Kawan Ngopi
Ekpose Seluruh Program Kerja TP PKK Kab. Kampar, drg. Yusi Tegas Akan Mengupayakan Atasi Setiap Kendala Dalam Rangka Pembinaan Terhadap Kader PKK
Pj Ketua TP PKK Kab. Kampar drg. Yusi Bersama Pengurus, Foto (Aldi Irpan)
Kampar.,Bekawan.com – Terima Tim Monitoring dan Evaluasi dari Tim Penggerak PKK Provinsi Riau di Kabupaten Kampar, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar drg. Yusi Firdaus, MM Ekpose semua kegiatan dari TP PKK Kabupatrn Kampar baik yang telah, sedang dan belum dilaksanakan sepanjang Tahun 2023 di Aula Balai Bupati Kampar pada Senin (23/10).
Didampingi oleh seluruh pengurus TP PKK Kabupaten Kampar dan seluruh Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Kampar, drg. Yusi Firdaus, MM sambut Ketua Tim Monev dari TP PKK Provinsi Riau yang diketuai oleh Hj. Erlina selaku Sekretaris TP PKK Provinsi Riau beserta rombongan.
Sampaikan Ekpose program kerja yang dibentuk dan dilaksanakannya beserta pengurus dan kader TP PKK Kabupaten Kampar dan Kecamatan, Yusi sampaikan terima kasih atas pelaksanaan Monev ini dikarenakan dapat sebagai bahan evaluasi bagi TP PKK Kabupatrn Kampar kedepannya dalam melaksanakan seluruh program dan kegiatannya.
“TP PKK Kabupaten Kampar sampai saat ini telah melaksanakan beberapa kegiatan dari awal tahun 2023, sehingga sudah banyak juga kegiatan yang telah kami laksanakan tetapi juga masih ada yang tengaj berlangsung dan akan dilaksanakan dalam tahun ini juga,” terang Yusi mengawali Ekposenya.
Memaparkan atau mengekpose program yang disusunnya bersama pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Kampar, dijelaskannya bahwa ada kesekretariatan dan 4 (empat) Pokja yang memiliki dan telah melaksanakan berbagai kegiatan.
Pertama di Bidang Kesekretariatan memiliki 3 (tiga) kegiatan utama yaitu Kegiatan Bimtek Bagi Pengurus TP. PKK Kabupaten Kampar, Prmbinaan Dasa Wisma Bagi TP PKK Kecamatan dan kader di 21 Kecamatan dan Prmbinaan seeta Penilaian Lomba Administrasi PKK juga di 21 Kecamatan. Untuk Pokja I diterangkan oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar juga ada 3 (tiga) program unggulan yang dilaksanakan seperti Sosialisasi PAAREDI, Kegiatan dalam rangka Hari Lansia Rahun 2023 Tingkat Kabupaten Kampar yang telah dilaksanakan benerapa waktu lalu dan Sosialisasi penyalahgunaan Narkoba yang sedang dilaksanakan.
Melanjutkan Ekposenya dihadapan Tim Monev TP PKK Provinsi Riau, Yusi juga paparkan giat pada Pokja II yang terdiri dari Pembekalan Bagi Pengurus Kelompok UP2K-PKK Tahun 2023, Pembekalan bagi Pengurus Kelompok BKB-HI Tahun 2023 yang keduanya telah dilaksanakan. Kemudian pada Pokja II juga ada kegiatan Lomba Kelompok UP2K-PKK dan Lomba Kelompok BKB-HI yang masing-masing tengah dilaksanakan di 21 Kecamatan. Pada Pokja III disampaikan ada 2 (dua) program utama yakni Pelatihan dan Pembinaan Kader Pangan dan Sandang dan Pembinaan serta Penilaian Lomba Aku Hatinya PKK.
Sedangkan pada pokja terakhir yakni Pokja IV, TP PKK Kabupaten Kampar memiliki 4 (empat) kegiatan yang meliputi Sosialisasi Peran PKK dalam Penurunan Stunting, Penguatan TPPS di 21 Kecamatan, Pembinaan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencama serta Pembinaan TPPS Desa Di 21 Kecamatan.
Dalam Ekposenya Yusi juga memaparkan beberapa kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh TP PKK dalam menjalankan setiap programnya.
