Connect with us

Kawan Ngopi

IGTKI Kabupaten Kampar Optimis Juara Dalam Porseni IGTKI-PGRI Tingkat Nasional Tahun 2023 Ajang Pelestarian Budaya

Published

on

IGTKI Kabupaten Kampar Saat Mengikuti Porseni IGTKI-PGRI Tingkat Nasional Tahun 2023 Ajang Pelestarian Budaya, Foto (Diskominfo) 

 

Jakarta., Bekawan.com – Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia dan Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) baru saja menggelar acara pembukaan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) Tingkat Nasional yang Ke-X yang dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, MA, yang didampingi langsung oleh Nur Sriyati, SPd. MM selaku Ketua Umum IGTKI-PGRI Pusat dan Santi H. Ambarukmi Direktur guru Pensisikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Acara dilaksanakan di Lapangan Eco Park Ancol Jakarta pada Rabu (11/10).

Porseni yang diikuti ratusan guru TK dari 34 Provinsi di Indonesia ini, berlangsung cukup meriah dan Inilah hajat besar para guru TK se-Indonesia untuk mengasah daya kreatifitas yang nantinya akan berlangsung selama 4 (empat) hari mulai 11 sampai 14 Oktober 2023 mendatang, dan Kabupaten Kampar termasuk salah satu peserta di dalamnya. Acara juga tampak dihadiri oleh seluruh Ketua IGTKI-PGRI se Indonesia, dan juga tampak diantara tamu undangan Brigjend Pol. Nurworo Danang, S.I.KK arodalpers SSDM Polri selaku yang mewakili Kapolri.

Provinsi Riau dengan menurunkan sebanyak 120 orang peserta dan 2 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Kampar yang nantinya ikut berlaga pada salah satu cabang perlombaan dari 14 cabang yang dilaksanakan pada Porseni IGTKI-PGRI Ke X ini.

“Dengan tema yang telah dituangkan oleh Panitia Penyelenggara yakni Meningkatkan Semangat Kebersamaan Membangun Sportivitas Dalam Meningkatkan Kompetemsi Guru Taman Kanak-Kanak Serta Melestarikan Budaya Bangsa, hendaknya dapat menjadi acuan bagi seluruh peserta untuk dapat berkompetisi secara sportif demi meningkatkan kompetensi diri pada guru Taman Kanak-Kanak. Dan jadikan juga kegiatan ini sebagai wadah dalam melestarikan budaya bangsa dan mencintai budaya kita sendiri” demikian diutarakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Ditambahkan juga oleh beliau, bahwa kehadiran Guru Taman Kanak-Kanak ini merupakan investasi pentingdalam membangun generasi yang berkualitas. Untuk itu Pemerintah perlu memberikan perhatian khusus kepada guru teraebut dalam meningkatkan kompetensinya, kualitasnya dan yang terutama keaejahteraan guru tersebut.

Dikatakan juga pada kesempatan yang sama oleh Ketua Umum IGTKI-PGRI Pusat bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mempererat tali silahrurahmi antara guru Taman Kanak-Kanak secara Nasional, melestarikan Budaya Bangsa juga bertujuan sebagai perluasan wawasan guru Taman Kanak-Kanak melalui inovasi yang ditaja pada lomba-lomba yang siselenggarakan di Porseni ini.

Seperti yang dilaporkan bahwa jumlah peserta Porseni IGTKI-PGRI yang ke X ini adalah 2.254 orang untuk 14 kategori lomba. Untuk Kabupaten Kampar sendiri akan mengikuti cabang Menyanyi Duet yang akan membawakan 3 buah lagu yakni Lagu Wajib, Lagu Pilihan dan Lagu Daerah.

Dalam gelaran Pembukaan Porseni ini berbagai persembahan ditampilkan seperti Reog Ponorogo dari Provinsi Jawa Timur dan juga tari persembahan dari Provinsi Riau. Setelahnya dilanjutkan dengan menampilkan Deville oleh setiap Provinsi yang juga dilakukan penilaian. Dalam hal ini juga untuk pertama sekali diperdengarkan lagu Porseni ciptaan Alm. Om Sinung sebagai lagu dasar pada Porseni IGTKI-PGRI Ke X Tahun 2023, serta pembacaan Janji Peserta dan juga Janji Juri.

“IGTKI Kampar Optimis pada Porseni kali ini akan membawa Tropi kemenangan untuk itu dukungan dan do’a dari seluruh masyarakat Kabupaten Kampar sangat diharapkan” demikian disampaikan Lusiana Paluzi selaku Ketua IGTKI Kabupaten Kampar saat mengikuti acara pembukaan Porseni. (Adv)

Continue Reading

Kabar Kampar

Finalis Putera Pelajar Indonesia Asal Kampar Silaturahmi dengan Kadiskominfo

Published

on

Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar.

Bekawan.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi menerima audiensi Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar Nofri Qosdiansyah, Selasa (31/3/2026) pagi, Siswa SMKN I Bangkinang Kota itu terpilih mewakili Riau ke tingkat nasional yang akan digelar 24 hingga 27 Juni 2026 di Jakarta.

Kepada Nofri, Kadiskominfo Kampar mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap mendapatkan hasil terbaik saat mengikuti Ajang Putera dan Puteri Pelajar Indonesia di tingkat nasional.

“Mudah-mudahan ananda Nofri bisa mengukir prestasi ditingkat nasional dan mengharumkan nama daerah serta nama sekolahnya, semoga langkah Nofri bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Kampar untuk berprestasi disetiap bidang yang diminati,” harap Kadis didampingi Kabid PIKP Bambang.

