Connect with us

Kawan Ngopi

Bunda Paud Kampar Lepas Balon Sebagai Tanda Transisi Paud ke SD

Published

on

Bunda Paud Kampar Lepas Balon Sebagai Tanda Transisi Paud ke SD Sebagai Tanda Telah Tersosialisasikan Gempur Paud Kab. Kampar di Kecamatan Tapung

 

Kampar.,Bekawan.com – Giat Gerakan Menuju Perubahan (Gempur ) Paud Kabupaten Kampar oleh Bunda Paud Kabupaten Kampar drg. Yusi Firdaus, MM selaku inisiatornya kini telah memasuki Kecamatan ke 13 dari 21 Kecamatan yang mendapatkan sosialisasi Transisi Paud ke SD yang menyenangkan. Kali ini sosialisasi dilaksanakan di Kecamatan Tapung dengan sasaran TK. Mutiara Bunda Petapahan, TK Negeri Pembina Tapung dan Nurul Yaqin dengan di pusatkan di halaman sekolah TK Mutiara Bunda, Rabu (4/10/2023).

Seperti kunjungan di Kecamatan-Kecamatan sebelumnya Bunda Paud Kabupaten Kampar bersama program Gempur Paudnya disambut dengan hangat dan antusias oleh para peserta didik, Para Pendidik dan oleh para wali murid peserta didik. Kalungan bunga dari perwakilan anak Paud dan nyanyian “Selamat Datang Bunda” sembari lambaikan tangan terdengar sangat meriah dan lucu.

Tampak menyambut kedatangan Bunda Paud Kabupaten Kampar bersama anak-anak Paud lainnya Camat Tapung Sofiandi, Bunda Paud Kecamatan Tapung Hasni Hasbi Sofiandi beserta Bunda-Bunda Paud dari Desa se Kecamatan Tapung, Forkopimcam Tapung. Sedangkan Bunda Paud Kabupaten Kampar tampak langsung didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar H. Aidil, Kabid Paud Mariani, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Paud dan PNF Disdikpora Kabupaten Kampar Taufiq Wahyudisyah, SPd, Msi, Ketua Goptki Kabupaten Kampar Dra. Atni Prawati Syahrizal, MED, Pengurus Forum Paud Kabupaten Kampar, dan Pengurus Himpaudi Kabupaten Kampar.

Yusi memaparkan dalam sambutannya tentang apa itu Transisi PAUD ke SD. Dijelaskan oleh beliau ini merupakan proses di mana anak berpindah dari perannya sebagai peserta didik di PAUD, menjadi peserta peserta didik SD. Dikatakan Yusi, Transisi yang efektif adalah saat anak tidak perlu melakukan terlalu banyak penyesuaian sebagai akibat dari perpindahannya.

”Rasa nyaman dan menyenangkan harus bisa diciptakan oleh para pendidik baik di PAUD dan di SD Kelas Awal. Tidak ada lagi praktek-praktek test calistung dalam penerimaan murid baru, serta harus menjadikan anak-anak merasa sekolah adalah hal yang menyenangkan,” demikian ditambahkan Yusi.

Dikesempatan yang sama narasumber juga mengatakan bahwa Paud merupakan fase perkembangan otak dan mental anak, untuk itu penting bagi para guru dan orang tua memberikan segala sesuatu yang menyenang bagi anak-anak dalam mendapatkan pendidikan diusia dini. Dikatakan juga oleh narasumber bahwa ada Inclusi pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus, yakni Lembaga SD wajib menerima dengan segala bentuk kondisi anak.

Camat Tapung juga sempatkan berikan apresiasi atas diinisiasinya gerakan Gempur ini, dikarenakan perkembangan pola asuh dan teknologi sangat mempengaruhi pola belajar sehingga diperlukannya rambahan wawasan bagi pendidik. Dengan adanya Gempur Paud ini sangat memberikan manfaat atas pengetahuan tentang transisi Paud ke SD ini.

