Connect with us

Kabar Kampar

Kiprah KerLiP Beriman, Bikin Program untuk Anak Putus Sekolah di Kampar

Published

on

Ketua Umum KerLiP Yanti Sriyulianti menerima Piagam dari Pj. Bupati Kampar. Foto : Kom/Bekawan.com

Bekawan.com – Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan (KerLiP) yang juga inisiator Rumah KerLip Beriman Yanti Sriyulianti menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memetakan dan mendata Anak Putus Sekolah (APS) di Kabupaten Kampar, hingga saat saat ini data yang mereka dapatkan by name by address menyentuh angka 1538 orang anak, plus 539 berkebutuhan khusus, dan 183 yang putus sekolah Data Pokok Pendidikan (Dapodik)

“Ada juga data by name by address lainnya, tapi perlu verifikasi. Paling banyak sebaran yang kita dampingi di Koto Perambahan 53, ketika saya tahu penduduknya sekitar tiga ribuan, kemungkinan besar dengan APM masih kurang 70 persen, kemungkinan besar 30 persen putus sekolah diusia 16 hingga 21 tahun,” ungkap Yanti.

Hal ini diungkapkannya usai acara Sarasehan Gerakan Ibu Asuh Anak Tidak Sekolah (GIAT) Desa Pendidikan Menuju Desa Ekowisata Ramah Anak Peduli Perempuan dan Pendidikan (DERAPPP) yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Kampar, Senin (26/12/2022) yang dibuka Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol MM.

Kedepan, lanjut Yanti, Rumah Kerlip Beriman akan menuntaskan pemetaan dan penyebab ATS termasuk anak berkebutuhan khusus sampai 100 persen, dengan mengambil praktek baik di Desa Balung.

“Dari mana kami mendapatkan itu, karena untuk mencari ke dusun juga susah, jadi solusinya kita pakai praktek baik dari Desa Balung kita coba data by name by address setiap desa yang miskin ekstrem usia anak setiap desa kita sudah dapatkan di Bapeda, kita udah minta diolah usia 7 sampai 21 tahun, total 29.618 anak dari 6.432 Kepala Keluarga Miskin ekstrem yang belum mendapatkan bantuan apapun,” jelas Yanti didampingi Ketua Panitia Sarasehan yang juga Kepala UPT SDN 004 Pulau Rina Farbriani.

Sementara itu, Pj. Bupati Kamsol saat membuka acara mengungkapkan bahwa dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM), pendidikan memiliki peran yang sangat penting dan juga merupakan investasi SDM yang akan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang.

“Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya dalam meningkatkan SDM sehingga dapat membentuk karakter dan pengetahuan yang berkualitas pada anak anak kita di Kabupaten Kampar, yang diharapkan dapat mendorong kemajuan desa nantinya,” ungkap Kamsol.

Untuk itu Kamsol mengapresiasi dan mendukung kegiatan sarasehan GIAT Desa Pendidikan menuju DERAPPP ini dalam rangka inovasi percepatan pembangunan dalam konteks SDGs Desa yang mendorong kolaborasi pentahelix berdasarkan prinsip prinsip Kabupaten Layak Anak (KLA) menjadikan desa desa yang ada di Kabupaten Kampar lebih maju, berkembang dan sejahtera.

Ditambahkan Kamsol, dalam rangka mendukung kepedulian pendidikan di desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengadakan program pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Program tersebut juga dikenal dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang diatur dalam peraturan Presiden No. 59 tahun 2017 kedalam SDGs Desa.

Dalam acara serasehan GIAT, Bupati Kamsol juga menyerahkan 80 Sertifikat Desa Pendidikan yang diterima langsung oleh masing masing Kepala Desa yang sebelumnya telah dikukuhkan sebanyak 7 Desa Pendidikan, serta memberikan piagam untuk Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan (KerLiP) yang juga inisiator Rumah Kerlip Beriman Yanti Sriyulianti. (Ayi)

 

 

Continue Reading

Kabar Kampar

Bupati Ahmad Yuzar Kembali Lakukan Monitoring Penerapan WFH

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar kembali melakukan monitoring pelaksanaan Work From Home (WFH) di Lingkungan Pemkab Kampar, Jumat (17/4/2026) pagi, sejumlah OPD menjadi pilihan acak Ahmad Yuzar dalam menindaklanjuti SE Kemendagri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr.Ardi Mardiansyah, Inspektur Kabupaten Kampar, Muhammad Irsyad, Kepala BKPSDM Riedel Fitri serta sejumlah Kepala OPD.

