Connect with us

Kabar Kampar

Pj. Bupati Kampar Melayat ke Kediaman Nadit, Korban Tenggelam di Desa Tanjung Bungo

Published

on

Bekawan.com – Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM melayat ke kediaman keluarga almarhum Nadit (4), warga Dusun I Tarok, Desa Tanjung Bungo, Kecamatan Kampa, Jumat (24/3/2023).

Nadit merupakan anak usai 4 tahun Korban tenggelam pada Rabu (22/3/2023) sekitar pukul 18.15 WIB, usai melayat, Pj. Bupati langsung melakukan sholat Dzuhur di Mesjid Sirajul Huda sekaligus memberikan arahan kepada jemaah di Mesjid tersebut.

Usai Sholat Dzuhur, Pj. Bupati Kampar menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah turut berdukacita atas wafatnya Nadit (4) korban hanyut di Sungai Kampar kemarin. Ia juga mengatakan korban wafat karena mengikuti kegiatan Balimau Kasai yang didampingi kakaknya.

Dalam kesempatan itu juga Kamsol menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Setelah Vakum Beberapa Tahun , Akhirnya Wisata Balimau Kasai Kembali Dilaksanakan Dengan Meriah dan dapat dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kampar.

Dalam kesempatan itu juga ia berharap kedepan musibah semacam ini jangan sampai terulang lagi, Ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap sungai, jaga sanak saudara kita, selalu waspada, musibah bisa merenggut nyawanya siapapun juga.

Pj Bupati Kamsol memberikan arahan di Mesjid dekat dengan rumah Dika. Foto ; Dok/Belawan.com

Dalam arahannya Mantan Kadisdik Riau ini berharap kedepan Kabupaten Kampar merupakan salah satu Kabupaten yang maju dibidang ekonomi dan wisata dan dapat diperhitungkan dan contoh bagi kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.

“Kita bangga mempunyai falsafah “Tali Balipilin Tigo, Tigo Tungku Sajoangan” dimana Pemerintah tidak sendiri membangun dan mensejahterakan masyarakat, namun Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak turut serta bersama-sama melakukan tugas dan fungsinya masing-masing dalam satu tujuan yakni Kampar maju, Kampar Sejahtera serta Kampar Damai,” terang Pj. Bupati..

Kamsol menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya agar pembangunan disegala sektor mampu bangkit dan dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu berbagai kebijakan guna percepatan pembangun terus dilakukan dengan cara menggali dan memanfaatkan Potensi-potensi sumber daya alam yang belum terkelola dengan baik.

‘Kami yakin dengan kebersamaan kita bisa bangkit dari berbagai persoalan yang ada. Kepedulian masyarakat harus kita tingkatkan sesuai dengan program yang baru saja kita luncurkan yaitu Masyarakat Peduli Tetangga, dimana ketika tetangga kesusahan maka kita harus membantunya sehingga tidak ada lagi tetangga yang kekurangan,” ingat Pj. Kamsol. (Adv)

Kabar Kampar

Wabup Misharti Apresiasi Bank Beras Masjid Raya Al Ittihad Kuok

Published

on

Wabup Misharti langsung mencoba bank Beras milik Masjid Raya Al Ittihad Kuok. Foto : Imam

Bekawan.com – Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti mengapresiasi Bank Beras Masjid Raya Al Ittihad Kecamatan Kuok yang ia resmikan, Jumat (6/3/2026) sore sebelum berbuka puasa bersama jemaah masjid tersebut.

Didepan pengurus Masjid, Wabup Misharti menilai Bank Beras menjadi cerminan indahnya berbagi. “Bank Beras disiapkan dari jemaah oleh jemaah dan untuk jemaah, program yang sangat baik sekali,” ungkap Wabup Misharti.

Didampingi Pengurus Masjid, Wabup Misharti menjelaskan bahwa Bank Beras ini nantinya kan disalurkan ke jemaah setiap hari Jum’at, dan bagi jemaah yang ingin berbagi, bisa langsung menyerahkan beras ke Bank Beras.

“Ini akan menjadi reward bagi jemaah yang rajin beribadah, dengan mengharapkan ridho dari Allah semoga usaha kita ini selalu mendapat keberkahan dari Allah,” ucap Wabup Misharti dalam sambutannya.

Kehadiran Wabup Misharti ke Masjid Raya Al -Ittihad Kuok dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan. Sebelum meresmikan Bank Beras, Wakil Bupati Kampar dan stakeholder lainnya juga menyerahkan sejumlah bantuan, diantaranya bantuan untuk Masjid Raya Al-Itihad dan Masjid Al-Falah Kelurahan Pasir Sialang masing-masing Rp. 20 Juta rupiah.

“Ini merupakan Program Kemitraan Bank Riau Kepri Syariah Kepada Pemkab Kampar,” ucap Wabup Misharti.

