Connect with us

Kabar

Festival Pendidikan Astra: Transformasi Pendidikan Mencapai SDGs

Published

on

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim memberikan keynote speech dalam Festival Pendidikan Astra 2021.

Bekawan.com – Pendidikan menjadi salah satu pilar yang mendukung pembangunan dunia untuk menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat pada tahun 2030 melalui program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Oleh karena itu, selain peran guru dan murid yang dapat memajukan pendidikan di Indonesia, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak perlu dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan tersebut.

Sejalan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Astra pada hari ini (4/5) mengadakan Festival Pendidikan Astra 2021 secara virtual bertema Transformasi Pendidikan Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek) serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Republik Indonesia.

Turut hadir secara virtual Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Menteri PPN Suharso Monoarfa, dan Direktur Astra Gita Tiffani Boer.

“Kami mengupayakan transformasi sistem pendidikan melalui merdeka belajar untuk menjadikan pendidikan Indonesia lebih adaptif. Kami juga menjadikan pengembangan karakter sebagai fokus transformasi pendidikan. Kami mengapresiasi dan terima kasih kepada Astra dalam pelaksanaan Festival Pendidikan Astra 2021 sebagai ruang untuk menemukan gagasan baru dalam membangun kolaborasi dan sinergi antara vokasi dan dunia industri,” ujar Mendikbudristek Nadiem dalam sambutannya.

“Kita perlu mengharapkan suatu strategi dan aksi korporatif yang tepat untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Indonesia. Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi pada Festival Pendidikan Astra tahun 2021 yang bertepatan dalam Hari Pendidikan Nasional,” tutur Menteri PPN Suharso dalam sambutannya.

“Sejak tahun 2015, Astra juga telah menjadikan SDGs sebagai salah satu acuan dalam menyusun program-program CSR di bidang pendidikan,  khususnya tujuan keempat yakni menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua,” kata Direktur Astra Gita Tiffani Boer.

Terdapat beberapa rangkaian yang telah dilakukan dalam Festival Pendidikan tahun ini seperti Lomba Inovasi Karya Guru (Linkar) ke-8, Capacity Building Guru PAUD Holistic Integrative yang dihadiri lebih dari 2.000 Guru PAUD, Pengembangan Guru Hebat SMK, Lestari Leadership Program, Kupas Tuntas Asesmen Nasional, dan Talkshow Inspirasi Kartini Membangun Negeri.

Nota Kesepahaman Dukung SDGs
Dalam Festival tersebut, Astra bersama Kementerian PPN juga menandatangani nota kesepahaman untuk mendukung percepatan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah (kiri), Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Subandi Sardjoko (kanan) menandatangani nota kesepahaman untuk mendukung pencapaian target SDGs dalam Festival Pendidikan Astra 2021 yang dilakukan pada hari ini secara virtual (4/5).

Festival tersebut ditutup dengan Penganugerahan Pemenang Lomba Inovasi Karya Guru Astra yang ke-8 dan menyajikan Bincang Inspiratif dengan tema Transformasi Pendidikan yang diisi oleh para pembicara yang kompeten di bidangnya.

Adalah praktisi pendidikan Najelaa Shihab, CMO AyoBlajar dan Harvard Alumna Nadhira Afifa, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim Herawati Prasetyo, Direktur Politeknik Manufaktur Astra Tony Harley Silalahi, serta penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2020 bidang pendidikan Eklin Amtor De Fretes.

Upaya yang dilakukan Astra terhadap pendidikan di Indonesia sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan tujuan keempat Pendidikan Berkualitas pada pilar sosial SDGs.

Continue Reading

Kabar Kampar

Wabup Misharti Resmikan Jembatan Perintis di Gajah Bertalut Bantuan Presiden

Published

on

Peresmian jembatan di Desa Gajah Bertalut oleh Wabup Misharti.

Bekawan.com – Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti meresmikan jembatan gantung perintis garuda wilayah Kodim 0331/KPR di Desa Gajah Bertalut Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Sabtu (11/7).

Menurut Wabup. pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata perhatian Presiden RI terhadap masyarakat di Desa Gajah Bertalut yang pembangunannya di laksanakan oleh Kodim 132 KPR.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, tetapi penghubung harapan. Dengan adanya akses jalan, tentunya akan lebih memudahkan masyarkat dan anak-anak untuk beraktifitas tanpa harus menyeberangi sungai, petani bisa membawa hasil panen dan pelayanan kesehatan bisa lebih cepat menjangkau warga,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kampar menyempatkan diri berdialog dengan warga, mendengarkan aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan lain seperti listrik, air bersih dan fasilitas lainnya. Di akhir acara Wakil Bupati Kampar bersama Forkopimda dan perangkat Kecamatan serta Desa memberikan bantuan 20 paket sembako untuk masyarakat sekitar.

