Kabar
Delapan Kecamatan Terdampak Banjir Wabup Husni Minta Laporan Camat dan Penghulu Melalui Virtual
Wabup Husni saat meminta laporan Camat dan Pengulu terkait banjir melalui virtual. Foto: Kom/Belasan.com
Bekawan.com – Intensitas hujan yang cukup tinggi selama sepekan terakhir menyebabkan sebagian besar wilayah Kabupaten Siak terdampak musibah banjir, tak terkecuali Kecamatan Mempura. Hal itu di perparah dengan tidak berfungsinya kanal dan anak Sungai dengan baik, sehingga air dengan cepat merendam pemukiman warga.
Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Bupati Siak Husni Merza mengelar rapat penanganan banjir di Kabupaten Siak secara Virtual bersama OPD terkait, para Camat di ikuti para Penghulu di Ruang Bandar Siak (Lt.II Kantor Bupati Siak), Rabu (16/11/2022).
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Siak, terdapat 8 kecamatan yang terdampak musibah banjir, diantaranya kecamatan Kandis, Tualang, Pusako, Sungai Apit, Mempura, Siak, Koto Gasib, dan Sungai Mandau.
Bencana banjir tidak hanya terjadi di kabupaten Siak saja, namun ada lima kab/kota yang terdampak akibat banjir diantaranya kabupaten Kuansing, Pelalawan, Kampar, Inhil dan kota Pekanbaru. Lima kab/kota ini sudah menetapkan status siaga bencana, untuk saat ini Siak dan bengkalis sedang dalam proses.
“Dari lapan kecamatan yang terdampak banjir, terdata ada 1.148 Kepala Keluarga yang harus mendapat perhatian kita. Untuk itu hari ini, kita sepakati dulu rencana menetapkan Siak sebagai siaga bencana banjir, dan selanjutnya saya akan laporkan kepada Bupati untuk persetujuan penetapan status siaga bencana ini. Agar kita bisa mengambil langkah dan tindakan yang diperlukan” sebutnya.
Wabup Husni Juga menjelaskan untuk kampung yang terparah terdampak banjir untuk lokasi pengungsian sudah disiapkan oleh penghulu, dan ada beberapa titik tenda darurat juga sudah di dirikan BPBD. Termasuk masalah bantuan pangan juga sudah di siapkan Dinas Sosial, Baznas dan pihak swasta dalam hal ini, PT Arara Abadi, PT Ekawana Lestari dan PT EKD juga dalam dua, tiga hari ini akan turun.
Termasuk dapur umum dan tenda pengungsian juga sudah disiapkan di sana. Harapannya ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.
Disamping itu juga, lanjut Husni secara teknis pihaknya sudah berkoordinasi dengan perusahaan dan Dinas PU untuk mencari solusi kira-kira kanal dan Anak Sungai mana yang harus dilakukan normalisasi terlebih dahulu, agar air cepat turun.
“Sebelum ini kita sudah melakukan rapat bersama OPD terkait dan tiga perwakilan perusahaan, Kita minta perusahaan tanggung jawab secara sosialnya, terhadap warga yang terdampak musibah banjir. Karena air yang melimpah ini, salah satu penyebabnya, bloking kanal di aral perusahan di buka akibatnya air melimpah di pemukiman warga, seperti banjir yang terjadi seberang pipa Benteng Hilir, dan kampung Jawa Benteng Hulu,” terangnya.
Husni berharap masyarakat tetap bersabar, dan sama-sama berdoa semoga musibah hujan dan banjir ini segera berakhir. Penetapan siaga bencana banjir ini, di ikuti dengan penetapan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Banjir, agar bisa terkoordinir dalam membantu masyarakat terdampak banjir yang ada di 8 kecamatan dari 14 kecamatan di kabupaten Siak. rls
Kabar Kampar
Bupati Ahmad Yuzar Kembali Lakukan Monitoring Penerapan WFH
Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar kembali melakukan monitoring pelaksanaan Work From Home (WFH) di Lingkungan Pemkab Kampar, Jumat (17/4/2026) pagi, sejumlah OPD menjadi pilihan acak Ahmad Yuzar dalam menindaklanjuti SE Kemendagri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr.Ardi Mardiansyah, Inspektur Kabupaten Kampar, Muhammad Irsyad, Kepala BKPSDM Riedel Fitri serta sejumlah Kepala OPD.