”Adanya kendala dalam belum teroptimalisasikan koordinasi dan sinergitas dengan Perangkat Daerah sebagai Mitra, serta lerak geografis desa di Kabupaten Kampar yang cukup jauh. Dan yang utama sekali keterbatan anggaran yang sedikit menghambat tersosialisasinya dan terlaksananya secara merata semua program pokok PKK ini” demikiar dikatakan Yusi.
Namun ditekankan Yusi selaku Pj. Kerua TP PKK Kabupaten Kampar akan selalu mengupayakan semaksimal mungkin untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Dalam kesemparan yang sama Tim Monev juga berikan tanggapan dan pengarahan terhadap kegiatan Monitoting dan Evaluasi yang mereka laksanakan. Dikatakannya kegiatan Monev ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana program pokok PKK ini terlaksana baik di Provinsi, Kabupatrn/Kota dan di Kecamatan. Karena sebagaimana dikatakannya juga masih banyaknya ptogram PKK yang belum difahami secara utuh oleh TP PKK baik di Kabupaten maupun di Kecamatan. Dengan kata lain hasil Rakernas PKK ke-IX perihal 10 Program Pokok PKK belum sepenuhnya berjalan sesuai yang diharapkan.
Peningkatan lapasitas pengurus juga masih belum seperti yang diharapkan, untuk itu melalui Monev ini diharapkan adanya terjadi peninfkatan dalam pelaksanaan setiap program kerja PKK dikemudian harinya.
Sebagaimana yang diinformasikan pada Tahun 2023 ini kegiatan Monev ini hanya dilaksanakan di Tingkat Kabupaten saja, dan akan dilaksanakan secara berkesinbungan pada setiap tahunnya sebagai upaya pembinaan intensif bagi semua pengurus dan kader PKK.
Kegiatan Monev juga mengagendakan sesi tanya jawab bagi semua pengurus TP PKK Kabupaten Kampar dan TP PKK dari Kecamaran. (Adv)
Kabar Kampar
Finalis Putera Pelajar Indonesia Asal Kampar Silaturahmi dengan Kadiskominfo
Bekawan.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi menerima audiensi Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar Nofri Qosdiansyah, Selasa (31/3/2026) pagi, Siswa SMKN I Bangkinang Kota itu terpilih mewakili Riau ke tingkat nasional yang akan digelar 24 hingga 27 Juni 2026 di Jakarta.
Kepada Nofri, Kadiskominfo Kampar mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap mendapatkan hasil terbaik saat mengikuti Ajang Putera dan Puteri Pelajar Indonesia di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan ananda Nofri bisa mengukir prestasi ditingkat nasional dan mengharumkan nama daerah serta nama sekolahnya, semoga langkah Nofri bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Kampar untuk berprestasi disetiap bidang yang diminati,” harap Kadis didampingi Kabid PIKP Bambang.
Sementara itu, Nofri Qosdiansyah, Pelajar Kelas 11 Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMKN I Bangkinang Kota mengucapkan terimakasih atas support yang diberikan Kadiskominfo Kampar, ia berharap support yang diberikan. Pemda Kampar menjadi pelecut semangat bagi dirinya memberikan yang terbaik untuk Riau dan untuk Kabupaten Kampar.
“Saya Nofri Qosdiansyah selalu Putera Pelajar Provinsi Riau Wakil II Riau mengucapkan terimakasih atas dukungan dan apresiasi yang tinggi dari Pak Kadiskominfo, Insyaallah Nofri akan jadi yang terbaik, selalu dukung Nofri untuk membawa dan mengharumkan Kampar dan Riau,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kampar Bambang, MSi menyebut bahwa Diskominfo siap memberikan support publikasi termasuk penggunaan Videotron maupun podcast melalui radio LPPL Swara Kampar 103,8 FM.
Dalam ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026, Perwakilan Kampar berhasil mengutus 3 kandidat ke ajang nasional setelah terpilih di tingkat Provinsi Riau, yakni Nofri dari SMKN I Bangkinang Kota, dan 2 lainnya adalah Ratu dan Atika masing-masing berasal dari SMAN 1 Bangkinang Kota dan SMPN 1 Bangkinang Kota.
