Kawan Ngopi
Komit Tanggulangi Stunting, Pj Sekda Kampar ; Pravalensi stunting di Kampar Kampar dari 25,7 % menjadi 14’5%
Pj Sekda Kampar saat menghadiri Kegiatan Project Exposure dalam Penguatan Komitmen dan Strategi Keberlanjutan Program Kemitraan Pendampingan Teknis dan Advokasi untuk Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Riau
Pekanbaru.,Bekawan.com – Pj Bupati Kampar diwakili Pj Sekda Kampar Hj. Ramlah, SE.M.Si didampingi Kepala Dinas PPKBP3A Edi Aprizal menghadiri Kegiatan Project Exposure dalam Penguatan Komitmen dan Strategi Keberlanjutan Program Kemitraan Pendampingan Teknis dan Advokasi untuk Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Riau yang dilaksanakan di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (3/10/2023).
Usai kegiatan tersebut, Pj Sekda Kampar Menyampaikan bahwa di Provinsi Riau ada 4 Kabupaten yakni Kampar, Pelalawan, Siak dan Kepulauan Meranti yang mendapatkan pendampingan teknis dan advokasi untuk percepatan penurunan stunting dari PT. RAPP, Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta dalam penyusunan dokumen Strategi Komunikasi Perubahan Prilaku (SKPP) serta melatih tim teknis dalam melaksanakan 8 aksi konvergensi.
Dalam pendampingan teknis dan advokasi untuk percepatan penurunan stunting yang mana dengan dilakukannya program pendampingan ini kondisi pravalensi stunting yang awalnya sebesar 25,7 % berkurang 11,2 % dan akhirnya menjadi 14’5%. Ungkap Pj Sekda Kampar.
Ditambahkan Hj. Ramlah, melalui pendampingan tersebuh sudah tersusunnya draft dokumen SKPP dan draft dokumen Perbup terkait SKPP, sudah adanya tenaga terlatih untuk memfasilitasi pendampingan bagi pelaksanaan 8 Aksi konvergensi dan SKPP dan sudah ada upaya peningkatan kapasitas bagi SDM pelaksana SKPP dan konvergensi melalui lokalatih oleh tenaga terlatih dari Provinsi dan Kabupaten.
Selain itu, dengan adanya pendampingan Strategi komunikasi ini telah mampu meningkatkan keterampilan, partisipasi dan kerjasama semua OPD dan TPPS dalam aksi konvergensi dan jiga implementasi komunikasi perubahan prilaku untuk dan percepatan penurunan stunting.
Sementara itu, Wakil Gubri Riau H. Edi Natar Nasution, S.IP menyampaikan berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 adalah sebesar 17 % lebih baik dibandingkan tahun 2021 sebesar 22,3%.
Berdasarkan pelaporan aksi konvergensi per 31 Desember 2022 dan hasil pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2022 dan hasil pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2022 telah dilaporkan bahwa saat ini kita memiliki 16.422 ibu hamil, 11.014 balita yang terindikasi stunting dan sebanyak 389.030 keluarga beresiko stunting. Dengan data tersebut maka intervensi kepada balita, ibu hamil dan keluarga beresiko stunting menjadi prioritas dalam mencegah lahirnya balita stunting baru.Hal ini harus manejadi perhatuan kita semua bai di Provinsi maupun di seluruh Kabupaten/Kota agar merapatkan barisan dan menyusun strategi yang tepat supaya target ” Zero Stunting Baru” di Provinsi Riau dapat terwujud.
Selanjutnya berdasarkan laporan TPPS Kabupaten/Kota pada semester I tahun 2023 ada beberapa indikator yang masih memerlukan perhatian kita diantanya konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri, pemberian ASI eksklusif pada bayi di bawah 6 bulan, Imunisasi dasar lengkap pada anak di bawah 12 bulan, pelayanan KB Pasca persalinan dan pendampingan Keluarga beresiko stunting.
