Kabar
PT RAPP Umumkan Pemenang Anugerah Jurnalistik APRIL-APR 2022
Bekawan.com – Anugerah Jurnalistik APRIL-APR tahun 2022 akhirnya sukses digelar. PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sebagai pelaksana mengumumkan lima pemenang dari 10 finalis yang karyanya terpilih oleh dewan juri.
Adapun pemenang Anugerah Jurnalistik APRIL-APR tahun 2022 dengan tema “Membangun Masa Depan Berkelanjutan melalui Konservasi dan Kemitraan”, adalah :
1. Andy Indrayanto (Halloriau.com)
2. Yusni Fatimah (Cakaplah.com)
3. Fithriady Syam (SKM Genta)
4. Didik Purwanto (Riauterkini.com)
5. Buddy Syafwan (Riausky.com)
Sementara lima finalis lainnya adalah Ahmad Yuliar (Menitriau.com), Devi Mewani (Riau24.com), Helfizon Assyafei (Riaupos.co), Henny Elyati (Riaupos.co), dan Riski Apdali (Segmennews.com)
“Mewakili manajemen dan Direksi PT RAPP (APRIL Group), RER, dan APR, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para finalis 10 besar dan seluruh peserta lomba karya tulis yang telah melahirkan karya-karya jurnalistik terbaiknya mengenai kontribusi grup APRIL dengan program RER, dalam membangun masa depan berkelanjutan melalui konservasi dan kemitraan,” ujar Mulia Nauli.
Menurutnya dalam Anugerah Jurnalistik APRIL-APR tahun 2022 ini sengaja memilih tema yang berkaitan dengan pilar lanskap yang berkembang. Di mana APRIL-APR melalui program Restorasi Ekosistem Riau (RER) berkomitmen memulihkan ekosistem gambut di Semenanjung Kampar yang mendukung target net sink pemerintah Indonesia sektor kehutanan dan area penggunaan lahan lainnya atau FOLU Net Sink 2030 serta sejalan dengan program Riau Hijau Pemerintah Provinsi Riau.
“Kami berupaya untuk mewujudkan komitmen tersebut dengan mengambil serangkaian inisiatif seperti implementasi komitmen 1 banding 1 untuk melestarikan satu hektar lahan konservasi untuk setiap satu hektar hutan tanaman, menerapkan pendekatan model produksi-proteksi untuk mencegah net zero loss di kawasan yang dilindungi, dan tentu saja membangun kemitraan untuk melindungi dan mengelola hutan bersama masyarakat,” paparnya.
“Semoga apa yang kita cita-citakan bersama dapat terwujud dan kehadiran APRIL maupun APR semakin dirasakan membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Deputy Head of Communications PT RAPP Disra Alldrick mengatakan Anugerah Jurnalistik APRIL-APR 2022 ini merupakan yang kedua kalinya digelar sejak 2021 lalu.
Sebagaimana diketahui, kata Alldrick, seiring dengan pertumbuhan media yang sangat pesat khususnya di Riau, sudah semestinya dibarengi dengan peningkatan kualitas jurnalis.
“Kami berharap melalui program Anugerah Jurnalistik APRIL-APR ini bisa menjadi salah satu motivasi dan solusi untuk turut berkontribusi dalam upaya peningkatan kapasitas jurnalis di Riau,” tambahnya.
Terlebih, dukungan jurnalis dan media melalui karya jurnalistik yang bersifat konstruktif, edukatif, dan proporsional, sangat penting dalam upaya menyampaikan pesan kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat.
“Semoga karya para finalis bisa bermanfaat sebagai bentuk informasi dan sarana menyampaikan pesan akan pentingnya restorasi hutan, konservasi, dan kemitraan bersama seluruh pihak demi keberlangsungan alam dan bumi kita,” tutupnya.
Para pemenang berhak atas hadiah uang tunai dan hadiah menarik lainnya. Menariknya, bagi pemenang I dan II pada Anugerah Jurnalistik APRIL-APR tahun 2022 ini akan berkesempatan untuk berkunjung dan menginap di fasilitas Eco-Research Camp di area Restorasi Ekosistem Riau (RER), sebuah pusat penelitian lahan gambut bagi para pemangku kepentingan mengenai upaya potensial dalam mengelola sumber daya lahan gambut tropis Indonesia secara bertanggung jawab.
