Kawan Ngopi
Jalan Sontang Duri-Rohul Memprihatinkan, H. Syafaruddin Poti, SH : Pemerintah Jangan Tutup Mata
Bekawan.com – Kondisi yang sangat memperihatinkan terlihat di ruas jalan raya Sontang Duri-Rohul tepatnya di Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Selain digenangi Banjir, badan jalan ini rusak parah, putus bahkan sudah tidak bisa dilalui kendaraan.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Riau Syafaruddin Poti, Selasa (5/5/2020) menyampaikan bahwa jalan tersebut sudah dianggarkan di APBD Provinsi Riau tahun 2020 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Ia menanyakan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau dan meminta agar segera melakukan perbaikan dan kapan pekerjaan bisa dilaksanakan.
Lebih lanjut H. Syafaruddin Poti menegaskan jika memang anggaran tidak ada dan pekerjaan tidak dapat dilaksanakan, ia berharap Dinas PUPR Riau untuk melakukan pemeliharaan rutin dan mencari alternatif lain agar jalan ini segera pulih, secepatnya karena sangat berpengaruh bagi masyarakat banyak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau melalui Bagian Perencanaa Bina Marga Teza Darsa membenarkan anggaran untuk ruas jalan raya sontang duri – rohul ini memang sudah dianggarkan di APBD Provinsi Riau melalui mekanisme Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, Anggarannya berkisar lebih kurang 26 Miliyar, Namun ia mengatakan bahwa anggaran tersebut di cancel dan tidak dapat dicairkan karna kewenangan pusat dana DAK di alihkan pusat untuk kebutuhan COVID-19.
“Untuk pemeliharaan nanti baru bisa kita lakukan kalau banjirnya sudah selesai, kita akan coba usahakan secepatnya mekanisme nya, kita juga akan cari alternatif untuk memperbaikinya, nanti kita juga akan komunikasikan lansung dengan kepala dinas, untuk saat ini kita hanya bisa menunggu banjirnya selesai, gak bisa apa-apa walaupun adapun dana nya, namun tetap kita akan cari mekanisme untuk tangani secepatnya,” terang Teza.
Syafaruddin Poti juga menghimbau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu agar segera melakukan pengecekan karena dugaan terjadinya banjir disebabkan oleh tembok bendungan atau kanal air yang dibuat oleh perusahaan-perusahan tempatan untuk membatasi air yang masuk ke areal perkebunannya.
Kadis DLH Rohul Suparno saat dikonfirmasi mengatakan bahwa memang diduga penyebab banjirnya itu disebabkan oleh kanal-kanal air milik beberapa perusahaan tempatan, sehingga menghalangi air untuk masuk dan menyebar ke sisi hilir, volume air lebih besar dari luas area yang dilalui, lanjut ia menyampaikan bahwa kanal air perusahaan ini tidak masuk dalam kajian amdal sewaktu kepengurusan dokumen amdal dulu.
“Seharusnya setiap perusahaan sewaktu melakukan kepengurusan dokumen amdal, kalau mau melakukan pembuatan kanal itu seharusnya dimasukin didalam itemnya, namun sejauh yang saya ketahui, namun belum saya pelajari secara keseluruhan karna saya masih baru di DLH, saya cek dalam amdal nya tidak ada item untuk pembuatan kanal. dan memang harus di kaji ulang dan di evaluasi lagi, apakah sudah masuk dalam kajian atau belum, saya rasa belum, seharusnya pihak perusahaan memberi tahu ke DLH agar dapat dilakukan pembinaan,” ucap Kadis.
“Kami akan segera menindaklanjuti, dan segera melakukan pengecekan ke lokasi areal untuk dilakukan evaluasi dan kajian ulang lebih lanjut terhadap kanal air perusahaan ini, dan kami akan panggil dan komunikasikan lansung dengan pihak perusahaan untuk membahas itu, besok pagi kami akan perintahkan staf dan tim dan segera mencari waktu dalam minggu ini untuk turun,” tutupnya.
*** (mzi)
Kabar Kampar
Finalis Putera Pelajar Indonesia Asal Kampar Silaturahmi dengan Kadiskominfo
Bekawan.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi menerima audiensi Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar Nofri Qosdiansyah, Selasa (31/3/2026) pagi, Siswa SMKN I Bangkinang Kota itu terpilih mewakili Riau ke tingkat nasional yang akan digelar 24 hingga 27 Juni 2026 di Jakarta.
Kepada Nofri, Kadiskominfo Kampar mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap mendapatkan hasil terbaik saat mengikuti Ajang Putera dan Puteri Pelajar Indonesia di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan ananda Nofri bisa mengukir prestasi ditingkat nasional dan mengharumkan nama daerah serta nama sekolahnya, semoga langkah Nofri bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Kampar untuk berprestasi disetiap bidang yang diminati,” harap Kadis didampingi Kabid PIKP Bambang.
Sementara itu, Nofri Qosdiansyah, Pelajar Kelas 11 Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMKN I Bangkinang Kota mengucapkan terimakasih atas support yang diberikan Kadiskominfo Kampar, ia berharap support yang diberikan. Pemda Kampar menjadi pelecut semangat bagi dirinya memberikan yang terbaik untuk Riau dan untuk Kabupaten Kampar.
