Connect with us

Kabar Kampar

Berkunjung ke PWI, PJ Bupati Kampar Paparkan Program Kerja

Published

on

Pj Bupati Kamsol memaparkan program didepan Ketua dan Anggota PWI Kampar. Foto : Bekawan.com

 

Bekawan.com – Penjabat (PJ) Bupati Kampar Kamsol menyampaikan strategi pembangunan untuk mendorong ekonomi masyarakat kampar bangkit dari dampak covid-19. Salahsatu program yang tengah digalakan saat ini dibidang pertanian, seluas 100 hektar ditanami tanaman padi selain itu juga akan melonching beras kampar Cap Ulu Kasok.

“Pertama kita lihat pangan kita dulu, kita pernah swasembada beras disini, kita dorong lagi beras kampar. Kami merancanakan bulan Agustus melonching beras kampar dengan Cap Ulu Kasok,” ujar Kamsol saat berkunjung ke Seketariat PWI Kampar, Selasa (28/6) kemarin. Kunjungan itu dalam rangka silaturahmi sekaligus meningkatkan senergitas antara Pemkab Kampar dengan insan pers.

Kamsol mengatakan untuk mewujudkan program tersebut, pihaknya akan membuat koperasi Aperatur Sipil Negara (ASN) yang juga melibatkan para petani, kemudian membentuk anak perusahaan. Koperasi ini nanti khusus untuk sawah padi saja.

“Jadi koperasi ASN nanti ada tenaga ahli yang kita libatkan karena mempunyai kemampuan masuk di dalam komisaris pengelolaan perusahaan itu, kemudian investor,” kata Kamsol.

Adapun anak perusahaan yang didirikan itu sebut Kamsol adalah PT Tani Agro Sejahtera.

“Program pertama menanam 100 hektar dan panen juga 100 hektar dibulan Agustus. Ketika kita produksi beras minimal pasar kita ASN dulu,” tuturnya.

Dikatakan Kamsol, baru dengan promosi beras kampar Cap Ulu Kasok belum terjadi produksinya, sudah dilirik oleh pihak investor. Hal itu kata dia, karena media berperan aktif mensosialisasikan kebijakan – kebijakan pemerintah.

Ia berharap pada tahun selanjutnya bisa menggarap lebih dari 100 hektar, ia menargetkan tahun depan bisa menanam 500 hektar dan tahun berikutnya 1500 hekatra.

Luas lahan sawah yang ada di kampar Itu seluas 4000 haektar, Namun yang bisa digarap hanya 2100 hektar selebihnya ada permaslahan irigisi dan ini akan segera diatasi oleh pihaknya.

Menurut dia, lahan seluas 4000 hektar ini belum bisa menyanggah kebutuhan beras di kabupaten kampar. Karena untuk kebutuhan seluruhnya harus memiliki 26000 hektar.

“Sementara lahan kita banyak beralih ke kebun sawit. Tapi dengan strategi ini pelan – pelan kita bisa gerakkan, kita dorong lagi untuk kembali lagi ke sawah,” ucapnya.

“Karna pola kita bisnis to bisnis jadi memang menset masyarakat harus kita rubah. Makanya kita bentuk koperasi petani, petani merupakan bagian dari perusahaan itu sendiri,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu Kamsol juga menyampaikan permohonan maaf karena baru bisa berkunjung ke seketariat PWI Kampar. Sebab sebulan lebih menjabat ia sibuk dengan berbagai aktivitas.

Kamsol juga mengaku dengan banyaknnya kegiatan dan masyarakat yang ingin audiensi dengan dirinya, ekspos terhadapkan kebijakan dan program kerjanya belum dibuat.

