Connect with us

Kabar Kampar

Tim Tabur Kejati Riau Kembali Amankan Buron Tersangka Kasus RSUD Bangkinang

Published

on

Tersangka KTA saat diamankan Tim Tabur Kejati Riau. Foto : rilis/Bekawan.com

Bekawan.com – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Riau berhasil mengamankan satu lagi tersangka kasus dugaan korupsi Pembangunan Gedung Instalasi Rawat Inap (IRNA) Tahap III RSUD Bangkinang, Pria berinisial KTA diamankan Selasa (15/11/2022) malam sekitar pukul 23:00 Wib di Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur.

Kasi Penkum Kejati Riau,
Bambang Heripurwanto menjelaskan Tim Penyidik Pidsus Kejati Riau melakukan penahanan kepada saudara KTA yang sebelumnya telah diamankan oleh Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Riau bekerjasama dengan Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang.

Tersangka KTA sebelumnya telah dipanggil secara sah dan patut sebanyak tiga kali untuk diperiksa sebagai saksi terkait adanya Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Gedung Instalasi Rawat Inap (IRNA) Tahap III RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau TA. 2019 namun yang bersangkutan tidak memenuhi / mangkir dari panggilan tersebut. Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Riau melakukan koordinasi dengan bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau untuk melacak keberadaan Saudara KTA, oleh karena itu Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Riau meminta bantuan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk melacak keberadaan saudara KTA dan diketahui saudara KTA sedang berada di Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur.

“Setelah diketahui keberadaan Saudara KTA berada di Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Riau melakukan koordinasi dengan Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, setelah saudara KTA berhasil diamankan saudara KTA dibawa ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang untuk dilakukan pemeriksaan awal dan selanjutnya dibawa dan dititipkan di Rutan sementara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, kemudian saudara KTA dibawa ke Kota Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkap Kasi Penkum Kejati Riau, Rabu (16/11/2022) pagi.

Ia menambahkan, tersangka TKA disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah ditambah atau diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, Subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah ditambah atau diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

“Dan untuk mempercepat proses penyidikan dan sebagaimana Pasal 21 ayat 4 KUHAP secara subyektif merujuk pada kekhawatiran pada tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau akan melakukan tindak pidana lagi maka yang bersangkutan dilakukan penahanan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru selama 20 hari ke depan, penahanan KTA mengikuti secara ketat protokol kesehatan,” pungkas Bambang Heripurwanto.

Sebelumnya, Surya Darmawan tersangka lain proyek pembangunan RSUD Bangkinang yang sempat buron, menyerahkan diri, Senin (10/10/2022). Dia berdalih, delapan bulan menjadi buronan Kejati Riau dilakukannya untuk menenangkan diri.

Disisi lain, 2 Terdakwa Kasus Korupsi IRNA RSUD Bangkinang telah dijatuhi vonis dari majelis hakim PN Tipikor Pekanbaru. Kedua terdakwa itu adalah Emrizal (ER) dan Abd Kadir Jaelani Djumara (AKJ).

Kedua terdakwa mendengarkan langsung putusan sidang secara virtual di Rutan Pekanbaru. Sedangkan JPU mengikuti sidang di Kantor Kejaksaan Negeri Kampar, Selasa (18/10/2022).

Pada sidang putusan itu majelis hakim memutuskan terdakwa AKJ dikenakan pidana penjara selama 8 tahun dikurangi masa tahanan serta pidana denda Rp500 juta dengan subsider 6 bulan kurungan.

“AKJ terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diatur dalam Pasal 2 ayat 1 Jo pasal 18 undang undang no 31 tahun 1999 dan Jo pasal 55 KUHP, ” ujar Kasi Pidsus Kejari Kampar, Amri Rahmanto didampingi Kasi Intel Rendi Winata, Selasa (18/10).

Kemudian, untuk terdakwa ER mejelis hakim memberikan vonis pidana penjara selama 7 tahun dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani serta pidana denda sebesar Rp500 juta dan subsider 6 bulan kurungan apabila denda tersebut tidak dibayar.

“ER ini juga terbuki secara sah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diatur dalam Pasal 2 ayat 1 Jo pasal 18 undang undang no 31 tahun 1999 dan Jo pasal 55 KUHP,” jelasnya Amri.

Continue Reading

Kabar Kampar

DKP Kampar dan Bulog Wilayah Riau Kepri Teken Perjanjian Jual Beli 70 Ton Beras

Published

on

Kadis Ketahanan Pangan Kampar saat meneken kerjasama jual beli 70 Ton beras bersama Pimpinan Wilayah Bulog Riau.

Bekawan.com – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kampar melakukan perjanjian jual beli komoditi beras 70 Ton sebagai cadangan pangan dengan Kanwil Bulog Riau Kepri, Kamis (11/7/2024).

Kadis Ketahanan Pangan Muhammad menjelaskan latar belakang perjanjian ini sebagai kesiapsiagaan Pemkab Kampar untuk mengantisipasi bencana alam, bencana sosial termasuk kerawanan pangan.

