Kabar
Bupati Kamsol Kukuhkan Dewan Juri Dan Lepas Pawai Kafilah MTQ Kampar
Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar Kembali menggelar Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 yang digelar di Desa Pulau Payung, Kecamatan Rumbio Jaya, rangkaian perlombaan Kalam ilahi ini dimulai, Senin (13/3/2023). Gelaran MTQ antar kecamatan ini dimulai dengan Pengukuhan Dewan Juri, oleh Penjabat Bupati Kampar, Dr. H. Kamsol, dilanjutkan dengan melepas pawai ta’aruf.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Sekda Kampar Drs.H. Yusri, Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Zulfan Azmi, Ketua PA Bangkinang Nongliasma, Kakan Kemenag, Fuady Ahmad, Asisiten dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Dalam arahannya, Kamsol berharap dewan juri dapat melaksanakan tugas sesuai dengan keahliannya tanpa dipengaruhi oleh siapapun karena dewan hakim sebagai penentu yang bagi semua cabang yang diperlombakan. Ia juga berpesan agar semua kafilah menampilkan kemampuan maksimal.
“Tampilkanlah kemampuan maksimal, menang atau tidak hal yang biasa, mari kita gemakan ayat-ayat suci alquran di negeri kita, bangkitkan kembali kecintaan kita terhadap alqur’an. Mudah-mudahan dengan banyaknya hafiz dan hafizah alquran kita, bisa menjadi berkah bagi Kabupaten Kampar,” ungkapnya.
Kemudian terkait pawai ta’aruf, lanjut Kamsol, adalah merupakan proses awal dari pelaksanaan MTQ. Disamping untuk memeriahkan pelaksanaan MTQ, dan penyemangat para kafilah, Pawai Ta’aruf juga sebagai ajang silahturahmi diantara semua kafilah, masyarakat dan pihak Pemerintah.
“Musabaqah Tilawati Qur’an yang kita laksanakan ini juga merupakan sarana para Kafilah Kabupaten Kampar dalam berlomba dan meraih prestasi yang bisa dibanggakan, baik itu orang tua dan masyarakat di kecamatan masing-masing sehingga kedepan dapat mewakili dan mengharumkan Kabupaten Kampar di tingkat Provinsi maupun Nasional,” paparnya.
Pada kesempatan tersebut, Kamsol juga mengajak agar meningkatkan pembinaan kafilah sehingga nantinya akan muncul bibit-bibit kafilah yang baik disetiap kecamatan dan dapat diandalkan dalam meraih prestasi yan membanggakan di tingkat MTQ Kabupaten. Provinsi dan tingkat nasional.
Usai pawai kafilah, Pj. Bupati Kamsol didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Deswita Kamsol, secara resmi membuka Stand Bazar di pintu Utama Astaka MTQ Ke-52 Stadion Mini Rusli Thoimi Desa Pulau Payung Kecamatan Rumbio Jaya.
Tidak butuh waktu lama karena cuaca hujan, usai pengguntingan pita. Dr Kamsol menyampaikan apresiasi kepada panitia, dinas terkait serta seluruh Kecamatan yang telah menampilkan di stand baik, minuman, makanan, kesenian, serta kerajinan yang ada di kecamatannya masing-masing.
“Ini adalah momen bagi setiap Desa atau Kecamatan untuk menampilkan apa yang ada di kecamatannya masing-masing, termasuk UMKM untuk bisa dijual dan dipromosikan,” ucap Kamsol.
Selanjutnya, Kamsol juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kampar, dan Rumbio Jaya khususnya untuk terus meramaikan nantinya selama pelaksanaan MTQ ke-52 yang dimulai Senin, 13 hingga 19 Maret 2023.
Usai pembukaan, Pj Bupati Kampar bersama Forkopimda dan para kepala Dinas langsung meninjau dan mencicipi makanan dan minumam yang ada di stand bazar 21 dari Kecamatan dan dunia usaha tersebut.
Kabar Kampar
Universitas Pahlawan Bangun Museum Rumah Lontiok di Kebun Raya Bangkinang
Bekawan.com – Rumah adat Lontiok atau Rumah Pancalang yang kini kian langka di Kabupaten Kampar, perlahan mulai dibangkitkan kembali. Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP) membangun Museum Sejarah dan Budaya khusus Rumah Lontiok di kawasan Kebun Raya Universitas Pahlawan, Jalan Datuk Seribu Garang, Bangkinang.