Monitoring dilakukan dengan menggunakan sepeda dan sepeda motor sebagai bentuk implementasi efisiensi sekaligus mendorong pola kerja yang lebih hemat energi, sehat, dan ramah lingkungan.
Adapun OPD yang menjadi lokasi monitoring antara lain Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar, Puskesmas Bangkinang Kota, PTSP, DPPKBP3A, Kantor Camat Bangkinang, serta Puskesmas Laboy Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus tetap mengedepankan produktivitas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah, pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tidak mengalami penurunan. Transformasi budaya kerja ini harus dimaknai sebagai peningkatan kinerja, bukan sebaliknya,” ujar Ahmad Yuzar.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan oleh masing-masing pimpinan OPD terhadap pelaksanaan WFH di unit kerjanya.
Sementara itu, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menambahkan bahwa monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan perangkat daerah dalam menyesuaikan pola kerja baru, sekaligus memastikan efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kinerja.
Dari hasil monitoring, secara umum pelaksanaan WFH di sejumlah OPD berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kabar Kampar
Ketua PN Bangkinang Sertijab, Ini Harapan Bupati Ahmad Yuzar
Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Soni Nugraha atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang. Bupati menilai, berbagai kontribusi yang telah diberikan sangat berarti dalam menjaga penegakan hukum serta menciptakan sinergi yang baik antara lembaga yudikatif dan pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Soni Nugraha. Semoga segala dedikasi yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan ke depan,” ujar Bupati saat menghadiri acara Sertijab Ketua PN Bangkinang yang digelar, Kamis (17/4/2026) malam.
Kepada Ketua Pengadilan Negeri yang baru, Noviyanto Hermawan, Bupati Kampar menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat melanjutkan serta meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.
“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Noviyanto Hermawan. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan berintegritas di Kabupaten Kampar,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Soni Nugraha menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kampar, atas dukungan selama dirinya bertugas. Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan.
Di sisi lain, Noviyanto Hermawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah ada serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Kabar Kampar
Kampar Terbaik Pengelolaan DAK Non-Fisik BOK POM 2025
Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar meraih penghargaan sebagai Kabupaten dengan Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawasan Obat dan Makanan Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung di sela-sela kegiatan strategis kesehatan masyarakat yang dipimpin serta dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, AP, M.Si, di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis, (16/4/2026).
Kegiatan ini juga mengagendakan tiga isu krusial diantaranya, advokasi Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026, Monitoring dan Evaluasi (Monev) DAK Non-Fisik BOK POM, serta koordinasi Pengendalian Resistensi Antimikroba. Acara turut dihadiri oleh Kepala BBPOM Pekanbaru dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Sekda Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi dalam arahannya mengapresiasi capaian Kabupaten Kampar. Ia menekankan bahwa akuntabilitas dalam mengelola DAK Non-Fisik sangat penting untuk memastikan program pusat bersinergi dengan pengawasan di daerah.
Merespons penghargaan tersebut, Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. “Penghargaan ini adalah bukti kerja keras tim dalam mengelola anggaran secara efektif. Kami berkomitmen memastikan setiap bantuan operasional (BOK) terserap tepat sasaran guna mendukung kerja lapangan dalam mengawasi peredaran obat dan makanan demi melindungi masyarakat,” tegasnya.
Selain prestasi anggaran, Dr. Ardi juga menyoroti langkah preventif dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba dan peningkatan standar keamanan pangan melalui program Desa Pangan Aman. “Kami siap membawa standar keamanan ini hingga ke tingkat desa agar masyarakat Kampar lebih sehat dan produktif,” pungkas Sekda.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