Selanjutnya Edi Natar Menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada PT. RAPP, Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta yang telah mendampingi 4 Kabupaten yakni Kampar, Siak, Pelalawan dan Kepulauan Meranti dalam penyusunan dokumen Strategi Komunikasi Perubahan Prilaku (SKPP) serta melatih tim teknis 8 aksi konvergensi dan SKPP tingkat Provinsi Riau untuk nantinya menjadi pembelajaran dan bekal kedepan untuk dilanjutkan oleh Pemerintaha Provinsi Riau.
Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Pakar bidang gizi, pertumbuhan dan perkembangan anak, Prof. dr. Fasli Jalal, Sp. Gk.Ph.Dirut PT . RAPP Mulia Nauli, Provincial Lead Tanoto Foundation Dedi Triadi, seluruh TPPS Provinsi Riau dan Kabupaten/Kota dan Satgas Stunting Kabupaten/Kota, yang menjadi narasumber yakni perwakilan dari BKKBN Pusat Drs. Eli Kusnaeli, M.MPd, Direktorat Promosi Kesehatan Ira Oktaviana Madjid, SKM.MKM dan Ditjen Bina Bangda Kemendagri Arifin Efendi Hutagalung, SE.MM. dan sebagai moderator Direktur Eksekututif Yayasan Cipta Dini Haryati. (Adv)
Kabar Kampar
Finalis Putera Pelajar Indonesia Asal Kampar Silaturahmi dengan Kadiskominfo
Bekawan.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi menerima audiensi Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar Nofri Qosdiansyah, Selasa (31/3/2026) pagi, Siswa SMKN I Bangkinang Kota itu terpilih mewakili Riau ke tingkat nasional yang akan digelar 24 hingga 27 Juni 2026 di Jakarta.
Kepada Nofri, Kadiskominfo Kampar mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap mendapatkan hasil terbaik saat mengikuti Ajang Putera dan Puteri Pelajar Indonesia di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan ananda Nofri bisa mengukir prestasi ditingkat nasional dan mengharumkan nama daerah serta nama sekolahnya, semoga langkah Nofri bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Kampar untuk berprestasi disetiap bidang yang diminati,” harap Kadis didampingi Kabid PIKP Bambang.
Sementara itu, Nofri Qosdiansyah, Pelajar Kelas 11 Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMKN I Bangkinang Kota mengucapkan terimakasih atas support yang diberikan Kadiskominfo Kampar, ia berharap support yang diberikan. Pemda Kampar menjadi pelecut semangat bagi dirinya memberikan yang terbaik untuk Riau dan untuk Kabupaten Kampar.
“Saya Nofri Qosdiansyah selalu Putera Pelajar Provinsi Riau Wakil II Riau mengucapkan terimakasih atas dukungan dan apresiasi yang tinggi dari Pak Kadiskominfo, Insyaallah Nofri akan jadi yang terbaik, selalu dukung Nofri untuk membawa dan mengharumkan Kampar dan Riau,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kampar Bambang, MSi menyebut bahwa Diskominfo siap memberikan support publikasi termasuk penggunaan Videotron maupun podcast melalui radio LPPL Swara Kampar 103,8 FM.
Dalam ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026, Perwakilan Kampar berhasil mengutus 3 kandidat ke ajang nasional setelah terpilih di tingkat Provinsi Riau, yakni Nofri dari SMKN I Bangkinang Kota, dan 2 lainnya adalah Ratu dan Atika masing-masing berasal dari SMAN 1 Bangkinang Kota dan SMPN 1 Bangkinang Kota.