“Saya selaku perwakilan Pemerintah Daerah berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Kodim 132 KPR atas pembangunan jembatan ini, mari kita sama-sama jaga jembatan ini dan semoga dapat membantu masyarkat serta meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Gajah Bertalut,” tutup Misharti.

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Dandim 0331 KPR di wakili oleh Mayor Inf Hendri, Kapolres di wakili oleh Baitul Muadis, Camat Kampar Kiri Hulu Bustamar. S.Pd, Kepala Desa Gajah Bertalut B. Zubir. S.Pd, seluruh tamu yang menghadiri kegiatan ini dan seluruh masyarakat Desa Bertalut.

 

Continue Reading

Kabar Kampar

Bahas Penanganan Batas Wilayah dan Tambang Emas Ilegal Pemkab Kampar Sinergi dengan 50 Kota

Published

on

Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat bertemu Bupati 50 Kota dalam agenda membahas sejumlah persoalan tapal batas dan tambang emas ilegal.

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Kabupaten 50 Kota menggelar pertemuan Jumat (10/7/2026), koordinasi ini guna membahas berbagai persoalan di wilayah perbatasan kedua daerah, khususnya terkait aktivitas tambang emas ilegal yang berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Bupati Kabupaten 50 Kota tersebut dihadiri oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, Bupati Kabupaten 50 Kota, Safni Sikumbang, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begab, Danpos Koramil Koto Kampar Hulu Sersan Mayor Mulyadi, serta sejumlah pejabat terkait.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pemerintah daerah menyoroti persoalan batas wilayah Kabupaten Kampar, khususnya Kecamatan Kampar Kiri Hulu dan Koto Kampar Hulu, dengan wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat.

Bupati Kampar menyampaikan bahwa, salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah masuknya alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan perbatasan, terutama di wilayah Kampung Gelugur, Koto Tongah, dan Tanjung Jajaran.

Aktivitas tersebut dinilai telah menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, khususnya pencemaran aliran sungai yang dirasakan masyarakat hingga ke wilayah Rantau Larangan, Kabupaten Kampar.

“Meskipun lokasi aktivitas penambangan berada di luar wilayah administrasi Kabupaten Kampar, namun dampak kerusakan lingkungan dan pencemaran air sungai turut dirasakan oleh masyarakat Kampar yang menggantungkan kebutuhan hidup dari aliran sungai tersebut” jelas Ahmad Yuzar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah harus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang baik, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam agar tetap dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, kedua pemerintah daerah sepakat bahwa penyelesaian persoalan ini memerlukan koordinasi lintas kabupaten, lintas provinsi, serta melibatkan pemerintah pusat mengingat adanya kawasan hutan dan persoalan penetapan batas wilayah yang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum.

Continue Reading

Kabar Kampar

Bupati Ahmad Yuzar Dampingi Kapolri Serahkan Peralatan Waspada Karhutla

Published

on

Bupati dan Kapolri berjabat tangan dalam acara pemberian bantuan peralatan siaga Karhutla.

Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar mendampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam agenda Apel Kesiapan dan Penyerahan Bantuan Peralatan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau. Kegiatan krusial ini dalam rangka mitigasi bencana tahunan, kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Upacara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Rabu (8/7/2026).

Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata institusi Polri bersama pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapsiagaan personel serta modernisasi sarana prasarana dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah rawan, khususnya Provinsi Riau.

Dalam gelaran tersebut, Kapolri menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan peralatan mutakhir penanggulangan karhutla. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah armada taktis dipersiapkan secara matang, mulai dari kendaraan roda dua berspesifikasi trail untuk penembus medan sulit, truk Korps Brimob dan Korps Sabhara, mobil pemadam Bima Sakti, kendaraan taktis Extended Range Lanud RSN, hingga alat berat ekskavator untuk pembuatan sekat kanal. Selain itu, dipamerkan pula berbagai perlengkapan perorangan dan tim seperti pompa air portable bertekanan tinggi miliki Kodam XIX/TT, selang pemadam, tangki air portable, baju pelindung, hingga masker respirator khusus gas beracun.

Di sela-sela acara, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri atas atensi dan bantuan peralatan yang diberikan untuk Provinsi Riau, “khususnya yang nantinya akan sangat berdampak pada wilayah Kabupaten Kampar,” ungkap Bupati Ahmad Yuzar. Acara yang berlangsung dengan khidmat dan disiplin tinggi ini ditutup dengan peragaan kesiapan personel dan pengecekan fungsi alat deteksi dini Karhutla.

Continue Reading

Trending