Monitoring dilakukan dengan menggunakan sepeda dan sepeda motor sebagai bentuk implementasi efisiensi sekaligus mendorong pola kerja yang lebih hemat energi, sehat, dan ramah lingkungan.

Adapun OPD yang menjadi lokasi monitoring antara lain Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar, Puskesmas Bangkinang Kota, PTSP, DPPKBP3A, Kantor Camat Bangkinang, serta Puskesmas Laboy Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus tetap mengedepankan produktivitas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah, pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tidak mengalami penurunan. Transformasi budaya kerja ini harus dimaknai sebagai peningkatan kinerja, bukan sebaliknya,” ujar Ahmad Yuzar.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan oleh masing-masing pimpinan OPD terhadap pelaksanaan WFH di unit kerjanya.

Sementara itu, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menambahkan bahwa monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan perangkat daerah dalam menyesuaikan pola kerja baru, sekaligus memastikan efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kinerja.

Dari hasil monitoring, secara umum pelaksanaan WFH di sejumlah OPD berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ketua PN Bangkinang Sertijab, Ini Harapan Bupati Ahmad Yuzar

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Soni Nugraha atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang. Bupati menilai, berbagai kontribusi yang telah diberikan sangat berarti dalam menjaga penegakan hukum serta menciptakan sinergi yang baik antara lembaga yudikatif dan pemerintah daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Soni Nugraha. Semoga segala dedikasi yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan ke depan,” ujar Bupati saat menghadiri acara Sertijab Ketua PN Bangkinang yang digelar, Kamis (17/4/2026) malam.

Kepada Ketua Pengadilan Negeri yang baru, Noviyanto Hermawan, Bupati Kampar menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat melanjutkan serta meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Noviyanto Hermawan. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan berintegritas di Kabupaten Kampar,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Soni Nugraha menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kampar, atas dukungan selama dirinya bertugas. Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan.

Di sisi lain, Noviyanto Hermawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah ada serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kampar Terbaik Pengelolaan DAK Non-Fisik BOK POM 2025

Published

on

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar meraih penghargaan sebagai Kabupaten dengan Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawasan Obat dan Makanan Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung di sela-sela kegiatan strategis kesehatan masyarakat yang dipimpin serta dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, AP, M.Si, di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis, (16/4/2026).

Kegiatan ini juga mengagendakan tiga isu krusial diantaranya, advokasi Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026, Monitoring dan Evaluasi (Monev) DAK Non-Fisik BOK POM, serta koordinasi Pengendalian Resistensi Antimikroba. Acara turut dihadiri oleh Kepala BBPOM Pekanbaru dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Sekda Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi dalam arahannya mengapresiasi capaian Kabupaten Kampar. Ia menekankan bahwa akuntabilitas dalam mengelola DAK Non-Fisik sangat penting untuk memastikan program pusat bersinergi dengan pengawasan di daerah.

Merespons penghargaan tersebut, Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. “Penghargaan ini adalah bukti kerja keras tim dalam mengelola anggaran secara efektif. Kami berkomitmen memastikan setiap bantuan operasional (BOK) terserap tepat sasaran guna mendukung kerja lapangan dalam mengawasi peredaran obat dan makanan demi melindungi masyarakat,” tegasnya.

Selain prestasi anggaran, Dr. Ardi juga menyoroti langkah preventif dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba dan peningkatan standar keamanan pangan melalui program Desa Pangan Aman. “Kami siap membawa standar keamanan ini hingga ke tingkat desa agar masyarakat Kampar lebih sehat dan produktif,” pungkas Sekda.

Continue Reading

Trending