Sementara itu, Nofri Qosdiansyah, Pelajar Kelas 11 Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMKN I Bangkinang Kota mengucapkan terimakasih atas support yang diberikan Kadiskominfo Kampar, ia berharap support yang diberikan. Pemda Kampar menjadi pelecut semangat bagi dirinya memberikan yang terbaik untuk Riau dan untuk Kabupaten Kampar.

“Saya Nofri Qosdiansyah selalu Putera Pelajar Provinsi Riau Wakil II Riau mengucapkan terimakasih atas dukungan dan apresiasi yang tinggi dari Pak Kadiskominfo, Insyaallah Nofri akan jadi yang terbaik, selalu dukung Nofri untuk membawa dan mengharumkan Kampar dan Riau,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kampar Bambang, MSi menyebut bahwa Diskominfo siap memberikan support publikasi termasuk penggunaan Videotron maupun podcast melalui radio LPPL Swara Kampar 103,8 FM.

Dalam ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026, Perwakilan Kampar berhasil mengutus 3 kandidat ke ajang nasional setelah terpilih di tingkat Provinsi Riau, yakni Nofri dari SMKN I Bangkinang Kota, dan 2 lainnya adalah Ratu dan Atika masing-masing berasal dari SMAN 1 Bangkinang Kota dan SMPN 1 Bangkinang Kota.

Continue Reading

Kabar Kampar

Bahas Nasib Guru Helda Arianti, Ini Hasil Pertemuan Komisi II DPRD Kampar dengan KemenPAN-RB

Published

on

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kampar bersama jajaran BKPSDM Kampar foto bersama usai menggelar pertemuan dengan KemanPAN-RB di Jakarta bebarapa waktu lalu.

Bekawan.com – Komisi II DPRD Kampar bersama Kepala BKPSDM Kampar Riedel Fitri dan jajaran melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Asisten Deputi KemenPAN-RB di Jakarta terkait nasib guru honorer yang gagal dilantik PPPK Paruh Waktu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Rinaldo Saputra, mengatakan, dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa Helda Arianti, guru honorer yang gagal dilantik jadi PPPK Paruh waktu karena human eror masih dapat menjalankan tugas seperti biasa dan tetap menerima gaji, meskipun status pengangkatannya belum memperoleh kepastian.

“Intinya, Helda diminta untuk bersabar. Untuk sementara tetap bekerja dan tetap digaji sambil menunggu kebijakan pembukaan perbaikan data dari kementerian,” ujar Rinaldo, Jumat (19/12/2025).

Terkait kemungkinan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rinaldo menyebutkan bahwa KemenPAN-RB belum memberikan jaminan resmi. Namun demikian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar akan menyurati Dinas Pendidikan sebagai dasar hukum agar Helda tetap bekerja di sekolah tempatnya bertugas.

“Belum ada jaminan pengangkatan. Namun, BKPSDM akan mengirimkan surat ke Dinas Pendidikan agar yang bersangkutan tetap bekerja dan memiliki kejelasan status,” katanya.

Rinaldo menambahkan, persoalan data tenaga honorer tidak hanya terjadi di Kabupaten Kampar. KemenPAN-RB mencatat sedikitnya 101 instansi di berbagai daerah mengalami permasalahan serupa, termasuk kesalahan administrasi yang cukup serius.

“Di daerah lain bahkan ada kasus pegawai yang masih hidup tetapi tercatat meninggal dunia dalam sistem. Karena itu, kementerian sangat berhati-hati sebelum membuka portal perbaikan data agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujarnya.

Saat ini, kata Rinaldo, seluruh permasalahan data tersebut sedang dihimpun untuk dibahas di tingkat kementerian guna menentukan langkah perbaikan yang tepat. Sementara itu, Helda Arianti dipastikan tetap berstatus sebagai honorer aktif.

“Kesimpulannya, Helda tidak diberhentikan, tetap bekerja sebagai honorer sambil menunggu proses perbaikan data di KemenPAN-RB,” pungkas Rinaldo.

Continue Reading

Kabar Asik

Bahas Program Prioritas, Bupati Ahmad Yuzar Bicara Soal Beras dan Seragam Gratis

Published

on

Bupati Kampar Ahmad Yuzar didampingi Wabup Misharti dan Sekda Hambali dalam rapat percepatan program prioritas.

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat percepatan program pembangunan di Kabupaten Kampar, sejumlah program prioritas yang dibahas diantaranya bantuan beras dan seragam sekolah gratis untuk yang membutuhkan.

Program beras gratis bagi masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas merupakan program prioritas di Dinas Sosial. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat yang kurang mampu.

Dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, akan segera digulirkan program pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi yang membutuhkan.

Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan agar pendistribusian dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. “Seragam gratis ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan. Kita ingin memastikan tidak ada anak Kampar yang terhambat sekolah hanya karena tidak mampu membeli seragam,” ujar Wakil Bupati Kampar.

Sementara itu, Dinas Kesehatan juga menjadi perhatian khusus dalam rapat ini, terutama terkait program percepatan penanganan stunting. Bupati menekankan agar camat, kepala puskesmas, dan perangkat desa terus berkolaborasi memberikan edukasi gizi, meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta memastikan bantuan pangan bergizi tepat sasaran.

“Stunting bukan sekadar persoalan gizi, tapi menyangkut masa depan generasi kita,” ingat Ahmad Yuzar, dalam rapat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati, Senin (8/92025).

Dalam arahannya, Bupati Kampar menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh OPD bekerja maksimal agar program yang sudah direncanakan tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga. “Kita harus memastikan program yang sudah dicanangkan benar-benar sampai ke masyarakat. Pemerintah hadir bukan hanya memberi janji, tetapi bukti,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Dr. Misharti, Sekretaris Daerah Hambali, Asisten I Tengku Said Hidayat, Asisten III Ir. Azwan, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian, serta para camat se-Kabupaten Kampar.

 

Continue Reading

Trending