Connect with us

Kabar Asik

Komitmen Pemkab Kampar Majukan BPR Sarimadu 

Published

on

PJ. Bupati Hambali berbagi cendera mata dengan Sekda Kulon Progo.

Bekawan.com – Penjabat Bupati Kampar Hambali didampingi Pj. Sekda Ahmad Yuzar dan tim Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sarimadu melakukan studi banding ke BPR Kulon Progo dan BPR Sleman, Selasa (4/6/2024), kunjungan ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mengembalikan kejayaan BPR Sarimadu.

Medio 2009 hingga 2014, Bank plat merah Kampar ini pernah berada dimasa kejayaan dan meraih sejumlah capaian, seperti “Prediket Sangat Bagus” kinerja keuangan selama Tahun 2009 dari Info Bank BPR AWARD 2010.

Hingga meraih sejumlah kategori di BUMD Awards 2010, seperti The Best 5, The Best Finance 2010, The Best 2, The Best BPR 2010, The Best 3, Human Capital Management Sistem Alignment dan The Best 2, Bupati Terbaik dalam Pembinaan BPR.

Seperti mengangkat Batang terendam, Penjabat Bupati Kampar, Hambali menunjukkan komitmennya untuk kembali memajukan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sarimadu.

Kedatangan Pj. Bupati Hambali dan rombongan disambut langsung oleh Sekda Kulon Progo, Triono. Pada kesempatan tersebut Pj. Bupati Hambali mengungkapkan keinginannya untuk mengetahui, trik dan langkah apa saja yang telah dilakukan BPR Kulon Progo sehingga bisa maju dan berkembang.

“Dulunya BPR pernah jaya pada masanya, namun pada saat ini sangat mengalami kemunduran bahkan hampir failed dan tentunya Pemerintah Kabupaten Kampar sebagai pemegang saham, tidak ingin itu terjadi,” papar Hambali.

Ia mengungkapkan, bahwa BPR Kampar dulu besar namun saat ini sudah tidak ada progres, “kalau tidak cepat kita tangani maka akan hancur, untuk itu kami melakukan studi banding kesini, ini merupakan bentuk keseriusan kita mengembalikan nama besar BPR Kampar, kehadiran kami disini ingin belajar, ingin bangkit lagi dan memulai semuanya dari awal,” jelas Hambali.

Pada kesempatan tersebut Hambali juga menekankan kepada Komisaris, Dirut dan seluruh tim dari BPR untuk benar-benar serius dan maksimalkan semu potensi.

“Kunjungan ini sudah banyak mendapatkan inspirasi bagi kami, kepada kita semua, mari kita bersama-sama bangkit lagi, kedepan, semangat kita yang terpenting, kita harus memulai, kalau tidak kita siapa lagi, kita harus bersaing memberikan kenyamanan, banyak terobosan yang sudah dilakukan oleh Pemda Kulon Progo untuk pengembangan BPR mereka, itulah yang harus kita aplikasikan agar bisa bangkit dari keterpurukan,” ingatnya.

Sementara itu Sekda Kulon Progo, Triono mengatakan bahwa, Pemerintah daerah memberikan kepercayaan kepada BPR Kulon Progo untuk mengelola beberapa bentuk bentuk penyaluran dana, seperti untuk Gaji PNS pada dinas pendidikan dan guru SMP, tunjangan profesi guru ASN dan PPPK, Honorarium GTT, Bansos dan Dana Hibah, ADD, gaji PPPK, TPP, pembayaran proyek APBD dan penyaluran dana lainnya.

“Dengan adanya penyaluran dana tersebut, tentunya akan dapat menghidupkan BPR yang salah satu contohnya dengan memberikan pinjaman kepada ASN melalui pemotongan TPP, mungkin ini bisa diaplikasikan di Kabupaten Kampar,” terang Triono.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Toni Hidayat, Komisaris BPR Sarimadu Ramlah, Asisten II Setda Kampar Suhermi, Kabag Adpem Nanik Suryani dan Plt. Kabag Perekonomian Purwoko.

Kabar Asik

Bupati Kampar Dorong Kesadaran Anti-korupsi Lewat Seni

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar mendorong upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya korupsi melalui media kreatif ataupun seni. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara screening film dalam rangka Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) yang digelar di Balai Bupati Kampar, Ahad (19/4/2026) malam.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang ditaja oleh Komunitas Film Kreatif Pekanbaru tersebut. Bupati menilai bahwa pendekatan melalui film dan seni merupakan cara efektif untuk menyampaikan pesan moral, khususnya kepada generasi muda.