Acara ini tampak semakin meriah dengan penampilan dari guru-guru Paud dan seperti biasa Yusi selalu berkenan untuk bermain, bercanda berasma murid-murid Paud serta memberikan pengetahuan tentang cara menyikat gigi yang benar bersama drg. Adi Jasman yang merupakan dokter gigi yang berpraktek di Puskesmas Tapung sembari berikan souvenir berupa alat penyikat gigi pada mereka.

Sosialisasi Gempur Paud Kabupaten Kampar dalam rangka perkuat Transisi Paud ke SD yang menyenangkan di Kecamatan Tapung, ditutup dengan pelepasan balon ileh Bunda Paud Kabupaten Kampar bersama Camat Tapung tanda telah tersosialisasikan Gempur Paud Kabupaten Kampar di Kecamatan Tapung. (Adv)

Continue Reading

Kabar Kampar

Finalis Putera Pelajar Indonesia Asal Kampar Silaturahmi dengan Kadiskominfo

Published

on

Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar.

Bekawan.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi menerima audiensi Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar Nofri Qosdiansyah, Selasa (31/3/2026) pagi, Siswa SMKN I Bangkinang Kota itu terpilih mewakili Riau ke tingkat nasional yang akan digelar 24 hingga 27 Juni 2026 di Jakarta.

Kepada Nofri, Kadiskominfo Kampar mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap mendapatkan hasil terbaik saat mengikuti Ajang Putera dan Puteri Pelajar Indonesia di tingkat nasional.

“Mudah-mudahan ananda Nofri bisa mengukir prestasi ditingkat nasional dan mengharumkan nama daerah serta nama sekolahnya, semoga langkah Nofri bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Kampar untuk berprestasi disetiap bidang yang diminati,” harap Kadis didampingi Kabid PIKP Bambang.

Sementara itu, Nofri Qosdiansyah, Pelajar Kelas 11 Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMKN I Bangkinang Kota mengucapkan terimakasih atas support yang diberikan Kadiskominfo Kampar, ia berharap support yang diberikan. Pemda Kampar menjadi pelecut semangat bagi dirinya memberikan yang terbaik untuk Riau dan untuk Kabupaten Kampar.

“Saya Nofri Qosdiansyah selalu Putera Pelajar Provinsi Riau Wakil II Riau mengucapkan terimakasih atas dukungan dan apresiasi yang tinggi dari Pak Kadiskominfo, Insyaallah Nofri akan jadi yang terbaik, selalu dukung Nofri untuk membawa dan mengharumkan Kampar dan Riau,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kampar Bambang, MSi menyebut bahwa Diskominfo siap memberikan support publikasi termasuk penggunaan Videotron maupun podcast melalui radio LPPL Swara Kampar 103,8 FM.

Dalam ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026, Perwakilan Kampar berhasil mengutus 3 kandidat ke ajang nasional setelah terpilih di tingkat Provinsi Riau, yakni Nofri dari SMKN I Bangkinang Kota, dan 2 lainnya adalah Ratu dan Atika masing-masing berasal dari SMAN 1 Bangkinang Kota dan SMPN 1 Bangkinang Kota.

Continue Reading

Kabar Kampar

Bahas Nasib Guru Helda Arianti, Ini Hasil Pertemuan Komisi II DPRD Kampar dengan KemenPAN-RB

Published

on

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kampar bersama jajaran BKPSDM Kampar foto bersama usai menggelar pertemuan dengan KemanPAN-RB di Jakarta bebarapa waktu lalu.

Bekawan.com – Komisi II DPRD Kampar bersama Kepala BKPSDM Kampar Riedel Fitri dan jajaran melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Asisten Deputi KemenPAN-RB di Jakarta terkait nasib guru honorer yang gagal dilantik PPPK Paruh Waktu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Rinaldo Saputra, mengatakan, dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa Helda Arianti, guru honorer yang gagal dilantik jadi PPPK Paruh waktu karena human eror masih dapat menjalankan tugas seperti biasa dan tetap menerima gaji, meskipun status pengangkatannya belum memperoleh kepastian.