Kabar Kampar
Bahas Nasib Guru Helda Arianti, Ini Hasil Pertemuan Komisi II DPRD Kampar dengan KemenPAN-RB
Bekawan.com – Komisi II DPRD Kampar bersama Kepala BKPSDM Kampar Riedel Fitri dan jajaran melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Asisten Deputi KemenPAN-RB di Jakarta terkait nasib guru honorer yang gagal dilantik PPPK Paruh Waktu.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Rinaldo Saputra, mengatakan, dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa Helda Arianti, guru honorer yang gagal dilantik jadi PPPK Paruh waktu karena human eror masih dapat menjalankan tugas seperti biasa dan tetap menerima gaji, meskipun status pengangkatannya belum memperoleh kepastian.
“Intinya, Helda diminta untuk bersabar. Untuk sementara tetap bekerja dan tetap digaji sambil menunggu kebijakan pembukaan perbaikan data dari kementerian,” ujar Rinaldo, Jumat (19/12/2025).
Terkait kemungkinan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rinaldo menyebutkan bahwa KemenPAN-RB belum memberikan jaminan resmi. Namun demikian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar akan menyurati Dinas Pendidikan sebagai dasar hukum agar Helda tetap bekerja di sekolah tempatnya bertugas.
“Belum ada jaminan pengangkatan. Namun, BKPSDM akan mengirimkan surat ke Dinas Pendidikan agar yang bersangkutan tetap bekerja dan memiliki kejelasan status,” katanya.
Rinaldo menambahkan, persoalan data tenaga honorer tidak hanya terjadi di Kabupaten Kampar. KemenPAN-RB mencatat sedikitnya 101 instansi di berbagai daerah mengalami permasalahan serupa, termasuk kesalahan administrasi yang cukup serius.
“Di daerah lain bahkan ada kasus pegawai yang masih hidup tetapi tercatat meninggal dunia dalam sistem. Karena itu, kementerian sangat berhati-hati sebelum membuka portal perbaikan data agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujarnya.
Saat ini, kata Rinaldo, seluruh permasalahan data tersebut sedang dihimpun untuk dibahas di tingkat kementerian guna menentukan langkah perbaikan yang tepat. Sementara itu, Helda Arianti dipastikan tetap berstatus sebagai honorer aktif.
“Kesimpulannya, Helda tidak diberhentikan, tetap bekerja sebagai honorer sambil menunggu proses perbaikan data di KemenPAN-RB,” pungkas Rinaldo.
Kabar Asik
Bahas Program Prioritas, Bupati Ahmad Yuzar Bicara Soal Beras dan Seragam Gratis
Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat percepatan program pembangunan di Kabupaten Kampar, sejumlah program prioritas yang dibahas diantaranya bantuan beras dan seragam sekolah gratis untuk yang membutuhkan.
Program beras gratis bagi masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas merupakan program prioritas di Dinas Sosial. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat yang kurang mampu.
Dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, akan segera digulirkan program pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi yang membutuhkan.
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan agar pendistribusian dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. “Seragam gratis ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan. Kita ingin memastikan tidak ada anak Kampar yang terhambat sekolah hanya karena tidak mampu membeli seragam,” ujar Wakil Bupati Kampar.
Sementara itu, Dinas Kesehatan juga menjadi perhatian khusus dalam rapat ini, terutama terkait program percepatan penanganan stunting. Bupati menekankan agar camat, kepala puskesmas, dan perangkat desa terus berkolaborasi memberikan edukasi gizi, meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta memastikan bantuan pangan bergizi tepat sasaran.
“Stunting bukan sekadar persoalan gizi, tapi menyangkut masa depan generasi kita,” ingat Ahmad Yuzar, dalam rapat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati, Senin (8/92025).
Dalam arahannya, Bupati Kampar menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh OPD bekerja maksimal agar program yang sudah direncanakan tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga. “Kita harus memastikan program yang sudah dicanangkan benar-benar sampai ke masyarakat. Pemerintah hadir bukan hanya memberi janji, tetapi bukti,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Bupati Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Dr. Misharti, Sekretaris Daerah Hambali, Asisten I Tengku Said Hidayat, Asisten III Ir. Azwan, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian, serta para camat se-Kabupaten Kampar.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