Kabar Kampar
Bahas Nasib Guru Helda Arianti, Ini Hasil Pertemuan Komisi II DPRD Kampar dengan KemenPAN-RB
Bekawan.com – Komisi II DPRD Kampar bersama Kepala BKPSDM Kampar Riedel Fitri dan jajaran melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Asisten Deputi KemenPAN-RB di Jakarta terkait nasib guru honorer yang gagal dilantik PPPK Paruh Waktu.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Rinaldo Saputra, mengatakan, dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa Helda Arianti, guru honorer yang gagal dilantik jadi PPPK Paruh waktu karena human eror masih dapat menjalankan tugas seperti biasa dan tetap menerima gaji, meskipun status pengangkatannya belum memperoleh kepastian.
“Intinya, Helda diminta untuk bersabar. Untuk sementara tetap bekerja dan tetap digaji sambil menunggu kebijakan pembukaan perbaikan data dari kementerian,” ujar Rinaldo, Jumat (19/12/2025).
Terkait kemungkinan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rinaldo menyebutkan bahwa KemenPAN-RB belum memberikan jaminan resmi. Namun demikian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar akan menyurati Dinas Pendidikan sebagai dasar hukum agar Helda tetap bekerja di sekolah tempatnya bertugas.
“Belum ada jaminan pengangkatan. Namun, BKPSDM akan mengirimkan surat ke Dinas Pendidikan agar yang bersangkutan tetap bekerja dan memiliki kejelasan status,” katanya.
Rinaldo menambahkan, persoalan data tenaga honorer tidak hanya terjadi di Kabupaten Kampar. KemenPAN-RB mencatat sedikitnya 101 instansi di berbagai daerah mengalami permasalahan serupa, termasuk kesalahan administrasi yang cukup serius.
“Di daerah lain bahkan ada kasus pegawai yang masih hidup tetapi tercatat meninggal dunia dalam sistem. Karena itu, kementerian sangat berhati-hati sebelum membuka portal perbaikan data agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujarnya.
Saat ini, kata Rinaldo, seluruh permasalahan data tersebut sedang dihimpun untuk dibahas di tingkat kementerian guna menentukan langkah perbaikan yang tepat. Sementara itu, Helda Arianti dipastikan tetap berstatus sebagai honorer aktif.
“Kesimpulannya, Helda tidak diberhentikan, tetap bekerja sebagai honorer sambil menunggu proses perbaikan data di KemenPAN-RB,” pungkas Rinaldo.
Kabar Asik
Bahas Program Prioritas, Bupati Ahmad Yuzar Bicara Soal Beras dan Seragam Gratis
Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat percepatan program pembangunan di Kabupaten Kampar, sejumlah program prioritas yang dibahas diantaranya bantuan beras dan seragam sekolah gratis untuk yang membutuhkan.
Program beras gratis bagi masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas merupakan program prioritas di Dinas Sosial. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat yang kurang mampu.
Dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, akan segera digulirkan program pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi yang membutuhkan.
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan agar pendistribusian dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. “Seragam gratis ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan. Kita ingin memastikan tidak ada anak Kampar yang terhambat sekolah hanya karena tidak mampu membeli seragam,” ujar Wakil Bupati Kampar.
Sementara itu, Dinas Kesehatan juga menjadi perhatian khusus dalam rapat ini, terutama terkait program percepatan penanganan stunting. Bupati menekankan agar camat, kepala puskesmas, dan perangkat desa terus berkolaborasi memberikan edukasi gizi, meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta memastikan bantuan pangan bergizi tepat sasaran.
“Stunting bukan sekadar persoalan gizi, tapi menyangkut masa depan generasi kita,” ingat Ahmad Yuzar, dalam rapat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati, Senin (8/92025).
Dalam arahannya, Bupati Kampar menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh OPD bekerja maksimal agar program yang sudah direncanakan tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga. “Kita harus memastikan program yang sudah dicanangkan benar-benar sampai ke masyarakat. Pemerintah hadir bukan hanya memberi janji, tetapi bukti,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Bupati Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Dr. Misharti, Sekretaris Daerah Hambali, Asisten I Tengku Said Hidayat, Asisten III Ir. Azwan, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian, serta para camat se-Kabupaten Kampar.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