Acara pengumuman pemenang berlangsung meriah dan penuh antusias dari peserta. Turut hadir dalam acara lomba tahunan bergengsi ini Conservation Head Riaufiber Inra Gunawan, Stakeholder Relations (SHR) Manager Wijatmoko Rah Trisno, Communications Manager RER Junior Norris Marpaung, para Pemimpin Redaksi media dan perwakilan organisasi wartawan di Riau. (Rilis)
Kabar Kampar
Pimpin Apel Perdana di PUPR, Ini Pesan Penting yang Disampaikan Rusdi Hanif
Bekawan.com – Usai dilantik sebagai Plt. Kadis PUPR Kampar, Jumat (22/5) lalu, Rusdi Hanif, ST, MT, lngsung tancap gas membenahi dinas yang telah lama membesarkannya tersebut. Dalam apel perdana yang ia pimpin, Selasa (26/5/2026) pagi, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan program mewujudkan visi misi pimpinan daerah.
“Kita diamanahkan, diberi jabatan untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam merealisasikan visi dan misi serta program-program untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar,” ucap Hanif.
Pria yang memulai karir ASN nya di PUPR tersebut juga mengajak seluruh ASN yang berkerja di OPD yang ia pimpin untuk menunjukkan dedikasi dan kinerja agar instansi tersebut tetap eksis dalam menjalankan program-program yang telah diamanahkan oleh pimpinan daerah dalam memajukan Kabupaten Kampar.
“Saya tegas demi kesuksesan program yang telah tertuang dalam DPA Dinas Pekerjaan Umum, sebagai pembantu kepala daerah, itu tugas yang mesti kita laksanakan dengan penuh tanggungjawab dan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Plt. Kadis PUPR Rusdi Hanif.
Selain pesan untuk meningkatkan disiplin, kinerja, loyalitas dan skill, ASN yang telah dinas di PUPR sejak 27 tahun lalu juga mengingatkan arti penting dari kebersamaan dan kekompakan, “tanpa kebersamaan tanpa kekompakan tidak akan pernah hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan. Jangan menggunting dalam lipatan, jangan jadi musuh dalam selimut,” ingat Hanif.
Selain memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh pegawai PUPR Kampar, Rusdi Hanif juga mendorong untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dengan melakukan kegiatan gotong-royong rutin sesuai dengan program yang telah diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto yakni Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai program nasional untuk menangani sampah dan menciptakan lingkungan bersih.

Pegawai PUPR Kampar gotong royong membersihkan lingkungan kantor.
“Ini sesuai yang diajarkan oleh agama kita bahwa kebersihan itu sebagian dari iman, kalau lingkungan kerja kita bersih, ruang kerja kita nyaman, kita juga tentu akan nyaman dalam bekerja, ini semua demi kemajuan dan kesuksesan kita dalam menjalankan tugas yang diamanahkan oleh Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Kampar dalam mendukung dan mewujudkan program dan visi misi Pimpinan Daerah,” pungkasnya. Usai Apel, Kadis PUPR Kampar Rusdi Hanif bersama Sekretaris Syarkani Arief dan seluruh ASN di PUPR melaksanakan Goro di lingkungan kantor PUPR Kampar.
Sebelumnya, Kadis Perkim Rusdi Hanif kembali ke Dinas PUPR Kampar setelah dilantik Jumat (22/5) lalu, ia dipercaya memegang 2 OPD sekaligus yakni sebagai Kadis Perkim dan Plt. Kadis PUPR Kampar.
Kabar Kampar
Waka DPRD Kampar Nilai Pengelolaan CSR Jauh Panggang dari Api
Bekawan.com – Wakil Ketua DPRD Kampar Sunardi DS menanggapi pola pengelolaan Caroporate Sosial Responsibility (CSR) di Kabupaten Kampar yang ia nilai masih jauh dari harapan.
