Connect with us

Kabar Asik

Karaoke Hingga Larut Malam, Tim Patroli Satpol PP Tegur Pedagang Taman Kota

Published

on

Bekawan.com – Tim Patroli Satpol PP Kampar menegur dan berikan sosialiasi terhadap pedagang taman kota yang menyediakan music karaoke hingga larut malam Kamis (26/5/2024), lapak pedagang yang berlokasi di samping Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang Kota ini masih menyetel musik sambil olah vokal hingga pukul 02.00 WIb dinihari.

Pada Saat melaksanakan patroli malam Regu Ill dibawah komandan regu (danru) praja Imam Muhardi menghampiri dan menegur pedagang yang masih menyediakan music karaoke hingga dini hari, karena meresahkan masyarakat sekitar disaat jam istirahat.

Selain menegur pedagang tim patroli juga membubarkan kumpulan remaja yang masih berkeliaran di area taman kota.

Kasat Pol PP Kampar Arizon, SE mengintruksikan kepada tim patroli yang melaksanakan patroli 24 jam untuk menindak tegas terhadap aktivitas yang menimbulkan gangguan trantibum dan kenakalan remaja.

“Kepada masyarakat kami untuk selalu menginfokan ke layanan call center satpol pp setiap aktivitas yang menggangu trantibum,” ingat Arizon.(Aa)

 

Continue Reading

Kabar Asik

Becak Bangkinang : Hidup Segan, Mati Pun (masih) Enggan

Published

on

Becak Pak Eman.

Bekawan.com – Tukang Becak Bangkinang mencoba bertahan ditengah banyaknya kendaraan dan transportasi online didaerah. Alat transportasi yang pernah jaya pada masanya, kini seakan “hidup segan matipun (masih) enggan,” karena sejumlah becak masih terlihat-lalu lalang di tengah Kota Bangkinang namun jumlahnya tidak seberapa.

“Kini la banyak uwang ba honda (sepeda motor) kamano-mano, tamasuok anak sekolah,” ungkap Herman, Rabu (14/1/2026) pagi.

Pria Paruh baya yang akrab disapa Pak Eman ini mengaku rutinitas yang ia jalani sebagai tukang becak sudah berjalan sejak 7 tahun silam, dan masih menjadi mata pencahariannya hingga kini.

Fenomena banyaknya transformasi online menurut Pak Eman bukan menjadi “lawan” dirinya dalam mencari nafkah, tapi banyaknya kendaraan roda 2 menjadikan warga Bangkinang tidak lagi menggunakan “servisnya” dalam bepergian.

“Kalau dulu, ngantar anak sekolah, ngantar jemput orang ke pasar, kalau sekarang anak SMP dan SMA sekolah la naik honda, kalau SD diantar orang tua, jadi jarang penumpang,” akunya sambil tertawa kecil.

Jika dulu, setiap Rabu-hari pasar Bangkinang-menjadi hari “panen” Pak Eman dan kawan-kawan, namun kini fenomena itu tidak terjadi lagi, seolah “gagal panen” kayak jagung ketahanan pangan.

“Ibu-ibu yang ke Pasar pun sudah diantar anaknya pake honda, kalau belanjanya banyak baru naik becak,” terang Pak Eman.

Jadi tidak heran banyak kawan-kawan Pak Eman yang beralih profesi, atau sekedar mensiasati kondisi minimnya penumpang dengan sistem “tumpang sari”.

“Ada yang betukang, dan kerjaan lainnya yang bersifat sementara, setelah itu membecak lagi,” jelasnya.

Meski senyum dan tawa Pak Eman selalu menghiasi selama perjalanan, namun pahit dan getirnya kehidupan mencari nafkah, terpampang ditulisan gerobaknya “hidup ini tak seinda yang kau dibayangkan”.*

*Ya tulisan indah tanpa hurup “H”, seolah berbisik, jangankan mencicipi indahnya kehidupan, menulis kata “Indah” aja aku gak sanggup.

Continue Reading

Kabar Asik

Hadang Mobil Suami, Istri Sah Babak Belur Dianiaya Pelakor 

Published

on

Bekawan.com – Seorang Perempuan bernama Nopita (30), bersama anaknya yang masih berusia dua tahun membuntuti suaminya, FE, yang tengah mengendarai mobil bersama seorang wanita yang diduga seorang Pelakor berinisial TI.

Peristiwa itu terjadi pada hari Ahad (21/12/2025) dini hari, setibanya di Jalan Lintas PT RAPP, Desa Gunung Sari, korban berhasil mengadang mobil tersebut dan meminta suaminya untuk pulang. Namun, permintaan tersebut berujung cekcok.

“Pelaku TI keluar dari mobil dan langsung menyerang korban dengan menarik rambutnya hingga korban terjatuh dari sepeda motor bersama anaknya,” ungkap Kapolres Kampar diwakili AKP Gian Wiatma Jonimandal, Jumat (26/12/2025).

Pelakor/Pelaku penganiayaan istri sah ditangkap Polres Kampar.

Tak berhenti di situ, pelaku diduga menghimpit tubuh korban dan membenturkan kepala korban ke sepeda motor berulang kali. Aksi kekerasan ini baru berhenti setelah dilerai oleh suami korban.

“Pasca-kejadian, korban langsung melaporkan tindakan pelaku ke Polres Kampar,” kata AKP Gian.

Tim Unit PPA ( Perlindungan Perempuan Anak) yang dipimpin Aipda Syamsul Bahri bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya melacak keberadaan pelaku di Kabupaten Kuantan Singingi. Pelaku ditangkap di rumah kontrakannya di Desa Sei Paku, Kuantan Singingi, pada Rabu (24/12).

Penganiayaan yang dipicu dugaan perselingkuhan ini mengakibatkan korban mengalami luka robek di bagian kepala sehingga mendapatkan tujuh jahitan, serta luka lebam di sekujur tubuh.

“Pelaku merupakan pihak ketiga dalam rumah tangga korban. Setelah barang bukti lengkap, tim langsung melakukan penangkapan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Gian.

Continue Reading

Kabar Asik

Warga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram

Published

on

By

Ikan Tapah raksasa yang berhasil ditangkap warga.

Bekawan.com – Seekor ikan Tapa (river monster) berukuran jumpo berhasil ditangkap nelayan di Desa Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar, Rabu (24/12/2025). Ikan seberat 85 Kilogram itu terlihat digotong bebarapa warga untuk ditimbang.

Ikan Tapah hasil tangkapan warga Kampar.

Setidaknya butuh 6 orang pria dewasa mengangkat ikan dari dalam air menuju daratan. Selain mendapatkan Tapah berukuran besar, mereka juga berhasil menangkap Ikan Tapah berukuran kecil di anak sungai yang melewati desa tersebut.

Rekor Ikan Tapah terbesar yang ditangkap warga.

Desa Gunung Bungsu memang terkenal menjadi tempat bertelurnya Ikan Tapah disaat air sungai meluap, Rekor ikan terbesar yang berhasil ditangkap masyarakat Gunung Bungsu yaitu ikanvTapa seberat 115 Kg pada tahun 2017 yang lalu.

***Cek videonya di akun tiktok @bekawan.com

Continue Reading

Trending