Connect with us

Kabar Kampar

Dishub-DPMPTSP Kampar Sosialisasi Perda Terkait Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum Tarif Langganan 

Published

on

Pegawai Dishub dan DPMPTSP Kampar foto bersama usai sosialisasi.

Bekawan.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar berkolaborasi dengan DPMPTSP Kabupaten Kampar melaksanakan Monitoring dan Sosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah Point Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum dengan penerapan Tarif Berlangganan (Abodemen) kepada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional III di Pekanbaru, Senin, (30/4/2025).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Refizal, S.STP, M.IP diwakili oleh Syukri Makmur, SE, MM selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Perparkiran Dishub Kampar, melaksanakan Sosialisasi kepada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional III di Pekanbaru dan beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dibawah pengelolaan PT.PN IV seperti PKS Sei Pagar dan PKS Sei Galuh.

Peraturan yang disosialisasikan adalah Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pada Lampiran 1, bahwa Tarif Retribusi Parkir ditepi Jalan Umum adalah sebagai berikut:

a. Bus, Truck, dan Sejenisnya Rp.3.000 / 1 x parkir ;

b. Sedan, Pick up, Mini Bus, dan Sejenisnya Rp.2.000 / 1 x parkir ;

c. Sepeda Motor Rp. 1.000 / 1 x Parkir ; dan

d. Tarif Langganan (Abodemen)/6 bulan, yaitu :

1) Untuk Kendaraan Roda Empat Rp.50.000 ; dan

2) Untuk Kendaraan Roda Enam Rp.60.000.

Kegiatan Monitoring dan Sosialisasi ini berkolaborasi dengan DPMPTSP Kabupaten Kampar.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Elfauzan, S.Hut selaku Penata Perizinan Ahli Madya, menyampaikan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mendata kendaraan operasional PT. Perkebunan Nusantara IV Regional III yang beroperasi di areal perkebunan maupun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dibawah pengelolaan PT. PN IV, data dimaksud digunakan untuk mendapatkan estimasi pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sektor Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum dengan penerapan Tarif Berlangganan (Abodemen) sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 9 Tahun 2023, disamping data kendaraan operasional yang termasuk kategori Parkir di Tepi Jalan umum Pihak Perusahaan juga diminta menyampaikan seluruh data kendaraan lainnya, sehingga Pemkab Kampar dapat mengetahui kendaraan operasional apa saja yang beroperasi di areal PT. PN IV Regional III tersebut ;

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Perparkiran Dishub Kabupaten Kampar, Syukri Makmur, SE, MM menyampaikan bahwa kegiatan Monitoring dan Sosialisasi ini secara bertahap juga disampaikan kepada seluruh Perusahaan-Perusahaan yang ada dalam wilayah Kabupaten Kampar, dalam rangka menggali potensi Penerimaan Asli Daerah (PAD) sektor Retribusi Parkir Ditepi Jalan Umum dengan penerapan Tarif Berlangganan (Abodemen) yang selama ini belum optimal.

“Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Perhubungan berharap pihak Perusahaan-perusahaan yang ada dalam wilayah Kabupaten Kampar agar bisa bersinergi dalam menunjang kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dan berharap bisa melakukan pendataan sesegera mungkin, guna mencapai visi dan misi pemerintah untuk Pembangunan Daerah yang lebih baik,” ungkap Syukri.

Kabar Kampar

Satlantas dan OPT Samsat Bangkinang Gelar Ramp Check Operasi Lancang Kuning 

Published

on

Kasatlantas Polres Kampar AKP. Wulan saat melakukan pengecekan Kenderaan di Simpang Panca Salo.

Bekawan.com— Satlantas Polres Kampar bersama UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang (Samsat) dan sejumlah instansi terkait menggelar pemeriksaan kendaraan bermotor atau ramp check di Simpang Panca Salo, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 untuk meningkatkan keselamatan berkendara dan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kampar, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar, Dinas Perhubungan Kampar, serta Jasa Raharja. Pemeriksaan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing instansi, meliputi aspek keselamatan kendaraan dan kelengkapan administrasi.

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis, disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Kampar, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan operasi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengutamakan keselamatan di jalan raya.

“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan. Karena itu, edukasi dan pendekatan humanis menjadi bagian penting untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas,” ujar Wulan.

Ia mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, membawa dokumen kendaraan yang dipersyaratkan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, Ade Syaputra, S.E., M.Si., mengatakan keterlibatan Samsat dalam kegiatan tersebut merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.

Menurut Ade, kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor sesuai ketentuan merupakan bagian dari tanggung jawab pemilik kendaraan. Sinergi dengan kepolisian dan instansi terkait juga diharapkan dapat memperluas edukasi mengenai pelayanan dan kewajiban administrasi kendaraan.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kampar bersama UPT Samsat Bangkinang berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas, menjaga kelayakan kendaraan, dan memenuhi kewajiban administrasi. Upaya tersebut diharapkan mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kabupaten Kampar.

Continue Reading

Kabar Kampar

Percepat Respons Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue Baru untuk Damkar

Published

on

Bupati Kampar menyerahkan bantuan Kenderaan untuk Damkar Kampar.

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat armada penyelamatan. Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyerahkan satu unit mobil rescue baru dan sejumlah sepeda motor kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) untuk mempercepat penanganan kegawatdaruratan di wilayah Kampar.

Penyerahan dilakukan secara simbolis usai apel rutin Senin pagi di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kampar. Mobil rescue tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Damkar Kampar, Yuricho Efril, Senin (26/10/2026).

Kepala Dinas Damkar Yuricho Efril bersama Bupati melihat unit Kenderaan untuk operasional.