Kewajiban utama perusahaan terhadap masyarakat sekitar dikenal sebagai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Berdasarkan undang-undang, perusahaan wajib mengalokasikan dana dan program nyata untuk memberdayakan ekonomi, menjaga lingkungan, serta memberikan dampak positif bagi warga terdampak.
“Mestinya CSR itu diimplementasikan melalui berbagai kegiatan seperti pelestarian lingkungan, pengembangan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan sosial, namun yang terjadi justru daerah disekitar perusahaan hanya kebagian limbah perusahaan yang merusak ekosistem sungai, mencemari lingkungan dan berdampak terhadap matinya ikan keramba yang merupakan mata pencaharian masyarakat,” ungkap Sunardi saat dijumpai diruang kerjanya baru-baru ini.
Politisi Demokrat ini memaparkan, kalau pengelolaan CSR seyogyanya untuk masyarakat tempatan yang bersentuhan langsung dengan perusahaan, namun saat ini pengelolaan CSR seperti gerai UMKM di kawasan Bangkinang Riverside tidak berjalan semestinya.
“Harusnya Pemda Kampar bisa memanfaatkan dana CSR itu untuk membangun wilayah yang menjadi lokasi perusahaan, jika tidak bisa di cover oleh APBD. Sekarang yang terjadi malah daerah yang berbatasan langsung dengan Pabrik Kelapa Sawit misalnya tetap tidak ada pembangunan, baik dari APBD maupun dari dana CSR,” jelasnya.
Kabar Kampar
Waka DPRD Kampar Sunardi Soroti Pengawasan Limbah Perusahaan di Kampar
Bekawan.com – Pengawasan Limbah Perusahaan di Kampar masih dinilai lemah oleh Wakil Ketua DPRD Kampar Sunardi. Penilaian tersebut bukan tanpa alasan, Politisi Demokrat itu menjabarkan bahwa sejak dirinya menjadi anggota DPRD Kampar belum ada satupun perusahaan yang diberi sanksi tegas meski limbah perusahaan telah banyak mencemari sungai di Kampar.
“Jika dibandingkan dengan daerah lain, kita cenderung lamban dalam menangani setiap permasalahan limbah, sehingga muncul asumsi negatif terhadap pemerintah,” ucap Sunardi, Rabu (20/5/2026).
Anak jati Tapung Hulu ini juga menyoroti lambannya hasil labor dari sample yang diambil OPD terkait, dan terkesan anti klimaks.
“Setelah turun, kita tidak tahu apa hasil dan bagaimana tindakan yang diambil, apakah lingkungan tercemar, apakah perusahaan dikasih peringatan, di sanksi administratif, atau apa, yang jelas semenjak saya didepan, setahu saya belum ada satupun yang di sanksi oleh pemerintah daerah,” tegasnya.

Banyaknya ikan keramba warga yang mati diduga akibat limbah mencemari sungai Tapung beberapa waktu lalu.
Melihat luasnya kawasan perkebunan dan banyaknya Pabrik kelapa sawit di Kampar, Sunardi menilai Pemkab Kampar sudah semestinya memiliki Laboratorium sendiri yang menyediakan layanan pengujian parameter kualitas lingkungan, termasuk air limbah, air permukaan maupun emisi.
“Sehingga kita tidak lama menunggu hasil labor, selain itu petugas dinas terkait juga mesti melakukan pengecekan berkala agar hasilnya valid, bukan hanya menunggu laporan by phone dari perusahaan, karena kalau begitu, hasilnya tentu yang baik-baik aja yang dilaporkan oleh perusahaan,” tambah Sunardi.
Menurutnya persoalan limbah perusahaan yang mencemari lingkungan seperti sungai akan terus terulang di Kabupaten Kampar jika tidak ada keseriusan dari Pemda Kampar dalam menegakkan aturan terkait lingkungan bagi perusahaan, yang pada akhirnya akan merusak biota sungai, meracuni Ikan sungai, ikan keramba dan akan berdampak terhadap perekonomian dan kesehatan masyarakat.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik5 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