“Seperti diawal tahun lalu, tepatnya Februari-Maret kita dilanda banjir yang luar biasa, namun kita melakukan pembagian beras karena kita punya cadangan waktu itu 50 ton, dan sekarang sudah habis, makanya kita lakukan pernjanjian jual beli lagi untuk mengantisipasi bencana alam, bencana sosial termasuk kerawanan pangan,” papar Muhammad.

Sementara itu Pimpinan Wilayah Bulog Riau dan Kepri Ismed Erlando menyambut baik kunjungan Kadis DKP dan rombongan dalam rangka penandatanganan perjanjian jual beli beras, ia juga menyebut bahwa Bulog akan menyiapkan beras 70 Ton sebagai cadangan pangan untuk Kabupaten Kampar.

Continue Reading

Kabar Kampar

Golkar Siap Kolaborasi dengan Nasdem di Pilkada Kampar

Published

on

Ketua Golkar Kampar Repol saat mengambil formulir Bacalon Bupati di Partai Nasdem Kampar.

Bekawan.com – Ketua DPD Golkar Kampar Repol menyatakan siap berkolaborasi dengan partai Nasdem pada pemilihan Bupati Kampar yang dilaksanakan November 2024 mendatang.

Wakili Ketua DPRD Kampar menilai Nasdem mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Kampar, hal itu terbukti dari konsistennya perolehan kursi pada pemilu legislatif.

“Nasdem menurut pandangan kami cukup mendapatkan tempat di hati masyarakat, dibuktikan dengan wakil-wakil rakyat yang berasal dari Nasdem yang dipilih masyarakat, masih konsisten mendapatkan lima kursi baik pada pileg 2019 maupun pada pileg 2024 masih bertahan lima kursi,” ujar Repol beberapa waktu lalu di Bangkinang Kota.

Repol berharap dengan kekuatan politik yang dimiliki Nasdem bisa berkolaborasi dan berkoalisi pada pilkada serentak bersama partai Golkar untuk merebut eksekutif dan pimpinan legislatif bersama-sama.

“Tentunya kedepan jika bersinergi dengan kami nanti akan mampu menambah kursi di DPRD. Kami tentu berharap nantinya partai Nasdem bisa menjadi pimpinan di DPRD Kampar dan tentunya bisa membantu kami dalam melaksanakan kerja-kerja pemerintahan dalam mengambil kebijakan. Kita berharap kepada partai partai pengusung kami semuanya menjadi pimpinan DPRD Kampar,” pintanya.

Ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kampar itu, ia nantinya akan membuat langkah kongkret jika bisa berkoalisi bersama Nasdem dan partai pengusung lainnya untuk mengerjakan kerja-kerja politik demi pembangunan daerah.

“Langkah kongkret yang bisa dilakukan adalah bagaimana lima tahun kedepan, kami bisa bersinergi dengan partai-partai pengusung terkhusus partai Nasdem mengerjakan kerja politik serta pembangunan sehingga keberadaan Nasdem ditengah-tengah masyarakat dapat terlihat secara jelas,” tegasnya.

“Kami pun juga bisa membantu partai Nasdem serta partai pengusung lainnya untuk meningkatkan jumlah kursi legislatif pada pemilu 2029 mendatang,” imbuhnya.

Repol juga telah membuktikan keseriusannya dalam berkolaborasi dengan Nasdem, hal itu terlihat saat dirinya mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati Kampar ke DPD Nasdem yang berada di jalan Agus Salim, Bangkinang Kota, Senin (6/5) lalu.

Kedatangan Repol disambut oleh Masnur Bendahara panitia penjaringan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Kampar beserta sejumlah pengurus Nasdem.

Pada kesempatan tersebut Masnur menegaskan bahwa partai Nasdem konsisten sesuai dengan perintah Ketua Umum Surya Paloh tanpa mahar bagi Bacalon Bupati dan Wakil Bupati yang berminat mendaftarkan diri menjadi bagian partai Nasdem.

“Partai Nasdem sesuai arahan Pak Surya Paloh untuk selalu konsisten menerima bakal calon bupati dan wakil bupati tanpa mahar,” sebutnya.

Terkait kriteria yang akan menjadi calon bupati dan wakil bupati yang diusung Nasdem, menurut Masnur ada proses yang dilakukan secara internal oleh partai.

“Nantinya alur proses pemilihan calon bupati maupun wakil bupati yang diusung oleh partai Nasdem salah satunya tentu memiliki rekam jejak yang bagus. Selain itu melihat hasil survei yang dilakukan secara internal oleh partai sebagai salah bahan penetapan calon bupati ataupun wakil bupati yang diusung pada pilkada nanti,” jelasnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Pilkada Kampar, Ibrahim Ali : PAN udah Kita Dapatkan, Nasdem Akan Menyusul 

Published

on

Bacalon Bupati Ibrahim Ali saat menerima rekomendasi dari DPP PAN.

Bekawan.com – Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kampar tahun 2024, Wakil Bupati Kampar pada masanya H Ibrahim Ali SH, berhasil mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN sebagai Calon Bupati Kampar Periode 2024-2029.

