Kabar Kampar
Penjabat Bupati Hambali SR di Kuok
Bekawan.com – Penjabat Bupati Kampar yang diwakili Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar Syarifuddin, M, S,Sos, MT melakukan Safari Ramadhan (SR) dan berbuka puasa dilanjutkan Sholat Tarawih di Mesjid Al Ijtihad Desa Kuok Kecamatan Kuok, Rabu (27/3/2024).
Dalam sambutannya Syarifuddin menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berbuka puasa bersama masyarakat di bulan suci Ramadhan. Ia menambahkan Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinantikan seluruh Umat Muslim dibelahan dunia manapun, maka jangan sia-siakan bulan penuh Rahmat dan Magfirah ini.
Selanjutnya Syarifuddin menjelaskan bahwa pada bulan November kedepan akan ada Pemilihan Kepala Daerah serentak, Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati se-Indonesia termasuk Kabupaten Kampar, Ia berharap pilkada Nopember nanti sukses seperti pemilihan umum serentak beberapa waktu yang lalu.
“Safari Ramadhan merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang ada di desa-desa, selain itu, keutamaan Safari Ramadhan juga mendengar seluruh aspirasi masyarakat, kebutuhan masyarakat untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa Kecamatan,” papar Kepala BKPSDM.
Selain itu Syarifuddin juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kekompakan, ketertiban, kerukunan dan kedamaian serta tetap menjaga toleransi di negeri yang terdapat banyak suku dan agama, Ia berharap dengan adanya momentum Ramadhan dapat menyejukkan hati kita semua.
Dilain arahannya Syarifuddin, M, Sos, MT juga menyampaikan agar masyarakat Desa Kuok memanfaatkan bulan Ramadhan ini dengan maksimal karena di bulan ini seluruh amal ibadah akan dibalas Allah SWT berlipat-lipat kali.
Kepala BKPSDM Kabupaten Kampar itu juga menekankan nilai-nilai kebaikan dan kepedulian sosial, serta mengajak seluruh masyarakat Kampar untuk saling membantu dan mendukung sesama, terutama mereka yang membutuhkan, sebagai bagian dari semangat Ramadan.
Sebelum memberikan arahannya Syarifuddin juga dalam kesempatan itu menyerahkan bantuan Al Qur’an dari seluruh ASN dan THL untuk mesjid-mesjid se-kecamatan Rumbio jaya, Bantuan CSR dari Bank Riau Kepri syariah sebesar 20 juta rupiah, santunan anak yatim sebanyak 10 orang dan bantuan sembako untuk kaum dhuafa.
Acara ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama, serta para pemangku kepentingan lainnya yang ikut serta meramaikan kegiatan berbuka puasa dan Sholat Tarawih.(Cw15)
Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengajak masyarakat Kampar untuk tidak hanya menjadikan momen Mandi Balimau sebagai ajang mandi-mandi saja, namun juga ajang silaturahmi dan saling maaf-memaafkan sebagai langkah awal menyambut bulan suci ramadhan.
“Mari kita sucikan diri dan hati melalu Balimau kasai, menyambut bulan dan memasuki bulan Ramadan yang suci ini,” ajak Bupati Ahmad Yuzar dalam sambutannya saat pembukaan acara Balimau Kasai yang digelar di Lapangan Sepakbola Desa Batu belah, Rabu (18/2/2026) sore.
Bupati Kampar mengakui, sebagai anak jati Kampar yang hidup dan besar di aliran Sungai Kampar, daya tarik dari pelaksanaan Balimau Kasai atau tradisi Potang Balimau sungguh luar biasa, menjadi pemanggil sanak saudara yang jauh hidup dikota-kota besar di Indonesia bahkan yang merantau keluar negeri untuk pulang kampung.
“Tradisi ini menjadi ajang saudara kita perantau untuk bertemu bersilaturahmi dengan sanak saudara yang ada di kampung halaman, salah satu momennya salah adalah menyambut bulan puasa Ini dengan Balimau kasai, satu lagi di tradisi Rayo Zora atau tradisi ziarah kubur,” papar Ahmad Yuzar.
Dalam acara yang digelar persis di tepian sungai Kampar Desa Batu Belah itu, Bupati Ahmad Yuzar juga berkomitmen bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus melanjutkan tradisi baik yang telah berlangsung secara turun-temurun tersebut, dan telah menjadi ciri khas daerah.
“Jika orang dengar nama Batu belah, orang akan ingat Balimau. Kita boleh modern, tapi kita tidak akan pernah tercabut dari akar budaya kita, kebudayaan kita, tradisi kita yang telah dilaksanakan oleh nenek moyang kita, yang harus selalu kita lestarikan hingga ke anak cucu kita,” pungkas Bupati Ahmad Yuzar.
Kabar Kampar
Harapan Panitia Balimau Kasai untuk Bupati Kampar
Bekawan.com – Setiap tahunnya, Desa Batu Belah Kecamatan Kampar menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Iven tradisi Balimau Kasai, tak terkecuali untuk menyambut Ramadhan 1447 H kali ini, didepan Bupati dan jajaran serta tamu undangan lainnya, Ketua Panitia Jufri menyampaikan harapannya yang menjadi representasi harapan dari masyarakat Batu Belah.
“Balimau Kasai perlu tetap dilestarikan agar nilai tetap terjaga dan dipertahankan, kami berharap Bupati memiliki sudut pandang dengan kami,” ungkap Jufri memulai sambutannya, Rabu (18/2/2026) sore.
Ia menambahkan bahwa mandi dengan menggunakan jeruk, Kasai dan bahan bahan wewangian lainnya merupakan tradisi turun-temurun yang melekat ditengah kehidupan masyarakat, memberikan kontribusi nilai-nilai sosial masyarakat serta menjadi momentum pulang dan berkumpulnya sanak famili dari rantau.
Untuk melestarikan tradisi syarat makna ini, Jufri berharap agar kegiatan tahunan ini dapat dianggarkan di APBD Kampar setiap tahunnya.
Didepan Bupati H. Ahmad Yuzar S.Sos, MT, Jufri juga merinci bahwa, penyelenggaran Balimau Kasai di Batu Belah tidak hanya soal Mandi Balimau, tapi juga disandingkan dengan perlombaan sampan hias, piala bergilir Pangdam XIX/Tuanku Tambusai.
“Iven sampan hias diikuti oleh desa dari Kecamatan Bangkinang dan Kecamatan Kampar, dengan start di Kelurahan Pulau Bangkinang dan finish di Desa Batu belah, sampan hias menjadi hiburan tersendiri baik bagi masyarakat yang mandi disetiap tepian sungai, maupun masyarakat yang menonton dipinggir sungai,” jelas Jufri.
Ketua Panitia Balimau Kasai 2026 ini juga mengungkapkan bahwa ada perbedaan lokasi acara jika dibandingkan dengan balimau Kasai di tahun-tahun sebelumnya.
“Jika sebelumnya digelar di Dermaga, saat ini kita gelar di Lapangan Sepak bola Desa Batu Belah, ini juga bukan tanpa alasan Pak Bupati, mengingat lokasi sebelumnya yang berjarak I KM dari sini, tidak bisa lagi menampung membludaknya masyarakat yang hadir setiap Iven Balimau Kasai,” terang Jufri.
Menanggapi harapan masyarakatnya, Bupati Ahmad Yuzar langsung memerintahkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kampar untuk memasukkan Iven Balimau Kasai ke kalender Iven Kabupaten Kampar.
“Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pariwisata ke depan berkomitmen untuk hadir memelihara kebiasaan dan kebudayaan baik yang kita miliki ini, Pak Kadis Pariwisata hadir?, masukkan ya pak,” perintah Bupati Ahmad Yuzar.
Anak Jati Kampar ini juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan tradisi Balimau dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Batu Belah adalah yang paling terbesar.
“Terimakasih kepada seluruh masyarakat memelihara tradisi baik kita ini, jadi wujud hadirnya pemerintah nantinya, tentu ada beberapa hal yang nantinya menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk membiayainya, sebagaimana keinginan dari panitia tadi sebab budaya itu tidak bisa dibuat ketika tetapi merupakan tradisi yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat kita,” ucap Bupati.
“Pemerintah hadir untuk memelihara dan melestarikannya untuk sampai ke anak cucu nantinya, dan kalau perlu sandingkan Iven pariwisata ini dengan membangkitkan ekonomi kreatif masyarakat nanti mungkin kita akan buka stand-stand untuk produk untuk UMKM.
Usai memberikan arahan dan menyerahkan piala kepada para pemenang lomba sampan hias, Bupati dan rombongan serta tamu undangan lainnya langsung menaiki sampan hias sembari menyapa warga yang tengah mandi Balimau.
Kabar Kampar
Angkat Miniatur Rumah Adat, Pak Zukirman dkk Juara Lomba Sampan Hias
Bekawan.com – Sejumlah sampan hias nampak menghiasi aliran sungai Kampar, sejak Rabu (18/2/2026) siang hingga sore, mulai dari miniatur rumah adat Kampar, miniatur pesawat, Monas hingga Ka’bah. Sampan-sampan itu menyatu dengan ratusan warga yang mengapung dengan menaiki ban bekas maupun perahu karet.
Itulah gambaran sekelumit perayaan tradisi Balimau Kasai di Sungai Kampar, warga berbondong-bondong memasuki sungai dan mengapung mengunakan pelampung berbahan karet bersama sampan hias berbagai macam bentuk, dimulai dari Kelurahan Pulau Kecamatan Bangkinang menuju ke Tepian Desa Batu Belah Kecamatan Kampar.
Tidak hanya sungainya yang ramai akibat aktifitas warga yang mandi ditepian, atau yang ikut baailiu (mengapung mengikuti arus dengan bantuan ban bekas), tapi jalanan yang berlokasi dipinggir sungai hingga jembatan juga ramai dipadati warga untuk menyaksikan sampan hias bak model di catwalk.

Pak Zukirman dan piala bergilirnya.
Sampan-sampan hias itupun akan dinilai dan diumumkan begitu mereka bersandar di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar setelah menempuh perjalan sekian lama, dan memanjakan ribuan pasang mata.
Setelah proses penjurian, Juara I lomba Sampan Hias Balimau Kasai Batu belah 2026 diraih oleh Zukirman dan kawan-kawan. Dengan raihan nilai 251 poin, sampan yang membawa Rumah Lontiok yang merupakan rumah adat Kampar, dengan judul : Lestarikan Rumah Adat Kampar, dan tema : Jejak Warisan Adat Melayu yang tak Lekang oleh Waktu, sebagai Simbol Kehidupan Beradat dalam Tradisi Melayu” itu berhasil mengambil hati dewan juri.
“Rumah adat Kampar semakin sedikit, melalui sampan hias ini kita mengingatkan kita semua, terutama generasi muda, ini harus kita lestarikan, seperti kita melestarikan Balimau Kasai ini,” ucap Ketua tim Zukirman usai menerima piala bergilir.
Kepada bekawan.com, Zukirman mengaku bahwa pembuatan miniatur rumah adat khas Kampar ini menghabiskan waktu lebih kurang 3 minggu, dengan menggunakan bahan-bahan bekas yang bisa mereka dapatkan.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Ahmad Yuzar yang telah mengapreasiasi dan mendorong tradisi Balimau Kasai agar tetap lestari untuk masa yang akan datang.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik2 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
