Connect with us

Kabar Kampar

Hadiri Peresmian Kantor Baru OJK Riau, Plt. Sekda : Kampar Siap Bersinergi 

Published

on

Bekawan.com – Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM yang diwakili oleh Plt. Sekda Kampar Ir Azwan, M.Si menghadiri peresmian Kantor Baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, Peresmian gedung yang megah ini di tandai dengan pengguntingan Pita, pemotongan tumpeng dan penandatangan prasasti oleh Gubernur Riau dan Komisioner OJK RI, Jum’at, (16/3/2023).

Selain Plt Sekda Kampar Ir. Azwan, M.Si dan para Bupati dan Walikota se Provinsi Riau juga dihadiri langsung oleh Komisioner OJK Mendra Siregar dan delagasi OJK, Anggota DPR RI Andi Rahman dan Abdul Wahid, Gubernur Riau Drs. Syamsuar,. Msi, Kepala OJK Riau Muhammad LUTFI, Kepala BI Perwakilan Riau M. Nur, , Ketua Lembaga Adat Provinsi Riau HR Marjohan Yusuf, dan pengusaha perbankan Riau.

Dikatakan Plt. Sekda Kampar bahwa dengan peresmian ini dapat kita jadikan dalam pembinaan terhadap pengelolaan keuangan khusunya terhadap pembinaan bagi pengusaha, BUMD yang bergerak pada jasa keuangan dan perbankan di Kabupaten Kampar.

Banyak hal yang dapat kita sinergikan dengan OJK ini, semoga dengan peresmian Gedung baru Ojk Riau ini dapat memberikan pembinaan kepada pemarintah Kabupaten Kampar Khususnya pengusaha keuangan dan perbankan ” Kata Azwan M. Si.

Sementara Gubernur Riau Drs. Syamsuar, M Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada OJK atas peresmian gedung baru, ia berharap sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah terus terbangun dalam memajukan ekonomi Riau.

“OJK memiliki peran yang penting terhadap pengawasan, pembinaan, pengatur terhadap Industri Keuangan dan Perbankan termasuk Perbankan Syariah,” kata Syamsuar.

Kemajuan dan pertumbuhan ekonomi Riau sebesar 4, 5 Persen, peningkatan ekspor terus meningkat dan ini harus kita pertahanan terutama ekspor CPO yang merupakan terbesar di Indonesia.

“Alhamdulilah kemarin di Kampar kita telah lakukan launching Gerakan Penggunaan Produk Dalam Negeri serta dalam Pengembangan UMKM Riau, semoga ini terus dapat lakukan pembinaan terhadap kemajuan ekonomi masyarakat,” ungkap Syamsuar.

Sedangkan Ketua Dewan Komisioner OJK RI Mendra Siregar menyatakan kehadiran Ojk tidak hanya melakukan pengawasan terhadap industri Jasa Keuangan tapi juga dapat memberikan dampak dan manfaat kepada masyrakat sekitar, jalin koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah, pengusaha dan masyarakat.

“Melaksanakan dan menggerakkan roda perekonomian, berikan edukasi dan perlindungan konsumen dan masayrakat. Dalam perekonomian Nasional, Riau telah memberikan sumbangsih besar terhadap ketahanan ekonomi nasional, OJK Riau terus bangun sinergi dan kerjasama yang baik,” terang Mendra. (Adv)

Kabar Kampar

Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD

Published

on

Kepala Bapenda Zamhur saat memimpin rapat percepatan penerimaan PAD Kabupaten Kampar.

Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.

“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.

Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.

“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.

Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.

“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.

Continue Reading

Kabar Kampar

Terpilih Aklamasi, Sekda Ardi Mardiansyah Pimpin Korpri Kampar

Published

on

Sekda Kampar Ardi Mardiansyah.

Bekawan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar periode masa sisa 2025 – 2030 dalam Muskablub Korpri Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (2/9/2026). Ia mendapat dukungan dari seluruh unsur Korpri kecamatan, OPD serta pengurus Korpri Kabupaten Kampar setelah ketua Korpri sebelumnya Refizal mengundurkan diri.

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ardi Mardiansyah. Ia menilai, secara ex officio Sekda memang memiliki posisi strategis dalam kepengurusan Korpri dan diyakini mampu membawa organisasi tersebut menjadi lebih aktif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Kami yakin Pak Sekda dapat membawa Korpri bekerja secara profesional, menjadi tempat mengadu dan tempat bernaung bagi seluruh ASN dan PPPK. Rangkul semuanya, jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari kita besarkan rumah kita bersama ini,” tegasnya.

Ia meminta kepengurusan segera disusun dengan melibatkan seluruh unsur, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.

“Segera susun kepengurusan dan program kerja. Setelah itu kita lakukan pelantikan. Saya berharap Korpri ke depan semakin aktif, semakin besar manfaatnya dan kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan langsung oleh anggota,” katanya.

Di balik harapannya terhadap masa depan Korpri, Ahmad Yuzar juga memberikan perhatian khusus terhadap para ASN yang memasuki masa purnabakti.

Ia mengapresiasi kepengurusan sebelumnya di bawah Ketua Korpri Refizal yang telah menghidupkan berbagai kegiatan, termasuk pemberian penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama anggota.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilanjutkan secara berkala. Sebab, setiap hari selalu ada ASN yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat.

“Kegiatan seperti penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kalau bisa dilakukan secara berkala, karena setiap hari ada ASN yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ekspos Kejari Kampar: Perkara Dugaan Manipulasi Hasil Pemeriksaan di Inspektorat hingga Lanjutan KUR BRI

Published

on

Kajari Kampar didampingi)Ara Kasi saat ekspos Kinerja Kejari Kampar.

Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kampar memimpin ekspos Capaian kinerja selama Tahun 2026 yang digelar Rabu (2/9/2026) sore. Sejumlah perkara diungkapkan Kajari didampingi Para Kasi di instansinya, mulai dari Perkara KUR BRI hingga perkara dugaan manipulasi hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Kampar.

“Di tahun 2026 kita lakukan 2 sprin penyidikan, pertama dugaan tindak pidana korupsi manipulasi pelaporan hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Pemkab Kampar, dan saat ini kita dalam penyelesaian perkara KUR BRI, ditahap pertama kita telah sidangkan KUR dengan terdakwa AH cs, sebagian besar sudah inkrah, dan masih ada yang upaya hukum, akan kita selesaikan,” papar Kajari.

Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH juga memaparkan bahwa dari kasus KUR BRI, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan sebesar Rp. 331 juta rupiah, dan uang pengganti sebanyak Rp. 190 juta rupiah.

Namun ditanya lebih jauh terkait manipulasi laporan keuangan di Inspektorat, Kajari Kampar belum berkenan menjelaskan lebih jauh, hanya menyebut dugaan manipulasi terjadi di tahun 2025.

“Mungkin sekarang, hanya itu dulu informasi yang kami berikan. itu (perkara) di tahun 2025,” ungkap Kajari.

Selain dua kasus diatas, Kajari juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dari bidang-bidang yang ada di instansinya, mulai dari legal asisten, LO maupun tindakan hukum lain sebanyak 4 kegiatan yaitu dengan Bapenda, termasuk pelayanan hukum lain, seperti layanan hukum gratis sebanyak 10 kegiatan serta 3 kegiatan MoU.

“Sedangkan untuk penyelamatan pemulihan keuangan negara sebesar sekitar Rp. 754 Juta rupiah,” papar Kajari.

Continue Reading

Trending