Connect with us

Kabar Kampar

Dt. Bandaro Mudo: Data Adalah Kunci Penyelesaian Konflik

Published

on

Sekda Yusri saat menjelaskan perkembangan Koperasu Iyo Basamo. Foto: Bekawan.com 

 

Bekawan.com – “Data adalah kunci,” terang Dt. Bandaro Mudo, Drs. H. Yusri, M.Si, di hadapan wartawan saat menjelaskan perkembangan penyelesaian konflik antara Koperasi Iyo Basamo dan Koperasi Produsen Iyo Basamo setelah terjadinya bentrok berdarah di Desa Terantang, Kec. Tambang, Kab. Kampar pada Juni lalu.

Menurut Dt. Bandaro Mudo, tidak terpenuhinya rasa keadilan di tengah masyarakat, merupakan pemicu awal terjadi konflik yang sudah berlangsung selama lima belas tahun itu.

“Kedua kelompok merasa memiliki hak. Karena itu, kami meminta kepada pihak PTPN V, selaku bapak angkat agar melakukan pendataan ulang bersama pihak pemerintah dan tokoh adat, serta bersikap adil dalam menentukan siapa-siapa saja anggota masyarakat yang benar-benar berhak menerima hasil lahan perkebunan yang berdiri di atas lahan milik adat tersebut,” tegas Dt. Bandaro Mudo di halaman Balai Adat Kab. Kampar, Senin (8/8).

Untuk diketahui, dalam menyelesaikan konflik antar kelompok masyarakat tersebut, Lembaga Adat Kampar mendapat kewenangan dari Forkopimda Kab. Kampar sebagai mediator setelah dilakukan rapat terbatas yang dipimpin oleh Pj Bupati Kampar, Dr. Kamsol, pada Juni lalu.

Paska bentrok berdarah di Desa Terantang, Lembaga Adat Kampar mempertemukan kedua belah pihak di Balai Adat Kab. Kampar. Dalam pertemuan yang menghadirkan datuk-datuk dari Desa Terantang, datuk-datuk dari Kenegerian Tambang dan Kenegerian Kampa, serta PTPN V sebagai bapak angkat, kedua belah pihak bersepakat untuk berdamai.

Sementara, untuk mengindari konflik berkelanjutan oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh situasi, maka pengelolaan sementara usaha perkebunan kelapa sawit tersebut diserahkan kepada PTPN V selaku bapak angkat. Dijelaskan oleh Dt. Bandaro Mudo, bahwa PTPN V bertanggung jawab mengelola produksi dan perawatan buah serta diharuskan untuk membuat rekening khusus guna menampung hasil produksi.

Saat ini, kedua kelompok koperasi tengah menjalani proses hukum. Setelah adanya ketetapan hukum yang mengikat dari pengadilan, maka hasil produksi dalam rekening khusus tersebut serta pengelolaan lahan harus diserahkan kembali oleh PTPN V kepada koperasi yang sah secara hukum.

Menanggapi isu miring yang mengatakan bahwa Lembaga Adat Kampar bekerjasama dengan PTPN V ingin menguasai lahan yang disengketakan, Dt. Bandaro Mudo menampik dengan tegas. “Tidak benar,” katanya, “selama belum ada ketetapan hukum bagi kedua koperasi, perdamaian harus dijaga. Bila tidak ada pihak yang mengelola lahan, maka ini akan menimbulkan masalah baru dan bentrok akan kembali terulang. Sebagai bapak angkat, PTPN V merupakan pihak yang tepat.”

“Saat ini aparat gabungan dari TNI Polri dan datuk-datuk adat juga melakukan pengamanan lahan secara intensif. Ini kita lakukan untuk menjaga perdamaian, menjaga ketenangan masyarakat. Dan semua ini kita lakukan untuk menjaga dan mengembalikan semua hak-hak masyarakat,” ungkap Dt. Bandaro Mudo.

Dt. Bandaro Mudo, Drs. H. Yusri, M.Si, yang juga Sekda Kampar, pada kesempatan yang sama menyampaikan ucaparan terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah membantu Pemerintah Daerah Kab. Kampar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Terantang serta telah menunjukan komitmen mereka dalam menjaga perjadamain kedua belah pihak hingga adanya ketetapan hukum.

“Kita berharap tidak ada lagi bentrok. Janganlah kita saling memburuk-burukkan. Jangan ada lagi pihak-pihak yang ingin membuat gaduh. Jangan sampai ada korban lagi,” harap Dt. Bandaro Mudo mengakhiri keterangan persnya. (ben)

Continue Reading

Kabar Kampar

Mantan Bupati Catur Paparkan Tali Bapilin Tigo di Universitas Gadjah Mada

Published

on

Mantan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto saat menjadi pembicara di UGM. Foto : Ril/Bekawan.com

 

Bekawan.com – Catur Sugeng Susanto Bupati Kampar 2019-2022 memaparkan berbagai inovasi Kabupaten Kampar, Riau di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan tersebut disampaikan Catur pada acara Bupati Talks Seris #1 yang diselenggarakan oleh Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada di Universitas Gadjah Mada pada Jumat (30/9/2022).

Dalam kesempatan tersebut Mantan Bupati Kampar ini menceritakan pengalamannya dalam melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Kampar selama masa kepemimpinannya.