Bupati Ahmad Yuzar mengatakan, penambahan armada ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan fasilitas operasional dan keselamatan masyarakat.

Ia menginstruksikan jajaran Damkar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memangkas waktu respons (response time) saat menerima laporan dari masyarakat.

“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat. Fasilitas ini harus dirawat dengan baik dan digunakan secara optimal. Masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan prima,” ujar Ahmad Yuzar dalam amanatnya.

Menurutnya, keberadaan mobil rescue baru ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi personel Damkar di lapangan dalam menjalankan tugas penyelamatan dan penanggulangan bencana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kampar.

Continue Reading

Kabar Kampar

Perkuat Soliditas Pasca Konferkab, PWI Kampar Siapkan Pelantikan

Published

on

Raker PWI Kampar.

Bekawan.com – Rangkaian pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) VIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar Tahun 2026 resmi berakhir.

Setelah sukses menggelar konferensi yang meliputi pembentukan panitia, penjaringan bakal calon ketua hingga pemilihan Ketua PWI Kabupaten Kampar periode 2026-2029, kini organisasi wartawan tersebut mulai memfokuskan agenda pada persiapan pelantikan pengurus terpilih.

Panitia Konferkab VIII PWI Kabupaten Kampar yang diketuai M. Rio Aldo secara resmi dibubarkan dalam agenda Konsolidasi dan Penguatan Organisasi PWI Kabupaten Kampar dengan mengusung tema Merajut Kebersamaan, Memperkuat Soliditas, Mewujudkan Pers yang Profesional dan Bermartabat.

Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu vila di kawasan Cottage, Padang, Sumatera Barat, Minggu (25/10/2026), dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Pembubaran panitia tersebut menjadi penanda berakhirnya tugas kepanitiaan Konferkab yang telah dilaksanakan di Stanum Resort Bangkinang pada Kamis (15/10) lalu.

Kegiatan itu dihadiri Ketua PWI Kabupaten Kampar terpilih periode 2026-2029, Syawal, jajaran Dewan Penasihat PWI Kampar, yakni Hermansyah, Marhaliman, dan Aprizal, panitia Konferkab, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Provinsi Riau, Bambang Irawan Saputra.

Seiring dengan pembubaran Panitia Konferkab, PWI Kabupaten Kampar langsung membentuk panitia pelantikan pengurus untuk mempersiapkan agenda pelantikan Ketua dan pengurus PWI Kabupaten Kampar periode 2026-2029 yang direncanakan akan digelar pada pertengahan Desember 2026 mendatang

Adapun susunan Panitia Pelantikan PWI Kabupaten Kampar yang telah ditetapkan, yakni Ainul Umayyah sebagai ketua, Ravi Oktafriansyah sebagai sekretaris, dan Harisep Arno Putra sebagai bendahara.

Ketua PWI Kabupaten Kampar, Syawal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia Konferkab yang telah bekerja maksimal sehingga rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan sukses.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Panitia Konferkab VIII PWI Kabupaten Kampar, M. Rio Aldo, beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras dan menyelenggarakan kegiatan ini secara maksimal hingga berjalan dengan sukses,” ujar Syawal.

Ia menegaskan, setelah Konferkab selesai, seluruh keluarga besar PWI Kabupaten Kampar harus kembali memperkuat kebersamaan dan menjaga kekompakan demi kemajuan organisasi.

“PWI Kabupaten Kampar harus kompak. Kalau satu sakit, kita semua ikut merasakan. Kita harus kembali bersama-sama saling menguatkan, merangkul satu sama lain, dan menghilangkan perbedaan yang mungkin muncul selama proses konferensi. Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat persaudaraan dan membangun PWI Kampar yang semakin solid,” tegasnya.

Menurut Syawal, kekompakan dan soliditas merupakan modal penting bagi PWI Kabupaten Kampar dalam menjalankan peran organisasi serta menjaga profesionalisme wartawan di tengah berbagai tantangan dunia pers.

Ia juga menekankan bahwa PWI Kabupaten Kampar harus terus membangun hubungan kemitraan yang baik dengan pemerintah dan berbagai pihak, tanpa mengesampingkan independensi pers dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

“PWI pada prinsipnya bermitra dengan pemerintah. Kita harus membangun komunikasi dan sinergi yang baik untuk mendukung pembangunan daerah. Namun, sebagai organisasi profesi wartawan, kita juga tetap harus menjaga independensi, profesionalisme, serta menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab,” tambahnya.

Syawal turut berharap Panitia Pelantikan yang telah dibentuk dapat menjalankan tugas dengan baik, berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, serta mempersiapkan kegiatan pelantikan secara matang.

“Kepada panitia pelantikan yang telah diberikan amanah, saya berharap dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Mari kita bekerja bersama, saling membantu, dan menyukseskan pelantikan pengurus PWI Kabupaten Kampar periode 2026–2029,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan PWI Kabupaten Kampar, Ainul Umayyah, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah tersebut dan berupaya menyukseskan pelantikan secara optimal.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Insyaallah, saya siap menjalankan tugas dan mempersiapkan kegiatan pelantikan ini dengan sebaik-baiknya. Tentunya, kami juga mengharapkan dukungan, bantuan, serta arahan dari Dewan Penasihat dan Ketua PWI Kabupaten Kampar agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses,” ungkap Ainul.

Dengan berakhirnya tugas Panitia Konferkab dan terbentuknya Panitia Pelantikan, PWI Kabupaten Kampar kini memasuki tahapan baru untuk memperkuat konsolidasi internal, menjaga soliditas organisasi, serta mempersiapkan kepengurusan periode 2026–2029 agar dapat menjalankan program kerja secara profesional dan berkontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending