Kabar Kampar
Gandeng Rumah BUMN, IPEMI Kampar Gelar Workshop Krealogi
Ketua IPEMI Kampar Ninik Sumartini menyerahkan cendera mata kepada Manager Rumah BUMN (RB) Kampar M Rizki Dwi Anugerah. Foto : Bekawan.com
Bekawan.com – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Kampar menggelar workshop krealogi menuju UMKM go digital yang digelar di Rumah BUMN Kampar, Selasa (26/7).
Ketua IPEMI Kampar Ninik Sumartini memaparkan workshop ini digelar karena masih banyaknya pelaku UMKM yang bingung dalam pembukuan, terabainya pencatatan keuangan setelah produksi.
“Apalagi kalau pencatatan manual, ibu-ibu ini biasanya banyak lupa kadang belanja rumah tangga dimasukkan ke produksi, jadi dengan adanya krealogi ini kita akan bisa mengatur mana belanja produksi dan belanja rumah tangga sehingga kita bisa tahu kita untung atau rugi setelah produksi,” paparnya.
Dari pelatihan ini, lanjut Ninik para pelaku UMKM juga bisa tahu dari hasil produksi tahap demi tahap, apakah dibutuhkan tambahan karyawan atau tidak, perlu atau tidaknya menambah ekspansi usaha, menambah cabang atau tepat usaha yang baru.
“Selain itu, selaku pengusaha muslimah, melalui workshop ini kita bisa menghitung hasil secara terperinci sehingga setiap setahun sekali final hitungan kita untuk menentukan sudah sampai zakat Mal dari kita, jadi ilmu itu akan membawa amal kita karena kita adalah pengusaha muslimah, jadi kita seimbangkan kebutuham duniawi dan uhrowi kita, itu output yang ingin kita dapatkan,” pungkas Ketua IPEMI Kampar.
Konsultan PLUT UMKM Kabupaten Kampar Muhammad Mukhlis, S.Pd menyambut baik workshop yang ditaja IPEMI Kampar, ia menjelaskan dalam pengembangan usaha UMKM perlu disadarkan kembali bahwa tidak cukup dengan ilmu pemasaran dan packaging serta berjejaring saja, namun juga dibarengi dengan ilmu membuat catatan keuangan.
“Dalam krealogi ini tidak hanya pencatatan keuangan tapi ada juga melihat stok barang dan ekspedisi. Untuk ibu-ibu yang barang kali belum femiliar dengan aplikasi semacam Krealogi, bisa memulai dengan pencatatan manual, misalnya yang bergerak dibidang kuliner, dicatat bahan-bahannya serta harganya secara simultan,” pesan Mukhlis.

Branch Manager PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang Bangkinang selaku Manager Rumah BUMN (RB) Kampar M Rizki Dwi Anugerah mengungkapkan fungsi RB. Foto : Bekawan.com
Sementara itu, Manager Rumah BUMN (RB) Kampar M Rizki Dwi Anugerah dalam sambutanya mengungkapkan bahwa ada 5 fungsi rumah BUMN Kampar yaitu Pengembangan UMKM, Basecamp Millennials, Coworking Space, Informasi tanggap bencana serta Program kemitraan dan KUR.
“RB adalah tempat komunitas ngombrol produktif, seperti IPEMI ini, dan kita juga mengajak para milenial ini bergerak juga dibidang UKM atau industri kreatif, boleh yang sambil kuliah tapi mereka harapannya didik menjadi interprenuer,” terang Rizki.
Sebagaimana diketahui, IPEMI Kampar terbentuk sejak tahun 2017, hingga kini telah memilki anggota sebanyak 206 UMKM, sedangkan IPEMI sendiri berdiri dipusat sejak tahun 2015, dan saat ini sudah terbentuk di 34 Provinsi, di 340 Kabupaten dan 600 kecamatan, serta telah melebarkan sayapnya ke 15 negara.