“Alhamdulillah rekomendasi PAN kita sudah dapatkan, Insya Allah Nasdem akan menyusul dalam waktu dekat ini,” ungkap Ibrahim Ali saat menerima rekomendasi dari DPP PAN di Kantor DPD PAN Kampar Jl. D.I Panjaitan, Bangkinang Kota, Jumat (21/6/2024).

Pria bergelar Datuok Panglimo Malin hadir ke Rumah DPD PAN Kampar, dan disambut hangat oleh Ketua Tim Penjaringan Pilkada DPD PAN Kampar Masyhuri, didampingi Sekretaris Adi Candra, Anggota DPRD Kampar yang baru terpilih Irwan Saputra dan anggota lainnya.

Ketua Tim Penjaringan Pilkada DPD PAN Kampar Masyhuri mengatakan, bahwa Ibrahim Ali telah memperoleh rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN sebagai Calon Bupati Kampar Periode 2024-2029.

“Pada hari Jum’at yang penuh berkah ini, Rumah PAN DPD Kampar mendapatkan kehormatan dengan berkunjungnya Saudaraku, Bapak Ibrahim Ali yang dalam kegiatan ini melakukan silaturrahmi dengan Tim Penjaringan Pilkada 2024. Dari sekian banyak bakal calon Bupati Kampar yang mendaftar dan mengembalikan formulir bakal calon Bupati Kampar ke DPD PAN Kampar, untuk saat ini hanya Ibrahim Ali lah yang memperoleh surat rekomendasi dukungan PAN untuk maju sebagai bakal calon Bupati Kampar,” ucap Masyhuri.

“Dengan adanya surat rekomendasi dukungan ini, tentunya PAN sudah 90% mendukung Ibrahim Ali sebagai bakal Calon Bupati Kampar,” ujar Masyhuri lagi.

Dengan telah diterimanya surat rekomendasi dukungan PAN, Masyhuri meminta agar Ibrahim Ali terus bergerak totalitas untuk menaikkan elektabilitas sehingga mampu mengungguli survei bakal Calon Bupati Kampar.

“Kami seluruh kader PAN, baik dari tingkat DPD hingga tingkat ranting akan tetap mendukung penuh dan terus bergerak untuk menjadikan Ibrahim Ali menempati survey tertinggi dan sukses menjadi Bupati Kampar terpilih,” ujar dia.

Masyhuri menegaskan bahwa seluruh kader PAN loyal terhadap apa yang telah diputuskan oleh DPP PAN terkait dukungan terhadap bakal calon Bupati Kampar.

Sementara itu, Ibrahim Ali menyampaikan ucapan terima kasih atas amanah yang telah diberikan oleh PAN sebagai bakal calon Bupati Kampar. Ibrahim Ali juga menyampaikan bahwa dirinya juga merupakan bagian dari Partai PAN. “Dahulu tahun 2011 saya pernah menjabat sebagai MPP DPD PAN Kampar,” ujar Ibrahim Ali.

Selain dukungan dari PAN, Ibrahim Ali juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan menerima surat dukungan sebagai bakal calon Bupati Kampar dari partai Nasdem.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, saya juga akan mendapatkan dukungan dari Partai Nasdem,” kata Ibrahim Ali.

Putra kelahiran Danau Bingkuang Kecamatan Tambang Kampar Riau, Tanggal 24 Desember 1961. Ayahnya berasal dari Pulau Tarap Kec. Kuok dan Ibunya asli Kumantan Bangkinang. Masa muda Ibrahim Ali hingga mencapai puncak kesuksesan sebagai seorang abdi negara PNS Imigrasi sekaligus Pengusaha di Batam Kepulauan Riau ini, Siap mengabdi untuk Kampar Maju, Bermarwah, Terbilang dan Gemilang.

“Demi Marwah Negeri, Ibrahim Ali Siap Mengabdi, untuk Kampar Maju, Bermarwah, Terbilang dan Gemilang,” ucap Ibrahim Ali dengan Semangat.

Sementara itu, ketika ditanya terkait kriteria Bakal Calon Wakil Bupati yang akan mendampingi Ibrahim Ali pada Pilkada 2024 mendatang, Ibrahim Ali mengungkapkan, walaupun dirinya diberi keleluasaan dalam menentukan siapa pendamping kita nanti, namun kita tetap akan berkoordinasi dengan Partai pengusung.

“Terimakasih pertanyaannya saudaraku Ravi, terkait kriteria Calon Wakil Bupati yang nantinya akan mendampingi saya pada Pilkada 2024, siapa saja bisa menjadi Calon Wakil, termasuk saudaraku yang bertanya. Namun tentunya kita perlu berkoordinasi dengan Partai Pengusung dalam hal ini yakni Partai Amanat Nasional (PAN) DPD Kampar dalam menentukan koalisi ke depan,” ucap Ibrahim Ali.

“Tapi siapapun nantinya yang akan menjadi pendamping saya sebagai calon Wakil Bupati, harapan kita semua tentunya dapat menjadikan Kabupaten Kampar jauh lebih baik lagi kedepannya,” pungkas Ibrahim Ali. ***

Continue Reading

Trending