Connect with us

Kawan Ngopi

IGTKI Kampar Lakukan Study Banding Ke Binekas Play School

Published

on

IGTKI Kampar Saat Melakukan Study Banding Ke Binekas Play School, Foto (Diskominfo) 

 

Bandung.,Bekawan.com – Bertempat di Binekas Play School pada Senin (16/10) telah terlaksana kunjungan studi banding dari Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kampar yang dibawa langsung oleh Lusiana Paluzi, S.Pd, M.Pd. Studi banding merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang akan digunakan sebagai bahan pertimbangan kedepannya untuk menjadi lebih baik.

IGTKI Kabupaten Kampar menjalin kemitraan dan melakukan sinkronisasi melalui studi banding sebagai usaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan para pendiduk dalam mengolah sekolah agar selalu siap berkarya dalam memajukan tiap sekolahan masing-masing.

Selain untuk menjalin silaturahmi, juga mendapatkan manfaat melalui informasi dan ilmu yang bagikan oleh sekolah Binekas Play School. Bagaimana kelebihan sekolah ini yang nantinya dapat menjadi referensi untuk membangun sekolah masing-masing menjadi contoh untuk diterapkan disekolah masing-masing.

Disambut langsung oleh Manager Academi Binekas Play School Miss Yus, Miss Riska selaku Kepala Sekolah, Anwar selaku Humas di Sekolah tersebit beserta pengakar lainnya, Ketua IGTKI Kabupaten Kampar beserta rombongan diajak berkeliling dan melihat-lihat kondisi dan bagaimana proses belajar mengajar di Binekas Play School ini.

“Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya. Semoga study banding ini yang juga menkadi study tiru bagi kita sekolah-sekolah TK/PAUD di Kabupaten Kampar, karena banyak sekali yang dapat diambil dan dicontoh dari Binekas School ini mulai dari bagaimana cara seorang pendidik pada peserta didik, kerjasama orangtua dan guru dan lain sebagainya yang memang harus diakui di Binekas ini memiliki nilai yang tinggi untuk itu semua” demikian dikatakan Lusi panggilan akrab Ketua IGTKI Kabupaten Kampar memberikan komentarnya disela sela kunjungan.

Ditambahkan Lusi bahwa setelah melakukan study banding ini disadarinya selaku Ketua IGTKI Kabupaten Kampar, bahwa masih banyak kekurangan dan perlu ilmu untuk belajar. Oleh sebab itu melalui study banding di Binekas Play School ini dapat terbangun semangat untuk lebih meningkatkan perbaikan-perbaikan dalam proses belajar mengajar nantinya di sekolah masing-masing.

Dilansir dari keterangan yang diberikan oleh Kepala Sekolah Binekas Bandung, bahwa sekolah ini telah berdiri sejak tahun 2007 dan merupakan sekolah bagi anak TK/PAUD yang memiliki berbagai macam program belajar yang mungkin dirasa berbeda dari sekolah lainnya.

Binekas Play School memiliki banyak ragam kegiatan yang salah satunya melibatkan langsung para orang tua (ayah dan ibu) dalam proses belajar mengajar, dan yang unik dari sekolah ini adalah, Binekas Play School merupakan sekolah yang berbasis Islam tetapi tidak menutup kesempatan untuk dapat menimba ilmu bagi Non Muslim di sekolah ini. Sehingga juga terdapat murid-murid yang beragama Non Muslim. Sekolah ini memiliki 11 orang pendidik yang juga termasuk guru musik dan 1 orang guruuntuk anak yang berkebutuhan khusus.

“Pola dan kurikulum yang kami berikan sama halnya dengan sekolah TK/PAUD pada umumnya, hanya saja kami memperkaya kurikulum tersebut dengan berbagai inovasi sebagai bentuk penerapan kurikulum merdeka,”.

Binekas Play School seperti yang disaksikan langsung oleh Ketua IGTKI Kabupaten Kampar dan rombongan memiliki sarana prasarana yang mumpuni sehingga sangat mendukung dalam proses belajar mengajar. Binekas juga dalam keseharian mengenalkan bahasa inggris kepada para murid dengan tujuan agar para murid dapat terbiasa mendengarkan sehingga akan mudah bagi mereka jika suati hari nanti haris mempelajari hal tersebut.

Diakhir kunjungan Ketua IGTKI Kabupaten Kampar serahkan cinderamata kepada Binekas Play Scholl yang dibarengi dengan penyerahan literasi dari Binekas yang merupakan karya dari para pendidik di sekolah tersebut. (Adv)

Continue Reading

Kabar Kampar

Finalis Putera Pelajar Indonesia Asal Kampar Silaturahmi dengan Kadiskominfo

Published

on

Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar.

Bekawan.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi menerima audiensi Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar Nofri Qosdiansyah, Selasa (31/3/2026) pagi, Siswa SMKN I Bangkinang Kota itu terpilih mewakili Riau ke tingkat nasional yang akan digelar 24 hingga 27 Juni 2026 di Jakarta.

Kepada Nofri, Kadiskominfo Kampar mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap mendapatkan hasil terbaik saat mengikuti Ajang Putera dan Puteri Pelajar Indonesia di tingkat nasional.

“Mudah-mudahan ananda Nofri bisa mengukir prestasi ditingkat nasional dan mengharumkan nama daerah serta nama sekolahnya, semoga langkah Nofri bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Kampar untuk berprestasi disetiap bidang yang diminati,” harap Kadis didampingi Kabid PIKP Bambang.

Sementara itu, Nofri Qosdiansyah, Pelajar Kelas 11 Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMKN I Bangkinang Kota mengucapkan terimakasih atas support yang diberikan Kadiskominfo Kampar, ia berharap support yang diberikan. Pemda Kampar menjadi pelecut semangat bagi dirinya memberikan yang terbaik untuk Riau dan untuk Kabupaten Kampar.