Kabar Kampar
Bupati Ahmad Yuzar Kembali Lakukan Monitoring Penerapan WFH
Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar kembali melakukan monitoring pelaksanaan Work From Home (WFH) di Lingkungan Pemkab Kampar, Jumat (17/4/2026) pagi, sejumlah OPD menjadi pilihan acak Ahmad Yuzar dalam menindaklanjuti SE Kemendagri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr.Ardi Mardiansyah, Inspektur Kabupaten Kampar, Muhammad Irsyad, Kepala BKPSDM Riedel Fitri serta sejumlah Kepala OPD.
Monitoring dilakukan dengan menggunakan sepeda dan sepeda motor sebagai bentuk implementasi efisiensi sekaligus mendorong pola kerja yang lebih hemat energi, sehat, dan ramah lingkungan.
Adapun OPD yang menjadi lokasi monitoring antara lain Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar, Puskesmas Bangkinang Kota, PTSP, DPPKBP3A, Kantor Camat Bangkinang, serta Puskesmas Laboy Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus tetap mengedepankan produktivitas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah, pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tidak mengalami penurunan. Transformasi budaya kerja ini harus dimaknai sebagai peningkatan kinerja, bukan sebaliknya,” ujar Ahmad Yuzar.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan oleh masing-masing pimpinan OPD terhadap pelaksanaan WFH di unit kerjanya.
Sementara itu, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menambahkan bahwa monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan perangkat daerah dalam menyesuaikan pola kerja baru, sekaligus memastikan efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kinerja.
Dari hasil monitoring, secara umum pelaksanaan WFH di sejumlah OPD berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kabar Kampar
Ketua PN Bangkinang Sertijab, Ini Harapan Bupati Ahmad Yuzar
Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Soni Nugraha atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang. Bupati menilai, berbagai kontribusi yang telah diberikan sangat berarti dalam menjaga penegakan hukum serta menciptakan sinergi yang baik antara lembaga yudikatif dan pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Soni Nugraha. Semoga segala dedikasi yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan ke depan,” ujar Bupati saat menghadiri acara Sertijab Ketua PN Bangkinang yang digelar, Kamis (17/4/2026) malam.
Kepada Ketua Pengadilan Negeri yang baru, Noviyanto Hermawan, Bupati Kampar menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat melanjutkan serta meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.
“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Noviyanto Hermawan. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan berintegritas di Kabupaten Kampar,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Soni Nugraha menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kampar, atas dukungan selama dirinya bertugas. Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan.
Di sisi lain, Noviyanto Hermawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah ada serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Kabar Kampar
Kampar Terbaik Pengelolaan DAK Non-Fisik BOK POM 2025
Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar meraih penghargaan sebagai Kabupaten dengan Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawasan Obat dan Makanan Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung di sela-sela kegiatan strategis kesehatan masyarakat yang dipimpin serta dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, AP, M.Si, di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis, (16/4/2026).
Kegiatan ini juga mengagendakan tiga isu krusial diantaranya, advokasi Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026, Monitoring dan Evaluasi (Monev) DAK Non-Fisik BOK POM, serta koordinasi Pengendalian Resistensi Antimikroba. Acara turut dihadiri oleh Kepala BBPOM Pekanbaru dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Sekda Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi dalam arahannya mengapresiasi capaian Kabupaten Kampar. Ia menekankan bahwa akuntabilitas dalam mengelola DAK Non-Fisik sangat penting untuk memastikan program pusat bersinergi dengan pengawasan di daerah.
Merespons penghargaan tersebut, Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. “Penghargaan ini adalah bukti kerja keras tim dalam mengelola anggaran secara efektif. Kami berkomitmen memastikan setiap bantuan operasional (BOK) terserap tepat sasaran guna mendukung kerja lapangan dalam mengawasi peredaran obat dan makanan demi melindungi masyarakat,” tegasnya.
Selain prestasi anggaran, Dr. Ardi juga menyoroti langkah preventif dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba dan peningkatan standar keamanan pangan melalui program Desa Pangan Aman. “Kami siap membawa standar keamanan ini hingga ke tingkat desa agar masyarakat Kampar lebih sehat dan produktif,” pungkas Sekda.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona


