluarga Alumni Pelajar Mahasiswa Riau Yogyakarta (KAPEMARY) Kampar harus menjadi wadah yang produktif, melahirkan gagasan, serta mendukung program pembangunan daerah.

Hal itu ditegaskan Muhammad saat menghadiri Halal Bi Halal dan Pengukuhan Keluarga Alumni Pelajar Mahasiswa Riau Yogyakarta KAPEMARY Kampar masa bakti 2026-2030 di Resort Stanum (Resto Stanum) Bangkinang Kota, Sabtu (18/4/2026).

“Alumni mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, penggerak pembangunan, dan jembatan komunikasi antara dunia akademik dengan realitas sosial di daerah,” tambah Muhammad.

Ia juga menyebut bahwa acara pengukuhan dan Halal bihalal merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya kalangan intelektual muda yang pernah menimba ilmu di Yogyakarta.

Acara inti ditandai dengan prosesi pengukuhan pengurus KAPEMARY Kampar masa bakti 2026–2030. Dengan penuh khidmat, para pengurus baru dilantik untuk menjalankan amanah organisasi. Pengukuhan ini disaksikan oleh ratusan alumni, tokoh masyarakat, serta tamu undangan yang hadir.

Pengurus baru diharapkan mampu melanjutkan tradisi intelektual, memperkuat jaringan alumni, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial budaya. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam acara ini mencerminkan tekad kuat untuk membangun Kampar yang lebih maju.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong. Halal Bi Halal, menurutnya, bukan hanya tradisi, tetapi juga simbol persatuan yang harus dijaga di tengah dinamika masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal yang baik untuk memperkuat ukhuwah, membangun komunikasi yang sehat, dan bersama-sama mendukung pembangunan Kampar,” tambahnya.

Selain itu, ia mengajak alumni untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, baik melalui pemikiran, karya, maupun aksi sosial. Pemerintah Daerah, selalu terbuka terhadap ide-ide segar dari kalangan intelektual muda.

Continue Reading

Kabar Kampar

Sekjen PWI Pusat Meninggal Dunia, Kadis Kominfo Kampar Ucapkan Duka Mendalam 

Published

on

Kadiskominfo Kampar Lukmansyah Badoe.

Bekawan.com – Kadiskominfo Kampar Lukmansyah Badoe mengucapkan bela sungkawa dan duka mendalam atas berpulangnya tokoh Pers Nasional yang juga Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, yang meninggal dunia, Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta.

“Kami atas nama pribadi dan sebagai Kepala Dinas Kominfo Kampar mengucapkan duka mendalam atas berpulangnya Sekjen PWI Pusat yang juga mantan Ketua PWI Riau Dua Periode, Bapak Zulmansyah Sekedang,” ucapnya Sabtu (18/4/2026) pagi.

Kadiskominfo Kampar juga menyebut kepergian tokoh pers yang telah malang melintang di berbagai media dan organisasi pers ini menjadi kehilangan besar bagi Dunia Pers Indonesia.

“Semoga keteguhan dan dedikasi beliau di dunia pers, menjadi amal jariyah, dan bisa memotivasi wartawan, terkhusus bagi wartawan Kampar. Dan semoga keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tambah Kadis.

Zulmansyah Sekedang lahir pada 2 Juli 1972 di Banda Aceh. Ia merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara. Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di Aceh sebelum melanjutkan studi di Universitas Riau, jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Semasa mahasiswa, ia aktif di berbagai organisasi seperti Surat Kabar Kampus Bahana Mahasiswa, Mapala Sakai, serta Senat Mahasiswa. Ia juga aktif di organisasi ekstra kampus seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru.

Dalam dunia profesional, Zulmansyah memiliki rekam jejak panjang di industri media. Ia pernah menjabat Direktur Utama Harian Sumut Pos, Komisaris Utama Posmetro Medan, Komisaris Rakyat Aceh, Komisaris Metro Siantar, hingga Komisaris Pekanbaru Pos. Ia juga pernah menjadi Direktur Utama dan Komisaris Riau Televisi (RTV).

Di bidang organisasi, kiprahnya juga luas, mulai dari Ketua LAPMI HMI Pekanbaru, Ketua Forum Pemimpin Redaksi Jawa Pos Group, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, hingga Ketua Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau. Ia kemudian memimpin PWI Riau selama dua periode, 2017–2022 dan 2022–2027, sebelum dipercaya di tingkat nasional sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat masa bakti 2023–2028.

Selain itu, almarhum juga dikenal sebagai tokoh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Riau. Ia tercatat pernah memimpin kepengurusan Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Riau. Dalam kepengurusan tersebut, Zulmansyah menjabat sebagai Ketua dengan Fitriady Syam sebagai Sekretaris.

Pelantikan pengurus HIPKA Riau saat itu dilakukan oleh Wakil Sekretaris Jenderal HIPKA Pusat Tengku A Rahman Alba, serta dihadiri sejumlah tokoh seperti Andi Faisal Jollong, Muntoha Ahmad, Plt Sekda Riau Ahmadsyah Harrofie, Yulisman, Mansyur, Muhammad Sahal, serta sejumlah tokoh dan pengusaha lainnya.

Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang tegas, organisatoris, dan vokal dalam menjaga marwah pers serta mendorong profesionalisme wartawan di tengah tantangan era digital dan maraknya hoax.

Continue Reading

Kabar Kampar

Wabup Misharti : Pemkab Kampar Komit Dukung Peningkatan Kualitas Guru

Published

on

Bekawan.com – Wakil Bupati yang juga Ketua PGRI Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mendukung peningkatan kualitas guru melalui berbagai program pelatihan, penguatan kompetensi, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. Ia juga menyampaikan bahwa peran guru sangat strategis dalam membentuk generasi unggul yang mampu bersaing di era global.

Hal itu ditegaskan Misharti disela-sela kegiatan KONKERNAS II PGRI 2026 yang diselenggarakan di Hotel Golden Boutique Jakarta, Jum’at (17/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Silaturahmi dalam Mewujudkan Guru Bermutu, Indonesia Maju” sebagai upaya mempererat hubungan antar tenaga pendidik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Kegiatan seperti KONKERNAS ini menjadi wadah penting untuk memperkuat silaturahmi, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia juga mengapresiasi peran aktif PGRI dalam menjaga profesionalisme guru di seluruh Indonesia.

Sementara itu Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi menyebut bahwa tema yang diangkat dalam KONKERNAS II ini menjadi refleksi penting bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia maju.

Continue Reading

Trending