“Intinya, Helda diminta untuk bersabar. Untuk sementara tetap bekerja dan tetap digaji sambil menunggu kebijakan pembukaan perbaikan data dari kementerian,” ujar Rinaldo, Jumat (19/12/2025).

Terkait kemungkinan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rinaldo menyebutkan bahwa KemenPAN-RB belum memberikan jaminan resmi. Namun demikian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar akan menyurati Dinas Pendidikan sebagai dasar hukum agar Helda tetap bekerja di sekolah tempatnya bertugas.

“Belum ada jaminan pengangkatan. Namun, BKPSDM akan mengirimkan surat ke Dinas Pendidikan agar yang bersangkutan tetap bekerja dan memiliki kejelasan status,” katanya.

Rinaldo menambahkan, persoalan data tenaga honorer tidak hanya terjadi di Kabupaten Kampar. KemenPAN-RB mencatat sedikitnya 101 instansi di berbagai daerah mengalami permasalahan serupa, termasuk kesalahan administrasi yang cukup serius.

“Di daerah lain bahkan ada kasus pegawai yang masih hidup tetapi tercatat meninggal dunia dalam sistem. Karena itu, kementerian sangat berhati-hati sebelum membuka portal perbaikan data agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujarnya.

Saat ini, kata Rinaldo, seluruh permasalahan data tersebut sedang dihimpun untuk dibahas di tingkat kementerian guna menentukan langkah perbaikan yang tepat. Sementara itu, Helda Arianti dipastikan tetap berstatus sebagai honorer aktif.

“Kesimpulannya, Helda tidak diberhentikan, tetap bekerja sebagai honorer sambil menunggu proses perbaikan data di KemenPAN-RB,” pungkas Rinaldo.

Continue Reading

Kabar Asik

Bahas Program Prioritas, Bupati Ahmad Yuzar Bicara Soal Beras dan Seragam Gratis

Published

on

Bupati Kampar Ahmad Yuzar didampingi Wabup Misharti dan Sekda Hambali dalam rapat percepatan program prioritas.

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat percepatan program pembangunan di Kabupaten Kampar, sejumlah program prioritas yang dibahas diantaranya bantuan beras dan seragam sekolah gratis untuk yang membutuhkan.

Program beras gratis bagi masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas merupakan program prioritas di Dinas Sosial. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat yang kurang mampu.

Dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, akan segera digulirkan program pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi yang membutuhkan.

Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan agar pendistribusian dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. “Seragam gratis ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan. Kita ingin memastikan tidak ada anak Kampar yang terhambat sekolah hanya karena tidak mampu membeli seragam,” ujar Wakil Bupati Kampar.

Sementara itu, Dinas Kesehatan juga menjadi perhatian khusus dalam rapat ini, terutama terkait program percepatan penanganan stunting. Bupati menekankan agar camat, kepala puskesmas, dan perangkat desa terus berkolaborasi memberikan edukasi gizi, meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta memastikan bantuan pangan bergizi tepat sasaran.

“Stunting bukan sekadar persoalan gizi, tapi menyangkut masa depan generasi kita,” ingat Ahmad Yuzar, dalam rapat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati, Senin (8/92025).

Dalam arahannya, Bupati Kampar menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh OPD bekerja maksimal agar program yang sudah direncanakan tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga. “Kita harus memastikan program yang sudah dicanangkan benar-benar sampai ke masyarakat. Pemerintah hadir bukan hanya memberi janji, tetapi bukti,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Dr. Misharti, Sekretaris Daerah Hambali, Asisten I Tengku Said Hidayat, Asisten III Ir. Azwan, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian, serta para camat se-Kabupaten Kampar.

 

Continue Reading

Trending