Connect with us

Kabar Kampar

Pemda Kampar Gelar Audit Kasus Stunting Ke II dan Aksi Konvergensi TPPS di Batu Sasak

Published

on

Kecerian anak-anak SD bersama Pj. Sekda Ahmad Yuzar.

Bekawan.com – Pj. Sekda Kampar, yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kampar Ahmad Yuzar menghadiri Kegiatan  Audit Kasus Stunting (AKS) Ke II dan Aksi Konvergensi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kampar Tahun 2024 di Kecamatan Kampar Kiri Hulu tepatnya Desa Batu Sasak, Selasa (3/9/2024).

Pada kesempatan tersebut, Pj. Sekda Kampar juga di dampingi Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar, Ricana Djayanti Hambali, yang merupakan Wakil Ketua TPPS Kabupaten Kampar beserta Pimpinan OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Tampak juga hadir Plt. Ketua DWP Kabupaten Kampar T. Yani Ahmad Yuzar, Camat Kampar Kiri Hulu, Bustamar, beserta Ketua TP-PKK Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Forkopincam dan Pj. Kepala Desa Batu Sasak.

Istimewanya pada Pelaksanaan kegiatan ini adalah banyaknya berbagai unsur yang ikut berpartisipasi sebut saja IDAI Kabupaten Kampar, IBI Kabupaten Kampar, Baznas Kabupaten Kampar dan lainnya dan tentunya disambut sangat antusias oleh seluruh masyarakat.

Penjabat Sekda Kampar dalam sambutannya menyampaikan, program percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas nasional dalam upaya mewujudkan Indonesia emas tahun 2045.

“Dalam rangka percepatan penurunan stunting berpedoman Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 telah ditetapkan strategi nasional percepatan penurunan stunting. Kegiatan AKS dan Aksi Konvergensi  tahun 2024 ini merupakan suatu kewajiban yang dilaksanakan  2 kali dalam setahun oleh Pemerintah Kabupaten Kampar,”ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Sekda Kampar ini juga menyampaikan, bahwa bersamaan dengan pelaksanaan AKS ke-II dan Aksi Konvergensi 2024 juga dilakukan kegiatan berbagai pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan juga pasar murah.

“Pada saat ini, jumlah anak stunting di Kabupaten Kampar terbesar adalah di Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Harapan kita bersama dengan adanya kegiatan ini mampu menekan prevalensi stunting ke angka 5 persen,”harap Ahmad Yuzar.

Dikesempatan yang sama Ricana Hambali selaku Wakil Ketua TPPS Kabupaten Kampar melaporkan  bahwa pada  Audit Kasus Stunting dan Aksi Konvergensi TPPS Kabupaten Kampar 2024 ini memiliki sasaran audit kepada 22 orang ibu hamil di wilayah Puskesmas Batu Sasak, Balita Stunting sebanyak 22 orang dan Balita Gizi Buruk sebanyak 2 orang, Ibu Nifas 3 orang dan Catin sebanyak 2 orang.

“Dengan jumlah sasaran di atas, tim pakar audit kasus stunting akan melakukan pengukuran, pemeriksaan dan melakukan kajian serta memberi rekomendasi terhadap sasaran yang diperiksa. Penyampaian rekomendasi ini akan disampaikan tim pakar audit pada pertemuan deseminasi audit kasus stunting Kabupaten Kampar,”papar Ricana.

Kegiatan dimulai dengan ditandai dengan menyerahkan paket nutrisi bagi anak penderita Stunting dan dikegiatan ini juga digandeng dengan pemberian bibit tanaman, dan sembako kepada masyarakat setempat. (Ade)

Kabar Kampar

Desa di Kampar akan Jadi Tuan Rumah Pelatihan KDMP se-Riau

Published

on

Kades Puga Syofian Majosati menyambut kedatangan Yulian Satya Nugroho.

Bekawan.com – Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar akan menjadi tuan rumah pelatihan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Se‑Provinsi Riau. Wacana itu dibahas dalam kunjungan Koordinator Pelatihan KDMP Provinsi Riau dari Balai Kementerian Desa PDTT Lampung Yulian Satya Nugroho, Jumat (10/4/2026) pagi

Kedatangan Yulian Nugroho disambut Kepala Desa Pulau Gadang Syofian Majosati bersama jajaran aparatur desa dan pengurus Koperasi Desa Merah Putih Pulau Gadang. Suasana akrab langsung terasa sejak rombongan tiba di kantor desa.

Dalam pertemuan tersebut, Yulian menyampaikan rencana strategis: Desa Pulau Gadang akan menjadi tuan rumah pelatihan KDMP se‑Provinsi Riau. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pengurus koperasi desa dalam manajemen usaha, digitalisasi layanan, dan pengembangan unit usaha produktif.

“Pulau Gadang kami nilai siap secara kelembagaan dan semangat kolaborasi. Koperasi Merah Putih di sini tumbuh cepat, dan dukungan Pemdes sangat kuat. Ini modal penting untuk jadi pusat belajar KDMP di Riau,” ujar Bapak Yulian.

Kepala Desa Syofian menyambut baik rencana itu. Baginya jadi tuan rumah menjadi peluang besar bagi pengurus koperasi dan pelaku usaha desa untuk naik kelas. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pulau Gadang,” katanya.

