Kabar Kampar
Bekali Anak dengan Berbagai Keilmuan, Camat Lantik Pengurus Forum Anak Gunung Sahilan
Camat Musnaini foto bersama pengurus Forum Anak Gunung Sahilan. Foto : Bekawan.com
Bekawan.com – Camat Gunung Sahilan Musnaini melantik pengurus Forum Anak Gunung Sahilan di halaman Istana Kerajaan Gunung Sahilan, Rabu (22/6/2022).
Acara pelantikan Forum Anak Gunung Sahilan juga diisi berbagai acara lomba mewarnai, literasi pustaka keliling dan pencatatan administrasi kependudukan.
Acara Forum Anak Gunung Sahilan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kampar dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kampar.
Hadir saat acara Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Nurhasani, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Muslim, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak Edi Afrizal diwakili Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Satiti Rahayu, Camat Gunung Musnaini, Datuk Godang Kenegerian Gunung Sahilan Hutama Warman, Bunda PAUD Gunung Sahilan Elvanita
Camat Gunung Sahilan Musnaini , menyampaikan, anak-anak adalah harta yang tiada ternilai. Ia mengajak masyarakat membekali anak dengan segala keilmuan untuk menghadapi masa depan. Anak saat ini adalah pemimpin masa yang akan datang ditentukan dengan kondisi anak saat ini.
“Kepada Forum Anak Gunung Sahilan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya yang telah memfasilitasi kegiatan ini, sehingga memudahkan bagi masyarakat untuk mencatat kependudukan,” ujar Musnaini.
Kepala Dinas Pustaka dan Arsip Kabupaten Kampar Hj Nurhasani menyampaikan, pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak telah melaksanakan penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2022.
Penilaian KLA bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah dan masyarakat sehingga memenuhi hak anak Indonesia dapat lebih dipastikan.
“Kita ketahui bersama bahwa proses terpenting dalam pengembangan kabupaten layak anak itu sendiri yang ada di daerah guna memenuhi hak-hak anak yang memang harus dilakukan secara berkesinambungan,” jelas Nurhasani.
Ia sangat berharap penguatan koordinasi dan kolaborasi seluruh stakeholder dan kegiatan guna menjamin hak perlindungan anak, hendaknya dapat ditingkatkan. Hal ini senada yang sudah dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar dengan program satu desa satu pustaka.
Nurhasani menjelaskan, Kabupaten Kampar dengan jumlah pustaka 1.079 pustaka yang ada baru bisa terakreditasi 14 pustaka di Kabupaten Kampar,11 perpustaka terdapat program transformasi perpustakaan berbasis inklusisosial mendapat bantuan dari Pusnas RI. Jumlah pustaka yang ada 240 desa baru 72 desa yang ada pustakanya.
Nurhasani berharap kepada Pj Bupati Kampar memproritaskan satu desa satu pustaka.
Sementara Kadisdukcapil Muslim mengatakan, Disdukcapil berupaya menjemput bola untuk melakukan pencatatan administrasi kependudukan di wilayah Kecamatan Gunung Sahilan.
Sementara Kabid Perempuan dan Anak Satiti Rahayu menjelaskan, acara pelantikan Forum Anak Gunung Sahilan ini juga disponsori
Indofood Nutrition.
Satiti Rahayu Satiti Rahayu menambahkan, acara pelantikan Forum Anak diisi juga literasi membaca keliling memperkenalkan buku-buku kepada mereka karena zaman ini anak-anak lebih paham dengan gadget daripada buku bacaan.
“Ini akan kita tanamkan pada anak-anak juga disduk capil selalu kita gandeng untuk pemenuhan tetap administrasi bagi anak-anak dan kartu keluarga juga untuk KTP bagian usia 17 tahun anak-anak,” jelas Satiti Rahayu.
Kabar Kampar
Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD
Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.
“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.
Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.
“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.
Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.
“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.
Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.
Kabar Kampar
Terpilih Aklamasi, Sekda Ardi Mardiansyah Pimpin Korpri Kampar
Bekawan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar periode masa sisa 2025 – 2030 dalam Muskablub Korpri Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (2/9/2026). Ia mendapat dukungan dari seluruh unsur Korpri kecamatan, OPD serta pengurus Korpri Kabupaten Kampar setelah ketua Korpri sebelumnya Refizal mengundurkan diri.
Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ardi Mardiansyah. Ia menilai, secara ex officio Sekda memang memiliki posisi strategis dalam kepengurusan Korpri dan diyakini mampu membawa organisasi tersebut menjadi lebih aktif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
“Kami yakin Pak Sekda dapat membawa Korpri bekerja secara profesional, menjadi tempat mengadu dan tempat bernaung bagi seluruh ASN dan PPPK. Rangkul semuanya, jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari kita besarkan rumah kita bersama ini,” tegasnya.
Ia meminta kepengurusan segera disusun dengan melibatkan seluruh unsur, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.
“Segera susun kepengurusan dan program kerja. Setelah itu kita lakukan pelantikan. Saya berharap Korpri ke depan semakin aktif, semakin besar manfaatnya dan kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan langsung oleh anggota,” katanya.
Di balik harapannya terhadap masa depan Korpri, Ahmad Yuzar juga memberikan perhatian khusus terhadap para ASN yang memasuki masa purnabakti.
Ia mengapresiasi kepengurusan sebelumnya di bawah Ketua Korpri Refizal yang telah menghidupkan berbagai kegiatan, termasuk pemberian penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama anggota.
Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilanjutkan secara berkala. Sebab, setiap hari selalu ada ASN yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat.
“Kegiatan seperti penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kalau bisa dilakukan secara berkala, karena setiap hari ada ASN yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.
Kabar Kampar
Ekspos Kejari Kampar: Perkara Dugaan Manipulasi Hasil Pemeriksaan di Inspektorat hingga Lanjutan KUR BRI
Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kampar memimpin ekspos Capaian kinerja selama Tahun 2026 yang digelar Rabu (2/9/2026) sore. Sejumlah perkara diungkapkan Kajari didampingi Para Kasi di instansinya, mulai dari Perkara KUR BRI hingga perkara dugaan manipulasi hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Kampar.
“Di tahun 2026 kita lakukan 2 sprin penyidikan, pertama dugaan tindak pidana korupsi manipulasi pelaporan hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Pemkab Kampar, dan saat ini kita dalam penyelesaian perkara KUR BRI, ditahap pertama kita telah sidangkan KUR dengan terdakwa AH cs, sebagian besar sudah inkrah, dan masih ada yang upaya hukum, akan kita selesaikan,” papar Kajari.
Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH juga memaparkan bahwa dari kasus KUR BRI, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan sebesar Rp. 331 juta rupiah, dan uang pengganti sebanyak Rp. 190 juta rupiah.
Namun ditanya lebih jauh terkait manipulasi laporan keuangan di Inspektorat, Kajari Kampar belum berkenan menjelaskan lebih jauh, hanya menyebut dugaan manipulasi terjadi di tahun 2025.
“Mungkin sekarang, hanya itu dulu informasi yang kami berikan. itu (perkara) di tahun 2025,” ungkap Kajari.
Selain dua kasus diatas, Kajari juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dari bidang-bidang yang ada di instansinya, mulai dari legal asisten, LO maupun tindakan hukum lain sebanyak 4 kegiatan yaitu dengan Bapenda, termasuk pelayanan hukum lain, seperti layanan hukum gratis sebanyak 10 kegiatan serta 3 kegiatan MoU.
“Sedangkan untuk penyelamatan pemulihan keuangan negara sebesar sekitar Rp. 754 Juta rupiah,” papar Kajari.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik9 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