Langkah ini menjadi upaya konkret menyelamatkan warisan arsitektur tradisional Kampar yang hampir punah tergerus modernisasi.
Rektor Universitas Pahlawan, Prof. Dr. Amir Luthfi Dt. Bandaro Sati, mengatakan museum tersebut akan terdiri dari dua unit bangunan Rumah Lontiok asli. Pembangunan satu unit pertama saat ini dilaporkan hampir rampung, dan akan disusul satu unit lagi di sampingnya.
“Ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah identitas. Kami ingin mahasiswa dan masyarakat Kampar tidak lupa dengan akar budayanya sendiri. Rumah Lontiok adalah filosofi hidup orang Kampar,” ujar Prof. Amir Luthfi saat dikonfirmasi, Senin (27/10/2026).
Ia menjelaskan, pemilihan lokasi di dalam kawasan Taman Kebun Raya bukan tanpa alasan. Selain sebagai ruang edukasi, museum ini nantinya akan menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa dan destinasi wisata edukasi budaya baru di Bangkinang.
Selama ini, Rumah Lontiok yang beratapkan ijuk dan berbentuk perahu dengan ujung lancip ke atas itu sudah sangat sulit ditemukan di perkampungan Kampar. Padahal, rumah ini memiliki nilai sejarah tinggi sebagai simbol status sosial dan kearifan lokal masyarakat Kampar tempo dulu.
Dengan adanya museum ini, UP berharap generasi muda tidak hanya mengenal Rumah Lontiok dari buku pelajaran, tetapi bisa melihat, menyentuh, dan mempelajari langsung konstruksi serta makna filosofis di balik setiap sudut rumah adat tersebut. (Sumber : FB. Univ.pahlawan) *dikembangkan menggunakan Meta AI
Kabar Kampar
Satlantas dan OPT Samsat Bangkinang Gelar Ramp Check Operasi Lancang Kuning
Bekawan.com— Satlantas Polres Kampar bersama UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang (Samsat) dan sejumlah instansi terkait menggelar pemeriksaan kendaraan bermotor atau ramp check di Simpang Panca Salo, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 untuk meningkatkan keselamatan berkendara dan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kampar, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar, Dinas Perhubungan Kampar, serta Jasa Raharja. Pemeriksaan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing instansi, meliputi aspek keselamatan kendaraan dan kelengkapan administrasi.
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis, disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Kampar, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan operasi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengutamakan keselamatan di jalan raya.
“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan. Karena itu, edukasi dan pendekatan humanis menjadi bagian penting untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas,” ujar Wulan.
Ia mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, membawa dokumen kendaraan yang dipersyaratkan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, Ade Syaputra, S.E., M.Si., mengatakan keterlibatan Samsat dalam kegiatan tersebut merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.
Menurut Ade, kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor sesuai ketentuan merupakan bagian dari tanggung jawab pemilik kendaraan. Sinergi dengan kepolisian dan instansi terkait juga diharapkan dapat memperluas edukasi mengenai pelayanan dan kewajiban administrasi kendaraan.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kampar bersama UPT Samsat Bangkinang berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas, menjaga kelayakan kendaraan, dan memenuhi kewajiban administrasi. Upaya tersebut diharapkan mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kabupaten Kampar.
Kabar Kampar
Percepat Respons Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue Baru untuk Damkar
Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat armada penyelamatan. Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyerahkan satu unit mobil rescue baru dan sejumlah sepeda motor kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) untuk mempercepat penanganan kegawatdaruratan di wilayah Kampar.
Penyerahan dilakukan secara simbolis usai apel rutin Senin pagi di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kampar. Mobil rescue tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Damkar Kampar, Yuricho Efril, Senin (26/10/2026).

Kepala Dinas Damkar Yuricho Efril bersama Bupati melihat unit Kenderaan untuk operasional.
Bupati Ahmad Yuzar mengatakan, penambahan armada ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan fasilitas operasional dan keselamatan masyarakat.
Ia menginstruksikan jajaran Damkar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memangkas waktu respons (response time) saat menerima laporan dari masyarakat.
“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat. Fasilitas ini harus dirawat dengan baik dan digunakan secara optimal. Masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan prima,” ujar Ahmad Yuzar dalam amanatnya.
Menurutnya, keberadaan mobil rescue baru ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi personel Damkar di lapangan dalam menjalankan tugas penyelamatan dan penanggulangan bencana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kampar.
-
Kabar8 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik8 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar7 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik11 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar8 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