Pelatihan KDMP tingkat provinsi ini dijadwalkan melibatkan perwakilan koperasi desa dari seluruh kabupaten/kota di Riau. Selain materi kelas, peserta akan diajak melihat langsung praktik baik Koperasi Merah Putih Pulau Gadang, mulai dari unit simpan pinjam, klinik desa, hingga apotek koperasi yang sedang dirintis bersama BPJS Kesehatan.

Kunjungan ditutup dengan foto bersama dan tinjauan singkat ke kantor Koperasi Merah Putih. Semangat baru untuk koperasi desa Riau, dimulai dari Pulau Gadang.

Continue Reading

Kabar Kampar

Dr. Hj. Misharti Hadiri Silaturahmi PGRI Riau

Published

on

Ketua PGRI Kampar Dr. Hj. Misharti sat menghadiri Halal bihalal PGRI Riau.

Bekawan.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Riau menggelar Halal bi halal sebagai upaya memperkuat ukhuwah pasca-Idul Fitri 1447H yang berlangsung khidmat di Evo Hotel Pekanbaru. Sabtu (11/4/2026) yang turut dihadiri Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Kampar masa bakti 2025-2030, Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh rasa persaudaraan antar-pengurus. Lebih dari sekadar seremoni keagamaan, agenda ini bertujuan menyatukan langkah dan hati dalam kebersamaan demi mendorong kemajuan organisasi PGRI di Bumi Lancang Kuning.

Kehadiran Ketua PGRI Kabupaten Kampar didampingi langsung oleh tokoh pendidik Riau, Ketua PGRI Provinsi Riau Dr. Adolf Bastian, M.Pd, beserta jajaran pengurus PGRI Provinsi dan perwakilan daerah kabupaten kota lainnya guna memperkuat sinergi organisasi.

Dalam arahannya, Dr. Hj. Misharti menekankan bahwa soliditas adalah kunci utama dalam menjalankan roda organisasi. Beliau berharap seluruh anggota PGRI dapat terus menjaga kekompakan dalam memperjuangkan marwah dan kesejahteraan guru di Provinsi Riau.

“Melalui momentum ini, mari kita buang sekat-sekat perbedaan dan fokus pada tujuan besar kita. Persatuan adalah modal utama kita untuk memajukan PGRI Provinsi Riau, Menyelaraskan persepsi dan perasaan seluruh pengurus untuk satu tujuan, Menjadikan organisasi sebagai keluarga besar yang solid dan tidak terpecah belah.” ujar Dr. Hj. Misharti di sela-sela acara.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Adolf Bastian, M.Pd juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah rekonsiliasi dan koordinasi antar-pengurus. Acara yang dikelola oleh Panitia Pelaksana ini ditutup dengan sesi bersalam-salaman dan ramah tamah yang penuh dengan suasana kekeluargaan

Continue Reading

Kabar Kampar

Peran Vital Anggaran Makan Minum, : Menjamu Tamu Daerah hingga Suksesnya Sesuatu Acara

Published

on

Kabag Umum Setda Kampar Yogi R. Yudistira.

Bekawan.com – Anggaran Makanan dan Minuman (Mamin) sangat penting untuk menunjang aktivitas kerja suatu pemerintahan pusat maupun daerah, mulai dari penunjang rapat dan pertemuan, menjamu tamu daerah hingga penunjang berbagai acara, kegiatan sosial kemasyarakatan maupun keagamaan, termasuk dukungan konsumsi untuk acara peringatan hari besar nasional.

Begitu juga yang terjadi di Kabupaten Kampar, Anggaran Makan Minum yang diploting di Bagian Umum Setda Kampar dipergunakan untuk menjamu tamu Pemkab Kampar dari berbagai kalangan, “termasuk melayani makan minum dari berbagai unsur instansi vertikal maupun OPD yang menjadi tamu Pemkab Kampar juga,” ungkap Kabag Umum Setda Kampar Yogi R. Yudistira saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/4/2026).

Selain itu, lanjutnya bagian umum juga mengcover dan menyukseskan berbagai kegiatan di OPD maupun kegiatan Pemkab Kampar dari sisi snack maupun makanan berat.

“Setiap acara yang kita bantu, kalau makannya telat di antar pasti yang disalahin bagian umum,” jelasnya sambil tertawa ringan.

Meski memiliki peran penting dalam menjamu tamu dan “menyukseskan” acara dibidang konsumsi, namun ia mengaku bahwa anggaran makan minum di Bagian umum itu trendnya selalu menurun dari tahun-ketahun.

“Padahal setahu saya, anggaran makan minum di bagian umum selalu mengalami efisiensi, sekarang tinggal sekitar 3,4 Miliar saja,” jelasnya.

Menurunnya jumlah anggaran makan minum di Bagian Umum Setda Kampar juga dibenarkan Mantan Asisten III Ir. Azwan, ia membandingkan anggaran makan minum zaman Kabag sebelumnya yang selalu mengalami penurunan hingga kini.

“Jika dibandingkan dengan sebelumnya, justru semakin berkurang, kalau dulu-dulu lumayan banyak dananya,” jelas Azwan.

Kabag Umum Yogi juga mengungkapkan, pihaknya selalu mencari cara agar anggaran yang ada bisa menutupi semua kebutuhan konsumsi makan minum yang mesti mereka bayarkan.

“Dengan anggaran yang tersedia saat ini, tentu kami siasati dengan se efektif mungkin, misalnya jika ada kegiatan yang memerlukan makan minum, bisa saja kita tidak kita tangani secara full mengingat keterbatasan anggaran,” pungkas Yogi.

Continue Reading

Trending