Menurut Catur, kolaborasi adalah kunci utama kesuksesan pembangunan Kabupaten Kampar. Kolaborasi dilakukan baik pada level daerah maupun dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Di level daerah, kami menerapkan kolaborasi Tali Bapilin Tigo. Artinya, pembangunan di Kampar selama ini mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, alim-ulama, dan juga adat yakni ninikmamak,” tegas Catur.

Sementara di level nasional, Catur juga menjelaskan terobosannya dalam menjalin kerjasama dengan berbagai kementerian, lembaga, dan juga pihak swasta.

“Kami mencoba mengedepankan pembangunan hingga pelosok desa. Kami membangun jembatan gantung sebagai jalur interpretasi desa untuk membuka 9 Desa yang selama ini terisolasi karena berada di dalam Kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling. Kabupaten Kampar membuat kebijakan agar akses ke desa dapat dibuka, namun kelestarian alam tetap terjaga,” ungkap Catur.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Kampar dua periode tersebut juga menegaskan, salah satu kunci sukses pembangunan tidak terlepas dari partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas daerah. Menurutnya, hanya dengan kondisi yang kondusif, pembangunan dapat berjalan maksimal.

“Alhamdulillah, berbagai terobosan yang kami lakukan dapat dirasakan masyarakat. Misalnya saja, program satu desa satu ambulan yang merupakan bantuan keuangan khusus ke desa untuk pengadaan ambulan. Sebanyak 242 desa kini memiliki ambulan yang dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat,” pungkas Catur.

Dr. Pande Made Kutanegara selaku moderator acara tersebut mengapreasi berbagai terobosan yang telah dilakukan oleh Kabupaten Kampar.

“Saya kira, kita banyak belajar dari paparan Pak Catur. Beliau menerapkan konsep kepemimpinan daerah yang sangat menarik, yaitu dengan melibatkan tokoh agama dan juga adat,” pungkas Pande.

Turut hadir dalam acara tersebut, dosen MDKIK Pascasarjana UGM, Mahasiswa UGM, masyarakat umum, dan juga mahasiswa dari Kabupaten Kampar yang berada di Yogyakarta.***

Continue Reading

Kabar Kampar

Kejari Kampar Musnahkan Barang Bukti dari 109 Perkara

Published

on

Para Kasi memusnahkan barang bukti di Kejari Kampar. Foto : Publikasi Kejari Kampar

Bekawan.com – Kejaksaan Negeri Kampar melaksanakan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) di Kantor Kejari Kampar, Bangkinang, Rabu (28/9/2022).

Hadir saat pemusnahan barang bukti Kasi Barang Bukti Kejari Kampar Budi Setya SH MH, Kasi Intel Rendi Winata, Kasi Pidum Hari Naurianto, Kasi Pidsus Amri Rahman Sayekti, dan Kanit Narkoba Polres Kampar Ipda Joko Sumarno

Adapun barang bukti yang dimusnahkan dari 109 perkara yang sudah inkrah. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain narkoba jenis sabu, ganja kering, handphone, timbangan digital hingga miras.

Kasi Barang Bukti Kejari Kampar Budi Setya mengatakan pihaknya melakukan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) periode April sampai Agustus 2022 dirampas barang buktinya untuk dimusnahkan.

“Yang dimusnahkan antara lain narkoba jenis sabu dan ganja kering dan handphone yang mana putusannya dirampas untuk dimusnahkan,” jelas Budi Setya didampingi didampingi Kasi Intel Rendi Winata, Kasi Pidum Hari Naurianto dan Kasi Pidsus Amri Rahmanto Sayekti usai acara.

Continue Reading

Kabar Kampar

Hati-hati Penipuan Mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Kampar

Published

on

Kantor Kejari Kampar. Foto : Aldi Bekawan.com

Bekawan.com – Beredar pesan berantai melalui jaringan WhatsApp mengatasnamakan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, Rendi Winata SH. Akun WA tersebut mengirimkan pesan yang berisi permintaan yang harus dipenuhi.

Modus permintaan itu nantinya akan digunakan memuluskan suatu kasus yang akan diproses pihak penegak hukum.

Kasi Intel Kejari Kampar, Rendi Winata membenarkan bahwa ada oknum yang mencatut namanya untuk melakukan penipuan. Ia mengatakan bahwa aksi penipuan itu telah terjadi beberapa hari belakangan ini.

Ia pun menghimbau kepada seluruh OPD atau para kolega serta pihak terkait agar tidak percaya dengan modus yang dilakukan oleh oknum tersebut.

“Ini sudah terjadi beberapa hari yang lalu. Saya minta semua pihak jangan ada yang percaya apabila ada oknum yang mengatasnamakan nama saya. Apalagi ada permintaan,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/9/2022).

Rendi juga mengaku bahwa persoalan ini sudah disampaikan langsung oleh pimpinannya. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Menyikapi hal tersebut, Rendi menegaskan bahwa nomor yang digunakan oleh oknum itu bukanlah nomornya yang dimilikinya.

Ia meminta agar seluruh masyarakat untuk berhati-hati karena itu merupakan modus penipuan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Jangan percaya apabila ada yang mengataskan nama saya. Itu tidaklah benar alias Hoax,” tukasnya.

Sebagai informasi, Modus oknum yang mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Kampar telah terjadi di Kabupaten Kampar. Untuk lebih meyakinkan, pelaku juga memasang foto profil seorang Jaksa.

Salah seorang Kepala Sekolah dan OPD hampir saja ditipu oleh oknum tersebut. Pelaku melakukan modus dengan menggunakan nama Kasi Intel untuk meminta sesuatu berkaitan dengan suatu perkara.

Continue Reading

Trending