“Ekspos terhadap kebijakan program belum dibuatkan, sejalan dengan itu terus saya jalankan kerjaan, tapi sudah terkonsep sebelumnya. Namun belum bisa dipublikasikan,” terangnya. (Amr)

Continue Reading

Kabar Kampar

Bupati Ahmad Yuzar Kembali Lakukan Monitoring Penerapan WFH

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar kembali melakukan monitoring pelaksanaan Work From Home (WFH) di Lingkungan Pemkab Kampar, Jumat (17/4/2026) pagi, sejumlah OPD menjadi pilihan acak Ahmad Yuzar dalam menindaklanjuti SE Kemendagri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr.Ardi Mardiansyah, Inspektur Kabupaten Kampar, Muhammad Irsyad, Kepala BKPSDM Riedel Fitri serta sejumlah Kepala OPD.

Monitoring dilakukan dengan menggunakan sepeda dan sepeda motor sebagai bentuk implementasi efisiensi sekaligus mendorong pola kerja yang lebih hemat energi, sehat, dan ramah lingkungan.

Adapun OPD yang menjadi lokasi monitoring antara lain Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar, Puskesmas Bangkinang Kota, PTSP, DPPKBP3A, Kantor Camat Bangkinang, serta Puskesmas Laboy Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus tetap mengedepankan produktivitas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah, pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tidak mengalami penurunan. Transformasi budaya kerja ini harus dimaknai sebagai peningkatan kinerja, bukan sebaliknya,” ujar Ahmad Yuzar.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan oleh masing-masing pimpinan OPD terhadap pelaksanaan WFH di unit kerjanya.

Sementara itu, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menambahkan bahwa monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan perangkat daerah dalam menyesuaikan pola kerja baru, sekaligus memastikan efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kinerja.

Dari hasil monitoring, secara umum pelaksanaan WFH di sejumlah OPD berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ketua PN Bangkinang Sertijab, Ini Harapan Bupati Ahmad Yuzar

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Soni Nugraha atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang. Bupati menilai, berbagai kontribusi yang telah diberikan sangat berarti dalam menjaga penegakan hukum serta menciptakan sinergi yang baik antara lembaga yudikatif dan pemerintah daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Soni Nugraha. Semoga segala dedikasi yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan ke depan,” ujar Bupati saat menghadiri acara Sertijab Ketua PN Bangkinang yang digelar, Kamis (17/4/2026) malam.

Kepada Ketua Pengadilan Negeri yang baru, Noviyanto Hermawan, Bupati Kampar menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat melanjutkan serta meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Noviyanto Hermawan. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan berintegritas di Kabupaten Kampar,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Soni Nugraha menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kampar, atas dukungan selama dirinya bertugas. Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan.

Di sisi lain, Noviyanto Hermawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah ada serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kampar Terbaik Pengelolaan DAK Non-Fisik BOK POM 2025

Published

on

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar meraih penghargaan sebagai Kabupaten dengan Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawasan Obat dan Makanan Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung di sela-sela kegiatan strategis kesehatan masyarakat yang dipimpin serta dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, AP, M.Si, di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis, (16/4/2026).

Kegiatan ini juga mengagendakan tiga isu krusial diantaranya, advokasi Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026, Monitoring dan Evaluasi (Monev) DAK Non-Fisik BOK POM, serta koordinasi Pengendalian Resistensi Antimikroba. Acara turut dihadiri oleh Kepala BBPOM Pekanbaru dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Sekda Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi dalam arahannya mengapresiasi capaian Kabupaten Kampar. Ia menekankan bahwa akuntabilitas dalam mengelola DAK Non-Fisik sangat penting untuk memastikan program pusat bersinergi dengan pengawasan di daerah.

Merespons penghargaan tersebut, Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. “Penghargaan ini adalah bukti kerja keras tim dalam mengelola anggaran secara efektif. Kami berkomitmen memastikan setiap bantuan operasional (BOK) terserap tepat sasaran guna mendukung kerja lapangan dalam mengawasi peredaran obat dan makanan demi melindungi masyarakat,” tegasnya.

Selain prestasi anggaran, Dr. Ardi juga menyoroti langkah preventif dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba dan peningkatan standar keamanan pangan melalui program Desa Pangan Aman. “Kami siap membawa standar keamanan ini hingga ke tingkat desa agar masyarakat Kampar lebih sehat dan produktif,” pungkas Sekda.

Continue Reading

Trending