“Film memiliki kekuatan untuk membangun kesadaran dan membentuk karakter. Melalui kegiatan seperti ACFFEST ini, nilai-nilai anti-korupsi dapat disampaikan dengan cara yang lebih menyentuh,” ujarnya.

Acara screening ini tidak hanya menghadirkan pemutaran film bertema anti-korupsi, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari seniman lokal Kampar. Pertunjukan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus memperkaya pesan yang disampaikan dalam film, sehingga audiens dapat merasakan pengalaman yang lebih mendalam.

Festival ini merupakan bagian dari Anti-Corruption Film Festival, sebuah gerakan nasional yang mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam kampanye anti-korupsi melalui karya audiovisual. Dengan melibatkan komunitas lokal, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi serta menumbuhkan budaya integritas di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar Ardi Mardiansyah, Kepala Inspektorat, Plt. Kepala Disdikpora, Kepala Diskominfo, para mahasiswa, serta tamu undangan lainnya yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Continue Reading

Kabar Asik

Dorong Peningkatan PAD, Pemkab Kampar Jadikan Stanum Lokasi Pelatihan

Published

on

Salah satu sudut kawasan wisata Stanum Bangkinang.

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai langkah strategis, salah satunya dengan memberdayakan ekonomi lokal serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Untuk memastikan kesiapan sarana prasarana kawasan wisata plat merah Stanum, Bupati Kampar Ahmad Yuzar melakukan pengecekan dan peninjauan program pelatihan yang dipusatkan di Stanum, Selasa (14/4/2026) kemarin. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pelatihan berjalan optimal serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Bupati Kampar menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi lokal menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan daerah. Melalui pelatihan yang terarah dan berkelanjutan, diharapkan OPD mampu menciptakan inovasi serta program-program unggulan yang berdampak langsung terhadap peningkatan PAD.

“Pelatihan ini tidak hanya sebatas peningkatan kapasitas aparatur, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendorong ekonomi lokal agar lebih berkembang dan berdaya saing,” ujar Bupati.

Selain pelatihan bagi OPD, kegiatan di Stanum juga diisi dengan pelatihan bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

Dengan adanya sinergi antara pelatihan OPD dan pembinaan Paskibraka, diharapkan Stanum dapat menjadi pusat kegiatan strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Kampar.

Pemkab Kampar optimis, melalui langkah-langkah ini, peningkatan PAD dapat tercapai seiring dengan tumbuhnya ekonomi lokal dan meningkatnya kualitas aparatur serta generasi muda di daerah.

Continue Reading

Kabar Asik

Terapkan Penghematan Energi, Bupati Pimpin Gerakan Bersepeda Tiap Jumat

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin gerakan bersepeda setiap hari jumat, seperti yang terlihat tadi pagi, Bupati didampingi Pj. Sekda Ardi Mardiansyah, Kepala BPBD Azwan dan sejumlah pejabat lainnya terlihat melakukan monitoring penerapan Penghematan Energi dan WFH ke sejumlah dinas.

Bupati memeriksa, satu persatu ruangan yang tidak dipakai karena penerapan WFH, mulai dari lampu hingga pendingin ruangan, sembari menyapa sejumlah pegawai yang kebersihan maupun yang melaksanakan gotong-royong seperti di kantor Inspektorat.

Dalam sidak tersebut, Bupati menekankan pentingnya mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengoptimalkan pencahayaan alami, serta memastikan penggunaan perangkat elektronik sesuai kebutuhan kerja.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh OPD benar-benar menerapkan prinsip hemat energi. Ini bukan hanya soal penghematan anggaran, tetapi juga bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan,” tambahnya.

Para Kepala Dinas menyambut baik kegiatan ini dan berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini diawali dengan titik kumpul di Rumah kediaman Bupati, Jumat (10/4/2026) kemudian rombongan bergerak bersama menuju sejumlah kantor OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Dengan penuh semangat kebersamaan, Bupati Kampar tampak memimpin langsung rombongan menggunakan sepeda, diikuti para Kepala Dinas yang turut menggunakan sepeda maupun sepeda motor.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar menyampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam mendukung transformasi sistem kerja berbasis Work From Home (WFH) yang lebih fleksibel, efisien, dan ramah lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun budaya kerja yang sehat, hemat energi, serta meningkatkan kedisiplinan ASN dalam memanfaatkan sumber daya secara bijak,” ujar Bupati.

Continue Reading

Trending