“Saya Nofri Qosdiansyah selalu Putera Pelajar Provinsi Riau Wakil II Riau mengucapkan terimakasih atas dukungan dan apresiasi yang tinggi dari Pak Kadiskominfo, Insyaallah Nofri akan jadi yang terbaik, selalu dukung Nofri untuk membawa dan mengharumkan Kampar dan Riau,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kampar Bambang, MSi menyebut bahwa Diskominfo siap memberikan support publikasi termasuk penggunaan Videotron maupun podcast melalui radio LPPL Swara Kampar 103,8 FM.
Dalam ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026, Perwakilan Kampar berhasil mengutus 3 kandidat ke ajang nasional setelah terpilih di tingkat Provinsi Riau, yakni Nofri dari SMKN I Bangkinang Kota, dan 2 lainnya adalah Ratu dan Atika masing-masing berasal dari SMAN 1 Bangkinang Kota dan SMPN 1 Bangkinang Kota.
Kabar Kampar
Bahas Nasib Guru Helda Arianti, Ini Hasil Pertemuan Komisi II DPRD Kampar dengan KemenPAN-RB
Bekawan.com – Komisi II DPRD Kampar bersama Kepala BKPSDM Kampar Riedel Fitri dan jajaran melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Asisten Deputi KemenPAN-RB di Jakarta terkait nasib guru honorer yang gagal dilantik PPPK Paruh Waktu.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Rinaldo Saputra, mengatakan, dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa Helda Arianti, guru honorer yang gagal dilantik jadi PPPK Paruh waktu karena human eror masih dapat menjalankan tugas seperti biasa dan tetap menerima gaji, meskipun status pengangkatannya belum memperoleh kepastian.
“Intinya, Helda diminta untuk bersabar. Untuk sementara tetap bekerja dan tetap digaji sambil menunggu kebijakan pembukaan perbaikan data dari kementerian,” ujar Rinaldo, Jumat (19/12/2025).
Terkait kemungkinan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rinaldo menyebutkan bahwa KemenPAN-RB belum memberikan jaminan resmi. Namun demikian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar akan menyurati Dinas Pendidikan sebagai dasar hukum agar Helda tetap bekerja di sekolah tempatnya bertugas.
“Belum ada jaminan pengangkatan. Namun, BKPSDM akan mengirimkan surat ke Dinas Pendidikan agar yang bersangkutan tetap bekerja dan memiliki kejelasan status,” katanya.
Rinaldo menambahkan, persoalan data tenaga honorer tidak hanya terjadi di Kabupaten Kampar. KemenPAN-RB mencatat sedikitnya 101 instansi di berbagai daerah mengalami permasalahan serupa, termasuk kesalahan administrasi yang cukup serius.
“Di daerah lain bahkan ada kasus pegawai yang masih hidup tetapi tercatat meninggal dunia dalam sistem. Karena itu, kementerian sangat berhati-hati sebelum membuka portal perbaikan data agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujarnya.
Saat ini, kata Rinaldo, seluruh permasalahan data tersebut sedang dihimpun untuk dibahas di tingkat kementerian guna menentukan langkah perbaikan yang tepat. Sementara itu, Helda Arianti dipastikan tetap berstatus sebagai honorer aktif.
“Kesimpulannya, Helda tidak diberhentikan, tetap bekerja sebagai honorer sambil menunggu proses perbaikan data di KemenPAN-RB,” pungkas Rinaldo.
Kabar Asik
Bahas Program Prioritas, Bupati Ahmad Yuzar Bicara Soal Beras dan Seragam Gratis
Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat percepatan program pembangunan di Kabupaten Kampar, sejumlah program prioritas yang dibahas diantaranya bantuan beras dan seragam sekolah gratis untuk yang membutuhkan.
Program beras gratis bagi masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas merupakan program prioritas di Dinas Sosial. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat yang kurang mampu.
Dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, akan segera digulirkan program pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi yang membutuhkan.
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan agar pendistribusian dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. “Seragam gratis ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan. Kita ingin memastikan tidak ada anak Kampar yang terhambat sekolah hanya karena tidak mampu membeli seragam,” ujar Wakil Bupati Kampar.
Sementara itu, Dinas Kesehatan juga menjadi perhatian khusus dalam rapat ini, terutama terkait program percepatan penanganan stunting. Bupati menekankan agar camat, kepala puskesmas, dan perangkat desa terus berkolaborasi memberikan edukasi gizi, meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta memastikan bantuan pangan bergizi tepat sasaran.
“Stunting bukan sekadar persoalan gizi, tapi menyangkut masa depan generasi kita,” ingat Ahmad Yuzar, dalam rapat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati, Senin (8/92025).
Dalam arahannya, Bupati Kampar menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh OPD bekerja maksimal agar program yang sudah direncanakan tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga. “Kita harus memastikan program yang sudah dicanangkan benar-benar sampai ke masyarakat. Pemerintah hadir bukan hanya memberi janji, tetapi bukti,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Bupati Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Dr. Misharti, Sekretaris Daerah Hambali, Asisten I Tengku Said Hidayat, Asisten III Ir. Azwan, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian, serta para camat se-Kabupaten Kampar.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik7 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