“Saya Nofri Qosdiansyah selalu Putera Pelajar Provinsi Riau Wakil II Riau mengucapkan terimakasih atas dukungan dan apresiasi yang tinggi dari Pak Kadiskominfo, Insyaallah Nofri akan jadi yang terbaik, selalu dukung Nofri untuk membawa dan mengharumkan Kampar dan Riau,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kampar Bambang, MSi menyebut bahwa Diskominfo siap memberikan support publikasi termasuk penggunaan Videotron maupun podcast melalui radio LPPL Swara Kampar 103,8 FM.

Dalam ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026, Perwakilan Kampar berhasil mengutus 3 kandidat ke ajang nasional setelah terpilih di tingkat Provinsi Riau, yakni Nofri dari SMKN I Bangkinang Kota, dan 2 lainnya adalah Ratu dan Atika masing-masing berasal dari SMAN 1 Bangkinang Kota dan SMPN 1 Bangkinang Kota.

Continue Reading

Kabar Kampar

Bahas Nasib Guru Helda Arianti, Ini Hasil Pertemuan Komisi II DPRD Kampar dengan KemenPAN-RB

Published

on

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kampar bersama jajaran BKPSDM Kampar foto bersama usai menggelar pertemuan dengan KemanPAN-RB di Jakarta bebarapa waktu lalu.

Bekawan.com – Komisi II DPRD Kampar bersama Kepala BKPSDM Kampar Riedel Fitri dan jajaran melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Asisten Deputi KemenPAN-RB di Jakarta terkait nasib guru honorer yang gagal dilantik PPPK Paruh Waktu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Rinaldo Saputra, mengatakan, dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa Helda Arianti, guru honorer yang gagal dilantik jadi PPPK Paruh waktu karena human eror masih dapat menjalankan tugas seperti biasa dan tetap menerima gaji, meskipun status pengangkatannya belum memperoleh kepastian.

“Intinya, Helda diminta untuk bersabar. Untuk sementara tetap bekerja dan tetap digaji sambil menunggu kebijakan pembukaan perbaikan data dari kementerian,” ujar Rinaldo, Jumat (19/12/2025).

Terkait kemungkinan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rinaldo menyebutkan bahwa KemenPAN-RB belum memberikan jaminan resmi. Namun demikian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar akan menyurati Dinas Pendidikan sebagai dasar hukum agar Helda tetap bekerja di sekolah tempatnya bertugas.

“Belum ada jaminan pengangkatan. Namun, BKPSDM akan mengirimkan surat ke Dinas Pendidikan agar yang bersangkutan tetap bekerja dan memiliki kejelasan status,” katanya.

Rinaldo menambahkan, persoalan data tenaga honorer tidak hanya terjadi di Kabupaten Kampar. KemenPAN-RB mencatat sedikitnya 101 instansi di berbagai daerah mengalami permasalahan serupa, termasuk kesalahan administrasi yang cukup serius.

“Di daerah lain bahkan ada kasus pegawai yang masih hidup tetapi tercatat meninggal dunia dalam sistem. Karena itu, kementerian sangat berhati-hati sebelum membuka portal perbaikan data agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujarnya.

Saat ini, kata Rinaldo, seluruh permasalahan data tersebut sedang dihimpun untuk dibahas di tingkat kementerian guna menentukan langkah perbaikan yang tepat. Sementara itu, Helda Arianti dipastikan tetap berstatus sebagai honorer aktif.

“Kesimpulannya, Helda tidak diberhentikan, tetap bekerja sebagai honorer sambil menunggu proses perbaikan data di KemenPAN-RB,” pungkas Rinaldo.

Continue Reading

Kabar Asik

Bahas Program Prioritas, Bupati Ahmad Yuzar Bicara Soal Beras dan Seragam Gratis

Published

on

Bupati Kampar Ahmad Yuzar didampingi Wabup Misharti dan Sekda Hambali dalam rapat percepatan program prioritas.

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat percepatan program pembangunan di Kabupaten Kampar, sejumlah program prioritas yang dibahas diantaranya bantuan beras dan seragam sekolah gratis untuk yang membutuhkan.

Program beras gratis bagi masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas merupakan program prioritas di Dinas Sosial. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat yang kurang mampu.

Dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, akan segera digulirkan program pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi yang membutuhkan.

Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan agar pendistribusian dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. “Seragam gratis ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan. Kita ingin memastikan tidak ada anak Kampar yang terhambat sekolah hanya karena tidak mampu membeli seragam,” ujar Wakil Bupati Kampar.

Sementara itu, Dinas Kesehatan juga menjadi perhatian khusus dalam rapat ini, terutama terkait program percepatan penanganan stunting. Bupati menekankan agar camat, kepala puskesmas, dan perangkat desa terus berkolaborasi memberikan edukasi gizi, meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta memastikan bantuan pangan bergizi tepat sasaran.

“Stunting bukan sekadar persoalan gizi, tapi menyangkut masa depan generasi kita,” ingat Ahmad Yuzar, dalam rapat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati, Senin (8/92025).

Dalam arahannya, Bupati Kampar menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh OPD bekerja maksimal agar program yang sudah direncanakan tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga. “Kita harus memastikan program yang sudah dicanangkan benar-benar sampai ke masyarakat. Pemerintah hadir bukan hanya memberi janji, tetapi bukti,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Dr. Misharti, Sekretaris Daerah Hambali, Asisten I Tengku Said Hidayat, Asisten III Ir. Azwan, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian, serta para camat se-Kabupaten Kampar.

 

Continue Reading

Trending