Selanjutnya, Wabup Misharti didampingi Ketua Baznas Kampar Purwadi juga menyerahkan bantuan konsumtif untuk Anak yatim dan Duafa dari masyarakat Desa Kuok, Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang.

Continue Reading

Kabar Asik

Aksi Jordi Kampar Memukau Juri KDI

Published

on

Penampilan Jordi mendapat Standing applause dan komentar positif berkat penampilannya yang memukau.

Bekawan.com – Penampilan Penyanyi asal Kampar Jordi memukau dewan juri hingga host Kontes Dangdut Indonesia (KDI) Top 5 Kontes yang berlangsung Jumat (27/2/2026) malam.

Dua lagu yang ia bawakan sukses mendapatkan Standing applause (tepuk tangan meriah sambil berdiri) dari para dewan juri. Penampilan memukau dengan suara yang merdu nan stabil diganjar komentar positif dari semua dewan juri, mulai dari Inul Daratista, Iis Dahlia,  Hetty Koes Endang, hingga Elvy Sukaesih.

“Meski bukan giliran saya memberikan komentar, tapi harus saya komentari ini. Dari lagu Laksmana Raja di Laut, notasi kamu nge-tune banget. Lagu kedua Debu Jalanan tidak kalah bagus, notasinya konsisten,” ucap Etty Koes Endang.

Bunda Etty Koes Endang, salah satu juri KDI

Seperti tidak mau kalah memberikan komentar positif untuk Jordi, pendapat Bunda Etty langsung disambar Elvy Sukaesih, Ratu Dangdut pada masanya.

“Cengkoknya pun duduk, suaranya Jordi Masya Allah laki banget,” timpal Elvy Sukaesih.

“Cilik-cilik cabe rawit,” tambah Inul Daratista.

Putra daerah Kabupaten Kampar, Jordi Aldio Kusuma, tampil membawa nama daerah di ajang nasional Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2025. Ia sukses mengambil hati dewan juri dengan penampilan memukau, tidak hanya dewan juri, lagi Debu Jalanan yang ia bawakan di penampilan keduanya juga sukses membuat host OKI Lukman meneteskan air mata.

*Jangan lupa dukung Jordi Kampar perwakilan Riau di ajang KDI dengan melakukan vote sebanyak-banyaknya di Aplikasi RCTI+.

Continue Reading

Kabar Kampar

Benarkah Tidur saat Puasa Bernilai Ibadah?

Published

on

Buya Dr. Johari memaparkan tausiah terkait fiqih puasa.

Bekawan.com – Ustadz Dr. Johari, MA membagi tidur menjadi 2 kategori, yang pertama tidur Qoilulah adalah tidur sejenak di siang hari, biasanya sebelum atau sesudah zuhur, yang merupakan sunah Nabi SAW.

Kemudian, tidur yang kedua adalah Failullah, itu adalah tidur yang dilarang oleh nabi, yakni waktu tidur setelah subuh dan tidur sesudah sholat Ashar.

“Yang dilarang itu, bahkan secara medis juga tidak baik,” ucap Ustadz Johari.

Penjelasan tidur yang dianjurkan dan yang dilarang oleh Nabi itu, dipaparkan Ustadz Johari saat menjadi Narasumber dalam Tausiah Interaktif di Radio Swara Kampar 103,8 FM, Kamis (26/2/2026) yang mengangkat tema “Fiqih Puasa”.

Jalannya tausiah interaktif MUI MENJAWAB di Radio Swara Kampar.

Penceramah yang juga Ketua Bidang Pengkajian MUI Kampar itu menjawab pertanyaan pendengar Radio Swara Kampar terkait tidur orang yang berpuasa adalah ibadah.

Disaat puasa ramadhan, lanjut Ustadz Johari, waktu tidur yang paling enak bagi orang yang tidak berkegiatan pagi, adalah setelah sholat subuh. Fenomena ini menurutnya adalah kebiasaan yang tidak baik karena waktu tidur yang dilarang oleh nabi.

“Jadi jika ditanya, tidur apa yang menjadi bahagian ibadah?, itu adalah tidur Qailullah (tidur sebelum atau sesudah Sholat Zhuhur,” jelas Dosen Fakultas Syariah UIN Suska Riau ini.

Program Tausiah “MUI MENJAWAB” yang disiarkan radio Swara Kampar merupakan hasil kerjasama MUI dan Diskominfo Kampar yang diteken Kadiskominfo Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi bersama Sekjen MUI Kampar Dr. H. Mendra Siswanto, M. Sy, Kamis (12/2) lalu.

Program Tausiah Interaktif yang dipandu host Ari Amrizal ini merupakan salah satu program Talkshow religi yang mengundang pendengar radio terlibat aktif untuk bertanya melalui sambungan telepon maupun melalui media sosial, menghadirkan Ustadz-ustadz dari MUI Kampar dengan pembahasan yang berbeda setiap minggunya.

 

Continue Reading

Trending